The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 70: Awal Kemalagan



Viona yang melihat monster mendekat ke arah Seo Jun-Woo itu, segera mengaktifkan salah satu kemampuannya untuk membuat sebuah perisai. Seo Jun-Woo yang terlalu fokus tentang mencari tahu hal-hal yang terjadi sampai menjadi cukup ceroboh membiarkan ada monster yang ada di belakangnya.


"Aku rasa, sebaiknya mengalahkan beberapa hal hal menyebalkan tunggu dulu! Kamu tenang lah sebenarnya aku ini cukup kuat!"


"Kamu... Jangan bersikap sok Kuat!!"


Kali ini yang muncul sekitar sana, adalah monster Sandworm dan Golem seperti sebelumnya. Namun ada beberapa tambahan monster yang belum pernah Seo Jun-Woo lihat.


Desert Scorpion


Rank A


Itu adalah kalajengking raksasa, yang sepertinya salah satu habitat yang tinggal di gurun juga. Monster itu memiliki cakar tajam dan bisa melumpuhkan musuh, belum lagi sepertinya memiliki semacam racun yang mematikan. Hal itu juga yang membuat Viona dari tadi berkeliling dan menyembuhkan orang-orang yang terkena racun benar-benar mengurus tenaga gadis itu.


Jumlah kelabang itu sangat banyak dibandingkan monster lainnya. Dan yang paling aneh kalajengking kalajengking ini hanya ada di sisi kiri tidak menyerang hal-hal yang ada di sisi kanan. Berbeda dengan Monster lainnya.


Seo Jun-Woo menebas salah satu kalajengking, namun cakar nya yang tajam dan keras itu menahan pedangnya. Melihat di sekitar, dan tidak ada yang terlalu memperhatikan dia mencoba menggunakan salah satu kemampuannya.


[Kemampuan Solarflare diaktifkan]


Leser hitam segera menebas kekerasan kelabang itu, mematahkan salah satu cakar tajamnya. Namun seolah tidak ada habisnya, monster-monster itu masih keluar dari dalam pasir, terus aja menyerang.


Seo Jun-Woo memperhatikan di sisi kanan yang kebanyakan hanya Hunter laki-laki mereka juga sepertinya cukup kewalahan di sisi kanan, dan tidak bisa membantu disini, namun hal-hal cukup membingungkan juga kenapa ada lebih banyak monster di sisi kiri ini?


Setelah beberapa lama, dan menebas cukup banyak Monster, Seo Jun-Woo akhirnya memiliki kesempatan untuk bisa bertanya pada Choi Hana saat berada di tengah pertarungan.


"Sebenarnya apa yang terjadi?"


"Seo Jun-Woo? Kamu disini? Lalu Master?"


"Dia saat ini bertarung di tempat lain yang dilatih aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi?"


"Awalnya semua baik-baik saja, namun setelah kira-kira setengah jam sejak kalian pergi tiba-tiba sekumpulan monster kelabang datang menyerang kami, kami tidak tahu kenapa monster monster kelabang itu menyerang namun, monster itu bersikap sedikit aneh dan hanya menyerang Hunter wanita, itulah kenapa kami memutuskan untuk sedikit berpisah dan menyuruh Hunter Pria menyerang dari jarak jauh, sampai kemudian disusul oleh kemunculan Monster lainnya, yang membuat orang-orang disisi Kanan menjadi sibuk, tidak memiliki waktu untuk membantu kami,"


Seo Jun-Woo yang mendengar hal-hal itu segera terkejut,


"Apa? Kenapa kamu malah membiarkan menjadi umpan?"


"Apa lagi yang bisa kami lakukan?"


"Sial,"


Seo Jun-Woo entah kenapa merasa tidak berdaya dengan situasi ini namun tetap saja merasa ada yang aneh dengan monster-monster di sekitar sini terutama tipe kelabang. Tidak memiliki terlalu banyak waktu untuk melanjutkan berbicara dua orang itu kembali bertarung lagi.


Setidaknya, Seo Jun-Woo merasa cukup lega karena sudah sempat memanggil bantuan semoga saja entah Kim Jung Hwa atau Li Weny segera datang membantu mereka, untuk saat ini yang bisa dia lakukan adalah mengatasi sebanyak-banyaknya musuh.


Seo Jun-Woo mulai mengaktifkan salah satu kemampuan deteksi miliknya, dan benar saja dari salah satu tempat di mana para monster kelabang Muncul, Seo Jun-Woo merasakan energi kegelapan yang terasa aneh.


Jadi dia memutuskan untuk mencoba mengecek disana, tentu saja sangat sulit untuk mendekatinya mengingat ada banyak kalajengking raksasa di sekitarnya.


"Hey! Kamu mau kemana? Disana berbahaya!!" Kata Viona dengan cemas melihat Seo Jun-Woo yang mendekat kearah kerumunan kelabang yang ada di sana.


Choi Hana disisi kiri mencoba melindungi member Guild Starlight lainnya, dan menjadi terluka, namun dia tetap berusaha untuk bertarung di sana. Viona benar-benar dihadapkan dengan keputusan sulit apakah pergi menuju Seo Jun-Woo yang akan melakukan hal-hal berbahaya mencoba menberikan Buff ataukah mendatangi Choi Hana yang terluka untuk menyembuhkannya.


Namun sepertinya pilihan sudah jelas, Viona yang merasa tidak nyaman itu segera mendatangi arah Choi Hana.


"Kak Hana, tolong tunggu sebentar,"


Gadis itu memasuki medan pertempuran Choi Hana, dan mulai menggunakan skill penyembuh jarak jauh nya juga untuk membuat perisai untuk melindungi Choi Hana sementara waktu.


Sangat beruntung, Viona datang tempat waktu, dalam beberapa saat Choi Hana yang terkena cakar tajam kalajengking itu segera pulih dari cederanya. Merasa hal-hal disana beres, sekarang Viona kembali melihat kearah Seo Jun-Woo berada, yang ternyata saat ini tengah dikepung oleh begitu banyak kalajengking.


Seo Jun-Woo tentu saja merasa kewalahan, karena jumlah monster kalajengking yang keluar lebih dari yang dia kira.


Suara seperti benda tajam saling beradu terdengar makin interes. Pedang Seo lagi-lagi bertemu dengan cakar keras dari Kalajengking itu. Namun masih sulit untuk menghancurkan cangkang keras dari kalajengking itu.


Seo Jun-Woo jelas segera mencoba mengaktifkan salah satu Kemampuannya yang lain. Segera dia mengunakan Shadow Blast untuk mencoba meledak kan Kalajengking disana. Itu membuat ledakan yang cukup keras membuat Viona yang datang mendekat menjadi kaget.


"Seo Jun-Woo itu..."


Ledakan Shadow Blast berhasil menghancurkan beberapa cangkang keras dari kalajengking itu dan melemparkan beberapa diantaranya menjauh darinya. Namun Seo Jun-Woo menjadi terkejut melihat kedatangan Viona tiba-tiba disampaignya.


Dia jelas segera membuat alasan,


"Ini... Hanya salah satu kemampuan turunan dari Aura milikku, udah aku bilang aku setidaknya cukup buat bukan?"


Viona yang mendengar itu segera menunjukkan ekspresi kemarahan,


"Kamu masih bisa berkata seperti itu di saat-saat seperti ini?"


"Tentu saja, disaat seperti ini harus tetap percaya pada kemampuan sendiri,"


Merasakan Aura hangat tiba-tiba, Seo Jun-Woo merasa sedikit tenang, memiliki seorang penyembuh di saat-saat seperti ini adalah hal yang sangat baik. Diam-diam Seo Jun-Woo menatap gadis yang ada di depannya itu yang terlihat berkeringat sepertinya benar-benar sudah bersusah payah untuk bisa menyembuhkan semua orang yang ada di sini.


"Terimakasih, kamu sepertinya berusaha keras," kata Seo Jun-Woo tiba-tiba.


"A-- Apa? Ini bukan saatnya bukan? Lihat! Monster kalajengking masih ada banyak di belakangmu!"


Seo Jun-Woo segera mulai bangkit dan keluar dari prisai perlindungan yang dibuat oleh Viona, kembali bertarung lagi, selain bisa memulihkan tubuhnya, ternyata Viona juga memiliki beberapa kemampuan untuk mengembalikan beberapa stamina.


Seo Jun-Woo tiba-tiba merasa sangat segar kembali dan mulai memperkuat kemampuannya. Tujuan yang dia miliki masih sangat jelas yaitu lubang aneh yang terasa memiliki semacam sihir kegelapan.


Seo Jun-Woo terus maju dan melindungi dirinya dengan Prisai Kegelapan, sambil meledakkan beberapa kelabang untuk menjauh, menyalahkan mereka langsung akan tetap sulit.


Sampai jarak Seo Jun-Woo tinggal beberapa meter dari lubang misterius itu, sebuah hujan panah tiba-tiba mendatangi nya dari berbagai sisi.


Seo Jun-Woo mungkin tidak siap dengan serangan itu, karena terlalu fokus dengan lubang misterius itu. Namun Viona yang ada di dekat sana, tentu saja menyadari serangan itu.


"Hey Awas!!"


Viona maju kedepan kearah Seo Jun-Woo, mencoba untuk membuat Prisai pelindung untuk melindungi keduanya dari serangan hujan panah yang datang dari mana.


Sayangnya, panah-panah itu terlalu kuat dan segera menembus pertahanan yang dibuat Viona, membuat gadis itu terkena beberapa panah. Dan lagi serangan panah itu, tidak berhenti dan malas semakin banyak dan menuju kearah Viona yang tidak memiliki pertahankan itu.


Seo Jun-Woo jelas aja menjadi panik dan mencoba untuk menarik Viona kearahnya, agar tidak terkena panah lagi.


Namun sayangnya hal-hal sudah terlambat. Viona sudah berlumuran darah, darah sekarang memenuhi tangan Seo Jun-Woo.


"Viona.. kenapa kamu...."


Namun gadis itu tersenyum dan berkata,


"Ah, syukurlah kamu tidak apa-apa, setidaknya aku sudah bisa membayar utangku?"


"Hey apa yang kamu katakan?"


"Kamu, jangan bertingkah sekuat seperti itu dan mencoba melakukan semuanya sendiri..."


Suara gadis itu terasa lemah.


Seo Jun-Woo bahkan tidak sempat untuk menatap tubuh gadis itu lama-lama karena serangan kalajengking mulai datang lagi. Hujan panah sepertinya sudah berhenti.


"Kamu tunggu sebentar!"


[Kemampuan Dark Nova diaktifkan]


Tiba-tiba arena disekitar itu dipenuhi dengan kekuatan kegelapan dan cahaya yang kuat, menyerang kearah lubang misterius yang penuh dengan Kelabang itu. Hal-hal itu membuat ledakan cukup besar. Hal-hal itu segera menghancurkan habis monster kalajengking yang berada disekitar sana.


Sayangnya, saat hal itu terjadi ada sebuah ledakan lainnya di arena dimana Choi Hana berada, membuat seluruh tempat itu segera tertutup kabut asap yang besar, membuat serangan Seo Jun-Woo juga menjadi samar-samar karena ledakan lainnya itu.


Seo Jun-Woo hampir dipusingkan juga oleh kabut asap itu, namun pandangan masih jelas, masih tetap memeluk gadis yang ada di tangannya itu, dan mengeluarkan beberapa ramuan penyembuhan.


Namun semua ramuan penyembuhan itu tidak berguna.


"Tunggu, tetap sadar, Viona..."


Seo Jun-Woo mulai mencoba untuk melihat luka panah yang menacap pada Viona. Dengan hati-hati mencoba mengambilnya satu demi satu, sambil menyiramkan ramuan penyembuhan. Seo Jun-Woo tentu saja cukup berpengalaman untuk mencabut panah-panah semacam ini, karena dulu pernah melakukannya juga.


"Cukup... Jangan buang-buang Potion penting, Aku... Kalian sudah tidak memiliki cukup Penyembuh sekarang," kata Viona yang mulai muntah darah.


Ada sebuah notif yang muncul didepan Viona, yang tidak bisa Seo Jun-Woo lihat.


[Kesehatan mu berkurang dengan drastis!]


[Kamu terinfeksi racun, Kesehatan mu berkurang dengan drastis!]


[Kesehatan mu menurun dengan cepat oleh racun]


[Efek Potion Gagal! Luka terlalu dalam]


[Kamu akan segera mati, jika kesehatan terus menurun]


"Jangan bicara omong kosong!"


"Maaf karena tidak bisa menepati janji..."


Setelah mengatakan itu, Seo Jun-Woo tidak bisa lagi mendengar suara dari gadis itu nafas gadis itu tiba-tiba menjadi semakin lemah.


Seo Jun-Woo panik, mencoba untuk mencari penyembuh lain yang ada di sana namun lokasi tertutup dengan asap, orang-orang benar-benar terlihat dalam kekacauan dan sibuk bertarung dengan sengit.


"Tunggu aku akan menyelamatkan mu...."