
Di langit yang cerah, seekor Naga Air mengudara dengan elegan. Sisiknya yang indah mengkilap dan matanya yang merah menyala dengan niat jahat. Naga itu memiliki kekuatan Elemen Air dan Kegelapan yang tersembunyi dalam tubuhnya yang mematikan. Dengan sayapnya yang megah, ia menyapu langit dan mengepalkan cakarnya yang tajam seolah-olah menantikan kejadian berikutnya.
Orang-orang dari Guild Mystic Trinity yang tersisa, segera terhempas oleh serangan mematikan dari Naga itu, bahkan Burung Roc Raksasa di langit, langsung terburu-buru terbang dengan kecepatan tinggi benar-benar merasa ketakutan dan ingin melarikan diri dari kawasan itu secepatnya.
Jimmy yang untungnya berada cukup jauh dari Naga itu, segera mencoba melarikan diri dari sana menuju ke tempat Seo Jun-Woo.
"Astaga, aku tidak mengira ada makhluk semacam itu di sini... Kali ini Anggota Mystic Trinity benar-benar musnah!! Apa yang harus kita lakukan sekarang? Aku juga tidak yakin bisa mengalahkan monster itu!!"
Seo Jun-Woo yang mendengar itu jelas segera mengangguk setuju.
"Bener, itu merepotkan, sebaiknya kita mencoba melarikan diri saja dari sini!"
Itu adalah niatnya dari awal, bukannya Seo Jun-Woo tidak ingin mencoba, namun dia juga masih meragukan kemampuan yang saat ini dimilikinya Apakah benar-benar sudah mampu melawan Monster level S?
Dan sepertinya itu bukan Monster biasa, itu adalah Naga, yang setara dengan Bos Dungeon, terlebih ini Dungeun Hitam. Pertarungan di tengah gurun seperti ini jelas arena yang paling tidak menguntungkan.
Sayangnya, niat dari dua orang itu segera panah, karena tatapan Sang Naga di langit, menuju ke arah semak-semak tempat mereka berdua bersembunyi.
Sang Naga mulai membuka mulutnya berniat memberikan sebuah serangan yang kuat.
"Gawat!!"
Dua orang itu, segera buru-buru untuk pergi dari sana sayangnya, gelombang Air itu mengenai mereka berdua, tepatnya, Jimmy yang tidak memiliki kemampuan perlindungan, terbaring pingsan karena efek serangan itu.
Seo Jun-Woo berhasil bertahan karena, Prisai kegelapan yang menyelimuti tubuhnya sayangnya perisai ini tidak bisa diperlebar mengingat jika diperlebar akan mengurangi ketahanannya, terlebih serangan itu berasal dari Monster level S!!
Ini masih serangan dari tekanan Air yang mengerikan, Seo Jun-Woo buru-buru memeriksa pria yang ada di pasir itu, dan memeriksa bahwa dia setidaknya masih hidup dan bernafas dengan baik, hanya pingsan karena tekanan Air.
Setidaknya, ini membuat Seo Jun-Woo lega.
Lalu sekarang...
Tatapannya, beralih menatap ke arah naga yang ada diatas sana. Saat ini hanya ada mereka berdua.
Seo Jun-Woo dan Naga itu berhadapan satu sama lain di oasis yang terpencil, sebuah keheningan menyebar di sekitar mereka. Melihat sikap agresif yang ditunjukkan oleh naga itu, dan juga Elemen Kegelapan yang besar yang bisa Seo Jun-Woo rasakan dari Naga itu, dia berpikir bahwa pertarungan ini sepertinya tidak bisa dihindari.
Seolah Itu adalah sebuah pertarungan yang di takdirkan.
[Kemampuan Calestial Wing's di aktifkan]
Sebuah Sayap Cahaya mulai muncul di sekitar Seo Jun-Woo, sayap-sayap itu mulai perlahan-lahan membawanya terbang. Dia dengan kepercayaan diri yang membara, melangkah maju dan mengayunkan pedangnya yang berkilauan, memancarkan cahaya yang menyilaukan. Dalam gerakan yang elegan, ia menyatukan kekuatan Elemen Cahaya dan Kegelapan, menciptakan serangan yang menakutkan mengarah pada Naga itu.
Siap melancarkan serangan pertama.
Namun, Naga tidak tinggal diam. Dengan sigap, ia meluncur maju dan mengelilingi Seo Jun-Woo dengan kecepatan kilat, mengayuhkan cakar tajamnya. Menyadari bahaya yang mengancam, Seo Jun-Woo mengunakan kekuatan kegelapnya dan membentuk perisai cahaya dan kegelapan yang melindunginya dari serangan Naga itu.
Segera dia mulai terbang sedikit menjauh menjaga jarak antara keduanya.
[Kemampuan Solarflare diaktifkan]
Dia memilih untuk melancarkan beberapa serangan jarak jauh ke arah naga itu, namun naga itu berhasil menangkis serangan-serangan itu dengan sayapnya yang kuat. Benar-benar tidak menggores sedikitpun tubuh Naga itu.
Naga juga mulai mengeluarkan serangan mematikan yang dimilikinya, menyemburkan air mendidih dari mulutnya. Tetapi Seo Jun-Woo tangkas dalam menghindar, menerobos serangan air yang menghujani oasis. Ia menggunakan kekuatan Elemen Kegelapan untuk menciptakan bayangan yang mengecoh Naga, menyulitkan makhluk tersebut untuk mencapainya.
Pertarungan sengit itu terus berlanjut, Seo Jun Woo sekarang mulai mengayuhkan pedangnya lagi, mengunakan gabungan dari kekuatan elemen cahaya dan kegelapan yang ada di pedangnya untuk menebas monster naga yang ada di depannya.
CRASSS
Suara yang ketikan mulai membentur sisik naga yang keras mulau terdegar, seolah sudah mengira hal-hal ini akan terjadi, Seo Jun Woo segera mulai mengaktifkan kemampuannya yang lain.
[Kemampuan Dark Nova di aktifkan]
Segera gelombang energi yang sangat besar mulai terbentuk tepat di depan tebang miliknya, kombinasi anatara kegelapan dan cahaya, energi yang telah terkompresi itu segera membentuk sebuah ledakan besar yang mampu menyayat dan melukai bagian kiri tubuh Naga raksasa itu, memberikan beberapa goresan yang menyakitkan.
Naga yang akhirnya merasakan rasa sakit di tubuhnya itu mulai mengaunm dengan keras, dia mulai mencoba terbang menjauh dari sana, menghindari serangan Seo Jun Woo. Mungkin karena dia terluka naga itu menjadi semakin marah, sisik yang awalnya berwarna biru perlahan-lahan berubah menjadi hitam.
Naga itu mulai mengeluarkan gelombang energi yang sangat besar dari mulutnya itu semacam gelombang energi kegelapan yang terkompresi. Seo Jun Woo jelas saja menjadi cukup kaget tentang bagaimana monster itu ternyata memiliki kemampuan kegelapan. Dia mulai terbang menjauh untuk menghindari serangan gelombang energi mengerikan itu, namun sayangnya Naga itu juga berputar mengukuti gerakan Seo Jun Woo.
Jelas merasa bahwa jika sampai terkena serangan itu pasti akan memberikan luka yang fatal, Seo Jun Woo akhirnya mencoba untuk mengaktifkan kemampuannya, mulai membentuk lagi gelombang energy kegelapan dan cahaya, Dark Nova segera mulai terbentuk dan diarahkan kepada gelombang kegelapan itu.
Serangan dua energi kegelapan bertemu di udara saling mendorong satu sama lain, mencoba mencari dominasi, Seo Jun Woo jelas merasa kalah dengan jumlah energi yang dimilikinya, membuat serangan Seo Jun Woo perlahan-lahan mulai terdorong mundur.
[Kemampuan Radiant Bust diaktifkan]
Untuk mencegah serangannya lebih terdorong mundur dia mulai mengaktifkan salah satu kemampuan dari elemen cahaya miliknya, tidak ada yang lebih efektif daripada kekuatan cahaya ketika itu melawan elemen kegelapan.
DUARRRR
Tambahan dari gelombang energi cahaya itu segera meledakkan kekuatan yang saling beradu itu, membuat gelombang pasir mulai muncul dan terbang ke berbagai arah membuat kekacauan di udara namun Sang Naga juga mulai memfokuskan energi lebih besar kepada serangan itu, membuat serangannya berhasil menagkis serangan Seo Jun Woo dan segera menuju kearah Seo Jun Woo. Kali ini, dengan sigap, dia mulai membuat sebuah tameng energi dari cahaya dan kegelapan untuk menahan kekuatan itu namun itu masih membuat dia terlempar menjauh beberapa ratus meter dan mebentur pasir, hingga membuat sebuah lubang yang begitu besar di pasir itu.
Darah mulai keluar dari mulut Seo Jun Woo ketika dia terbanting jatuh, dampak serangan itu kurang lebih sudah dikurangi namun tetap saja masih sangat menyakitkan. Hal-hal ini benar-benar terasa sangat familiar.
"Hah, itu adalah Monster level S+, sedikit lebih rendah dari level Alter Ego Dewa Kegelapan yang memiliki level SS. Hanya serangan seperti ini saja tidak akan membuatku merasa putus asa,"
Seo Jun Woo jelas segera mulai bangun dari posisinya dan mulai membangun kuda-kuda lagi bersiap untuk menyerang dan memberikan serangan balasan. Seo Jun Woo juga paham bahwa kemampuan yang dia miliki saat ini belum benar-benar bisa kembali sama seperti ketika dia menjadi Sang Pahlawan Seo Jun Hee, namun kali ini peningkatan kekuatannya menjadi di luar dugaannya karena efek dari Fregmen Kegelapan.
Jadi walaupun secara staristik, dia bahkan belum mencapai level S, namun kekuatan dan kemampuan yang dia miliki jauh di atas Hunter level A biasa, dan bahkan mungkin seorang level S belum tentu bisa mengalahkannya.
"Buka Invenroty,"
Rasa ini adalah saat yang tepat untuk menggunakan salah satu senjata rahasia yang sudah disiapkan, kali ini Seo Jun Woo mulai mengeluarkan sebuah tombak yang cukup panjang dan terlohat sangat kuat.
"Ini adalah Senjata Level A, walaupun masih level A, namun senjata yang di tempa oleh Constellation masihlah menjadi sesuatu yang sangat kuat apalagi tombak itu juga diberikan berkah oleh pembuatnya,"
Seo Jun Woo kali ini mulai lebih percaya diri dengan menggunakan rumah itu selain menggunakan pedang dia juga cukup ahli menggunakan senjata tombak. Dia pernah di juluki Master Material Art karena kemampuannya dalam mengendalikan dan menggunakan berbagai senjata dan tekniknya yang sangat hebat.
Memanfaatkan daerah yang berada di sekitarnya masih tertutup dengan badai pasir akibat benturan dua kekuatan hebat tadi, Seo Jun Woo mulai mengumpulkan energi ke dalam tombak miliknya bersiap untuk menyerang Naga itu memberikan sebuah serangan kejutan.
[Kemampuan Holy Smite diaktifkan]
Kali ini dia mencoba fokus untuk mengaktifkan kemampuan elemen cahaya yang dimilikinya, dengan kecepatan penuh dia segera melesat kedepan menuju kearah Naga yang masih kebingungan karena efek ledakan dan badai pasir di sekitar daerah itu.
Seo Jun Woo tentu saja bisa melihat dengan jelas dengan salah satu kemampuannya itu dia sengaja membidik pada luka yang sebelumnya dia buat pada Naga itu.
GRRRRRRSSSS
Lagi-lagi, Naga itu mulai kesakitan ketika sebuah tombak mulai menembus ke tubuhnya yang keras itu, dia mncoba melemparkan Seo Jun Woo menjauh dengan sayapnya. Namun Seo Jun Woo masih terfokus untuk memberikan tusukan lebih dalam pada naga itu.
Sabar tiba sebuah energi kegelapan mulai muncul dari luka naga itu, seolah membuat prisai yang sangat tebal sehingga Seo Jun Woo tidak bisa untuk menusuk lebih lama.