Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
7. pengalaman pertama jadi hunter



...Setelah mereka berdua berpisah untuk bersih bersih badan dan kagami lupa mengembalikan sesuatu....


"Aku sepertinya melupakan sesuatu ohh iya pedangnya belum di kembalikan kepada kak mikhaile" ucap kagami sambil mandi dan sesudah mandi masuk ke dalam kamar dan mengambil baju untuk di pakai langsung pergi ke perpustakaan untuk menemui Mikhaile.


"Halo mikhaile aku kesini untuk mengembalikan pedang?" tanya kagami kepada Mikhaile.


"Ohh halo juga tuan terima kasih telah mengembalikan pedangnya dan apa ada yang ingin di cari atau belajar buku sihir?" tanya Mikhaile.


"Tidak aku hanya ingin mengembalikan pedang saja dan apa bosan di ruangan terus kak Mikhaile" ucap kagami.


"Ohh tidak saya hanya ingin istirahat saja di sini tidak terlalu bosan soalnya kan tuan muda sudah mengajak berburu tadi ke perkampungan goblin jadi agak merasa senang kok" ucap Mikhaile.


"Kalau begitu aku pergi lagi istirahat di kamar ku sendiri" ucap kagami.


"Terima kasih sudah mengembalikan pedangnya dan selamat istirahat tuan muda" ucap Mikhaile dan kagami pun pergi ke kamarnya sendiri untuk beristirahat untuk hari yang lelah.


...[ 8 Tahun kemudian ]...


Waktu berlalu dengan cepat tidak terasa telah melewati hari Kehari dan kagami sedang latihan di ruangan yang berada di dalam perpustakaan sedang melakukan senam, pull up, sit up dan push up untuk melatih tubuhnya agar kuat dalam mengeluarkan sihir nya sendiri dan sesudah itu latihan bertarung bersama Mikhaile di sana.


"Sekarang tuan berkembang dengan cepat dan sekarang hampir mengungguli diriku aku ucapkan selamat tuan muda" ucap Mikhaile kepada kagami.


"Bagaimana kita bertarung sekali lagi dan setelah itu istirahat?" tanya kagami masih ingin bertarung 1x lagi.


"Baiklah kalau itu yang tuan dan sekarang siap siap saya akan menyerang dahulu" ucap Mikhaile tersenyum.


"Ayo aku sudah siap dari tadi [ Hell fire manipulation : Excalibur hell fire ]" dan mereka berdua saling menyerang balik dan kagami pun mengeluarkan sihir [fog of darkness] langsung muncul asap yang tebal untuk mengganggu konsentrasi Mikhaile dan Mikhaile pun langsung melancarkan serangan


[Rekomenstain] langsung menghilang arena pertarungan dan keadaan tempat kembali menjadi semula "Bagaimana sekarang Mikhaile apa aku hebat sekarang?" tanya kagami kepada Mikhaile.


"Ya lumayan tuan sekarang sudah bisa membuat sihir yang mematikan seperti tadi itu untung saja aku masih hidup" ucap Mikhaile melihat perkembangan sambil mengobati luka bekas pertarungan di bantu oleh kagami.


"Jadi bagaimana jika kita mulai pergi ke pendaftaran Hunters?" tanya kagami.


"Boleh saja jadi kapan kita berangkat?" tanya Mikhaile.


"Nanti siang aku akan kesini menjemput kakak" ucap kagami langsung pergi menuju kamar sendiri untuk istirahat dan mengumpulkan energi kembali untuk pergi ke guild hunters para petualang satu dunia berada di sana.


"Hah kehidupan ini seperti nya berjalan dengan cepat jadi tidak terasa dan kalau hidupku seperti dulu akan seperti apa sekarang yah apa masih pengangguran atau gimana dan sekarang kehidupan yang aku inginkan terwujud bagaimana cara berterima kasih pada arwah ayah di surga sana yah?" ucap kagami berbicara di dalam kamarnya untungnya tidak ada yang mendengarnya kalau ada yang mendengarnya bisa gawat.


"ya mungkin nanti aku pikurkan lagi tentang itu dan Sekarang tidur saja dulu nanti siang baru berangkat menuju tempat pendaftaran Hunters dan menjadi petualang yang kuat dari siapa pun" ucap nya lagi kagami dan ayah ibunya yang mendengarnya.


"Sekarang bagaimana kalau kita kasih kenang kenangan keluarga agar anak kita nanti jadi petualang tidak melupakan kita" ucap ayahnya kagami berbicara kepada istrinya mengobrol di dalam kamar mereka berdua.


"Boleh tapi bagaimana kita memberikan foto pas kagami kecil di poto bersama dan sekarang kita buat foto lagi pas kita makan siang nanti" ucap ibunya kagami penuh antusias.


"Nanti kita buat acara makan siang yang kecil kecilan saja agar membuat anak kita senang saja" ucap ayahnya kagami.


"Sekarang kita istirahat saja dan tidur nanti siang baru kita buat pesta nya bagaimana?" tanya ibunya kagami.


"Ya nanti kita laksanakan" ucap ayahnya kagami dan langsung memanggil pelayan dan menyuruh beberapa pelayan membuat ruang makan di dekorasi seindah mungkin untuk nanti siang dan setelah itu pelayan pun langsung pergi menuju ke tempat ruang makan dan menyiapkan dekorasi seindah mungkin di bantu oleh pelayan lainnya