Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
17. Sampai Di Kerajaan Azteria



...Mereka pun langsung melanjutkan perjalanan menuju kerajaan Azteria dan setelah mereka mendekati wilayah kerajaan Azteria kagami menghentikan Mikhaile dan liyana yang berjalan menuju kerajaan Azteria....


"Berhenti aku melihat 4 penjaga dekat gerbang masuk wilayah kerajaan Azteria tapi bukan prajurit dari kerajaan Azteria" ucap kagami menyuruh berhenti kepada Mikhaile dan liyana dan liyana bertanya kepada kagami "Bagaimana kamu bisa lihat keadaan kerajaan sedang di jaga oleh orang lain?" dan kagami menjawab "Aku bisa melihatnya pakai sihir api hitam salurkan kepada mata dan bisa melihat keadaan suatu tempat dari kejauhan" dan kagami pun mengeluarkan bayangan dirinya [shadow] dan menyuruh mendekati kerajaan seperti orang biasa.


"Baiklah sekarang mendekat ke dalam kerajaan dan cek di sana" ucap kagami menyuruh kepada bayangan dirinya dan kagami mengawasi dan kagami bicara kepada Mikhaile dan liyana "Sekarang kita diam saja terlebih dahulu bayanganku mungkin tidak akan ketahuan nanti akan memberi informasi kepada kita dan hanya tinggal menunggu disini sampai waktu yang tepat menyerang.


...***Bayangan Kagami POV***...


Pada saat bayangan kagami datang dan sampai di sana langsung di tahan oleh penjaga dan berkata "Ingin pergi kemana kau?" tanya penjaga misterius itu kepada kagami dan kagami berkata "Saya hanya ingin masuk saja dan bertemu dengan keluargaku apa boleh?" ucap kagami kepada penjaga dan penjaga itu pun langsung menyerang kagami dan kagami berpura pura lemah dan tidak melawan sampai tertusuk oleh pedang mengenai perutnya dan penjaga itu berkata "Orang lemah pantasnya hanya untuk membusuk di dalam penjara dan kalian bawa dia ke kerajaan dan penjarakan dia di ruang bawah tanah" dan kagami pun di bawa ke dalam kerajaan dan di masukan ke dalam penjara kemungkinan bisa bertemu dengan ayahnya dan setelah sampai di dalam penjara kagami di masukan ke dalam penjara.


"Hoh ternyata berpura pura jadi orang lemah tidak enak yah lebih baik aku buat ilusi kegelapan agar mudah menemukan yang lainnya" ucap kagami langsung mengeluarkan sihir [ilusion] sambil menyerahkan bekas lukanya dan setelah berjalan jauh menemukan seseorang yang kagami kenal dan kagami langsung mendekati sel penjara tempat ayahnya di kurung dan kagami berkata "Ayah apa itu kau?" tanya kagami kepada ayahnya yang pingsan tetapi setengah sadar.


"Nak itu kau kah kenapa bisa ada di sini?" ucap zhiyu kepada kagami dan kagami berkata "Aku hanyalah bayangan dari anakmu saja untuk mencari informasi tentang ibu ada di mana?" ucap kagami dan zhiyu pun menjawab "Ibumu di culik dan di jadikan sandera di kerajaan kodama di sebelah barat yaitu saingan kita sejak dulu" dan kagami menjawab "Baiklah aku akan mengirim informasi nya kepada kagami asli dan mereka akan segera datang menolongmu kesini tolong sabar dan aku akan hilang" dan bayangan kagami pun terhapus di hadapan ayahnya zhiyu hanya bisa pasrah di dalam sel penjara menunggu anaknya membawa bala bantuan.


...***kagami dan teman temannya POV***...


Kagami pun di luar sana pun tersadar karena bayangannya sudah menghilang karena batas waktunya sudah habis dan kagami, Mikhaile dan liyana menyusun rencana untuk menyelamatkan ayahnya terlebih dahulu dan membersihkan semua para penjahat dan menyelamatkan warga di sana.


"Jadi sekarang ikuti rencana yang aku buat terlebih dahulu" ucap kagami kepada liyana dan Mikhaile.


"Apa aku harus bersama Mikhaile tidak boleh bersamamu?" tanya liyana pada kagami.


"Itu bisa saja di lakukan bersamaku kesana tapi terlalu beresiko ketahuan apa kamu bisa melindungi sendiri kecuali dalam keadaanmu sudah terdesak tidak bisa melawan lagi" ucap kagami menghawatirkan liyana apabila bersamanya.


"Ya siap aku akan menjaga diriku dan semoga saja tidak akan merepotkanmu kok" ucap liyana sambil memberi senyuman dan jempol kepada kagami agar tidak khawatir.


"Ya baiklah dan sekarang Mikhaile selamatkan ayahku dan warga lainnya di penjara bawah tanah dan kalau bisa bunuh semua penjaga yang berjaga jaga di sana dan kalau sudah bunuh langsung saja di bakar sampai habis menjadi debu agar tidak ada yang curiga" ucap kagami memerintah kepada Mikhaile.


"Sekarang mari kita berangkat dan aku dan liyana akan memusatkan perhatian yang berjaga di luar kemudian Mikhaile langsung pergi ke dalam kerajaan dan selamatkan yang lain" ucap kagami dan mereka bertiga pun langsung melesat pergi kesana dan kagami langsung mengeluarkan sihir kendali ruang dan waktu menutup wilayah orang yang berjaga agar tidak ketahuan.


liyana dan kagami langsung membuat ruangan yang di dalamnya berisi orang yang sedang berjaga di sana tidak sadar sudah masuk jebakan kagami dan kagami berkata "Liyana sekarang giliranmu serang nanti aku akan membantu dan jangan memaksakan diri" liyana pun langsung menyerang 2 penjaga dan 4 penjaga lainnya di urus oleh kagami.


"Baiklah aku siap kapan pun" ucap liyana yang bersemangat.


Dan kagami langsung mengeluarkan pedang Blackstrome sekaligus mengalirkan sihir api hitam dan langsung memberi tebasan pada badan penjaga yang ada rasa terbakar akibat api hitam yang di alirkan pada pedangnya.


"Sekarang coba terima serangan ini" ucap kagami pada musuhnya dan kagami mengeluarkan sihir [ slash without pause ] mengeluarkan tebasan pedang tanpa jeda satu detik pun dan serangan kagami pun terkena musuh sehingga memberikan luka sayatan yang sangat dalam.


"Awas saja kau anak kecil aku akan cabik cabik sampai habis" ucap musuhnya dan memberikan serangan lebih kuat dari pada kagami.


Dan kagami pun yang terlempar jauh langsung memberi balasan serangan yang lebih kuat agar cepat selesai [Spear lightning] kagami pun langsung membentuk sihir listrik menjadi spear dan melemparkannya kepada musuh.


"ARRGGGHH AWAS KAU SIALAN" ucap musuh yang masih bertahan 2 orang yang langsung terhapus oleh serangan mematikan kagami.


"Hah hah hah lumayan hasil latihanku tidak sia sia" ucap kagami senang dan liyana pun mencari kagami dan kagami melambaikan tangannya dari kejauhan agar di lihat oleh liyana dan liyana datang ke tempat kagami berada.


"Hei aku cari cari ternyata di sini" ucap liyana yang berbicara pada kagami dan kagami berkata "Aku tadi bertarung terlempar jauh jadi sampai kesini dan langsung memberi serangan balasan dan mereka mati" ucap kagami sambil meminum high mana potion dan high healthy potion sambil memulihkan energi dan lukanya kembali lagi.


"Apa tidak apa sekarang sini aku bantu berdiri" ucap liyana langsung meluruskan tangannya untuk membantu kagami bangun dan kagami menjawab "Ya terima kasih sudah membantu mari kita bebaskan keluargaku dan yang lainnya" kagami langsung menangkap tangan liyana dan setelah bangun langsung menghilang ruangan kendali ruang dan waktu.


"Ya aku juga ingin bertemu dengan keluargaku sudah lama ingin bertemu" ucap liyana bersemangat dan pergi ke dalam kerajaan dan setelah masuk semuanya sudah di selamatkan oleh Mikhaile.


"Kerja bagus Mikhaile" ucap kagami kepada Mikhaile sekaligus memberi jempol sebagai ucapan hebat.


"Terima kasih tuan saya juga sudah melakukan hal yang terbaik" ucap Mikhaile


"Jadi ayah aku ingin meminta informasi kerajaan kodama yang telah di menculik ibu?" tanya kagami pada ayahnya.


"Kerajaan kodama adalah kerajaan yang sangat ketat dan banyak orang yang kuat salah satunya yang berjaga di luar kota Azteria dan ayah takut pihak kerajaan kodama ketahuan" ucap raja zhiyu kepada kagami.


"Tenang saja ayah aku akan buat ilusi yang bisa merusak pikiran mereka dan aku akan pasang di seluruh penjuru daerah Azteria dan tenang saja aku akan meningkatkan kekuatanku dan membawa ibu kesini" ucap kagami berjanji ingin membawa ibunya kembali ke kerajaan Azteria.


"Baiklah sekarang istirahat dulu saja sana bersama temanmu itu dan jangan lupa kalau ibu kembali kenalkan dia siapa yang bersamamu?" tanya ayahnya kagami.


"Ohh dia liyana temanku dia sama warga dari kerajaan Azteria" ucap kagami kepada ayahnya.


"Salam kenal apa anda ayahnya kagami dan anakmu sopan dan kuat bisa melindungi orang lain dan diri sendiri" ucap liyana


"Ohh begitu sepertinya kalian lebih cocok bukan untuk teman atau lebih" ucap ayahnya kagami dan langsung membuat liyana terkagetkan oleh perkataan ayahnya kagami kemudian pergi.


"Ayah jangan begitu dong anakmu ini kan baru saja punya teman dan sekarang membuat malu temanku" ucap kagami sedikit malu tadi memberanikan berbicara kepada ayahnya.


"Yah coba saja lihat dia itu cantik manis dan cocok denganmu coba saja dengarkan nanti ibu juga akan berbicara begitu" ucap ayahnya kagami berbicara kepada kagami.


"Yasudah lah kita bahas tentang itu lain kali aku akan mengejar liyana dahulu ayah" ucap kagami langsung pergi dari hadapan ayahnya dan mengejar liyana yang pergi meninggalkan nya sendiri.