Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
33. Pertarungan Penentuan Yang Layak



Setelah di perjalanan yang tidak ada hambatan Riziel, liyana dan Mikhaile beristirahat untuk memperhatikan kondisi karena sedikit lagi mendekati markas besar Black Scorpions.


"Kalian istirahat saja aku ingin melihat lihat keadaan dahulu" ucap kagami yang memberi tau kepada liyana dan Mikhaile.


"Apa aku yidak boleh ikut?" tanya liyana yang selalu ingin ikut di sebelah kagami.


"Baiklah ikut saja kalian denganku dan nanti bila kamu ikut Mikhaile sendiri jadi sekarang aku bawa kalian berdua saja" ucap Riziel mengambil keputusan.


"Baiklah sekarang ingin melakukan pemeriksaan tempat ke sebelah mana?" tanya liyana lagi.


"Tidak tau apa ada yang ingin mengusulkan?" tanya kagami kepada liyana dan Mikhaile yang sedang mendengarkan kagami bicara.


"Tuan di sebelah timur saya merasakan energi yang cukup kuat yang melindungi sesuatu" ucap Mikhaile memberitahu kepada kagami.


"Baiklah aku juga sebenarnya sedikit merasakan tekanan kekuatan yang cukup besar tapi tidak tau keberadaannnya dimana dan Mikhaile tunjukkan arahnya olehmu" ucap kagami yang sedang berfikir.


Setelah itu mereka pun langsung pergi menuju tempat yang mengeluarkan energi yang lumayan kuat dan sedikit jauh dari tempat Markas kelompok Black Scorpions.


"Aku merasakannya sekarang kekuatan yang melundungi sesuatu itu" ucap liyana yang mulai merasakannya karena mulai mendekatinya.


"Ya sebentar lagi sampai sekarang kita percepatan langkah" ucap kagami yang langsung pergi melesat bersama Mikhaile dan liyana.


Dan sampailah di tempat yang begitu luas dan di tutup oleh penghalang sihir sangat kuat dan di dalamnya terdapat 3 penjaga yaitu Vortex penjaga air darah, Hoaxen penjaga tanah neraka dan terakhir Tenebris penjaga dunia kegelapan.


"Wah wah sepertinya akan susah dan ada barang bagus di 3 tempat sana" ucap kagami tergiur dengan benda yang di jaga.


"Apakah tuan bisa mengalahkannya karena sepertinya musuhnya sangat kuat" ucap Mikhaile yang tidak percaya bisa menang.


"Iya betul sepertinya kuat tapi mungkin bisa mendapatkan pencerahan dimana pedang Founder Sfraksor berada" ucap liyana yang ingin masuk ke dalam sana tapi masih agak khawatir tidak mungkin bisa mengalahkannya.


"Jadi mau masuk atau tidak?" tanya kagami kepada liyana dan Mikhaile.


"Iya aku ikut" ucap liyana dan Mikhaile berbicara bersama.


Setelah mereka langsung memaksa masuk ke dalam tempat yang di halangi sihir kegelapan cukup kuat dan oleh Riziel di hancurkan dengan mudah mereka pun langsung berpencar memilih musuh masing masing dan kagami vs Tenebris, Mikhaile vs Hoaxen dan liyana vs Vortex yang sama sama bisa mengendalikan darah.


"Hei hei kalian memilih tidak salah kan?" tanya kagami kepada liyana dan Mikhaile.


"Tidak kok ini sudah benar" ucap liyana tersenyum puas melihat kondisi pertarungan sendiri.


"Baiklah jaga diri masing masing saja dan kembali dengan keadaan selamat dan membawa barang berharga disana" Ucap kagami yang berbicara kepada liyana dan Mikhaile.


"Baiklah" ucap liyana dan Mikhaile.


***KAGAMI POV***


"Sepertinya ada orang yang memaksa masuk" ucap Tenebris sedang berdiam diri dan menyadari kagami memasuki tempat itu dan penghalang sihir itu pun meregenerasi dan menutupi tempat itu.


"Sepertinya kau yang paling kuat dari kalian bertiga yah?" tanya kagami kepada monster Tenebris.


"Haha betul sekali itu aku yang paling kuat dan sepertinya kamu juga pengguna sihir kegelapan?" tanya Tenebris kepada kagami.


"Betul tapi bukan itu saja" ucap kagami sambil menunjukan sihir api hitam dan petir hitam


"Sepertinya pertarungan ini akan sedikit menyenangkan" ucap monster Tenebris kepada kagami yang menyeringai karena akan terjadi sesuatu yang menyenangkan.


"Tapi sebelum kita bertarung kenapa kalian berdiam diri disini?" tanya kagami kepada monster Tenebris.


"Kami disini menjaga yang berharga apakah kamu ingin merebutnya dari kami dengan kekuatan dirimu dengan temanmu" ucap monster Tenebris kepada kagami.


"Haha tau saja tujuanku itu dan sudahi pembicaraan kita sampai disini sekarang waktunya bertarung sekarang" ucap kagami penuh dengan semangat dengan dirinya.


"Baiklah biar kuberi tau sebelum kalian menang dari kami yaitu kami makhluk hidup yang tidak bisa mati bagaimana kalau kita buat perjanjian dengan kami" ucap monster Tenebris keluar dari tempat bertarung lalu menuju kedua teman monsternya.


"Bila kalian menang dari kami biarkan kami memberi benda yang kami jaga dan bawa kami sebagai bawahan kalian atau hewan pembantu karena kami sudah bosan disini dan bila kalian kalah kami harus menghapus ingatan kalian dari sini" ucap vortex berbicara kepada kagami dan liyana, Mikhaile.


"Baiklah kami setuju" ucap liyana mengambil keputusan tanpa pikir panjang.


"Hei hei jangan buru buru begitu" ucap kagami yang terkejut.


"Kalau aku setuju saja karena aku butuh dia untuk cara meningkatkan kekuatan sihir darah dan kalau kalian bagaimana?" tanya liyana kepada Mikhaile dan kagami.


"Kalau aku sih tidak butuh karena aku tubuh sempurna malaikat jadi tidak butuh bawahan monster yang kuat pun.


"Kalau begitu kalau kami kalah bawalah kami berdua" ucap monster Tenebris dan Hoaxen meminta membawanya kepada kagami.


"Karena aku sedang membutuhkan kekuatan besar baiklah aku setuju" ucap kagami menyetujuinya.


"Sekarang mari kita mulai" ucap monster Tenebris menjentikkan jari mereka langsung kembali ke tempat masing-masing yang awal berada.


"Aku siap" ucap kagami sambil mengeluarkan sebilah pedang hitam yang sudah di tempa menjadi lebih tipis dan tajam.


"Bersiaplah karena ini bisa membuat luka lumayan dalam" ucap Tenebris memberitahu kepada kagami yang langsung membuat sihir kegelapan Dark Phantom Slash..!! satu serangan menuju kagami.


Dark Fire : Blaze Of Dragon..!! Kagami langsung menahan satu serangan dengan yang hampir sama hanya berbeda kekuatan dan kedua sihir pun bertabrakan dan menyebabkan ledakan.


Dark Thousand Swords..!! monster Tenebris pun memberi serangan lagi kepada kagami tapi kagami menepis semua serangan dan langsung menyerang langsung ke depan dan bermain jarak dekat.


(Doppelganger + Thousand dark slash Swords!) kagami yang langsung maju dan berubah menjadi 2 orang sekaligus meluncurkan serangan banyak tebasan pedang.


"Urgh luka ini sangat sakit sekali akan aku balas kau!" ucap Tenebris yang bersiap lagi Dark Flare Explosion..!! melancarkan serangan langsung pada kagami yang sedang di depan muka langsung tidak dapat berkutik.


"Sial" ucap kagami tidak bisa berkutik langsung Tenebris langsung menyerang langsung dan kagami terpaksa langsung mengalirkan energi World of Darkness : Penetration damage..!! sihir yang di keluarkan oleh Tenebris langsung di ubah menjadi kekuatan tambahan Riziel.


Thousand Dark Arrow..!! kagami menyerang balik yang sedikit menjauh akibat serangan sebelumnya.


Dark Barier..!! Tenebsis yang tidak sempat menghindar jadi melakukan perlindungan dengan sihirnya sendiri.


Dark Phantom Void Slash..!! Tenebsis yang tidak mau kalah dengan kagami.


"Baiklah kalau kau mau itu" ucap kagami yang langsung mengambil langkah mengalirkan energi sihirnya Dark lightning : Hammer Blow..!!


kagami yang langsung mengeluarkan sihirnya dan memunculkan palu listrik menghantam tanah.


"Arrrrggghhh sialan!" ucap Tenebris tidak mau kalah langsung menyerang balik Dark Arrow stronger punisher..!! menyerang banyak panah kegelapan dengan isi di setiap serangan berisi tenaga sihir cukup kuat.


Dark Fire Lightning : heavy Destruction Flare..!!


Kagami yang memberikan 1 serangan dengan ledakan cukup kuat.


"Arrgghhh aku tidak akan kalah" ucap Tenebris yang hampir habis kekuatannya dan tidak kuat menahan serangan kagami menyebabkan terlempar sangat jauh dan kalah.


"Hah hah hah ternyata wujud baru berguna dalam meningkatkan fisik dan menambah stamina dalam pengenalian sihir" ucap kagami yang hasilnya di menangkan dirinya dan kagami langsung terjatuh akibat lelah dalam pertarungan tadi.


"Manusia itu hebat juga seharusnya aku bisa menahan serangan tadi dan memang layak dia seperti yang dulu tuan kami tunggu tunggu" ucap Tenebris yang berbicara di kejauhan akibat terlempar oleh serangan terakhir kagami.


"Tuan apa tidak apa apa?" tanya Mikhaile mendekati kagami yang sedang berbaring di tanah.


"Tidak apa apa dan kalian sudah selesai bertarung dan dimana liyana?" tanya kagami yang langsung bangun dan menanyakan kondisi liyana.


"Liyana sudah menang sejak tadi sebelum tuan selesai dan sekarang sedang meningkatkan kekuatan darahnya di kolam darah monster vortex" ucap Mikhaile yang membuat kagami kaget.


Tenebris pun luka yang di sebabkan kagami sudah sembuh seketika dan mendekati kagami dan memberi hormat dan berkata "Tuan kagami saya akan menepati janjiku sebelumnya" dan kagami berkata "Bangun tidak pantas untukku di beri hormat karena aku belum terlalu kuat" suara kagami yang membuat tenebris berhenti memberi hormat dan melihat orang yang sama seperti tuannya dahulu.


Kagami pun pergi ke tempat liyana yang masih meningkatkan kekuatan sampai sekarang selesai dan menunggu disana dengan Tenebris, Hoaxen dan Mikhaile menunggu di sana.