
Disisi lain dunia para dewa termasuk ketiga dewa Penghianat yang ingin menguasai dunia para dewa sekaligus menghancurkan dunia para manusia sedang berkumpul di tempat persembunyian yang tidak bisa di ketahui oleh dewa lain.
"Sial ternyata Bocah gila juga kalah melawannya!!” Hades dengan kesal dan marah.
"Huh.., benar-benar bodoh sekali kau hades!” Dewa Shiva yang benar-benar merasa kecewa kepada Hades.
"Tepatilah janjimu yang sebelumnya katakan kepada Dia sebelum marah sekali lalu memusnahkanmu dengan hitungan detik” Seorang dewa yang kecewa pada Hades namun dirinya tidak mau bertindak karena malas.
"Berhenti menyuruhku karena diriku bukan bawahanmu!!” Hades berbicara dengan membentak kembali dewa tersebut yang sudah menyuruhnya.
"AHEM..!! Pergilah HADES..!!” Dewa Shiva yang benar-benar merasa kesal dengan Hades sejak awal.
"B-baiklah!” Hades yang langsung pergi.
Hades yang langsung keluar dari persembunyiannya karena telah di usir oleh kedua Dewa yang telah merendahkannya dan Hades berjanji akan membunuh anak takdir itu akan mati di tangannya dengan percaya diri.
Meskipun disisi lain alam para dewa melihat Hades salah satu dari Dewa penghianat mulai menunjukan dirinya namun pergi ke dunia manusia yang jaraknya sangat jauh meskipun menurut para dewa itu sangat dekat namun para dewa di alam dewa belum mengambil tindakan hanya akan memperhatikannya dahulu.
[Setelah Pertarungan Sesama Teman POV]
Kagami yang benar-benar kehabisan tenaganya meskipun luka-luka bisa sembuh berkat serangan terakhir sebelumnya energi yang besar bisa menyembuhkan lukanya dan hanya stamina dengan tubuhnya sendiri yang lelah tidak bisa di pulihkan.
Klang!
Suara dentuman tidak keras dan saat Kagami bangun melihat Blood Stone yang di gunakan oleh Zhigen sebelumnya lalu Kagami langsung mengambil lalu menyimpan ke dalam cincin penyimpanan untuk nanti memberikannya kepada Liyana.
"Tuan lihat ke arah utara saya merasakan energi kuat disana!” Laryssa langsung memberitahukan kepada Kagami.
"Ah iya dan aku sama sekali melihat yang lain di sekitar sini, jangan-jangan mereka disana!!” Kagami yang baru menyadarinya.
"Tuan tunggu kondisi anda belum siap untuk bertarung lagi” Laryssa dengan mengingatkan kepada Kagami.
"Ini bukan apa-apa jika aku membiarkannya dan diriku istirahat nanti ada yang mati aku sama sekali tidak akan memaafkan diriku” Kagami yang langsung pergi kesana untuk melihat apa yang terjadi.
Kagami yang dalam perjalanan meskipun jaraknya tidak jauh namun kondisi Kagami lah yang kelelahan sudah 2x bertarung habis-habisan memaksakan diri dan disisi lain Liyana yang tadinya mau kembali malah bertemu seorang dewa yang langsung ada di hadapannya.
Disisi lain Liyana yang sangat tertekan oleh munculnya sesosok dewa di hadapannya langsung tidak bisa membuat Liyana kabur kemana pun karena tekanan energi yang terpancar dari dewa tersebut sangat luar biasa kuatnya.
"Hoh! Jadi kalian teman dekatnya dari anak takdir itu?!” Dewa tersebut berbicara kepada semua rekan Kagami.
"...” Semuanya berani berkata apapun karena melihat dalam kekuatannya saja bisa membunuhnya dalam sekejap.
"Ha..! Dia memang anak yang sangat menarik bisa menyatukan ras berbeda sehingga akrab termasuk iblis produk gagal sepertimu!” Dewa tersebut langsung menyinggung kepada Igris.
"!!” Igris yang langsung merasa kesal di hina dirinya oleh seorang dewa.
"Terlebih lagi kau wanita yang hebat potensi besar menjadi lebih kuat lagi jika mau bbergabunglah dengan diriku?” Dewa tersebut langsung berbicara kepada Liyana.
"Tidak sudi aku bergabung dengan DEWA BUSUK, BAJINGAN SEPERTIMU!!” Liyana yang sudah mengenal dewa tersebut dari Kagami dengan Dewa Thanatos.
"Oh! Kau Berani Menolakku..! Sayang Sekali Kisah Hidupmu Berakhir Saat ini.!!” Hades langsung memanipulasi aura kegelapan berbentuk tangan langsung mencengkram seluruh tubuh Liyana.
"UGHH...!!, ARRGGHH..!!” Liyana yang di cengkram oleh tangan raksasa yang siap meremasnya hingga menghancurkan tubuhnya.
"NONA..!!” Semua rekannya yang ingin menyelamatkan Liyana namun tidak bisa bergerak sama sekali.
Lalu angin berhembus kencang bersamaan dengan datangnya Seseorang dengan penuh amarah ketika mendengar suara Liyana kesakitan.
"BERANINYA KAU MENYENTUHNYA DEWA BANGS*T..!!!”
‘SWORD ART OF ANNIHILATION: DESTRUCTIVE VENGEFUL RAGE...!!!”
BLAMM!!
Kagami yang berhasil menghilangkan energi gelap yang mencengkram erat tubuh Liyana hingga terlepas.
"Uhuk...! Uhuk... Ka.. Kagami!” Liyana dengan cukup senang dengan kehadiran Kagami.
"Yo! Maaf aku terlambat menyadarinya Liyana dan apa kau baik-baik saja?” Kagami sambil mengangkat pedang yang baru di dapatkannya.
"Huh.. aku kesakitan bahkan tulangku hampir patah olehnya apa itu baik-baik saja bodoh!” Liyana dengan berkata kepada Kagami.
"Haha maaf tapi apa kau masih bisa bertarung sekali lagi untuk bekerja sama mengalahkannya?” Kagami bertanya kepada Liyana.
"Tentu Saja Aku Bisa!!” Liyana dengan berdiri kembali.
"Tapi yang lain masih terkekang disana” Liyana dengan menghawatirkan rekan-rekannya.
"Tidak juga mereka sudah kupindahkan kok bersamaan dengan tadi aku menolongmu juga” Kagami langsung memberitahukan kepada Liyana.
"Hee.. Harusnya beritahukan aku sejak awal!!” Liyana dengan kesal sambil mengangkat pedangnya lagi.
"Haha maaf deh” Kagami dengan berjaga-jaga.
Prok! Prok!
Dewa tersebut bertepuk tangan dengan senang bertemu dengan anak takdir yaitu Kagami secara langsung muncul di hadapannya.
"Bagus sekali ternyata kau datang menjemput ajalmu sendiri kesini” Dewa tersebut berbicara kepada Kagami dengan kesenangan.
"Berisik!! Yang Menjemput Kematian Bukan Diriku Tetapi Dirimu Akan Mati Disini Sama Seperti Kedua Budakmu Itu!!” Kagami dengan membalikkan perkataannya.
"Kau benar-benar percaya diri sekali setelah berhasil mengalahkan mereka sekaligus membunuh salah satunya tapi apakah kau mampu mengalahkan dewa sepertiku!!” Dewa tersebut mencoba memprovokasi Kagami.
"Mampu atau tidak Inilah Saatnya Jika Kau Ingin Mengetahuinya Kekuatan diriku Saat Ini..!!” Kagami langsung berjalan beberapa langkah.
"Ah! Iya aku mengerti!” Liyana merasa ada yang berbeda dengan Kagami Saat Ini.
‘Welcome To Death Sentence's : Hell Ghost Armor's Ability...!!!’
Tiba-tiba dari dalam tanah dengan langit bermunculan Roh-roh jahat berasal dari neraka langsung masuk ke tubuh Kagami hingga tubuhnya tertutup oleh energi kegelapan yang berkali-kali lipat dari awalnya.
*GRUUOONNGG!* (Seketika daratan bergetar hebat)
Kagami yang menunjukkan sebuah tatapan penuh aura intimidasi yang kuat untuk membuat musuhnya gemetar ketakutan.
"Liyana mulai saat ini aku tidak akan membiarkan siapapun mati disini termasuk dirimu!” Kagami masih bisa mempertahankan kesadarannya.
"I-iya Jangan Sampai Mati dan Berhati-hatilah” Liyana yang langsung menyampaikan kepada Kagami.
"Kekuatanku saat ini tidak sekuat dirimu sekarang tapi saat ini aku akan berusaha semampuku” Liyana dengan memfokuskan pikirannya untuk langsung menggunakan kekuatan penuhnya.
‘Heavenly Munderer's Body Level 3..!!’ Liyana juga langsung menggunakan kemampuannya.
"Bagus sekali aku-akui kalian berdua sangat kuat dan hampir sebanding dengan dir---!!!” Dewa tersebut langsung mengakui kekuatan Kagami dengan Liyana.
Kagami yang kesal dengan omongannya langsung menghajarnya hingga membuat dewa tersebut terlempar hingga menghancurkan gunung besar.
SRAKK! BAM! BLARR!
"Aku sudah muak dengan ocehanmu!” Kagami dengan Serius.
Liyana yang melihat kekuatan dahsyat Kagami benar-benar sama-sama menakutkan membuat Liyana merasa iri kepada Kagami.
"Baiklah Jika kau Inginkan Hal Ini Jangan Menyesalinya Manusia..!!” Dewa Hades langsung melepaskan batasan dirinya.
Seketika Dewa Hades Tersebut Langsung melemparkan Serangan berupa Kedua Cincin besar yang mampu membelah satu kota dengan cepat.
‘ANNIHILATION RING..!!’ Hades langsung melemparkannya kearah Kagami.
‘Lexalicus Bentuk Busur panah : Evade Shoot..!!” Kagami langsung melemparkan serangan balasan berupa dua anak panah dengan jumlah energi besar.
BOOM!
Kedua Serangan tersebut saling bertabrakan hingga hancur lalu Liyana dengan Kagami langsung melesat menyerang secara langsung dengan jarak dekat.
"Dasar Bajing*n Kalian Tidak Dapat Mengalahkanku! Bangkitlah!!” Hades langsung melepaskan energi secara besar hingga membangkitkan kembali puluhan Ribu Undead dari dalam tanah.
‘Extremination Perfected Judgment Cut End..!!!’ Liyana yang langsung mengeluarkan hawa dingin dari dalam tubuhnya lalu dalam sekejap mengubah ribuan Undead yang ada di sekitarnya menjadi Undead es sekaligus tersebelah menjadi beberapa bagian.
Kagami juga langsung mengalahkan Ribuan Undead dengan cukup cepat sekaligus menerobos mendekati Hades yang terus-menerus menjaga jarak dari Kagami dengan Liyana.
‘Style Lexalicus Form Spear : Extremination Javelin Judgement...!!’ Kagami langsung melemparkan satu senjatanya ke arah Dewa Hades yang terus menjaga jarak membuat Kagami kesulitan membunuhnya.
‘Armor's Combat Protection..!!’ Dewa Hades yang langsung melindungi tubuhnya.
BAM!
Serangan Kagami yang berhasil di tahan oleh Dewa Hades dan tidak bisa melukai Hades sama sekali.
"Serangan Seperti Itu Tidak Akan Bisa Melukaiku!” Dewa Hades yang berhasil menahan serangan Kagami.
"Jangan senang dulu, Liyana sekarang!!” Kagami yang sudah membuat rencananya.
"Baik!”
‘Heavenly Ice Flower Dance Judgement..!!’ Liyana yang langsung muncul di titik buta dewa Hades sehingga mengubahnya menjadi patung Es besar.
"KAU KIRA BISA MEMBUNUHKU DENGAN SEPERTI INI..!!!’ Dewa Hades yang mulai kesal sehingga membebaskan diri es.
"Jangan lupakan aku disini!!’ Tiba-tiba Kagami muncul di depan Dewa Hades dengan sangat cepat sambil menunjukan Satu pedang yang berisi energi dalam jumlah besar.
"Liyana Lakukan Bersama..!!’ Kagami berniat melancarkan 2 serangan gabungan kepada Hades.
"APAA--!!” Dewa Hades dengan sangat terkejut.
‘Sword Art Of Annihilation: Destructive Vengeful Rage...!!!’
‘Sequential Perfect Judgement Cut End....!!’
Kagami dengan Liyana langsung melancarkan serangan Gabungan mereka berdua dari arah berlawanan dengan energi dalam jumlah besar untuk mengakhirinya dengan cepat mengalahkan Dewa Hades.
"TIIDAA---!!”
BLAM! DUAARR!
Hades yang tidak punya kesempatan melindungi dirinya sendiri membuat dirinya langsung terkena Serangan Gabungan dari Liyana dengan Kagami berhasil melukai Dewa Hades secara Fatal hingga menghancurkan ‘inti Percikan Ilahi dewa’ di dalam tubuhnya.
Seketika wujud Kagami berubah kembali menjadi semula Seperti manusia dengan Kagami kehabisan tenaga sehingga membuat dirinya terjatuh dari ketinggian dan juga setelah pertarungan selesai Dewa Hades menghilang dari sana.
"Kagami!!” Liyana yang langsung menangkap Kagami.
Di saat Liyana berhasil menangkap Kagami yang terjatuh dari ketinggian ada sesuatu bayangan hitam langsung masuk ke dalam tubuh Kagami.
Lalu karena Liyana sangat merasa Khawatir saat melihat kondisi Kagami saat ini yang benar-benar lemah Liyana memutuskan untuk membiarkan Kagami Istirahat di rumah keluarga Liyana yang jaraknya tidak terlalu jauh.