The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 34: Penawaran



Seo Jun-Woo benar-benar sedikit nekat ketika melakukannya namun dia cukup percaya diri dengan tubuhnya sendiri setidaknya terkena mobil sekarang bukanlah sesuatu yang tidak bisa dia tanggung, dan lagi jika memang situasi buruk kecepatan dan kelincahan yang dia miliki cukup baik.


Untungnya sang pemilik mobil berhenti dengan pas, berhasil mengerem mobil itu tepat di depan Seo Jun Woo. Seo Jun Woo yang melihat mobil itu sudah berhenti, segera berjalan ke samping dan mulai mengetuk pintu mobil itu.


Dan tidak lama ketika jendela mobil dibuka menampakan seorang pria parubaya, dia lalu segera berkata dengan ekspresi terkejut,


"Anak muda zaman sekarang benar-benar sangat nekat dan berani bukan? Kamu benar-benar berani menghadang mobilku seperti itu,"


Seo Jun Woo yang mendengar itu segera menunjukkan ekspresi canggung dan sedikit menggaruk kepalanya, dan berkata,


"Bukan seperti itu... Aku hanya membutuhkan sebuah tumpangan untuk kembali ke kota, aku benar-benar minta maaf karena cukup lancang,"


"Itu benar lain kali kamu jangan nekat meloncat seperti itu,"


"Tentu saja, aku tidak akan nekat lain kali,"


"Kamu Hunter bukan?"


Mendegar pertanyaan itu jelas membuat Jun Woo terkejut. Jika dia memperhatikan lebih lanjut pria yang ada di dalam mobil itu memang terlihat memiliki Aura tertentu, Aura bukan seperti orang biasa. Dia terlambat untuk menyadarinya mungkin karena terkecoh dengan penampilan pria itu yang terlihat cukup lemah.


"Bagaimana anda bisa tahu?"


Seo Jun Woo jelas mencoba bersikap sesopan mungkin pada orang itu takut-takut dia malah menyinggung orang lagi yang bisa saja membuat masalah besar.


"Semua Hunter muda selalu impulsif dan nekat sepertimu,"


"Hanya kebetulan saja. Jadi apakah saya boleh menumpang mobil bapak?"


"Tentu saja masuklah,"


Seo Jun Woo segera membuka pintu mobil itu dan duduk di dalamnya sampai dia diberikan sebuah pertanyaan lagi oleh pemilik mobil.


"Lagi pula apa yang kamu lakukan di tempat semacam ini?"


Seo Jun Woo yang ditanya segera membalik pertanyaan itu,


"Aku juga cukup penasaran kenapa bapak berkeliaran di tempat sengaja ini sendirian,"


"Sungguh, Kamu benar-benar anak muda yang menarik,"


Kedua orang itu lalu mulai berbicara dengan akrab, berbagai macam topik mulai dari topik keseharian sampai pada Dungeon Outbreak.


"Hah, Asosiasi dan Para Guild benar-benar terlalu mata duitan, Dungeon cepat Outbreak karena mereka sibuk terlalu memikirkan uang dan kekuasaan mereka sendiri dan mengisi perut mereka sendiri, hanya memikirkannya membuatku kesal berapa banyak korban warga sipil," keluh Seo Jun Woo, yah dia merasa mungkin pemilik mobil yang ditumpangnya itu juga seorang Hunter atau bisa saja pensiunan Hunter. Sejujurnya sudah lama dia tidak berbicara dan berdiskusi dengan orang semacam ini jadi ketika menemukan lawan bicara yang nyaman Seo Jun Woo segera mengatakan keluh kesah yang ada di hatinya.


"Kamu tidak menyukai sistem yang ada sekarang?"


"Ya, bagaimana pengaturan ini dilakukan semata-mata demi uang dan karena uang. Para Constellation bakan juga tidak benar-benar peduli, mereka hanya peduli dengan seberapa banyak pengaruh mereka tidak memikirkan apakah orang-orang mati dan menjadi korban Dungeon. Dan lagi, proses memasuki Dungeon terlalu berbelit, harus membayar segala, padahal jelas ini ada sangkut pautnya dengan nyawa manusia namun kenapa harus membayar segala hanya untuk masuk pula,"


Katika Seo Jun Woo mengataka itu, sang pemilik mobil itu segera menunjukkan ekspresi serius dan berkata,


"Sistem ini memang baru saja dibuat sekitar 30 tahun yang lalu, salah satu usulan dari Para Pahlawan, dan di dukung oleh Constellation Zodiak sampai kemudian mulai diterima orang-orang dan seluruh dunia, hingga akhirnya menjadi seperti ini, aku juga tidak bisa melakukan apa-apa dengan sistem ini,"


"Hanya orang-orang di atas sana yang memutuskan seenaknya Padahal mereka hanya menonton,"


"Maksudmu Para Petinggi Guild atau Asosiasi?"


Ketika mengatakan itu, Seo Jun-Woo menuju ke arah langit di mana sekarang beberapa bintang mulai terlihat karena matahari sudah tengelam. Pemilik mobil itu segera mengerti apa maksudnya.


"Para Constellation ya,"


"Ya,"


"Kamu benar-benar orang yang menarik,"


Perjalanan itu terasa cukup singkat mungkin karena keduanya benar-benar menikmati saling bercakap-cakap satu sama lain hingga saat ini mereka sudah tiba di pinggiran kota dan dari sana sudah mulai banyak kendaraan yang lewat.


"Kamu adalah Pria yang menarik,"


Seo Jun-Woo yang mendengar itu tiba-tiba merasa tidak nyaman.


"Aku tidak senang jika ada Pria Tua seperti mu tertarik padaku,"


Sang Pemilik Mobil lalu segera tertawa, dan bertanya,


"Kamu belum memperkenalkan dirimu tidakkah itu tidak sopan?"


Seo Jun-Woo sampai lupa, dan segera memperkenalkan dirinya sendiri.


"Aku Seo Jun-Woo, lalu bagaimana dengan anda?"


Pria itu tidak segera menjawab, dan berkata,


"Ini cukup mengherankan,"


Seo Jun-Woo tidak begitu mengerti apa yang dibicarakan pria itu hanya mengabaikannya mungkin orang itu tidak ingin memperkenalkan namanya atau sesuatu. Seo Jun-Woo juga tidak berminat untuk berbicara dengannya lebih lanjut.


"Aku rasa turun disini sudah cukup,"


Mobil itu berhenti di salah satu pinggir jalanan yang cukup ramai. Seo Jun-Woo segera keluar dari mobil itu,


"Terimakasih banyak atas Tumpangannya, jika anda berminat mungkin tertarik untuk meminum kopi dengan saya? Akan saya teraktir sebagai ucapan terimakasih,"


"Kamu sepertinya seorang pria yang baik, namun maaf lain kali saja, Aku memiliki beberapa urusan yang harus aku urus,"


"Tentu saja, tidak masalah,"


Namun sebelum mobil itu pergi, Pria itu memberikan sebuah kartu nama untuk Seo Jun-Woo dan berkata,


"Hey, anak muda, aku melihat sepertinya kamu seseorang yang bertalenta dan memiliki wawasan luas, Bagaimana jika bergabung denganku? Aku masih membutuhkan orang-orang muda sepertimu yang begitu bersemangat, hal-hal terkadang tidak bisa diubah hanya dari bawah, jadi mari coba untuk naik keatas. Jadi datang saja ke alamat di kartu itu jika kamu berminat, bilang kamu mendapatkan rekomendasi dariku, sampai jumpa lagi,"


Seo Jun-Woo segera terkejut mendengar kata-kata itu namun sebelum dia sempat membalas pria itu sudah menutup jendela mobilnya dan pergi dari sana. Dengan itu dia segera melihat ke arah kartu nama yang ada di tangannya, dan menjadi begitu terkejut ketika melihatnya.


"Apa? Dia Lee Ji-Sung? Ketua Asosiasi Hunter Korea Selatan?"


Seo Jun-Woo tidak pernah berpikir bahwa dia akan bertemu dengan orang semacam itu di tempat yang benar-benar sangat random. Seo Jun-Woo juga merasa orang barusan jelas bukan orang biasa namun untuk berpikir jika dia ternyata Ketua Asosiasi, hal-hal itu benar-benar mengejutkan.


"Dan lagi, orang itu terlihat sangat Kuat ... "