
Sosok monster ular yang ada ditengah-tengah aula itu, mulai merubah wujudnya, menjadi manusia setengah ular, namun tentu saja masih dengan rantai-rantai yang mengikat sisi-sisi tubuhnya, tatapannya masih menatap curiga pada orang-orang yang baru saja datang.
"Sungguh, kata-kata yang begitu tidak bisa dipercaya keluar dari mulutmu, Libra,"
Sosok seorang wanita berjubah dengan timbangan ditangannya itu, segera berkata lagi,
"Aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Aku di sini untuk membebaskanmu."
"Berhenti bicara omong kosong, Libra! Di mana si Brengsek Leo itu hah? Aku akan membunuhnya!" Kata Ophiuchus dengan penuh kemarahan dan emosi yang terlihat jelas di wajahnya.
Libra yang mendengar itu hanya tersenyum dan berkata,
"Dia sudah mati."
Ekspresi tidak percaya muncul di wajah Ophiuchus.
"Si Bajingan itu mati? Jangan bercanda, orang sepertinya harusnya hanya mati di tanganku!"
"Ophiuchus, tenangkan dirimu. Libra hanya mengatakan yang sebenarnya. Leo benar-benar sudah mati banyak dari Para Zodiak yang mati, dan hanya tinggal kami bertiga. Kita jelas harus saling membantu dan bersatu itulah kenapa kami disini untuk membebaskanmu." Kata Virgo yang ada disamping Libra, walaupun masih ada sedikit keraguan dihatinya ketika mengambil keputusan itu.
Namun sosok Ophiuchus malah tertawa.
"Apa? Dia benar-benar mati begitu saja? Sungguh Lucu, dan kalian Para bajingan berniat membebaskanku setelah kematiannya? Kalian pikir Aku bodoh? Kalian pasti memiliki tujuan tersembunyi."
Libra sekali lagi berkata dengan tenang,
"Tidak ada maksud tersembunyi apapun. Aku hanya ingin, kamu membantuku menyelamatkan Constellation Zodiak kita yang ada diambang kehancuran, untuk menjadi Raja Zodiak kita yang baru."
Ophiuchus yang mendengar kata-kata itu, sekali lagi diliputi dengan rasa tidak percaya, dia hanya tertawa meremehkan, dan berkata,
"Hahahaha, bukankah itu karena kalian lemah? Jika hancur, maka hancurlah saja! Ini tidak ada hubungannya denganku."
"Apakah kamu tidak ingin bebas?" Kata Libra lagi.
"Kenapa menanyakan hal-hal yang sudah jelas?"
"Aku beritahu padamu. Jika Constellation Zodiak kita runtuh, kamu juga akan ikut jatuh, karena kita semua satu kesatuan."
"Apakah aku terlihat seperti orang yang peduli?"
Si kembang Gemini yang dari tadi diam, sekarang mulai membuka mulutnya dan berkata,
"Ophiuchus, Aku tahu, tidak ada di antara kita yang lebih serakah dan menginginkan kekuatan dari pada kamu di Antara Para Zodiak kita. Jadi kenapa kamu tidak mengikuti kami dan mendapatkan kebebasan mu? Tidakkah kamu bosan dikurung di tempat ini?"
"Kata-kata yang bagus dari seseorang yang memenjarakanku di sini," kata Ophiuchus dengan marah, mulai mengingat kejadian di mana Dia mulai ditahan di tempat gelap itu untuk entah berapa lama waktu.
Tiga orang yang datang itu kembali terdiam, benar-benar tidak tahu bagaimana harus membujuk sosok yang ada di tengah aula. Namun kata-kata tidak terduga terdengar dari sosok di tengah Aula.
Ekspresi senang terlihat di wajah Libra.
"Tentu saja. Bagaimanapun juga, kita semua harus bersatu menghadapi krisis."
Sosok di tengah Aula hanya menujukan senyumannya, tidak mengatakan apapun.
Dalam beberapa saat, Libra mulai merapalkan sebuah mantra, lalu perlahan-lahan rantai-rantai yang mengikat sosok ular di tengah Aula itu hilang.
Sosok penuh sisik itu, mulai perlahan mengerakkan tangannya dan merayap dengan kaki ularnya.
Sebuah kekuatan yang sudah lama tidak dia rasakan kembali memenuhi dirinya setelah terbebas dari rantai itu. Perasaan kembali menjadi kuat dan mendominasi.
"Dengan ini, kita pasti akan bisa mengembalikan kejayaan Zodiak." Kata Libra lagi, terlihat berpikir positif.
Namun hal yang tidak dia duga adalah sosok Ophiuchus yang mulai menggerakkan ekor ularnya dan mulai melit Virgo yang tidak memiliki pertahanan.
"Akhhh.... Apa yang kamu lakukan?" Kata Libra panik, dia mulai mundur ke belakang dan memasang perisai pertahanan. Dia hanya tidak mengira bahwa kemungkinan yang paling buruk terjadi.
Sebuah senyuman licik muncul di wajah Ophiuchus bersama dengan tubuh Virgo yang hancur. Sebuah kekuatan misterius seolah-olah menyedot kekuatan di tubuh Virgo.
"Apa? Aku disini untuk menjadi Raja Zodiak seperti yang kalian mau. dan untuk melakukannya Bukankah aku harus mendapatkan kekuatan kalian Para Zodiak? Karena kita semua adalah satu, jadi kita semua harus kembali bersatu,"
"Tidak!!!"
Libra terlihat panik ketika Ophiuchus mulai menyerangnya juga.
####
Di tempat lainnya, Seo Jun-Woo masih mendiskusikan beberapa hal dengan Kim Jung-Hwa tentang situasi yang terjadi. Hal-hal terutama sejak portal-portal aneh muncul.
Mereka juga sedang memikiran tentang bagaimana cara mereka mengatasi Zodiak yang tersisa.
"Jadi, Apakah mereka perlu dibereskan juga?" Tanya Kim Jung-Hwa.
"Sepertinya saat ini belum memungkinkan. Kamu lihat, ada krisis terjadi."
Ketika mereka berbicara, tiba-tiba terdengar suara dan begitu keras di langit, membuat mereka berdua kaget dan secara spontan keluar menuju balkon.
Hal-hal yang mereka lihat adalah diatas sana, tempat Bintang-bintang milik Zodiak yang tersisa, kali ini mulai bergerak.
Bintang-bintang yang awalnya milik beberapa Zodiak itu, perlahan-lahan bergerak dan menjadi suatu bentuk baru, simbol Ular yang sangat besar.
"Apa? Apa lagi ini?"
Simbol itu bersanding dengan bintang-bintang baru yang muncul sebelumnya. Seolah bintang-bintang itu menandakan awal dari kehancuran. Tidak berwarna terang dan bercahaya, namun memancarkan Aura cahaya hitam yang tidak diketahui.