Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
15. Kencan Berdua



Dan kagami pun tertidur di dalam kamarnya itu dan hari berjalan cepat dan kagami pun terbangun langsung melihat jam yang di simpan kamarnya menunjukan pukul 08.00 dan kagami pun langsung keluar mencari udara segar dan tidak sengaja menabrak liyana yang ingin kembali ke dalam kamarnya.


"hey hey kalian dari mana kok sudah mau masuk lagi ke dalam kamar?" tanya kagami kepada liyana dan Mikhaile.


"Aku dan Mikhaile baru saja dari luar olahraga" ucap liyana dan kagami pun berkata "Kalian tidak akan pergi makan bersamaku?" tanya kagami.


"Hmm aku sih ayo tapi bagaimana Mikhaile?" tanya liyana pada Mikhaile dan Mikhaile pun menjawab "Aku tidak apa aku mau masuk kamar saja untuk mengumpulkan energi alam di sini sangatlah kuat" ucap Mikhaile.


"Yasudah kami berdua saja pergi dan apa nanti ingin di belikan senjata untukmu Mikhaile?" tanya kagami kepada Mikhaile dan Mikhaile pun menjawab "Tidak usah aku sudah biasa pakai sihir" Dan mereka kagami dan liyana pun pergi dan Mikhaile masuk ke dalam kamar dan mengumpulkan staminanya kembali.


"Hmm kamu sudah makan belum tadi bersama Mikhaile?" tanya kagami pada liyana dan liyana pun menjawab "Belum mau sekalian makan bersama" liyana menawarkan kepada kagami dan kagami menjawab "Boleh mari kita makan dan nanti sudah makan baru kita pergi ke toko pengrajin besi pilih senjata dan armor untukmu" Dan mereka langsung pergi ke tempat makan sambil mengusap kepala liyana.


"Ohh iya kamu kan selalu mentraktir makan aku terus sekarang aku aja dan nanti beli senjata bayar sama kamu bagaimana?" tanya liyana mengajak negosiasi.


"Mahal gak akan aku kemarin sudah mengeluarkan uang lumayan banyak tau" ucap kagami dan liyana pun bertanya "Aku sudah menghabiskan uang sebanyak 35 ruby" dan langsung membuatnya tercengang dan liyana pun bertanya kepada kagami "terus sisa uang mu sekarang berapa lagi?" dan kagami menjawab 55 ruby, 24 gold, 50 silver tinggal segitu" dan tidak lama kemudian sampai di depan tempat makan dan mereka berdua masuk dan langsung masuk dan duduk di meja dan langung memesan makanan.


"Yaudah nanti pake uangku aja beli senjatanya" ucap liyana langsung muka nya berubah menjadi sedikit murung dan kagami pun langsung berkata "Yaudah aku bohong maaf uangku masih ada 100 ruby lagi kok jangan khawatir begitu tenang saja dan muka mu kasian tuh cemberut terus nanti gak akan kembali loh ke semula" dan kagami mengejek dan liyana bertanya "Yasudah sekarang mari kita makan bersama karena makanan sudah datang" mereka pun makan bersama di sana sampai habis dan setelah selesai langsung membayarnya dan langsung pergi ke toko pengrajin besi.


"Aku jadi tidak enak nanti minta membelikan senjata untukku apa tidak apa apa?" tanya


liyana dan kagami menjawab "Tidak apa sebagai tanda permintaan maaf kemarin sudah jangan khawatir uangku habis aku" ucap kagami dan sampai di toko pengrajin besi.


"Selamat datang ada yang saya bantu" ucap pengrajin besi dan kagami menjawab "Ya ini aku yang kemarin membeli pedang" dan pengrajin besi bertanya kembali "Ohh ternyata anda apakah ada yang di beli kembali?" dan kagami menjawab "Ya saya ingin membeli armor dan senjata pedang bermata 2 yang tajam dan kuat" dan pengrajin besi itu menjawab "Baiklaj ikuti saya dan saya akan tunjukan jalan" dan memasuki tempat banyak senjata.


"Wah ternyata banyak sekali dan apa semua ini mahal" tanya liyana pada pengrajin besi itu.


"Sekarang pilih yang kamu suka dari pedang, armor, sepatu pelindung pilih saja" ucap kagami menawarkan nya pada liyana yang sedang melihat barang barang yang bagus sampai kebingungan memilih.


Dan liyana pun menemukan barang yang pas untuk nya dan berkata "Ini bagus bagaimana menurut mu kagami?" tanya liyana pada kagami.


"Lumayan bagus apa kuat dan tajam bagaimana mau di coba dulu apa bagus dan kuat?" ucap kagami dan langsung pengrajin besi itu inisiatif membawa potongan kayu yang telah di belah oleh kagami sebelumnya.


"Silahkan coba di belah apakah senjata itu tajam" ucap pengrajin besi itu yang membawa kayu potongan langsung di bawa ke hadapan kagami dan liyana.


"Baiklah akan aku coba semoga pedang ini cocok untukku" ucap liyana yang ingin mencoba tapi ragu ragu.


"Coba saja kalau tidak cocok pilih lah yang lain" ucap kagami kepada liyana.


"Ya aku tidak ragu lagi" ucap liyana bersungguh sungguh dan langsung menebas batang kayu itu sampai terbelah lagi menjadi 2.


"Wah ternyata lumayan tajam dan kuat aku beli ini saja" ucap liyana dan memberi tau kepada kagami.


"Ya sudah beli ini saja dan armor 1" ucap kagami dan Langsung meminta 1 armor dan pengrajin besi itu langsung pergi mengambil armor di tempat lain.


"Bagaimana dengan ini armor apakah cocok?" tanya pengrajin besi itu sambil memberikan armornya pada liyana.


"Tidak apa cocok kok dan warnanya pun aku suka" ucap liyana dan kagami pun langsung menanyakan harga semuanya dan berkata "Jadi berapa semuanya?" tanya kagami pada pengrajin besi dan pengrajin besi pun menjawab "Semuanya 5 gold, 25 silver, 80 copper" dan kagami mengeluarkan uangnya dan memberinya pada pengrajin besi.


"Mari kita pergi kemana lagi liyana?" tanya kagami pada liyana dan liyana pun menjawab "Kembali saja ke tempat istirahat hari ini aku sudah cukup senang" dan mereka pergi dari sana dan kembali menuju tempat istirahat nya dan sampailah di depan kamar dan berpisah memasuki kamar masing-masing.