The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 95: Pemuja Dewa Kegelapan



Dengan hati-hati, Seo Jun-Woo segera memeriksa emailnya itu mencoba mencari informasi apa yang dikirimkan oleh Kim Jung Hwa. Ketika dia membaca pesan itu ada beberapa informasi penting yang dikirimkan. Misalnya saja tentang Data penghancuran Markas Guild Starlight sebelumnya.


Ada beberapa foto dikirimkan dari rekaman kamera CCTV rahasia, ada juga beberapa jejak dari sihir-sihir yang tertinggal di lokasi. Menurut rekaman CCTV, orang-orang yang melakukannya memang memiliki simbol Gambar Raja Iblis. Lalu, dari tanda yang di tinggalkan, sepertinya mirip dengan simbol Shadow Mark, yang entah digunakan untuk keperluan apa.


Hal-hal itu tentu saja tidak dipublikasikan kepada media untuk menghindari ketakutan masyarakat, dan hanya menyimpannya untuk para Petinggi, atau milik Guild saja. Di dokumen itu, juga di jelaskan beberapa Informasi yang berhasil mereka temukan seperti keberadaan Scorpio yang awalnya kabur ke Negara ini.


"Hmm, sepertinya informasi yang dia kirimkan hanya gambaran umum. Apakah dia masih tidak percaya padaku? Dia bahkan tidak menyebutkan soal Penyergapan yang dia lakukan pada Guild Mystic Trinity atau pada Guild Gelap bawahan Zodiak lainnya."


Seo Jun-Woo memutuskan untuk segera membaca lanjutannya, tidak ada banyak informasi baru selain hal-hal yang dia tahu. Hanya saja di bagian Pesan Terakhir terdengar sesuatu seperti permintaan pertolongan.


"Hah? Dia memintaku menyelidiki Guild yang mungkin merupakan Pemuja Dewa Kegelapan? Sepertinya dia memang memilih untuk memberikan tugas paling merepotkan padaku."


Ya, terlihat sekali bagaimana Guild Starlight sebelumnya malah fokus pada Penyergapan Guild Mystic Trinity dari pada penyelidikan Guild yang pernah menyerang Markas mereka. Mungkin mereka memang memiliki beberapa pertimbangan sendiri.


Di sana ternyata ada berbagai informasi tentang Para Pemuja Dewa Kegelapan. Salah satunya, ada foto samar tengah orang-orang itu yang sedang melakukan sebuah pertemuan. Terlihat foto samar seorang Pria yang terlihat sebagai Pemimpin, membawa sebuah tongkat sihir pendek. Wajahnya atau penampilannya Tentu saja tidak terlihat dan tertutup jubah.


Foto itu diambil kira-kira sekitar 3 bulan yang lalu, oleh beberapa orang random yang kebetulan tidak sengaja melihat sekumpulan orang itu.


"Pada Dasarnya, mereka juga tidak menemukan apapun petunjuk yang berguna,"


Seo Jun-Woo akhirnya memutuskan untuk menutup ponselnya itu dan segera menatap lagi Shadow Mark yang ditinggalkan di jalanan kosong itu. Jelas, Seo Jun-Woo sedang mencoba melacak pemilik dari Shadow Mark ini. sesuatu seperti ini biasanya terhubung ke pemilik jadi tentu saja selain pemilik bisa mendeteksi seorang yang terkena Shadow Mark, dengan Shadow Mark bisa dibalik untuk mendeteksi pemilik.


Ini adalah salah satu konsekuensi dari Kemampuan ini, bisa menjadi Senjata makan tuan. Namun tentu saja, hanya sesama Pengguna Elemen Kegelapan, dan pemilik Kemampuan pendeteksi sihir yang sangat tinggi yang bisa melakukannya, jelas hal itu jarang.


Dia mulai mengikuti ke arah jejak-jejak itu, dan mengarah pada sebuah rumah kosong yang Kabarnya itu Rumah tempat ada orang yang menghilang sebelumnya. Disana, Seo Jun-Woo segera merasakan ada keberadaan beberapa orang dari rumah itu.


Dia segera menyembunyikan dirinya kebalik bayang-bayang lalu mulai masuk ke dalam. Terlihat tiga orang mengenakan jubah hitam dengan simbol tertentu sedang berbicara satu sama lain.


"Hmm, sepertinya persiapan sudah beres, Aku baru saja memasang perangkat Rune untuk Pusat Ritual ini disini. Dan sepertinya hal-hal itu berhasil mengingat penghuni rumah ini sudah menjadi korban persembahan pertama dari Rune itu,"


"Itu bagus, Master Pasti akan senang dengan ini, dan Rencana kota untuk memanggil Gerbang Dimensi pasti akan berhasil."


"Ya, ini semua demi kita bisa bertemu dengan Dewa Kita..."


"Benar, Aku benar-benar ingin melihat wajah keputusan semua orang."


Orang-orang itu terlihat mulai tersenyum dan tertawa dengan gila.


Seo Jun-Woo jelas terkejut ketika mendengar hal-hal itu, tidak pernah mengira jika orang-orang itu ternyata memiliki rencana yang begitu besar. Ritual memanggil Gerbang Dimensi?


Apakah itu untuk membuat semacam retakan Dimensi sehingga Mahluk dari Dimensi Kegelapan langsung bisa memasuki tempat ini tanpa melalui Dungeon?


Seo Jun-Woo ingat, ada Insiden serupa sekitar tujuh tahun lalu. Disana saat, Phoenix melakukan Debutnya, ada semacam Retakan Dimensi, dimana Monster Level S dari Dimensi Kegelapan muncul di Dunia membuat kekacauan yang mengerikan, banyak orang mati dalam insiden itu, para korban warga sipil yang tidak tahu apa-apa. Banyak anak menjadi yatim piatu, atau keluarga yang kehilangan anggota keluarga mereka.


Sebuah tragedi yang mengerikan untuk mereka yang bukan Awakening.


Untuk berpikir hal-hal semacam itu ternyata bisa di manipulasi oleh seseorang mengunakan sihir khusus...


Seo Jun-Woo dengan sabar menunggu sampai kemudian orang-orang itu yang selesai urusannya di rumah ini memasang sejenis artefak rune kemudian berniat pergi. Dia dengan hati-hati mulai mengikuti kelompok itu.


Sampai kemudian kelompok itu terlihat menuju ke pinggiran kota, dimana disana harusnya ada pegunungan dan hutan. Yang membuat Seo Jun-Woo terkejut, orang-orang itu tiba-tiba saja menghilang ke salah satu pohon disana.


Seo Jun-Woo mencoba untuk mendeteksi tempat itu, yang ternyata memiliki semacam penghalang sihir.


"Cih, Mereka ternyata cukup waspada untuk menghadapi penyusup. Pantas saja tidak ditemukan, Markas mereka disembunyikan begitu rapi dengan mantra sihir yang kuat."


Sekarang Seo Jun-Woo sedang memikirkan bagaimana cara menyusup masuk. tidak mungkin dia masuk secara kekerasan karena pastilah pembuat atau yang mengendalikan pelindung pasti akan sadar.


Perlahan-lahan, dia mulai mendekat kearah pelindung itu. Ingin mencoba memeriksa kemampuan pelindung itu. Namun mana tahu tangannya ternyata malah bisa masuk kedalam.


Sedikit sihir Kegelapan milik Seo Jun-Woo merespon ke arah pelindung itu.


"Hah, Aku tidak tahu bahwa kekuatan fragmen kegelapan bisa berguna di saat seperti ini,"


Sepertinya, Pelindung itu di atur agar hanya pemilik Kekuatan Kegelapan yang bisa masuk. Rata-rata pemilik Kekuatan Kegelapan memang pada Pemuja Dewa Kegelapan. Kabarnya ada semacam ritual untuk membagikan kekuatan kegelapan kepada orang-orang.


Jadi tanpa banyak berpikir lagi Dia segera masuk dan menembus pelindung itu. Begitu dia masuk ke dalam dia terkejut ketika melihat sebuah Rumah Bangsawan Megah disana.


"Untuk sebuah Markas penjahat, mereka membangunnya seperti sebuah Istana? Sungguh, mereka memiliki selera yang buruk."


Seo Jun-Woo dengan hati-hati mulai memasuki tempat itu yang sepertinya tidak memiliki begitu banyak penjaga. Didalam sana, tidak begitu banyak hal mencurigakan, hanya ada beberapa barang-barang antik yang dipajang di seluruh Ruangan.


"Apakah perlu untuk memeriksa seluruh ruangan di sini?"


Sampai kemudian, Seo Jun-Woo tidak sengaja merasakan energi yang sangat besar. Bagaimana Seo Jun-Woo mengatakannya?


Energi yang dia rasakan saat ini tidak hanya energi kegelapan namun juga ada beberapa energi cahaya disana. Merasa aneh, dia segera mengikuti Instingnya, lalu melihat kearah Balkon, dimana ada seorang Pria memiliki Rambut Pirang indah, dan mata Biru, terlihat masih muda dan tampan, berdiri disana, sambil menatap kearah taman di bawah Balkon.


Menatap dari arah samping, berdasarkan pakaian yang dia miliki, Seo Jun-Woo kemudian teringat pada seseorang yang memiliki gaya berpakaian sama seperti pria muda itu. Mirip, rekan lamanya dulu, Aiden Will Sang Arcmage Hebat yang juga salah satu dari Lima Pahlawan.


"Tuan Aiden, semua persiapan sudah selesai, harusnya sekarang Para Guild milik Zodiak sedang bersiap untuk Perang dengan Guild Starlight, mereka pasti tidak akan menyadari pergerakan kita," kata salah satu Pria yang berpakaian seperti seorang Pelayan pada Pemuda berambut pirang itu.


"Bagus sekali, kita harus bisa memanfaatkan mereka sebisa mungkin untuk rencana kita, pastikan mengawasi pertarungan itu dengan baik, jika ada celah, kumpulkan Mayat dan Fregmen Cahaya yang ada pada mereka nantinya,"


"Baik Tuan."


"Ya, tinggal selangkah lagi sampai kita bisa memanggil 'mereka' lagi. Sayang sekali, sebelumnya malah menjadi Dungeun Hitam, dan lagi itu malah selesai dengan cepat."


"Itu adalah salah satu Percobaan Awal, anda tidak perlu cemas, berikutnya Pemanggilan kita akan sempurna sehingga tidak akan terdeteksi oleh Sistem, dan langsung akan membuat cela dimensi."


"Ya, Warga Kota itu yang akan menjadi sumber energi, makin banyak sumber energi yang kita dapatkan pemanggilan ini pasti akan semakin sukses."