
Kim Jung-Hwa yang mendapat sambutan sopan itu segera membalas dengan sopan juga,
"Salam hormat, Constellation 'A Wise and Powerful King' Odin. Benar lama tidak berjumpa."
"Sepertinya semua berjalan lancar sesuai keinginanmu. Aku sendiri tidak mengiranya, Aku hanya berpikir jika awalnya itu omong kosong, namun tidak mengira itu benar-benar menjadi nyata."
"Ini juga bantuan Constellation-Nim dulu. Jika anda tidak menyelamatkanku mungkin aku tidak bisa sejauh ini."
"Hahahaha, ini hanya bentuk penghormatanku pada kawan lamaku. Dia yang sudah pergi, padahal sangat langka ada Constellation yang berjiwa polos dan baik sepertinya,"
"Pasti, 'Dia' juga akan senang jika ada kawan lamanya yang ikut membantuku," kata Kim Jung-Hwa sedikit melirik kearah Seo Jun-Woo. Seo Jun-Woo yang ditatap itu memilih berpura-pura tidak mengerti percakapan mereka.
Jujur, dia tidak mengira alasan Odin menolong Kim Jung-Hwa karena dirinya. Hubungan mereka hanya sebatas rekan bisnis, dan beberapa perselisihan kecil tentang kotak hadiah. Kadang, hanya saling mengobrol untuk berbagi pikiran satu sama.
Namun ternyata hal-hal kecil itu cukup berarti, membuat namanya masih di ingat.
"Hah, Aku hanya benar-benar tidak mengira, dia pergi begitu cepat."
"Ini salah Para orang-orang jahat itu!"
"Kamu benar, kejahatan memang selalu merusak kebaikan."
"Saya senang, Constellation-Nim masih mengigiat dia."
Seo Jun-Woo kaget dengan kata-kata Kim Jung-Hwa, kata-kata yang ingin dia ucapkan namun tidak bisa.
"Tentu saja gelar nya memang semacam itu, itu namun Aku tahu, sebenarnya dia adalah orang yang paling tidak ingin untuk dilupakan,"
"Anda benar."
Percakapan itu berlangsung sejenak, sempat membuat orang-orang yang ada di sekitar mereka saling bingung tentang apa yang sebenarnya dibicarakan. Namun mereka tidak berani menyala ataupun bertanya hanya bisa menunggu sampai percakapan selesai.
Loki juga yang mendengarkan percakapan itu, sepintas mencoba memahami percakapan keduanya. Sampai akhirnya dia menatap wajah Kim Jung-Hwa lagi.
Tentu soal penyelamatan dan yang lainnya, dia juga tidak tahu, hanya Odin yang tahu dan beberapa orang saja.
"Ah... Pantas saja, Aku merasa familiar, kamu Avatarnya 'Forgeteen Hero' itu! Benar, Constellation aneh yang suka bermain pedang dan berjudi kotak. Dia juga selalu membanggakan Avatarnya kemana-mana, seperti Jung-Hwa ku begitu hebat, dia tumbuh begitu cepat. Aku sering melihat ocehannya itu sampai membuat mata lelah melihat channel Constellation."
Seo Jun-Woo yang mendengar hal-hal itu, wajahnya sedikit memerah karena merasa malu, tentu saja malu karena kelakuannya di masa lalu terbongkar!
Loki kurang ajar!
Kenapa pakai bongkar aib di depan Kim Jung-Hwa?
Seo Jun-Woo benar-benar merasa sangat malu dengan kelakuannya di masa lalu.
Kim Jung-Hwa sempat menunjukkan reaksi kaget dan menatap ke Seo Jun-Woo, namun hanya sekilas, sampai Seo Jun-Woo berkata,
"Astaga, apa yang kalian bicarakan dari tadi? Bukankah sebaiknya kita segera membahas inti masalah?"
Loki yang mendengar kata-kata itu seolah baru saja ingat hal penting apa yang ingin dia katakan semua orang. Dia menepuk jidatnya, dan buru-buru menuju kearah Odin.
"Apa itu?"
"Emm, Akan diadakan Perjamuan Constellation di Channel kita. Disana nantinya, akan membicarakan soal rencana kerja sama dan Aliansi. Di Channel kami, mereka juga sudah setuju, namun masih membutuhkan pertemuan langsung untuk membahas kelanjutannya. Ayah jarang ke Channel jadi mungkin tidak menyimak, itulah kenapa aku ke sini dan mengatakan ini padamu,"
Seo Jun-Woo juga terkejut dengan hal-hal itu. Tidak mengira bahwa Para Constellation di Channel bergerak dengan cepat. Dia kira masih butuh beberapa waktu sampai mereka semua memikirkan kera sama ini. Mungkin karena situasi ini benar-benar sangat buruk sehingga orang-orang tidak ingin terlalu banyak berpikir, hanya lakukan saja.
"Perjamuan Makan malam? Siapa saja yang di undang?" Tanya Odin terlihat tertarik dengan kata-kata itu.
"Tentu saja hanya bagian dari Channel Pribadi Grub kita, siapa lagi? Yang lain tidak di undang."
"Kalau Aku tidak salah ingat, bukankah salah satu Putra Zeus disana?"
Loki segera mengangkat pundaknya seolah menandakan tidak tahu.
"Entahlah, Dia memang ada, namun tidak tahu akan datang atau tidak, namun yang lain sudah memperingatkan agar tidak macam-macam, jadi bahkan Walaupun dia datang tidak akan ada hal-hal yang terjadi,"
"Kamu yakin dia bukan mata-mata?"
"Entahlah? Siapa yang tahu?"
Setelah percakapan serius, itu Odin segera membawa Tamu-tamunya ke Ruang Utama, dan mulai membicarakan hal pokok tujuannya kenapa memanggil mereka kesana.
"Awalnya Aku memanggil Lee Chae-won untuk mengantikan Posisi Thor sementara, jika sampai ada pertarungan yang tidak terduga. Ini adalah Palu senjata miliknya, Aku berikan padamu juga, Kamu adalah seseorang yang dia pilih jadi, Aku juga akan percaya padamu."
Lee Chae-won yang mendengar kata-kata Odin itu, jelas kaget, dia menatap palu berat yang ada di tangannya itu dengan ekspresi rumit.
"Ini... Aku tidak memakai palu."
"Aku tahu, namun manfaatkan saja itu, entah bagaimana caranya, Kamu pasti bisa menggunakannya."
Lee Chae-won sedikit ragu, walaupun sekarang dia memegang senjata legendaris bernama Mjölnir, tidak yakin apakah benar-benar bisa menggunakan senjata ini atau tidak, dia bukan penyerang atribut jarak dekat, dan mengandalkan serangan jarak jauh, berbeda dengan gaya Constellationnya, Thor yang memanfaatkan petirnya untuk serangan jarak dekat dikombinasikan dengan palu ini.
Odin yang sudah menyelesaikan urusannya itu segera menatap ke orang-orang lainnya.
"Dan karena kalian semua sudah di sini, bagaimana jika kalian ikut juga di Acara Perjamuan Makan Malam nanti?"
Ekspresi semua orang termasuk Seo Jun-Woo jelas saja menjadi kaget ketika mendengar tawaran yang tiba-tiba itu. Ini jelas kesempatan yang sangat besar dan langka untuk melihat berbagai Constellation hadir dalam satu tempat!
Bisa dibilang peluang untuk menyaksikan ini hanyalah sekali seumur hidup!
Orang-orang disana, merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan yang tiba-tiba. Hanya Seo Jun-Woo yang memiliki ekspresi buruk ketika mendengarnya.
Perjamuan Makan Malam katanya?
Bukan Rapat kan?
Ini...
Merepotkan.