
[Kemampuan Dark Heavenly Thunder diaktifkan]
Segera tombak Seo Jun-Woo diselimuti oleh energi petir hitam yang mematikan, dia memperbanyak mana untuk membuat tombak yang ada di tangannya menjadi lebih tajam.
Seo Jun-Woo cukup yakin, ini masih Kemampuan yang sama yang dulu bisa mengakhiri Alter Ego Dewa Kegelapan. Bahkan ini sudah di kembangkan ditambah dengan kekuatan energi kegelapan, walaupun tidak benar-benar sekuat serangannya yang dulu ini jelas setidaknya tidak seburuk itu.
[10% mana dimasukkan dalam Dark Heavenly Thunder]
Seo Jun-Woo masih merasa ini belum cukup dia mulai menambahkan mana yang dia miliki lagi.
[10% mana dimasukkan dalam Dark Heavenly Thunder]
.
.
.
[Fregmen of The Light and Fregmen of The Darkness sedang beresonansi, hitung mundur 5% sebelum peluncuran]
Terlihat, energy yang Seo Jun-Woo berikan untuk kemampuan itu saat ini sedang diproses dan membutuhkan hitung mundur. Semakin banyak energi yang ditambahkan, semakin lama proses persiapan. Seo Jun-Woo tahu, ini bukan kemapuan yang cocok jika digunakan sendirian karena proses persiapannya yang lama Jika benar-benar menginginkan kekuatan serangan yang kuat.
Hampir mengigatkan Seo Jun-Woo pada serangan Kim Jung-Hwa yang meruntuhkan gedung Guild Celestial Triad yang ada di Tokyo. Namun jelas, itu memiliki tambahan sebuah artefak sehingga bisa menjadi sekuat itu.
Namun Seo Jun-Woo menjadi cukup percaya diri dengan kemampuannya ini, karena tombok yang dia gunakan, setidaknya setingkat dengan Artefak Legendaris. Ini masih merupakan senjata dari salah satu Raja Iblis, jelas bukan senjata biasa.
Gelombang energi kegelapan yang ada di dalam senjata, resonansi dengan kekuatan fragmen kegelapan membuat kemampuan itu menjadi semakin kuat.
[30% sebelum peluncuran]
.
.
.
.
[65% sebelum peluncuran]
Disaat seperti ini, Seo Jun-Woo menatap kearah Kim Jung Hwa yang saat ini mulai melancarkan serangan-serangannya kepada William, mencoba untuk menembus pertahanan kuat itu sekali lagi. Yups, dengan ini Seo Jun-Woo merasa masih memiliki cukup waktu untuk persiapan.
Tolong tahan sedikit lagi.
DUARRR DUARRR
Sayangnya, serangan William ternyata cukup kuat untuk bisa melemparkan Kim Jung-Hwa kebelakang, dan terluka hingga dia hanya terbaring di tanah, sambil memuntahkan darah.
"Sialan!"
Seo Jun-Woo mulai mengeluh sambil membaca pemberitahuan yang ada di depannya.
[87% sebelum peluncuran]
'Tinggal sedikit lagi! Ayolah! Bertahan sebentar lagi!'
Sayangnya, sepertinya harapan Seo Jun-Woo menjadi semakin rendah ketika serangan-serangan laser berwarna hijau meluncur dari jarak jauh ke arah Kim Jung-Hwa, itu serangan dari seorang gadis yang sepertinya Avatar dari Constellation Virgo.
Dengan kemampuan Apinya, Kim Jung Hwa berhasil mulai terbang Untuk menghindari serangan itu namun leser-leser itu segera mengikutinya.
CRASSS
Tidak bisa di hindarkan ketika leser-leser itu mengenai Prisai Cahaya milik Kim Jung Hwa, namun perisai yang dipasangnya tidak cukup untuk menahan serangan itu belum lagi ada William yang menyerang dengan ganas ke arahnya.
DUAKK
Seo Jun-Woo yang melihat pemandangan itu merasa cukup cemas dan akhirnya menyadari betapa satu detik terasa sangat lama.
[95% sebelum peluncuran]
"Ayo sedikit lagi!"
[100% persiapan selesai]
Dan dengan itu, tombak di tangan Seo Jun-Woo segera dia lemparkan dengan kecepatan penuh menuju ke arah William. Mungkin karena awalnya William terlalu fokus pada Kim Hwa, dia tidak menyadari arah serangan itu sampai tinggal beberapa meter. Namun itu sudah terlambat ketika dia mulai memasang penghalang.
Penghalang yang dia pasang bagaikan kertas di hadapan serangan mematikan itu.
"AKHHHHH .... "
Terdengar teriakan ketika Tombak itu berhasil menembus perut William, sampai kebelakang, membuat serangan yang cukup mematikan.
Tidak sampai disana, Kim Jung-Hwa tentu saja memanfaatkan celah itu dengan baik dan mulai mengaktifkan salah satu kemampuannya.
[Kemampuan Wave of Firestorm diaktifkan]
Sekarang gelombang energi api yang sangat besar diarahkan kepada William, Karena rasa sakit yang mengenai bagian patah tubuhnya itu, William tidak memiliki energi untuk memasang penghalang atau bertahan lagi.
DUARRR
Ledakan segera terjadi, tubuh William benar-benar mulai termakan oleh gelombang api dan terperangkap dalam ledakan besar itu.
Itu adalah akhir dari pertarungan sengit itu bersama dengan jatuhnya sekali lagi bintang-bintang yang ada di langit.
Kim Jung-Hwa yang merasa kelelahan itu mulai berbaring di tanah. Sayangnya, gadis yang sebelumnya sempat menghindar dan melarikan diri dari tempat itu, namun sebelum pergi Gadis itu memberikan serangan jarak jauh yang mengerikan.
Leser kuat segera menuju kearah Kim Jung-Hwa yang masih berbaring di tanah.
CRASSS
Sangat beruntung, Seo Jun-Woo datang tepat waktu dan memasang perisai pelindung sebelum serangan itu mengenai Kim Jung-Hwa.
"Kamu benar-benar sangat ceroboh," kata Seo Jun-Woo merasa sedikit lega.
Kim Jung-Hwa tentu saja kaget dengan penyelamatan tiba-tiba itu.
"Siapa Kamu sebenarnya?"
"Seo Jun-Woo, seseorang yang ada di pihakmu, apapun yang terjadi. Aku akan ada di sisimu mulai sekarang jadi kamu tidak perlu sendirian lagi, kita akan menghadapinya bersama-sama, jadi berhentilah bersikap keras kepala," kata Seo Jun-Woo mencoba membantu Kim Jung-Hwa berdiri, sambil memukul pelan kepala Kim Jung-Hwa.
Dia lalu mulai melanjutkan berbicara sambil menatap ke arah langit di mana bintang-bintang berjatuhan.
"Mulai sekarang dan seterusnya, Aku akan membantumu, membawa turun semua bintang di langit, kamu tidak perlu terlalu menanggung banyak beban mulai sekarang, percayalah padaku oke?"
Kim Jung-Hwa tidak membalas perkataan itu dan hanya diam saja. Seo Jun-Woo tidak terlalu peduli.
Itu adalah akhir dari pertempuran hari itu, sisanya di pertempuran lainnya, begitu kabar bahwa William sudah dikalahkan, seperti Anggota Guildnya mulai mundur dan melarikan diri.
Namun sekarang, ada hal-hal gawat lainnya.
"Ah, sekarang pasti Para Constellation Zodiak sudah tahu apa yang terjadi," kata Seo Jun-Woo.
Melihat dia tahu bagaimana pengecutnya Para Zodiak, kedepannya pasti akan sulit untuk menangkap mereka satu persatu. Belum lagi soal Guild Pemuja Dewa Kegelapan, Aiden Will.
Hal-hal masih banyak yang harus diurus ini semua baru permulaan.
Pertarungan sesungguhnya dimulai dari sekarang.