Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
10. Berpetualang Bersama Sama



Setelah mereka berhasil memberikan hasil jarahan dari bekas melawan serigala yang sudah di berikan pada kasir dan telah di beri bayaran mereka pun pergi mencari tempat makan.


"Liyana apa kamu sudah lama diam di sini?" tanya kagami kepada liyana sambil yang mengikuti di belakang yaitu Mikhaile.


"baru juga 1 bulan dan kau anaknya raja zhiru bukan?" liyana yang bertanya


"Bagaimana kamu bisa kenal diriku?" tanya kagami.


"Tidak sih tapi pernah dengar raja zhiru mempunyai anak laki laki" ucap liyana.


"Ohh begitu dan bisakah mengantar ku tempat makan aku lapar dari tadi siang belum makan?" tanya kagami.


"ya aku sudah tau aku antar kesana aja deh yah" ucap liyana sambil mengantar dan menunjukan tempat makan di sana.


Dan setelah sampai di sana langsung memilih tempat duduk dan langsung memesan makanan.


"Jadi yang selalu di belakang mu itu siapa?" tanya liyana.


"Ohh kenalkan nama saya Mikhaile penjaga perpustakaan kerajaan Azteria dan sekarang menjadi rekan bertarung bersama tuan muda kagami" ucap Mikhaile dengan sopan.


"Salam kenal juga namaku liyana aku masyarakat biasa di kerajaan Azteria makannya aku bisa kenal sekarang dengan tuan kagami" ucap liyana memperkenalkan diri juga.


"Apa nanti aku boleh ikut nanti berpetualang aku bosan berpetualang sendiri terus kalau ada yang mengajak malah laki laki lain itu menggoda ku jadi aku risih dan pergi meninggalkan nya" ucap liyana dan pesanan pun datang.


"Hoh begitu yah baiklah tidak apa apa untuk sekarang aku hanya ingin istirahat dahulu aku lelah untuk sekarang dan sekarang ayok ikut makan saja aku yang traktir" ucap kagami, Mikhaile dan liyana makan bersama di sana sampai selesai.


"Sekarang sudah selesai bagaimana kalau ingin tunjukan tempat penginapan" ucap kagami.


"Baiklah ikuti aku dan aku akan menunjukan tempatnya" ucap liyana langsung membawa mereka berdua.


Dan mereka pun sampai di tempat "Sekarang kita masuk biarkan dan apa liyana apa mau aku sewakan tempat untuk tidur bertiga?" tanya kagami.


"Ya boleh saja ku juga sama sudah lelah juga sih" ucap liyana.


"Biarkan aku saja yang bayar dan apa ada kamar kosong untuk 3 orang?" kagami bertanya kepada yang punya tempat penginapan.


"Ohh ada ruangan 23 dan 24 dan ini kuncinya"


ucap yang punya tempat itu.


"jadi berapa 2 kamar harganya selama 3 hari 3 malam?" tanya kagami kepada yang punya tempat itu.


"Semuanya harganya 2 gold dan 25 silver" ucapnya yang punya toko itu dan kagami langsung membayarnya dan langsung pergi ke tempat kamarnya.


"Liyana kamu satu kamar bersama dengan mikhaile tidak apa kan?" tanya kagami.


"Tidak apa apa kok kan aku dan Mikhaile sama perempuan kalau aku dengan kau baru aku tidak mau" ucap liyana mengejek.


"Ya sudah lah nah kunci kamarnya kalau ada apa apa bisa bilang ke aku dan kita hanya tetangga kamar kita bersebelahan" ucap kagami.


"Ya" ucap kagami langsung masuk ruangan dan mandi setelah mandi baru tidur.


"Akhirnya hidup seperti ini yang dulu aku inginkan terima kasih ayah dan apa ayah di sana tenang di alam surga sana" batin kagami yang termenung di dalam kamar mandi dan setelah selesai mandi langsung pergi ke kamar dan memakai baju dan langsung rebahan di kasur dan terlelap tidur akibat kelelahan.


Hari yang langsung berjalan cepat dan kagami yang berada di dalam kamar sedang tidur langsung terbangun akibat adanya kerusuhan di sana dan kagami pun langsung keluar kamarnya dan segera kesana.


"Hei ada apa di sini ramai ramai?" tanya kagami pada orang di sana dan orang itu berkata.


"Ada yang sedang mencari masalah dengan orang di depan sana bernama liyana dan seorang malaikat" lalu kagami dengan cepat langsung pergi kesana meskipun dilihat oleh orang lain yang tidak di kenalnya.


"Hey hey hey ada apa ini dan mikhaile bisa jelaskan padaku apa yang terjadi" ucap kagami dengan nada bicara agak tegasnya agar tidak ada yang mencari masalah dengannya.


"Tuan orang itu hampir saja mengajak liyana pergi dan saya langsung menahannya karena instingku mengatakan bahaya untuk liyana" ucap Mikhaile kepada kagami.


"Ohh begitu jadi laki laki itu yang mencoba menyakiti liyana" ucap kagami dengan tatapan membunuh kepada laki laki itu.


"Ya terus kenapa kamu ada masalah denganku dan aku punya nama, namaku jackli apa urusannya mereka dan kau?" tanya jackli kepada kagami.


"Ohh urusanku dengan mereka adalah aku tuan mereka kalau ada yang berani macam macam dengan mereka akan kuhabisi menjadi sekumpulan debu" ucap kagami untuk menyuruh tidak macam macam.


"Begitu yah aku tidak takut denganmu" ucap jackli.


"hoho ternyata ingin menantangku siap siap mati saja ke neraka yang luas agar di siksa selamanya di sana dan aku tidak takut dengan ancaman kecil itu dan aku terima tantanganmu itu" ucap kagami sambil menyipitkan mata dan memberi tatapan yang membunuh dan penjaga guild pun langsung ke tempat di sana untuk meleraikan masalahnya.


"Situasi macam apa ini di guild hunters tidak boleh membunuh tapi kalau bertarung boleh saja" ucap penjaga guild itu.


"Baiklah aku akan turuti kemauan" ucap jackli.


[Rikyoufek] langsung membuat arena pertarungan dalam sekejap dan kagami dengan jackli langsung memasuki arena itu dan kagami berbicara "Jangan takut begitu kau tidak akan mati kok kalau mati liat saja nanti" ucap kagami tersenyum ingin membunuh.


Dan mereka pun bersiap bertarung dan kagami mengeluarkan pedang dan langsung menyerang kagami pun mengeluarkan sihir [Fog of Darkness] langsung membuat asap hitam tebal dan [five shadows of darkness] langsung keluar lima bayangan hitam dan langsung menyerang jackli kagami hanya melihat dan memperhatikan.


"Woi bodoh jangan main begini hanya seperti anak anak saja" ucap jackli.


"Hoh sudah mau serius yah yasudahlah aku hapuskan dulu asap hitam ini dan langsung memberi kejutan serangan dadakan [thousand swords ] dan langsung jackli mati di tempat tetapi di hidupkan oleh kagami agar di permalukan dan mentalnya hancur lebur [ turn it back on ] jackli langsung hidup lagi dan memberi serangan tambahan [lightning hammer] membuat mati lagi dan di hidupkan lagi dan di tambah serangan [ burn black flame] langsung membunuh jackli menjadi sekumpulan debu dan langsung di hidupkan kembali oleh kagami.


"Bagaimana sudah cukup merasakan mati 3x berturut turut enak?" ucap kagami mengejek jackli.


"Maaf tuan aku tidak akan macam macam lagi pada bawahan tuan" ucap jackli.


"Sekarang enyahlah dari sini" ucap kagami dan jackli langsung pergi terbirit birit dan kagami [Rekomenstain] langsung menghilang kan arena dan pergi kesana.


"Terima kasih tuan kagami sudah menolong tapi itu terlalu keterlaluan apa tidak apa?" tanya liyana.


"Tidak apa itu sudah pantas untuk pendosa seperti dia" ucap kagami yang menurut liyana sisi kejam dan sadis nya tuan muda kagami.