The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 113: Misteri Dimensi Kegelapan



Seo Jun-Woo mulai terus berjalan ke arah barat sambil bertarung dengan beberapa Monster disana, tentu tidak ada lagi Monster yang lebih kuat yang dia temukan, hanya Naga Kecil Vio, yang masih bersemangat untuk bertarung melawan monster-monster itu.


Seo Jun-Woo juga bisa merasakan dengan matanya sendiri bagaimana Vio perlahan-lahan tumbuh menjadi semakin kuat. Sepertinya, berada di tempat ini memang cukup berguna jika memiliki elemen yang cocok. Seo Jun-Woo tiba-tiba teringat dengan Kim Jung Hwa.


Dia selalu bertanya-tanya, bagaimana dia bisa menjadi begitu kuat dengan Elemen Apinya?


"Po! Po!!"


Vio mulai terbang dengan penuh semangat lagi ketika mulai menyerap energi dari beberapa iblis yang dia kalahkan.


"Kerja Bagus!"


Seo Jun-Woo tidak lupa memuji Vio atas usahanya itu, yah setidaknya di tempat ini dia tidak sendirian.


Gerombolan Monster muali muncul lagi di hadapannya. Diantara para monster itu ada monster yang cukup kuat setingkat Raksasa sebelumnya.


Namun dia juga bukan Raja Iblis, Seo Jun-Woo cukup kecewa, dia berharap bisa menghadapi lawan yang lebih kuat.


Kali ini, Monster yang muncul cukup aneh karena memakai semacam tudung yang menutupinya. Sampai Seo Jun-Woo mendekat dan siap menyerang, namun tubuh yang dia kira monster itu tiba-tiba terbelah menjadi begitu banyak.


Itu adalah sejenis Seranga, mengerumuninya yang sangat banyak.


"Astaga, ini tipe yang paling aku benci!"


"Po! Po!"


Seolah Vio berbicara agar menyerahkan itu padanya. Ya, Sein senang dengan memiliki Vio yang ahli dalam Elemen Api, ini benar-benar sangat berguna untuk membakar berbagai monster, terutama melawan monster jenis serangga seperti ini, atau monster dengan regenerasi yang tinggi.


Itu hanyalah salah satu pertarungan melelahkan lainnnya untuk Seo Jun-Woo. Kali ini, dia keluar dengan beberapa luka dalam tubuhnya, juga rasa lelah yang sangat menumpuk.


"Sialan, Aku mulai hampir kehabisan stok Potion."


Seo Jun-Woo memang membawa berbagai macam Potion sebelumnya untuk persiapan. Namun berapa lama dia sudah di sini?


Entah berapa banyak waktu berlalu, dan lagi dia juga mulai kekurangan makanan. Manusia biasa memang membutuhkan makanan, namun untuk Hunter setidaknya bisa bertahan lama selama beberapa hari tanpa makanan, apalagi untuk Hunter level atas.


"Namun terus kelaparan hanya memperburuk situasi,"


Seo Jun-Woo juga mulai menatap Naga kecil itu, apakah Naga tidak perlu di berikan makan?


Tapi Seo Jun-Woo ingat, bahwa Naga itu sempat memakan salah satu Iblis yang di habisnya. Seolah mengerti tatapan Seo Jun-Woo dan ekpersi lelah di tubuhnya, Vio membawakan Seo Jun-Woo sebongkah daging Iblis.


Seo Jun-Woo menatap daging yang sudah terbakar, dan berubah warna itu dengan ekpersi tidak enak. Kalau dilihat memang sudah tidak seperti Iblis lagi, malah seperti potongan kaki kambing atau sesuatu.


Namun Seo Jun-Woo pernah melihat bentuk asli iblis itu Jadi tidak mungkin untuk memakannya.


"Po! Po!"


Vio disisi lainnya, tetap memberikan potongan daging itu sambil menunjukkan bahwa itu enak memakannya dengan ekspresi lahap.


Seo Jun-Woo ingin menolaknya, merasa tidak senang jika harus makan daging Monster. Namun segera perutnya berbunyi mungkin karena sudah berhari-hari tidak makan dan selalu terus bertarung.


Mungkin tidak apa-apa untuk mencobanya sedikit?


Seo Jun-Woo akhirnya mengalah, dan mengambil potongan daging panggang itu. Itu hanya di bakar secara acak, namun setidaknya itu bukan sesuatu yang mentah. Seo Jun-Woo merasa Naga itu cukup pintar juga.


Seo Jun-Woo segera di kejutkan oleh rasanya.


"Sialan, ini tidak enak!"


"Po po!"


Namun Naga itu, Terus mau makannya dengan lahap seolah itu makanan yang sangat enak.


Namun Seo Jun-Woo segera di kejutkan oleh pemberitahuan.


[3% Energi pulih efek dari Makanan yang di makan]


[Resistensi pada Elemen Api meningkat 5%]


"Huh? Ini memiliki beberapa Buff?"


Seo Jun-Woo juga tahu, beberapa hal yang ada di dalam Dungeon akan memiliki efek semacam itu jika di makan atau di oleh dengan cara tertentu oleh Alkemis. Tidak mengira di dalam dimensi aneh ini juga memiliki efek yang sama.


Apakah itu karena Monster yang ada di Dalam Dungeon berasal dari sini?


Seo Jun-Woo melihat ada begitu banyak monster kuat yang dia temukan di sini dan jumlahnya sangat banyak seperti kumpulan Hydra sebelumnya. dia benar-benar tidak bisa membayangkan jika master-master mematikan seperti itu keluar dari gerbang dimensi lalu menyerang Kota Manusia.


Seberapa parah kah kerusakannya?


Berapa banyak orang tidak tau apa-apa menjadi korban?


Hanya membayangkannya saja membuat Seo Jun-Woo merasa kesal. Namun itu hanya sebuah pikiran Random sesaat.


Namun dia ingat, Para Pemuja Dewa Kegelapan yang gila, mencoba untuk memanggil gerbang dimensi agar muter-monster jelek semacam ini pergi ke Dunianya.


"Para Brengsek terkutuk itu!"


"Po po?"


Vio kecil melihat Seo Jun-Woo tidak melanjutkan makan menatap pemuda itu dengan penasaran.


"Aku Akan memakannya."


Walaupun itu tidak enak, Seo Jun-Woo merasa bahwa efek yang diberikan dari memakan hal-hal itu cukup bagus. Segera setelah makan, dia mulai beristirahat untuk memulihkan energinya, bersiap untuk pertarungan berikutnya yang entah monster kuat macam apa yang muncul.


[XXX berkata dengan bosan, "Kenapa kamu tidak bertarung lagi?"]


Seo Jun-Woo yang sedang berbaring menatap langit itu segera berkata dengan kesal.


"Ternyata kamu masih disini? Hah, itu terserah aku,"


[XXX berkata, "Tidakkah kamu ingin segera keluar dari tempat ini secepatnya?"]


Seo Jun-Woo awalnya berpikir begitu, namun setelah menemukan hal-hal menarik di tempat itu dia segera berubah pikiran.


"Bukankah tidak ada tempat yang lebih Bisa membuatku menjadi kuat selain tempat ini?"


Ya, target yang dia harus kalahkan, adalah Leo dan seluruh Constellation Zodiak. Namun lebih jauh lagi, Musuh utamanya adalah Dewa Kegelapan. Dia sudah hampir putus asa untuk mencari cara agar lebih kuat.


Jelas, tidak mungkin melewatkan kesempatan yang baik ini untuk berlatih. Walaupun ada beberapa kekhawatiran terlintas di benaknya.


Jika dia pergi, Apakah Dunianya akan tetap baik-baik saja?


Apa waktu disini berlalu sama seperti Dunianya?


Beberapa ketakutan tentu saja muncul. Namun apa yang harus dia lakukan?


[XXX berkata dengan terkejut, "Kamu benar-benar aneh,"]


Seo Jun-Woo tidak menanggapi dan memilih untuk mencoba beristirahat.


Sampai beberapa saat berlalu setelah dia selesai Istirahat. Dia segera mulai terbang dengan kemampuannya, terlalu merepotkan melawan monster yang ada di bawah. Dia ingin segera mencari mangsa yang lebih Kuat, sambil mencari tahu cara untuk kembali.


Ingin menemukan Raja Iblis, dan mungkin jejak dari orang sebelumnya yang pernah terjebak disana.


Sayangnya, ketika dia terus berjalan ke arah barat bukannya menemukan istana atau apapun dia malah menemukan sebuah lubang yang sangat besar di tanah mengingkari suatu wilayah tertentu.


"Apa yang terjadi pada tempat ini? Apakah ada pertarungan hebat atau sesuatu?"


Seo Jun-Woo merasakan jejak energi yang sangat besar dari kawah yang ditemukannya itu namun dia tidak menemukan keberadaan apapun yang ada di sana.


[XXX berkata dengan binggung, "Aku juga tidak tahu, mungkin di Kirim Dewa Kegelapan ke Dunia lain? Terkadang memang seperti itu.]


"Tempat Raja Iblis mana ini?"


[XXX Berkata, "Ini Harusnya lokasi Istana milik Raja Iblis Belial."]


Seo Jun-Woo ingat, Nama Raja Iblis yang ada di Dungeon Hitam. Jika melihat lagi kawasan itu ada jejak dari gerbang dimensi di sana.


"Kamu tahu bagaimana orang sebelumaya pergi dari tempat ini?"


[XXX, berkata, "Dia awalnya pergi ke Barat sini, namun tidak tahu apa yang dia lakukan."]


"Jadi kamu berbohong Soal tahu jalan pulang jika ke Barat sini?"


[XXX terlihat marah dengan kecurigaan yang kamu berikan segera berkata, "Tidak, Menurut Informasi yang Aku dengar dari beberapa Iblis yang bergosip, Raja Iblis Belial memiliki Cara untuk pergi ke Duniamu."]


"Apa maksudmu?"


[XXX berkata "Tidakkah kamu lihat bagaimana Dia dan Istananya tidak ada? Selain karena Dewa Kegelapan, bisa saja dia Pergi karena Keinginannya sendiri?"]


Seo Jun-Woo masih menatap kawah besar yang ada di hadapannya itu yang tidak memberikan banyak informasi. Namun kata-kata yang dia dengar itu cukup masuk akal.


Para Pemuja Dewa Kegelapan itu, mereka bisa membuka Gerbang Dimensi dan membuat Rift, ini jelas bukan hanya Ide mereka juga bukan?


Pasti ada dalang di baliknya.


"Mungkin Aku tahu setelah menghabisi Raja Iblis yang lainnya,"


Dia masih terlihat percaya diri dan sekarang mulai pergi dari tempat itu.


Tujuannya arah Utara.