
Setelah selesai mengecek kondisi tenda yang berada di dalamnya yaitu Mikhaile dan liyana kagami pun memutuskan untuk berdiam diri di depan tenda.
"Dan setelah berjaga 3 sampai 4 jam Mikhaile dan liyana pun datang kepada kagami karena sudah terbangun dari tidurnya dan kagami pun bertanya "Bagaimana kalian tidur nyeyak dan maaf tadi kalau ada gangguan sedikit ada membuat diriku bertarung" dan liyana pun setelah mendengarnya mukanya berubah drastis menjadi penuh dengan penuh khawatir.
"Ada apa yang mengganggu di pikiran mu liyana muka mu berubah drastis?" tanya kagami kepada liyana dan menjawab "Tidak apa apa kok aku hanya mengingatkan kejadian masa lalu yang buruk" dan Mikhaile pun datang kepada liyana langsung menenangkan pikirannya karena sudah atu apa yang di pikirkan kerena bisa membaca isi pikiran liyana.
"Tidak usah di pikirkan kok tentang itu dan sekarang kita sekarang bersama bagaimana kita lanjut menjelajah agar cepat sampai di kota loukodinia?" tanya Mikhaile kepada kagami dan liyana.
"Boleh saja aku juga sudah tidak sabar dan capek menunggu kalian tidur lama karena pekerjaan yang bosan itu menunggu tau" ucap kagami dan membuat liyana tersenyum dan tertawa.
"Ya ya aku sudah sehat juga kok dan tidak memikirkan itu lagi kok ayo kita kesana" ucap liyana yang penuh antusias.
"Yosh sebelum itu kita rapihkan Dulu tempat tenda untuk nanti di pakai lagi" ucap kagami.
"Betul juga yah mari kita bereskan dahulu" ucap liyana.
mikhaile bantu aku melepaskan kayu ini kamu yang di depan dan aku yang di belakangnya" ucap kagami sambil mencabut kayu untuk mendirikan tenda.
"Baiklah tuan aku akan bantu" ucap Mikhaile dan setelah selesai di lepas langsung di rapihkan tenda dan di masukan ke dalam cincin penyimpanan.
"Baiklah tenda sudah selesai apa liyana sudah membereskan dan membersihkan alat makan lainnya?" tanya kagami dan mencari liyana dan ketemu disana "Yo liyana apa sudah selesai menbersihkannya?" tanya kagami.
"Sedikit lagi maaf lama soalnya bandel kotorannya gak mau bersih bersih" ucap liyana.
"Yasudah bagaimana kalau aku bantu agar cepat selesai dan pergi agar cepat sampai boleh kah?" tanya kagami kepada liyana.
"Boleh saja" ucap liyana sambil mencuci piringnya bersama dengan kagami.
"Perempuan memang sulit di mengerti yah dan aku mau tanya tadi pas tidur mimpi apa?" tanya kagami kepada liyana.
"Emang aku bicara apa?" tanya liyana.
"Kasih tau gak yah" ucap kagami dan langsung membuat liyana kesal yang hampir memukul kepala kagami pakai piring yang sedang di cuci.
"Hah yasudahlah aku kasih tau kamu pas tidur bicara jangan tinggalkan aku sendiri dan sambil menahan kakiku ingin melangkah dan anehnya kenapa bicaranya sendiri padahal kamu tidur berdua bersama Mikhaile loh" ucap kagami dan langsung membuat liyana malu dan tidak berani bicara dan langsung melanjutkan cuci piring nya Sampai bersih.
Dan mereka pun yang sudah mencuci piring langsung datang ke depan untuk bertemu Mikhaile dan Mikhaile melihat kagami dan liyana bersama dan Mikhaile pun berkata "Lama sekali kalian di sana apa yang terjadi di sana?" tanya Mikhaile.
"Maaf lama kagami tuh ganggu lagi bersihin piring mulu" ucap liyana.
"Tidak juga kok hanya kotorannya susah saja Mikhaile dan dia berbohong" ucap kagami.
"Yasudah lah kita berangkat saja dan semuanya sudah bersih sekarang kita pergi melanjutkan menjelajah ke tempat selanjutnya" ucap Mikhaile penuh semangat di hari ini.
"Ayo pergi" ucap kagami dan liyana langsung melanjutkan perjalanan menuju kota loukodinia dan di dalam perjalanan tidak ada yang aneh atau monster yang menggangu perjalanan dan setelah sampai di kerajaan loukodinia di depan gerbang di sambut dengan prajurit yang berjaga di depan gerbang.
"Selamat datang di kota Loukodinia silahkan masuk" ucap prajurit yang berjaga dan langsung masuk ke kota loukodinia.
"Liyana dan Mikhaile mau pergi ke mana dulu?" tanya kagami.
"Kami akan pergi mencari tempat penginapan dan bagaimana denganmu kagami?" tanya liyana.
"Kalau aku ingin pergi ke tempat penempaan senjata sekaligus beli senjata yang cocok denganku dan Mikhaile mau ikut dengan siapa?" tanya kagami pada Mikhaile.
"Ahh aku pergi dengan liyana saja aku lelah ingin istirahat dulu sekalian menjaga liyana agar gak di ganggu oleh orang lain" ucap Mikhaile mengambil keputusan.
"huh sejak Mikhaile dekat dengan dengan liyana jarang bersama denganku" ucap kagami sedikit kesal.
"Maaf tuan aku tidak merasa diriku berubah sejak bersama dengan liyana tidak apa apa kan tuan?" tanya Mikhaile kepada kagami.
"Ya tidak apa sekarang berpisah dan pergi ke tempat yang kalian inginkan" ucap kagami.
Dan mereka pun berpisah dan kagami pun pergi ke ke tempat senjata karena kota loukodinia karena kota para dwarf atau kota para para pengrajin pembuatan senjata.