The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 157: Konsekuensinya



Tepat setelah kejadian itu, ternyata bala bantuan dari Guild Guardian of Calestial segera datang, mereka jelas segera menyerbu markas Guild Pemuja Dewa Kegelapan itu, dan menolong Master Guild mereka dan Emiliana, yang dari tadi sepertinya kewalahan bertarung.


Beberapa juga mendatangi Seo Jun-Woo yang saat ini dalam keadaan tidak baik.


CRASSS


Sebuah serangan gelombang energi Api Suci segera menyerbu ke Hyde, membuat Hyde mundur dan mulai menjaga jaraknya dengan rombongan Seo Jun-Woo.


"Sepertinya orang-orang menyebalkan sudah datang." Kata Hyde jelas terlihat kesal karena aktivitasnya diganggu. Namun sepertinya, dia sudah menyelesaikan semua hal yang ingin dia lakukan.


Gelombang kekuatan memenuhi tubuhnya membuat luapan kekuatan yang sangat besar. Namun sayangnya energi yang ada di tubuhnya masih sangat tidak stabil. Segera, sepertinya dia mulai membuat sinyal, tertentu dan bawahannya segera datang.


Disana, sebuah portal hitam segera terbentuk.


Seo Jun-Woo jelas tidak akan membiarkan orang itu lari begitu saja.


[Kemampuan Wave of The Darkness diaktifkan]


Gelombang energi kegelapan segera dia arahkan pada Hyde, namun sayangnya kekuatannya itu benar-benar bisa dihalau dengan mudah oleh lawannya.


"Mari bertemu lain kali, Aku Hyde Will Ketua Guild Shadow Legion, bagaimana denganmu anak muda? Kamu benar-benar terlihat sangat menarik,"


"Aku tidak butuh menyebutkan namaku padamu!" Kata Seo Jun-Woo terlihat kesal. Namun dia juga mulai kehabisan energinya tidak bisa mencegah Hyde untuk pergi dari sana. Namun dia sudah tidak bisa apa-apa lagi, hanya melihat kepergian orang itu bersama dengan portal hitam dan mulai menghilang dalam kegelapan.


Jelas, Hyde tidak pergi sendiri sepertinya dia berhasil membawa Kang Min-Hee juga pergi dari sana, dan beberapa anak buahnya yang lain untuk melarikan diri.


Seo Jun-Woo hanya menatap kepergian orang-orang itu dengan ekspresi kesal namun dia tidak memiliki waktu untuk kesal, karena ada hal-hal mendesak lain yang harus dia urus.


Dengan itu, Seo Jun-Woo mulai memeriksa keadaan Cha-Eun yang sekarang dalam keadaan tidak sadarkan diri di tanah. Dia memeluk gadis itu dengan cemas, merasa kejadian seperti ini terlihat familiar.


"Kalian tidak apa-apa?" Tanya tim bantuan yang baru saja datang, sedang memeriksa keadaan mereka.


"Tolong segera panggilkan Saintess, untuk dia," kata Seo Jun-Woo sambil menunjuk kearah Kim Jung-Hwa, yang juga memintakan banyak darah dari tadi dan jelas sekali luka berdarah di perutnya masih terus keluar. Orang itu berhasil menahannya, namun jika terus dibiarkan jelas itu akan membahayakan nyawanya.


Seo Jun-Woo segera mengeluarkan Dragon's Tear's dari Inventorynya, mencoba untuk meminumkannya pada gadis itu. Namun Cha-Eun jelas sudah kehilangan kesadarannya, membuat Gadis itu sulit untuk meminumnya.


"Kamu harus meminumnya, kumohon ... " Kata Seo Jun-Woo masih berusaha membuat Gadis itu meminum Potion itu, sayangnya akhirnya Potion berharga itu tumpah karena kecemasan Seo Jun-Woo.


"Sial, Cha-Eun jangan seperti ini!"


Seo Jun-Woo mulai memeriksa keadaan Gadis itu di mana nafas Gadis itu perlahan-lahan mulai melemah, bersama dengan detak jantungnya yang semakin melemah.


Seo Jun-Woo tidak memikirkan kemungkinan ini. Tiba-tiba saja dia diliputi dengan ketakutan.


"Cha-Eun, jangan pergi dengan cara seperti ini kamu bahkan baru saja menemukan kebenaran."


Seo Jun-Woo merasa marah sedih dan kecewa pada dirinya sendiri karena tidak memperhitungkan kemungkinan ini. Dia begitu ketakutan, kembali mengigat kematian Viola sebelumnya, seorang yang tidak bisa dia lindungi karena keadaan.


Dan sekarang, sekali lagi ada korban tepat di depan matanya.


Untungnya, Emiliana segera datang kesana terlebih dulu setelah memberikan pertolongan pertama pada Kim Jung-Hwa.


"Biar aku Periksa, Kamu tidak usah khawatir semuanya akan baik-baik saja." Kata Emiliana.


Mendengar gadis itu, Seo Jun-Woo mau tidak tahu hanya mengangguk dan mempercayakan hal penting itu padanya.


Seo Jun-Woo menatap Emiliana yang sekarang mulai memancarkan Aura hangat dari tubuhnya dan diarahkan pada Cha-Eun. Dan benar saja, seperti sebuah keajaiban dalam sekejap perlahan-lahan tubuh gadis itu menjadi sangat baik, dan pulih, luka mematikan yang sebelumnya ada disana, segera menghilang perlahan-lahan.


Sekarang, Seo Jun-Woo akhirnya mengerti kenapa gadis itu di sebut Saintess. Ini layak mendapatkan julukan itu tentang bagaimana kemampuan penyembuhannya benar-benar sangat mengagumkan bisa membawa seseorang yang diambang kematian kembali dalam keadaan sehat.


Butuh perawatan cukup lama hingga Emiliana berhasil memulihkan kondisi Cha-Eun, namun Cha-Eun saat ini masih belum sadar juga.


"Sekarang dia hanya butuh untuk beristirahat. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi semua luka dalam dalam tubuhnya sudah membaik," kata Emiliana, sambil mulai mengelap keringat yang muncul, Gadis itu akhirnya sadar Jika dia sudah terlalu berlebihan menggunakan kekuatannya hari ini.


Pertarungan sebelumnya cukup menguras energi, penyembuhan Master Guild Starlight juga cukup menguras mana, melihat seberapa parah lukanya, dan terlebih luka gadis bernama Cha-Eun.


Karena berlebihan menggunakan Kekuatannya, Emiliana perlahan-lahan mulai kehilangan kesadarannya. Seo Jun-Woo tentu saja menangkap Gadis itu tepat waktu agar tidak jatuh ke tanah, tiba-tiba menjadi cemas.


"Emiliana?"


Salah satu anggota Guild Guardians of Calestial, segera datang dan mencoba menjelaskan situasi.


"Dia hanya kelelahan setelah menggunakan terlalu banyak Mana, tidak perlu khawatir dengan Saintess kami, dia adalah orang yang hebat."


Mendengar itu, Seo Jun-Woo akhirnya merasa lega. Namun perasaan leganya tiba-tiba saja menghilang ketika melihat bintang-bintang di langit mulai berjatuhan.


Itu adalah rasi bintang Leo yang mulai jatuh.


Dalam senja, bintang-bintang yang berjatuhan itu mulai terlihat jelas. Pamandagan yang sangat mengerikan.


Seo Jun-Woo sejujurnya tidak tahu apa yang terjadi. Seharusnya, serangan sebelumnya tidak sampai membunuh Leo?


Seo Jun-Woo kira, Leo sudah berhasil meloloskan diri dan pergi dari tubuh Cha-Eun.


Namun kenapa?


Sepintas beberapa pemikiran buruk mulai muncul. Dia ingat saat Aiden itu, mengeluarkan semacam kemampuan yang diarahkan pada Cha-Eun.


Jenis Kemampuan yang terasa cukup familiar untuknya.


Kemampuan untuk menyerap energi kehidupan mahluk lainnya.


Terlebih itu yang di serap energi kehidupan Constellation.


Seo Jun-Woo tidak mengira hal-hal itu bisa terjadi, dan Aiden bisa melakukannya. Dia saja, tidak benar-benar bisa menyerap energi Constellation secara penuh ketika Constellation itu masih hidup.


Namun ini ...


Sayangnya, keterkejutannya tidak sampai di sana.


Tiba-tiba, dunia memasuki kekacauan baru tepat Rasi Bintang Leo berjatuhan. Terasa seperti gempa bumi memenuhi tempat itu.


Dan sebuah Pemberitahuan segera muncul di hadapan semua orang di seluruh Dunia.


[Channel Dimensi 0003 Bumi, sekarang bergabung dengan Channel Universal. Mulai sekarang, hal-hal yang ada di Bumi bisa di pengaruhi oleh pihak Luar]


Dan ada beberapa Pemberitahuan tidak terduga, yang hanya bisa Seo Jun-Woo lihat.


['Outer Constellation' mulai bergabung di Channel Umum]


Beberapa keluhan juga mulai terdengar,


[Constellation 'The True of Judgment' menunjukkan ekspresi kesal dan berkata, "Inilah yang Aku takutkan, bahkan walaupun Leo itu licik, selama ini Constellation Zodiak masih menjaga Gerbang Dimensi, dan sekarang ketika Gerbang Dimensi rusak, tidak hanya Dewa Kegelapan yang bisa masuk kesini, namun Para Sampah dari Luar juga, keseimbangan benar-benar kacau sekarang."]