The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 196: Keinginan (Part 2)



Seo Jun-Woo mulai memejamkan matanya dan mulai berpikir ingatan aneh yang dilihatnya itu mungkin hanya sebuah mimpi buruk.


Bagaimana bisa ada Dungeon dan Monster yang tiba-tiba muncul?


Hal-hal semacam itu hanya terjadi di film-film.


Merasa akhirnya tenang, dia mulai mengikuti kembali aktifitas dengan Keluarganya, berbicara tentang begitu banyak hal. Sampai sebuah pertanyaan mengejutkan datang,


"Kakak mau masuk ke Universitas mana? Sebentar lagi Ujian Masuk Universitas bukan?"


Seo Jun-Woo terdiam sebentar dan mulai menggali ingatannya.


Universitas ya?


Dia sudah berusaha keras untuk belajar selama ini selama SMA. Belajar sangat keras tentu saja karena dia memiliki mimpi. Kehidupan Universitas yang dia impikan dan jurusan yang dia inginkan. Walaupun dia belum sempat mengatakannya kepada orang lain namun karena sekarang sudah lulus bukankah tidak apa-apa untuk mengatakannya?


"Aku akan masuk Universitas Kedokteran,"


Mendengar itu, Seo Eun-Hye tertawa.


"Apa? Kakak ingin masuk Universitas Kedokteran? Kakak yang suka berkelahi ini ingin jadi Dokter? Astaga Aku benar-benar tidak bisa membayangkannya Kakak merawat seseorang!"


"Jangan ledek mimpi Kakakmu seperti itu, Eun-Hye!"


"Itu benar, apapun keinginan Jun-Hee, kita harus mendukungnya,"


"Hahahaha, baik-baik. Kak Jun-Hee pasti bisa, karena Kakak pintar, tentu saja masuk Universitas Kedokteran bukan hal susah!"


Mendengar dukungan dari keluarganya itu, 'Seo Jun-Hee' mulai tersenyum. Itu benar, hal-hal aneh yang dia lihat mungkin hanya sebuah mimpi buruk.


Dan sekarang, dia sudah kembali ke dunia nyata. Dunia dimana tidak ada Dungeon atau Monster. Dunia yang sangat damai, di mana tidak akan ada orang yang mati.


Begitulah 'Seo Jun-Hee' mulai melewati hari-hari damainya itu bersama Keluarganya. Dia juga mulai mempersiapkannya Ujian Masuk Universitas.


Walaupun cukup lama belajar, dia melewati ujian dengan baik, sampai hari pengumuman Ujian keluar.


Di salah satu Universitas Kedokteran ternama di Kota Seoul, 'Seo Jun-Hee' berdiri disana, dengan sebuah tas.


"Ini adalah hari pertama Kuliah,"


Dia melangkah memasuki Universitas itu. Namun entah kenapa walaupun dia berhasil memasuki universitas yang dia impikan selama ini, tidak ada rasa bahagia yang ada di dalam hatinya.


Seperti ada sebuah ruangan kosong di dalam hatinya yang tidak Dia mengerti.


Jika dipikir lagi, semuanya berjalan terlalu baik dan terasa aneh.


Dunia ini sangat aneh...


Sekarang ketika menatap kearah gedung Universitas, 'Seo Jun-Hee' seolah menyadari sesuatu.


"Apakah ini sihir Ilusi? Sungguh, Ilusi yang ditunjukkan terasa sangat indah,"


Ketika dia mengatakan itu, sosok cantik Seo Eun-Hye muncul dihadapannya.


"Kak Jun-Hee bicara apa? Apakah Kakak mengigau lagi setelah akhirnya diterima di universitas?"


'Seo Jun-Hee' melihat senyuman gadis itu, dan tahu bahwa ini semua sungguh terlalu indah untuk menjadi nyata. Dia benar-benar sempat tergelam dalam semua ilusi ini sampai-sampai dia tidak ingin tersadar dan mengingkari bahwa ini adalah ilusi.


Ini bahkan lebih buruk dari ilusi yang di buat oleh Dewa Kegelapan.


Sebuah keinginan terdalam yang ada didalam hatinya.


Dari pada hari-hari menjadi Pahlawan, atua menjadi Constellation, jika di tanya hal apa yang paling dia inginkan di lubuk hatinya.


Dia hanya ingin bisa kembali ke hari-hari damai itu.


Hari-hari tanpa Dungeon dan Monster, hari tanpa dia harus lelah bertarung.


Hari dimana dia bisa masuk ke Universitas favoritnya, dan menjalani hidupnya dengan tenang.


"Itulah kenapa Aku harus bertarung, untuk mengembalikan kehidupan damaiku..."


"Namun tidak ada Aku disana, Kak. Jadi kenapa Kakak tidak tetap disini saja?"


Seo Eun-Hye memeluk sosok 'Seo Jun-Hee' yang terdiam, kehangatan sebuah pelukan dari adik perempuan satu-satunya yang dialami laki-laki.


Tentu saja, Seo Jun-Woo, pernah memikirkan ini jika Dungeon tidak pernah muncul....


Namun tidak ada gunanya jika memikirkan itu sekarang.


"Aku harus bergerak maju."


Lalu hal-hal berikutnya yang 'Seo Jun-Hee' lihat ada Seo Eun-Hye yang berkelimang darah. Tidaj hanya Seo Eun-Hye, namun ada orang tua mereka, yang saat ini tubuhnya dipenuhi dengan darah. Anda luka besar di masing-masing tubuh mereka.


"Ini salah Kakak kenapa Aku tidak ada disana..."


Seo Jun-Woo yang melihat itu, segera menjadi ketakutan.


Seolah adegan sudah lama dia simpan jauh-jauh kembali berputar.


"Ilusi ini benar-benar yang paling buruk!"