Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
11. Situasi macam apa ini??



...setelah selesai pertarungan antara kagami dan jackli mereka pun langsung pergi meninggalkan tempat itu tetapi orang orang di sana membicarakan mereka di belakang dan setiap mereka pergi kesana dan kemari selalu saja jadi pusat perhatian orang....


"Hah merepotkan saja orang orang sialan itu kenapa harus jadi pusat perhatian begini sih kan aku paling tidak suka jadi seperti ini" ucap kagami kesal sambil berjalan.


"Yang sabar aja tu-tuan muda kagami" ucap liyana yang canggung berbicara pada kagami.


"Tidak usah panggil aku taun muda panggil saja kagami aku itu umur 14 tahun dan aku paling tidak suka di panggil begitu kecuali Mikhaile" ucap kagami


"Pantas saja aku suka mendengar Mikhaile selalu memanggil tuan muda dan umurku 15 tahun jadi kita hanya beda 1 tahun yah?" tanya liyana kepada kagami.


"Iya betul makannya jangan panggil tuan muda segala itu hampir membuat kepalaku sakit dan kita pergi saja ke restoran saja aku sudah lapar dan aku yang bayar saja apa kamu mau ikut makan pagi liyana?" tanya kagami kepada liyana.


"Ohh baiklah aku ikut saja dan terima kasih sudah menolong tadi dan membela diriku" ucap liyana.


"Ya tidak usah di pikirkan" ucap kagami langsung pergi ke restoran dan setelah sampai di restoran dan langsung masuk dan mencari tempat duduk dan langsung memesan makanan yang lumayan banyak.


"Liyana mau pesan apa" ucap kagami.


"Ohh aku pesan sendiri saja tidak usah di pesankan" ucap liyana.


"Ohh baiklah aku tidak akan memaksa" ucap kagami menyerahkan membujuk liyana.


"Bagaimana kalau nanti kita berburu untuk memperbaiki mood dan situasi sekarang jadi aku tidak tahan ingin segera pergi dari sini" ucap kagami kesal yang dari tadi mendengarkan orang orang sekitarnya membicarakan.


"Ya baiklah aku akan ikut aku juga diam disini aku sudah tidak tahan selalu di ganggu dan setelah kamu melakukan pertarungan tadi jadi situasinya gak enak begini" ucap liyana yang lebih mengkhawatirkan keadaan kagami.


"aku tidak apa apa kok aku sudah cukup kuat begini tidak apa apanya dengan orang berdosa begitu" ucap kagami


"Ohh baiklah sekarang pesanan kita sudah datang sebaiknya kita makan saja agar tidak cepat dingin.


"Ya mari kita makan" ucap mereka bertiga bicara bersama sama makan di meja makan sana.


Setelah selesai makan bersama sama di dalam restoran mereka langsung membayarnya dan kagami pun pergi ke kasir untuk membayarnya dan berkata "Jadi makanan yang saya pesan semuanya berapa?" tanya kagami pada kasir.


"Semuanya 4 gold , 25 silver, 10 copper" ucap kasir restoran itu.


"Hah sekarang nyaman tidak ada yang membicarakan kita di belakang gini kan enak sekarang lebih baik menjelajah ke daerah mana dulu yah?" bertanya kepada Mikhaile dan liyana.


"Ohh bagaimana kalau kita pergi ke daratan loukodinia tuan di sana negara para ras dwarf dan anda bisa meningkatkan kualitas pedang Sword of Gryffindor dengan tuan yang anda inginkan" ucap Mikhaile bicara begitu langsung membuat kagami bersemangat.


"Emm boleh aku tanya itu pedang sword of Gryffindor pedang legendaris dulu bukan yah?" tanya liyana kepada Mikhaile.


"Ya betul itu adalah pedang legendaris yang di simpan oleh ras malaikat tetapi karena banyak yang mengincar pedang itu aku sengaja pedang di simpan olehku sendiri" ucap Mikhaile.


"Begitu jadi banyak yang menginginkan senjata itu dan kenapa kamu memberikan pada kagami?" tanya liyana.


"Pedang itu sudah memilih tuannya yang baru jadi aku tidak ada ikatan lagi dengan pedang itu dan alasan kenapa pedang itu suka disimpan di dalam cincin penyimpanan oleh tuan muda kagami" ucap Mikhaile.


"Pantas saja tidak seperti pedang lain di simpan karena pedang itu spesial dan kalau tidak salah dengar pedang itu punya kekuatan yang besar tersimpan di dalam pedang itu" ucap liyana.


"Dan kenapa aku setuju berangkat menuju loukodinia itu sekalian mencari pedang yang bagus dan tajam agar tidak ada yang ingin mengincar pedang sword of Gryffindor itu aku akan memakainya jika ada pada keadaan paling krisis banget" ucap kagami menjelaskan sambil berjalan menuju loukodinia dan di tengah perjalanan di sambut oleh serigala gurun pasir dan kalajengking sebesar 5 m dan langsung di kepung.


"Sekarang siap siaga kita menyerang dan jangan sampai lengah atau kalian akan mati" ucap kagami.


Mereka bertiga langsung bersiap melawan semua monster itu dan langsung kagami mengeluarkan sihir [Fog of darkness] dan liyana dan kagami langsung menyerang kepada monster serigala gurun dan kalajengking gurun itu dan Mikhaile menyerang monster yang berada di belakangnya.


"Liyana dan Mikhaile menjauh sejauh mungkin aku tidak ingin kalian terkena serangan ini" ucap kagami dan langsung terdengar oleh Mikhaile dan Mikhaile pun terbang menuju liyana dan membawa nya terbang menjauh.


"Akan ku akhiri sekarang juga" ucap kagami langsung mengeluarkan sihir berbahayanya [windstrom] dan di satukan oleh [lightning black dragon] setelah itu datang topan listrik dan muncul di atas langit naga hitam memegang tombak ada listrik hitam dan kedua serangan itu lumayan mengerikan membuat tempat di sana hancur dan ada 1 tau 3 monter lagi yang masih hidup dan langsung kagami langsung mengeluarkan sihir [thousand swords blade] membuat seribu tebasan pedang pada saat itu juga dan 3 monter itu mati mengeluarkan isi perutnya.


Dan setelah selesai itu pun monster sudah mati semua dan Mikhaile dan liyana pun datang mendatangi kagami yang sedang istirahat sambil memunguti daging serigala gurun pasir untuk di makan nanti dan liyana pun datang kepada kagami langsung mendekatinya dan berkata "Kagami kamu tidak kenapa kenapa mengeluarkan sihir yang berbahaya begitu?" tanya liyana khawatir.


"Aku baik baik saja kok jangan khawatir" ucap kagami sambil memunguti daging serigala gurun pasir itu.


"Apa benar dan itu apa bisa di makan?" tanya liyana kepada kagami.


"Bisa kok" Dan liyana dan Mikhaile pun pergi mencari tempat yang aman untuk membangun tenda tetapi setelah lama mencari menemukan tempat yang aman dan kagami pun tidak lama kemudian selesai dan kagami ingin datang ke tempat Mikhaile dan liyana berada kagami pun pingsan di saat itu juga dan liyana yang menuju ke sana karena perasaan nya yang tidak enak langsung melihat kagami pingsan di sana dan langsung membawa nya ke tenda yang di bawa oleh liyana kesana.