
Kagami bersama lucifer yang baru saja sampai di kastil khusus malaikat lalu kagami dengan lucifer langsung di bawa menuju ruang perawatan untuk penyembuhan luka pertarungan sebelumnya.
Liyana dan yang lainnya pergi bersama dengan Gabriel juga ke arah sana kastil malaikat sekaligus Mikhaile mendengar penjelasan ceritanya dulu bisa selamat dan hidup.
"Jadi pada saat satu satunya malaikat yang kabur semua malaikat dalam keadaan sekarat dan pada saat kami hampir mati di malam hari ada seseorang yang menyembuhkan semua malaikat dengan kemampuan yang lebih kuat dari malaikat atau mungkin dewa yang mengetahui kejadian sehingga menyembuhkan luka semua malaikat demi keseimbangan" gabriel yang bercerita kepada liyana dan Mikhaile.
"Apakah masih belum di ketahui identitas seseorang yang menyelamatkan semua malaikat itu?" Liyana yang bertanya kepada Gabriel yang sedang menunjukan jalan.
"Belum di ketahui tapi kami juga masih menyelidiki itu kepada para malaikat pengintai" Gabriel berbicara kepada liyana.
"Apakah malaikat yang waktu dulu hampir mati semua selamat?" Mikhaile yang bertanya karena tidak ingin malaikat ada yang mati.
"Semuanya selamat dengan aman pada saat memasuki pagi hari semua malaikat terbangun dengan semua luka sembuh sekaligus kekuatan yang kembali pulih" Gabriel juga menjawab pertanyaan Mikhaile.
"Syukurlah dan bagaimana kalian bisa tau ada yang bertarung di dalam hutan terlarang?" Mikhaile yang bertanya lagi kepada Gabriel.
"Karena Uriel yang mendeteksi pertarungan besar di dekat hutan terlarang oleh teknologi terbaru malaikat dan juga merasakan kekuatan malaikat yang meskipun sedikit meskipun aku tidak percaya bahwa kau Mikhaile masih hidup" Gabriel yang sangat senang bisa bertemu Mikhaile teman lamanya.
"Apakah depan kita itu kastil terbaru ras malaikat?" Mikhaile yang sangat kangen dengan pemandangan itu.
"Iya betul dan teman kalian yang bertarung besar besaran bersama lucifer juga ada fi dalam sana apakah merasakan sedikit aura energinya cukup terasa?" Gabriel bertanya kepada liyana dan Mikhaile.
"Ya aku merasakan aura energinya" liyana yang langsung ingin bertemu dengan kagami.
Gabriel dan yang lain pun melakukan pemeriksaan identitas juga tujuannya dan setelah itu mereka langsung pergi menuju ruang perawatan dan terdengar suara 2 orang yang selalu bertarung.
"Aku tidak ingin satu kamar dengan dia dan cari yang lain aku adalah raja iblis!" Lucifer yang tidak ingin 1 kamar bersama kagami.
"Berisik jangan ungkit ungkit jabatan kalau kau kalah denganku bodoh" kagami yang sambil duduk di atas tempat tidurnya.
"Apa kau bilang?" Lucifer yang mulai berdiri lalu mendekati kagami.
"Urgh Berisik hama si*l*n!" Kagamj yang kondisinya tidak di kontrol sehingga matanya berubah menjadi merah hingga memukul wajah lucifer hingga terlempar keluar dan kagami kembali pingsan lagi.
"Hei jangan buat keributan disini" malaikat bagian perawat berbicara kepada lucifer.
"Sebaiknya pisahkan mereka menjadi ruang perawatan yang berbeda karena yang satu orang pingsan lagi butuh perawatan lebih lanjut lagi" Gabriel langsung memberikan perintah kepada perawat itu.
"Baiklah akan kami lakukan dan kau diam bajingan" perawat itu yang kesal kepada lucifer karena mengetahui dendam terhadap Lucifer.
Kagami pun sedang pingsan lalu di bawa ke ruangan lebih jauh dari lucifer lalu liyana langsung menghampirinya dan mengikutinya dimana kagami akan di bawa atau di pindahkan tempatnya.
Dan ketika kagami telah di pindahkan tempat perawatan pribadi untuk kagami pmdan liyana di perbolehkan untuk menjaga kagami karena keadaannya sering berubah dan selalu pingsan.
"Ohh ya kalau boleh tau kau siapanya dia?" Perawat itu bertanya kepada liyana.
"Sa-saya kekasihnya yang berpetualang bersama dan bolehkah saya menjaganya?" Liyana yang bertanya sambil memberitahukan kepada perawat itu.
"Baiklah boleh kalau ada apa apa panggil ssja lalu jangan buat dia marah karena berakibat perubahan sikap juga daya tahan tubuhnya berkurang lalu pingsan lagi" perawat itu berbicara kepada liyana sambil memberikan beberapa saran.
Liyana pun langsung ikut tidur di tempat tidur kagami bersama karena tubuh dan staminanya habis.
*****Mikhaile POV*****
Lalu Mikhaile pergi untuk bertemu dengan temannya dulu dan terasa yang sangat nostalgia bisa bertemu lagi.
"Gabriel kita akan akan pergi kemana?" Mikhaile yang bertanya kepada Gabriel sambil berjalan bersama.
"Bertemu dengan yang lain memangnya kau tidak ingin?" Gabriel yang berbicara kepada Mikhaile.
"Sangat ingin sudah lama dan kastil ini juga berbeda dengan yang dulu lalu sekarang berasa mimpi bisa melihatnya lagi" Mikhaile yang berbicara seperti mimpi.
"Memangnya kau pada saat menyelamatkan diri pergi kemana? Dan masa semua ini mimpi biar aku cubit dahulu" Gabriel yang langsung mencubit pipinya Mikhaile.
"Sa-sakit tau Gabriel lalu aku menyelamatkan diri pergi ke kota selatan yaitu kota Azteria dan bersembunyi di dalam kerajaan menjadi penjaga perpustakaan sekaligus menyembunyikan auraku dari para iblis" Mikhaile yang memberitahukan kepada Gabriel yang sedang berjalan di depannya.
"Ya baguslah kau sehat-sehat saja dan kau tidak khawatir dengan temanmu Mikhaile?" Gabriel yang bertanya kembali.
"Khawatir tapi tuan kagami sangat hebat dan kekasihnya akan menjaganya agar cepat sembuh karena mereka kuat" Mikhaile yang berbicara dan membuat kaget Gabriel.
"Apa laki laki itu tuanmu bagaimana mungkin kau bisa menjadi bawahan manusia kau berbeda dengan Mikhaile yang dulu sangat sombong!" Gabriel yang berbicara sambil berteriak sehingga malaikat lain memperhatikan Gabriel dan Mikhaile.
"Kau tidak lihat potensinya tuanku itu lebih kuat dariku sehingga bisa mengalahkan lucifer dan pikir lagi lucifer setingkat dengan Uriel bodoh dan bisa di katakan tuan kagami lebih kuat dari pada Uriel dan lucifer" Mikhaile yang kesal sehingga menutup mulutnya.
"Hmm hm hmmm!" Gabriel yang mulutnya di tutup oleh tangan Mikhaile.
"Baiklah katakan jangan buat kesal" Mikhaile yang mulai membuka tangannya yang menutup mulut Gabriel.
"Aku tau dan pada saatnya melihatnya saja lucifer hampir di buat menjadi debu sehingga tubuhnya hancur dan tangannya hilang sebelah dan juga setelah bertarung pun dia masih sadar hanya ketika di buat satukan kamar perawatan bersama lucifer dia selalu sikapnya berubah setelah itu pingsan" Gabriel yang sangat senang bisa bertemu dengan tuannya Mikhaile.
"Begitulah tuanku itu sangat hebat sehingga ada rahasia yang belum di ketahui" Mikhaile yang berbicara ssngat ingin tau asal mula kekuatan besarnya kagami.
"Dan juga siapa sangka perempuan itu kekasihnya sangat cantik beruntung sekali mendapatkan laki laki yang sangat kuat seperti itu" Gabriel yang masih saja memuji kagami.
"Hei sudah kau tidak akan mengantarku?" Mikhaile yang mulai kesal.
"Ja-jadi kok sebentar lagi sampai sabar sabar" Gabriel yang sedikit takut dengan sikap asli Mikhaile.
"Ohh ya sepertinya aku akan tinggal disini bersama malaikat lain" Mikhaile yang langsung memberitahukan keputusannya.
"Mengapa begitu kau akan meninggalkan mereka?" Gabriel yang kaget dengan keputusan Mikhaile.
"Karena tujuanku adalah membalaskan dendam kalian kepada lucifer lalu menemukan malaikat yang tersisa setelah itu saya akan meninggalkan mereka sehingga jika mereka membutuhkanku saya akan datang" Mikhaile yang berbicara tentang janjinya kepada Gabriel.
"Kalau kau sudah berjanji aku juga tidak bisa melarangmu dan kau hanya harus bertanya kepada tuanmu saja" Gabriel yang mulai mengalah tentang keputusannya.
Setelah Mikhaile dan Gabriel berbicara bersama sampai di tempat yang di tunggu tunggu yaitu untuk bertemu dengan temannya malaikat lainnya sedangkan liyana dan kagami masih tertidur di ruang perawatan lalu 3 monster sedang meningkat kekuatan di dunia buatan kagami dan liyana.