The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 164: Tersembunyi dalam Bayang-bayang



Seo Jun-Woo mulai merasa bisa sedikit santai setelah mendengar pertanyaan Lee Cha-Eun di televisi, merasa bahwa beberapa hal sulit telah sedikit teratasi.


Dan sekarang, saatnya dia menenangkan pikiran dan beristirahat sejenak. Dia perlu untuk mengembalikan energinya dan meningkatkan kemampuannya lagi.


Seo Jun-Woo kali ini, mulai mengeluarkan hasil buruannya dari Inventorynya. Masih ada banyak barang-barang bagus yang sempat dia dapatkan di markas Shadow Legion. Misalnya beberapa kristal kegelapan ataupun beberapa kristal cahaya.


Setidaknya ini cukup untuk meningkatkan sedikit kemampuannya.


Dia mulai fokus menyerap energi-energi yang berada di kristal-kristal itu.


[Semua statistik mengingat +5]


[Statistik random mengingat +6]


.


.


.


.


Segera pemberitahuan yang familiar mulai muncul. Dan setelah fokus beberapa saat, dia mulai memeriksa jendela status miliknya.



Nama: Seo Jun-Woo


Kemampuan Khusus:


*Aura Sword Asassin (D)


*Fregmen of The Darkness (S+) (Corrupted)


*Fregmen of The Light (A+) (Rusak: Pulih 80%)


Strength: 646


Agility: 630


Endurance: 636


Magic: 670


Seo Jun-Woo yang melihat statistiknya meningkat sejauh ini merasa cukup puas. Ini sudah tembus level 630, itu artinya sudah sama dengan status miliknya sebelum kembali. Bisa dibilang ini seperti baru saja kembali ke dirinya yang dulu.


Namun jelas, Seo Jun-Woo tidak bisa merasa lega dengan ini. Kembali ke dirinya yang dulu, dirinya dulu memanglah sangat kuat namun itu masih belum cukup untuk mengalahkan Dewa Kegelapan.


Bahkan di pertarungan terakhir dengan Leo, Seo Jun-Woo masih merasakan kewalahan, jika tidak ada kemampuan gabungan dengan Kim Jung Hwa, jelas dia masih akan kalah cukup vatal.


Ketika Seo Jun-Woo sedang berpikir sendiri, ada seseorang yang menekan bel apartemennya. Dia segera memiliki ekspersi buruk, siapa yang datang disaat seperti ini?


Tidakkah seseorang bisa memberikan waktu istirahat sebentar?


Yah, walaupun dia sudah terbaring di Rumah Sakit selama satu hari lebih, namun kesehatan mental masih di butuhkan. Dengan ogah-ogahan dia segera menuju ke pintu dan mendapatkan tamu tak terduga.


"Constellation-Nim saya mendengar jika anda sudah sadar,"


Seo Jun-Woo yang mendengar panggilan itu, buru-buru mengalihkan pandangan ke arah sekitar, memastikan tidak ada orang, dan segera menarik tamu tidak diundang itu untuk masuk.


"Aku sudah bilang kamu jangan memanggilku sesuatu seperti itu, terlalu mencurigakan jika terdengar orang,"


Kim Jung-Hwa segera membungkuk dengan sopan dan berkata lagi,


"Maaf Constellation-Nim..."


Dia belum menyelesaikan kata-katanya segera menutup mulutnya dan berkata lagi,


"Lalu, saya harus memanggil anda apa?"


Seo Jun-Woo melihat perubahan sikap yang drastis ini, tiba-tiba memiliki keinginan untuk menggodanya dan sedikit iseng. Dia ingat, kata-kata kejam dan dingin Kim Jung padanya sebelumnya. Dan bagaimana orang itu seenaknya saja menyuruhnya ini dan itu bahkan tidak mengucapkan terima kasih dan memberikan instruksi yang sangat tidak jelas.


"Panggil Aku, Hyung (Kakak), Jun-Woo Hyung? Bukankah ini bangus?"


Ekspresi Kim Jung-Hwa terlihat buruk dari balik topeng, dan terdiam. Seo Jun-Woo melihat kediaman itu sejenak, dan sedikit perubahan ekspresi yang terlihat di sebagain wajahnya yang tidak tertutup topeng.


Dengan sedikit ragu, Kim Jung-Hwa segera berkata,


"Jun--- Jun-Woo Hyung ... Apakah begini?"


"Kenapa kamu terlihat sangat tidak ikhlas ketika memanggilku Hyung?"


Setelah menghela nafas, Kim Jung Hwa segera berkata,


"Secara umur, bukankah itu... Anda masih dua puluh? Dan Saya sudah dua puluh delapan."


Dia mengatakannya dengan hati-hati, namun tidak melanjutkan kata-katanya seperti, 'Tidakkah sedikit berlebihan menyuruhnya memanggil Hyung?'


Seo Jun-Woo juga baru menyadari ini, dia ingin mengelak, namun kemudian teringat, di kehidupan lamanya, dia juga hanya dua puluh lima!


Astaga, jika di pikir-pikir lagi, Kim Jung-Hwa yang ada di depannya jelas lebih tua yang memiliki pengalaman hidup yang lebih panjang bahkan ketika hidupnya sudah ditambahkan ketika saat menjadi Constellation?


Ah, dia tidak menghitung hari.


"Sudahlah, lupakan itu. Kamu bisa memanggilku seperti biasa. Lagipula, walaupun kamu terlihat lebih tua namun pengalaman hidupku jika lebih banyak. Mari lupakan basa-basinya, pasti kamu memiliki tujuan lain datang ke sini selain untuk memeriksa keadaanku?"


Kim Jung Hwa segera mengaguk, lalu mulai masuk kedalam dan menunjuk ke balkon apartemen. Seo Jun-Woo sepertinya tahu apa yang akan di bicarakan.


"Apakah kamu juga merasa terganggu dengan rasi bintang baru itu?" Tanya Seo Jun-Woo.


"Benar, seperti itu. Apakah itu sesuatu seperti Outer Constellation?"


"Hmm sepertinya, Kamu juga sudah tahu kedatangan beberapa Outer Constellation dari Dimensi lain. Namun Aku rasa, mereka hanya memasuki Channel Constellation, bintang-bintang mereka tidak berada di dimensi ini, jadi itu bukan mereka."


"Lalu bintang-bintang itu ... "


"Aku juga merasakannya ada hawa bahaya dari sana ... Itu jelas bukan hal baik."


Keduanya sama-sama kembali menatap ke arah langit dengan perasaan tidak senang. Merenungkan apakah ada musuh baru lagi?


Mereka jelas masih ingat bagaimana Ketua Guild Shadow Legion melarikan diri setelah menghabisi Constellation Leo.


####


Di tempat lainnya, di sebuah ruang tempat yang terlihat gelap, Jika dilihat lagi tempat itu seperti semacam musium. Di tengah ruangan besar itu ada berbagai banyak patung.


Patung-patung simbol dari dua belas Zodiak berkumpul di tempat itu membentuk pola melingkar di mana masing-masing dari simbol itu memegang sebuah rantai, yang diarahkan kepusat lingkaran.


Di tengah lingkaran ada simbol dari Ular Besar, yang terikat rantai, tidak bergerak di sana seolah-olah sedang tidur, jelas bukan seperti patung biasa.


Beberapa orang tiba-tiba memasuki ruangan itu, dengan perasaan cemas.


"Libra, Apakah kita benar-benar akan membebaskannya?"


"Lalu apa yang bisa kita lakukan? Kamu tahu, Leo sudah tidak ada, kita jelas kekurangan kekuatan jika dibiarkan seperti ini, Constellation Zodiak kita akan menghilang!"


"Tapi, Bukankah ini terlalu berbahaya untuk melepaskan segelnya?"


"Tenanglah, Virgo jangan menjadi pengecut Aku Yang Akan mengurus hal-hal ini."


Sebuah batu tertentu ada di tangan orang itu lalu mulai dimasukkan ke dalam rantai-rantai yang mengelilingi sesuatu yang berbentuk ular itu.


Dalam sekejap, rantai-rantai yang terlihat kokoh dan tidak akan bisa lepas itu mulai bersinar dan kemudian sosok makhluk ular mulai membuka matanya. tatapan tajam itu menatap ke orang yang baru saja membangunkan tidur nyenyaknya itu.


Tatapan mematikan yang penuh kebencian.


"Libra! Mau apa kamu datang kesini?"


"Jangan marah begitu. Kita semua terlahir bersama dan menjadi saudara, Bukankah saudara-saudara sudah saatnya untuk saling bekerja sama dan saling membantu? Wahai Zodiak ke 13, Ophiuchus?"