The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 84: Raja Iblis Belial



"Jadi Kalian Para Hunter dari Dunia Manusia? Kalian berani memasuki kawasan pribadiku itu artinya adalah sebuah tantangan,"


Suara itu, memberikan tekanan berbahaya yang mengancam.


Api hitam yang menjulang tinggi di sekeliling Monster itu, memantulkan sinar merah menyala ke seluruh ruangan. Suasana itu seolah-olah berpadu dengan aroma belerang yang menyengat, mengisyaratkan kedatangan Raja Iblis Belial.


Phoenix disisi lainnya berdiri tegak di tengah arena dengan api biru membara di sekelilingnya dengan Seo Jun-Woo yang berada tepat di belakangnya. Kekuatan api yang mengalir dalam tubuh Phoenix memberinya kemampuan untuk mengendalikan dan memanipulasi elemen Api. Namun, kali ini, dia harus berhadapan dengan musuh yang juga memiliki kekuatan api, tapi juga dipenuhi dengan kegelapan.


Sosok Raja Iblis dan Kekuatan Api yang jauh lebih panas daripada kemampuan api miliknya.


"Kamu harus hati-hati hanya karena dia menggunakan api sama sepertimu bukan berarti kamu bisa menangkis serangannya," kata Seo Jun-Woo setelah melihat Phoenix yang barusan gegabah menagkis serangan Raja Iblis.


"Cih, tidak perlu banyak bicara kamu cepatlah menyingkir dari sini jangan mengganggu pertarunganku!"


"Sungguh, kamu begitu menyebalkan!"


Namun Seo Jun-Woo juga mencoba mencari tempat yang aman, agar dia tidak menghalangi pertarungan keduanya. Jika boleh Jujur, Seo Jun-Woo merasakan beberapa keputus asaan pada kekuatan yang dimilikinya saat ini.


Jelas, Raja Iblis yang ada di hadapannya itu hanya sedikit lebih rendah dari Kekuatan Alter Ego Dewa Kegelapan yang dulu pernah dilawannya. Namun kekuatannya saat ini masih tidak sehebat itu untuk bisa bertarung langsung. Hanya menatap keberadaan itu saja membuat dia merinding merasa sangat tidak berdaya.


Hanya, kenapa dirinya tidak bisa menjadi begitu kuat lagi?


Apa yang harus dia lakukan agar menjadi lebih kuat?


Seo Jun-Woo saat ini hanya bisa menatap ke arah pertarungan antara Raja Iblis dan Phoenix dari jauh, merasa tidak berguna.


Di ujung arena, sosok yang menjulang tinggi dengan kegelapan menyelimuti tubuhnya muncul. Raja Iblis Belial, penguasa abadi dari Kerajaan Api Neraka dan Kegelapan, telah turun tangan untuk menghadapi Hero Phoenix. Kekuatan Iblis ini terkenal kejam dan tak terkalahkan. Dengan tatapan yang penuh kebencian, Iblis melepaskan serangan lagi.


Sebuah bola api hitam meluncur menuju Phoenix dengan cepat. Namun, Phoenix tidak bergeming. Dia menggerakkan tangannya, membentuk perisai api biru yang melingkupinya. Bola api itu menghantam perisai itu dengan kekuatan besar, menyebabkan ledakan yang hebat dan memenuhi udara dengan asap. Ketika asap itu berangsur hilang, terlihat Hunter masih berdiri dengan tegar di tempatnya.


Tiba-tiba, Iblis muncul di hadapannya dengan kecepatan kilat. Dengan pukulan kegelapan yang cepat dan mematikan, dia mencoba menyerang Phoenix dari segala arah. Namun, Phoenix dengan kecepatan refleks yang luar biasa, menghindari setiap serangan dengan gesit. Dia memanfaatkan kekuatan api yang dimilikinya untuk melontarkan serangan balasan, dan manfaatkan dasar dari Kemampuan Berpedangnya untuk menagkis serangan Raja Iblis.


CRASSS


Pedangnya baru saja beradu dengan senjata Raja Iblis. Keduanya saling menyerang dalam kecepatan kilat, saling balas dan terlihat sangat imbang. Namun semakin lama, keseimbangan goyah, Phoenix sedikit terdesak.


Jadi dngan gerakan tangannya, Phoenix mengarahkan api biru yang menyala ke arah Raja Iblis. Raja Iblis merasakan kehangatan api yang membara mendekat, namun dia hanya tersenyum.


Dalam sekejap, dia membangkitkan kekuatan gelap yang menutupi api itu dan memadamkannya. Phoenix terkejut melihat betapa kuatnya Iblis itu, yang benar-benar mampu untuk madamkan Api miliknya.


Dalam keadaan panik, Phoenix memutuskan untuk menggunakan kekuatan sejati yang tersembunyi dalam dirinya. Dia menutup matanya dan mengumpulkan energi dalam tubuhnya. Api biru yang sebelumnya sudah terpadamkan sekarang menyala kembali dengan kekuatan yang tak terbayangkan, berubah warna menjadi hitam pekat lebih panas dari sebelah. Phoenix membuka matanya dan menghadapi Iblis dengan ketenangan.


Keduanya bertemu di tengah arena. Phoenix menghentikan serangan Iblis dengan perisai api yang terbentuk di tangan kanannya. Dengan tangan kirinya, dia membentuk bola api besar dan melemparkannya dengan kecepatan tinggi. Raja Iblis dengan mudah menghindarinya dan menyerang dengan pukulan kegelapan yang mematikan.


Sayangnya, serangan itu menyentuh dan melukai tubuhnya. Dia merasa panas dan dingin sekaligus, membuat dia terlempar dan jatuh ke tanah dengan menyedihkan.


Seo Jun-Woo yang menatap adegan pertarungan itu dari tadi entah kenapa merasa tidak enak jika hanya menonton saja, dari sini dia juga sadar, Kemampuan Kim Jung Hwa, masih tidak sebanding dengan Raja Iblis Belial namun bagaimana?


Seo Jun-Woo lalu teringat dengan Crytal Naga yang dia dapatkan dari Tubuh Naga Air. Dia mulai mengeluarkan hal-hal itu dari Inventorynya, mencoba mengecek Atribut dari Cystal itu.



Rank S


Barang sekali pakai, bisa mengeluarkan gelombang Air dingin yang mengerikan, memiliki ektrak energi dari Naga Air yang hebat.


Setelah membaca deskripsi dari barang itu dia juga segera memasuki dilema. Phoenix juga memiliki kemampuan Elemen Api, jika dia mengunakan Cytal ini Apakah benar tidak apa-apa?


Namun sepertinya, Seo Jun-Woo tidak memiliki sebuah pilihan, melihat Phoenix saat ini terlempar ke lantai dan memiliki beberapa luka.


Dia mulai mengaktifkan salah satu kemampuan terbaiknya.



Cytal Air yang ada ditangannya segera dialiri oleh kekuatan cahaya yang sangat terang, dan dalam kecepatan tinggi, serangan itu segera menunjuk kearah Raja Iblis Belial yang tidak waspada.


Bola Cytal bersama dengan ledakan energi petir yang sangat kuat segera menghantam perut Iblis itu, membuat sebuah ledakan yang melulaki tubuh Iblis itu.


Setelah, terjadi semacam ledakan di mana gelombang air mulai muncul di sekitar tubuh Iblis, memberikan tekanan yang sangat besar dan mengurung Raja Iblis dalam gelombang Air. Seo Jun-Woo mengunakan Shadow Step miliknya untuk mendekat kearah Phoenix, mencoba membawanya menjauh dari Arena ledakan.


"Kamu... Apa yang kamu lakukan?" Katanya terkejut melihat serangan luar biasa yang barusan dilihatnya itu.


"Itu adalah sebuah Artefak yang tidak sengaja aku temukan ketika melihat-lihat sarang Naga Air yang sebelumnya pernah Aku ceritakan itu, kita tidak memiliki waktu ayo pulihkan dirimu dulu,"


Seo Jun-Woo membawanya menepi untuk sesaat, dan mengeluarkan beberapa Potion Healing untuk menyembuhkan beberapa luka di sekujur tubuhnya.


Sayangnya, Raja Iblis masih terlalu kuat, serangan barusan hanya memberikan beberapa goresan padanya namun hal itu malah membuatnya semakin marah.


"Kalian Mahluk Rendahan! Berani sekali melukai tubuhku yang agung ini!!!"


Segera tempat itu sekali lagi dipenuhi dengan gelombang api yang sangat panas mencoba mengarah ke arah Seo Jun-Woo dan Phoenix.


Phoenix sekali lagi, membuat Prisai Api, namun tetap saja hanya menghalau sebagian dari amukan Raja Iblis, Api panas masih sedikit mengenai mereka berdua.


Mau tidak mau, Seo Jun-Woo terpaksa mengeluarkan kemampuan Prisai Cahaya miliknya, untuk melindungi keduanya dari serangan api mematikan itu.


Sekali lagi, Phoenix yang melihat perisai Cahaya itu menjadi terkejut.


"Kamu.. Sebenarnya siapa?"


Seo Jun-Woo tidak tahu harus menjelaskan Bagaimana tentang hal-hal ini namun satu hal yang dia bisa katakan,


"Aku adalah seseorang yang di Percaya oleh Ketua Asosiasi Hunter, Lee Ji-Sung. Kamu tidak perlu bertanya alasan kenapa dan mengapa, pokoknya yang penting kita harus lolos dari Iblis itu! Sekarang berdirilah, dan pulihkan dirimu! Jika terjadi hal-hal buruk padamu Apa yang bisa aku lakukan?"


Seo Jun-Woo terlihat berpura-pura menunjukkan wajah panik dan ekspresi sedih ketika mengatakannya.


Phoenix tentu saja memiliki berbagai macam pertanyaan yang terlintas dalam benaknya namun saat ini bukan saatnya untuk membahas hal-hal ini karena saat ini tepat di depan mereka ada Musuh Besar yang sangat kuat, hanya sedikit lengah bisa membuat situasi vatal.


"Aku tidak sekuat itu namun aku akan mencoba mendukungmu sebisaku!" Kata Seo Jun-Woo tiba-tiba.


Phoenix sendiri, setelah meminum beberapa ramuan dari Inventorynya juga segera bangkit luka-luka dalam-dalam tubuhnya setidaknya sudah cukup membaik. Dia mulai bangkit dan memulai serangan baru lagi.


Kali ini dia mulai berdiri tegak di tengah arena dan mengumpulkan energi api dari seluruh penjuru ruangan. Api berputar-putar di sekelilingnya, membentuk tornado besar yang membara. Dalam sekejap, tornado itu menghantam Raja Iblis yang sebelumnya terluka dengan kekuatan yang tak terbayangkan. Raja Iblis terlempar ke dinding dengan kecepatan tinggi, meninggalkan goresan api di sepanjang tubuhnya.


Sebuah jeritan kesakitan mulai terdengar.


Seo Jun-Woo mengambil kesempatan ini untuk melancarkan serangannya.


[Kemampuan Heavenly Thunder di aktifkan]


Kekuatan Cahaya yang begitu kuat segera meluncur dari tangannya kearah Raja Iblis, membuat Raja Iblis yang masih di selimuti api itu terluka semakin parah.


Ketika api mulai mereda, Raja Iblis mulai berusaha bangkit, tetapi kekuatannya yang terkuras membuatnya berjuang dan kesulitan untuk bangun. Dia mulai mengumpulkan kekuatan energi kegelapan ke tangannya, diarahkan ke Phoenix.


Namun Phoenix tidak memberi kesempatan padanya memberikan serangan. Dengan satu serangan terakhir, dia melepaskan kekuatan api paling kuat yang dimilikinya, memastikan kekalahan Iblis.