Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
23. Malam Yang Sangat Indah Dan Meluapkan Segalanya segala Penderitaan Dulu



Kagami yang sedang berdiam dan melihat ke atas langit yang bagus dan indah di tambah dengan hawa dingin yang menyelimuti dan ingin meluapkan pikiran negatif.


"Hahhhh dingin sekali di sini coba buat sesuatu dari api saja deh, fire jacket!!" dan terbentuklah jaket api yang nyaman di gunakan oleh kagami sendiri.


Liyana memakai baju tidur pun datang ke atap untuk mencari kagami dan bertemu dengan kagami dan berkata "Ternyata di sini aku cari cari kagami ayahku sudah menyiapkan tempat tidur" Ucap liyana berbicara kepada kagami.


"Ya maaf aku tidak dapat tidur jadi ke atas dan membuat jaket api sendiri dari sihir api biasa dan liyana aku ingin memberi sesuatutapi pasti sudah kamu ketahui" ucap kagami yang sedikit kecewa.


"Ahh pasti kalung yah?" ucap liyana sangat senang.


"Kok bahagia begitu dan coba aku pakai kan semoga cocok yah liyana?" tanya kagami pada liyana.


"Ti-tidak ada kok hanya saja senang ada yang memberi sesuatu barang kepadaku dan ya silahkan pasang saja" ucap liyana membuat kagami terkejut.


"Yasudahlah dan aku mencintaimu liyana maaf terlambat mengatakannya" ucap kagami langsung memasangkan di leher liyana dan sangat cocok.


"Ya aku juga mencintaimu juga kagami" ucap liyana membalasnya.


"Apa kamu tidak kedinginan liyana memakai baju begitu?" tanya kagami khawatir pada liyana.


"Kan aku mempunyai sihir es jadi aku kebal terhadap hawa dingin hehe" ucap liyana terkekeh geli.


"Ya pantas saja" ucap kagami.


"Mau tidur Sekarang?" tanya liyana menawarkan.


"Mungkin nanti masih ingin melihat langit di malam hari yang indah ini dan tidak keberatan aku menggandeng tanganmu? ucap kagami


"Ya tidak apa apa dan bisakah tutup mata dahulu ada hadiah untukmu juga hehe" ucap liyana masih bisa bercanda.


"Pasti sama seperti film anime yah ahaha" kagami bicara di dalam hati dan menutup mata dan terasa ciuman pertama seorang gadis depan mata.


"Maaf hanya ini yang membuktikan aku mencintaimu kagami dan ini sekaligus hadiah balasannya dan selama waktu itu aku selalu di jaga olehmu" ucap liyana membalas apa yang pantas untuk kagami.


"Ya tidak apa dan aku orangnya bukan suka menghitung kebaikanku tetapi dewa yang mengatur surga dan mencatat kebaikanku kok" ucap kagami membuat liyana tersanjung.


"Liyana apa mau mendengar ceritaku dulu sebelum aku terlahir ke dunia ini??" ucap kagami memberanikan diri untuk mengungkap kebenaran kehidupan dulu kepada seseorang yang telah membuat kagami jatuh cinta dan liyana terkejut.


"Boleh saja aku mempercayaimu dan kepercayaan itu tidak akan hilang dan hanya rahasia itu yang kita berdua saja yang kiita ketahui" ucap liyana membuat kagami lebih percaya.


"Dulu aku adalah orang yang selalu gagal dalam apapun dan selalu berdiam diri di dalam kamar dan tidak ada gunanya selalu saja menyiksa diri sendiri dan melihat orang lain bahagia dengan keluarga lengkap tetapi penderitaan itu terus melaju dan menyiksa yaitu ayahku meninggal dan ibuku menikah lagi aku hanya bisa ingin mati saja tapi pikiran dan badanku menolak perbuatanku sendiri...


...Dan akhirnya mengurung diri di kamar sendiri dan menghibur diri dengan yang namanya game online membuat hatiku senang dan tidak terasa bekas siksaan batin hilang sementara setelah itu aku memberanikan diri untuk keluar mencari kerja tapi hasilnya nol dan aku mati tertabrak mobil setelah itu bangun seperti di surga dan di sana bertemu dengan ayahku di sana dan memberi kesempatan hidup ke 2 ini yang sangat aku inginkan hiks...hiks...hikss" ucap kagami menceritakan masa lalu yang buruk sampai menangis tersedu sedu air mata yang keluar dari matanya dan di sebelahnya liyana hanya bisa mendengarkan dan menenangkan pikiran kagami.


"Ya kadang kadang hidup tidak adil karena dewa yang mengatur segalanya seperti roda kadang kadang kita di atas bahagia dan ada juga yang sedih dan tersiksa kadang kadang bergiliran juga kamu harus tetap sabar menjalaninya kagami" ucap liyana memberi semangat hidup kepada kagami.


"Ya perbuatanmu sudah bagus kok kagami surga dan neraka pun bisa saja mendukungmu kok atas perbuatan begitu meskipun membunuh orang itu salah tapi isinya benar dan sangat baik" ucap liyana masih memberi nasihat.


"Karena itu aku pertama kali bertemu denganmu liyana aku mempunyai semangat hidupku kembali karena hidupku tidak mempunyai tujuan dan kenapa aku tidak ingin kehilanganmu liyana dan mari kita berjuang bersama sama" ucap kagami meminta sesuatu kepada liyana jangan pergi.


"Ya aku akan usahakan untuk bertahan dan berjuang bersama" ucap liyana.


"Dan aku akan berjuang untuk mencari pedang Founder Sfraksor untukmu liyana jangan khawatir dan aku akan bertambah kuat dari siapapun" ucap kagami sudah ada tujuan ke 2 nya.


"Ya kegelapan bukan berarti kejahatan dan cahaya bukan belarti keadilan dan bisa saja sebaliknya dan yang membedakan itu adalah orang yang memakai kekuatannya apakah layak atau tidak memakainya kita semua adalah mortal atau makhluk yang bisa meregenerasi atas dasar kekuatan" ucap liyana masih menjelaskan dan memberi semangat kepada kagami.


"Ya tapi yang aku khawatirkan adalah dirimu liyana karena kekuatanmu yaitu es bisa saja dapat kekuatan tambahan contohnya seperti angin malam ini pasti memberi kekuatan tambahan kan?" tanya kagami kepada liyana.


"Ya betul makannya aku kuat di sini tapi yang kamu khawatirkan pasti kekuatan darahku yang bisa mengancam nyawa yah? tanya liyana kembali.


"Ya pasti maaf aku terlalu banyak cerita denganmu" ucap kagami.


"Ya tidak apa-apa yang kamu bicarakan membuat berpikir perempuan harusnya bisa melawan manusia sampah yang hanya memikirkan nafsu dan terima kasih aku juga sudah punya semangat hidup yaitu berjuang bersama kagami yang hebat" ucap liyana yang membuat kagami tersanjung.


"Rank itu hanya angka yang tidak berguna dan aku tidak ingin di sebut hebat oleh orang karena tidak semua orang hebat di dalam hatinya punya niat baik saja bisa saja niat jahat" ucap kagami.


"Mau tidur sekarang?" tanya liyana lagi tentang itu.


"Boleh tapi 1x ciuman lagi atau kecupan di pipi sebelum tidur boleh tidak?" tanya kagami mencoba masih bercanda.


"Hmm baiklah ini ciuman selamanya tidak akan berpisah kagami yang belarti ini jodohku hehe" ucap liyana.


"Ta- tapi aku saja yang lakukan dan biar impas


1 sama tapi itu bebas mau lihat atau tidak terserah" ucap kagami langsung memegang pipinya dan memulainya ciuman yang sangat hangat karena hawa di luar sangat dingin.


"Sudah sekarang Tidur kita kembali ke kamar dan akan aku kenalkan temanku sesama Hunters di besok hari" ucap liyana bersiap tidur turun tangga dan pergi menuju kamar untuk tidur.


"Liyana I Love you" ucap kagami kepada liyana yang langsung tersipu malu.


" I Love you Too kagami" ucap liyana membalasnya.


Dan sampailah di kamar tempat tidur dan segera tidur bersebelahan.


"Liyana selamat malam dan selamat tidur jangan lupa mimpiin aku yah?" ucap kagami menggoda liyana.


"Coba saja kalau bisa hehe" ucap liyana tersenyum.


[TL : Jangan berpikir yang bermacam macam karena ini hanya tidur di tempat berjauhan๐Ÿ˜„๐Ÿ™๐Ÿป]