The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 65: Dungeon Hitam (Part 1)



Bahkan walaupun Seo Jun-Woo saat ini memiliki kekhawatiran dia tidak bisa mengatakan kekhawatirannya dengan mudah pada orang-orang yang bisa dia lakukan sekarang adalah untuk waspada dan hati-hati dengan keberadaan Guild-guild perwalian dari Constellation Zodiak.


Setelahnya, Seo Jun-Woo bersama dengan Park Shin Jun kembali ke bagian Tim Support dari Asosiasi Hunter, Park Shin Jun kebetulan juga adalah seseorang yang memimpin bagian Tim Support mulai membagi orang-orang dalam berbagai bagian.


Semua orang sudah bersiap dalam posisi masing-masing, baru setelahnya rombongan Tim dari berbagai macam Guild itu berkumpul menjadi satu, membentuk sebuah kerumunan massa yang lumayan banyak.


Masing-masing Guild, mengirimkan sekitar 5-8 Membernya, keculai Dua Guild Utama dalam Ekspedisi ini, Guild Starlight dan Guild Lunar Legionairess yang mengirimkan masing-masing lebih dari sepuluh membernya, termasuk Ketua Guild. Dan jika ada seseorang yang ditunjuk untuk memimpin Tim Ekspedisi, dia adalah seseorang yang paling kuat di tempat itu setidaknya diakui oleh semua orang.


"Baik, Karena semua orang sudah berkumpul dan sebelumnya sudah diberikan instruksi oleh masing-masing Ketua Tim masing-masing, Mari kita semua bekerja sama dengan baik untuk bisa Menyelesaikan Dungeon ini dengan baik."


Li Wenhua adalah seseorang yang ditunjuk sebagai ketua dari Tim ekspedisi besar ini, dia pertama mengumumkan berbagai posisi untuk masing-masing Tim yang sebelumnya sudah di rencanakan.


"Ini nanti akan bergantung pada situasi di dalam Dungeon, posisi bisa saja berubah."


Dia mengatakan pidatonya dengan tenang. Seo Jun-Woo hanya mendengarkan dengan sedikit bosan, sambil diam-diam menatap kearah Phoenix yang berdiri memimpin Anggota Guildnya.


Setelah mengetahui bahwa orang itu ternyata Kim Jung Hwa, Seo Jun-Woo mau tidak mau merasa penasaran dengan fakta ini walaupun di dalam hatinya Dia sedikit tidak yakin...


Namun Sistem tidak pernah salah.


"Tim Dukungan A, silahkan pergi bersama Rombongan Guild Starlight,"


Seo Jun-Woo yang sudah tahu bahwa dia ada di Tim Dukungan A dan akan pergi bersama Guild Starlight merasa tidak keberatan sama sekali, sejujurnya ini lebih nyaman karena bisa pergi dengan beberapa orang yang familiar dan bisa dipercaya.


Terutama jika, Master Guild Starlight benar-benar Kim Jung Hwa yang dia kenal, tidak perlu lagi meragukan niat orang itu. Seo Jun-Woo mengenal cukup baik Kim Jung Hwa, seharusnya bahkan setelah 10 tahun berlalu beberapa hal dalam dirinya tidak berubah?


Tujuan menghancurkan Dewa Kegelapan dan Dungeon.


Seo Jun-Woo mempercayai Instingnya, dan bergerak menuju Tim Starlight, yang nantinya akan bertanggung jawab di sisi belakang Tim Ekspedisi. Yang berada di Depan adalah Tim dari Guild Lunar Legionairess.


Li Wenhua yang sepertinya tidak bisa mempercayakan bagian belakang hanya pada Guild dari Zodiak, memilih formasi ini. Seo Jun-Woo cukup senang dengan formasi ini setidaknya kemungkinan di serang dari belakang aman?


Guild Starlight pasti akan melakukan yang terbaik untuk menjaga yang ada di depan agar tidak terjadi hal-hal yang diluar kendali.


"Astaga, Seo Jun-Woo kita lagi lagi memasuki Dungeon yang sama dan satu Tim seperti ini, rasanya masih terlalu aneh untukku pergi bersama seperti ini," kata Viona yang berdiri di samping Seo Jun-Woo, ya karena dia adalah Penyembuh, tentu dia ada di bagian Tim Pendukung di Guild Starlight.


"Memang, aku juga tidak menyangka akan pergi Ke Dungeon yang sama denganmu lagi dalam waktu dekat,"


"Tapi pergi bersama denganmu seperti ini, membuatku memiliki firasat buruk jika akan ada hal-hal tidak masuk akal nanti," kata Viona dengan nada meledek.


"Omong kosong apa? Kamu pikir aku pembawa sial?"


"Namun aku memiliki nasib buruk seperti terperangkap dan masuk lubang ketika dekat dengan mu,"


"Hah, itu keberuntunganmu saja yang dasarnya buruk,"


Hubungan mereka tidak sebaik itu, namun masih terbilang cukup akrab, bisa dengan santai saling menyindir semacam itu. Viona sepertinya sedikit menurunkan kewaspadaannya pada Seo Jun-Woo sejak dia pernah menyelamatkan Viona di Dungeon sebelumnya. Namun memang, mulut pedas Viona masih ada.


"Jika keberuntunganku buruk itu karena kamu! Hmph,"


"Lupakan, tidak ada gunanya berdebat denganmu seperti itu."


Seo Jun-Woo juga tahu, bahwa gadis yang ada di hadapannya itu hanya mengatakan lelucon.


"Kenapa kamu tidak mencoba dekat dengan Mastermu itu? Dia memiliki keberuntungan bagus?" Tanya Seo Jun-Woo tiba-tiba.


"Wow, Dari mana kamu tahu?"


"Hanya menebak saja, Aku sebenarnya cukup penasaran dengan Master Guild mu itu, seperti apa dia orangnya?"


Ketika ditanya itu, Viona sedikit terdiam sepertinya sedang memikirkan kata-kata apa yang cocok.


"Master sebenarnya sangat baik, hanya saja Aku dan beberapa member lain merasa bahwa dia sedikit menjaga jarak dari kami, Bagaimana Aku mengatakannya? Dia susah untuk di dekati, seperti ada dinding dan jarak yang memisahkan kami, seolah dia ada di tempat yang sulit untuk kami jangkau, kesendirian semacam itu karena memikul banyak beban mungkin?"


Seo Jun-Woo yang mendengar itu cukup terkejut juga, yah memang dalam sekali pandang orang yang dilihatnya itu memang lebih pendiam, dan terlihat dingin. Kira-kira apa yang terjadi selama sepuluh tahun ini?


Seo Jun-Woo sejujurnya tidak berani menebak tentang apa yang dialami oleh Kim Jung Hwa sampai dia berubah Drastis seperti itu. Dia selama ini sendirian menghadapi begitu banyak hal setelah Constellationnya menghilang. Dia pasti menjadi kebingungan dan tertekan dengan semua hal.


Tiba-tiba ada rasa bersalah hebat dalam diri Seo Jun-Woo, seandainya saja ketika dia masih menjadi Constellation, dan menjadi sedikit waspada dan hati-hati, pasti Kim Jung Hwa tidak akan terlalu menarik perhatian dan mencolok hingga menjadi incaran Para Zodiak. Jika saja dia tidak memilih Kim Jung Hwa, pasti pemuda itu memiliki jalan yang lebih bagus dan cerah dari pada menghadapi semua rasa sakit dan perjalanan menyedihkan ini.


Tidak


Seo Jun-Woo tidak mau berandai-andai, dia sudah memilih Kim Jung Hwa, dan sekarang dia sudah kembali, dan tidak akan membiarkan Kim Jung Hwa berjuang sendirian lagi. Dia akan bertanggung jawab tentang semua hal ini, tentang Zodiak dan semuanya.


Viona disisi lainnya, masih terus melanjutkan ucapannya.


"Namun Walaupun seperti itu, dia adalah orang yang bisa dipercaya dan sangat bisa kami andalkan, karena Dia sangat kuat, tidak akan membiarkan hal-hal buruk terjadi Pada Anggota Guildnya,"


Kata-kata itu, segera membuyarkan lamunan Seo Jun-Woo, dia segera berkata,


"Ya, Dia sangat kuat dan hebat,"


Itu adalah kata-kata yang bisa Seo Jun-Woo gambarkan sekarang tentang Kim Jung-Hwa yang dia lihat setelah menjadi Hero Phoenix.


Master Guild Starlight, Salah satu Hunter level S paling kuat, dan memiliki reputasi yang sangat baik.


Mengabaikan soal rasa penasarannya, Seo Jun-Woo segera mulai fokus memperhatikan ke depan lagi Yang sepertinya sudah akan memasuki Kabut Hitam.


Jika di pikirkan lagi, kabut hitam ini, mirip dengan Skill Night Fall miliknya. namun hal-hal yang ada di dalam kabut itu jelas tidak diketahui masih harus waspada bahkan walaupun ini masih di Luar Dungeon.


"Benarkah? Mari setelah selesai Dungeon ini, kamu ikut makan denganku di Guild, Aku akan mentraktir mu,"


"Wow, sangat tumben kamu mengajakku,"


"A-- Anggap saja ini balas Budi terakhir kali? aku belum sempat berterima kasih dengan benar padamu saat itu karena banyak hal-hal juga yang terjadi setelahnya,"


"Kamu tidak perlu terlalu memikirkannya,"


"Hpmh, padahal aku sudah memberimu kesempatan untuk bisa pergi makan malam dengan gadis cantik seperti ku, namun kamu baru saja menyia-nyiakannya, itulah kenapa kamu masih jomblo sampai sekarang," kata Viona dengan sedikit kesal.


"Astaga, kamu mulai lagi, baik-baik. Mari kita bicarakan setelah Dungeun ini selesai?"


"Ya, Aku akan menyeretmu entah kamu mau atau tidak, hpmh,"


"Baik-baik, terserah Nona Viona."


Mungkin kata-kata ringan itu suatu saat akan dia rindukan sebuah janji kecil yang mereka buat.


Sekarang, Tim Ekspedisi mulai memasuki kabut hitam, hal-hal mistis memang terjadi ketika berada di dalam kabut itu. Seperti, Kabut ini mencoba untuk menyerap energi jiwa makhluk hidup yang memasuki Kabut.


Ketua Tim Ekspedisi jelas segera waspada dengan keberadaan kabut ini segera menyuruh tim bagian Pendukung, untuk membuat Prisai mengelilingi mereka, untuk menghalau efek dari kabut itu.


Semakin dekat kearah Gerbang Dungeon, cuaca menjadi semakin buruk tidak hanya kabut hitam, namun badai pasir datang.