The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 155: Tamu Tidak Di Undang



Teriakan menyakitkan yang keluar dari Leo mengema memenuhi tempat itu, sampai kearah Seo Jun-Woo juga, itu juga merupakan tanda bahwa serangan gabungan yang mereka buat berhasil tepat pada sasaran.


Namun, Seo Jun-Woo sendiri merasakan sedikit kecemasan di dalam hatinya, terutama soal keadaan tubuh Cha-Eun. Jelas bukan hal baik, serangan gabungan sebelumnya tentu saja cukup kuat, namun bukan berati itu langsung bisa membunuh Constellation Leo dalam sekejap.


Itulah keyakinan Seo Jun-Woo, dia paham seberapa kuat lawannya itulah kenapa dia tidak ceroboh sedikitpun. Dia setidaknya percaya serangan itu setidaknya akan melumpuhkan pergerakan Leo sementara, dan ini adalah waktu yang di tunggu.


"Wow, sepertinya serangan kita berhasil," kata Lee Chae-won dengan semangat.


Namun, respon Kim Jung-Hwa masih sangat waspada, dan berkata,


"Serangan ini masih belum cukup sama sekali untuk menghabisinya jangan lengah sedikitpun."


Seo Jun-Woo yang mendengar kata-kata itu segera menunjukkan ekspresi tidak senang lalu berkata lagi,


"Kita tidak bisa membunuhnya."


Tatapan Kim Jung-Hwa segera menuju kearah Seo Jun-Woo dengan ekspresi yang begitu rumit sekarang. Dia tidak bisa membantah orang yang dia hormati namun sedikit tidak setuju dengan keputusan itu.


"Hah? Apakah itu masuk akal? Kenapa tidak membunuhnya?" Kata Lee Chae-won dengan penasaran.


"Lee Cha-Eun ada disana, aku tidak bisa membiarkannya terlibat terlalu dalam. Aku tahu ini terdengar tidak masuk akal, namun Gadis itu sudah ditipu sejak lama oleh Guild dan Constellationnya, Aku hanya ingin menyelamatkannya."


"Cih, sangat membosankan," guma Lee Chae-won dengan ekspersi tidak senang yang terlihat di wajahnya.


Seo Jun-Woo lalu menatap ke samping ke arah Kim Jung Hwa yang saat ini menunjukkan ekspresi tidak senang juga mencoba untuk berbicara padanya dengan telepati.


"Aku tahu, kamu tidak senang dengan keputusanku."


"Aku akan mematuhi perintah Constellation-Nim."


Seo Jun-Woo yang mendengar kata-kata sedikit ogah-ogahan itu hanya bisa menghela nafas.


"Jadi, bukanlah lebih baik menangkap Leo? Tidakkah kamu juga penasaran sebenarnya apa tujuan dari semua perbuatannya selama ini? Hanya membunuhnya begitu saja Tidakkah itu tidak menyenangkan? Kita bahkan jadi tidak bisa membuktikan pada orang-orang bahwa mereka jahat, kamu mengerti maksud ku?"


Kim Jung-Hwa yang awalnya ragu itu setelah mendengar kata-kata itu tiba-tiba menjadi tercerahkan, dan berkata dengan takjub,


"Sudah saya duga dari Constellation-Nim, Anda benar-benar berwawasan luas dan berpandang ke depan."


"Tolong jangan memanggilku seperti itu ini akan sangat memalukan dan akan sangat rumit jika di dengar orang."


"Lalu, dengan apa saya harus memanggil anda?"


Mendengar pertanyaan tiba-tiba itu, Seo Jun-Woo terdiam sebentar. Sebuah panggilan tiba-tiba?


"Mari pikirkan itu setelah semuanya selesai."


Kim Jung-Hwa mengaguk, lalu mengikuti Seo Jun-Woo menuju kearah Leo yang saat ini masih terkena efek serangan. Mereka ingin melihat dari dekat tentang bagaimana keadaannya.


Dua orang itu menyuruh Lee Chae-won untuk lebih waspada dan mengurus Kang Min-Hee yang saat ini terlihat ingin melarikan diri.


"Kamu bisa mengurus orang itu?"


"Tentu saja, aku sudah sangat lama membenci Ketua Guild Zodiak Knight yang sombong itu," kata Lee Chae-won.


Ketika keduanya mulai mendekat ke arah Leo, tentu saja masih ada kepulan asap tebal di sana. Leo yang terlihat kesakitan itu mulai mengarahkan serangan secara random dari tubuhnya. Namun serangan itu jelas bukan apa-apa untuk Seo Jun-Woo dan Kim Jung-Hwa, mereka bisa menghindari serangan acak tidak beraturan itu.


Dan tepat setelah kepulan asap berakhir, hal-hal yang mereka lihat adalah tubuh Cha-Eun yang compang-camping, Aura Leo yang ada di sekelilingnya sudah tidak semegerikan sebelumnya.


"Kalian kurang ajar kalian! Kalian berani menentang kekuasaan ku!" Kata Leo marah, ketika menahan sakit di seluruh tubuhnya itu dia mulai mengeluarkan serangannya lagi. Namun kali ini sudah ditangkis Seo Jun-Woo lagi.


"Kamu masih terlihat begitu sombong dari dulu dan tidak berubah sedikitpun, Leo."


Mendengar panggilan santai Seo Jun-Woo, ekspresi Leo segera menunjukkan tidak senang.


Seo Jun-Woo lalu tertawa, dan berkata,


"Bukankah aku yang seharusnya bertanya? Kenapa kamu berkhianat dan membiarkan Dewa Kegelapan masuk?"


"Kamu! Omong kosong Apa yang kamu katakan!"


CRASSS


Pedang Seo Jun-Woo berbenturan dengan serangan dari Leo lagi.


Kim Jung-Hwa juga dengan hati-hati mulai menyerang ke arah samping sambil mendengarkan percakapan keduanya.


"Kamu yang menginginkan kejatuhan Constellation of The Light, dan membawa Dunia dalam kekacauan ... "


"Kamu! Jangan bilang kamu utusan Constellation of The Light? Tidak! Tidak! Dia seharusnya sudah menghilang! Dia sudah tidak ada lagi sejak mengorbankan dirinya dan membuat Sistem Kekuatan untuk manusia!! Tidak!! Tidak mungkin!!"


Leo terlihat mulai berteriak ketakutan seperti orang gila ketika mengatakan hal-hal itu.


Kata-katanya itu jelas membuat Seo Jun-Woo ataupun Kim Jung-Hwa sangat terkejut. Sekarang, Seo Jun-Woo akhirnya merasa sebagian misteri akhirnya terpecahkan.


Keberadaan Constellation of The Light yang menghilang ...


Dan kenapa manusia tiba-tiba memiliki kemampuan, dan menjadi Awakening. Sistem Pembentukan Dungeon sebagai bentuk pertahanan terakhir dari Dewa Kegelapan.


Lalu, Fregmen of The Light sebenarnya apa itu?


Mungkin pecahan terakhir kekuatan yang Constellation of The Light tinggalkan sebelum menghilang dan berubah menjadi Sistem itu sendiri.


Disaat keduanya dikejutkan dengan fakta yang sangat mengejutkan itu tiba-tiba saja sebuah serangan sihir yang sangat hebat mengarah pada keduanya. Itu adalah sebuah meteor api, yang tiba-tiba berjatuhan dari langit dan menyerang ke arah keduanya.


"Heh, sepertinya kalian melakukan pembicaraan yang cukup menarik."


Keberadaan seorang Pria berambut pirang gelap dengan sebuah tongkat kayu kecil itu, menarik perhatian ketiganya. Termasuk Leo yang terkejut.


"Hyde? Kamu datang!! Cepat bentu Aku! Sesuai dengan kesepakatan yang kita buat!"


Hyde yang mendengar itu, segera tertawa dan berkata,


"Tentu saja, Constellation-Nim. Aku sebenarnya tidak menyangka Anda sampai repot-repot turun ke sini, apakah ini karena Kang Min-Hee itu tidak becus?"


"Benar! Jadi kamu harus membantuku!"


Seolah mendapatkan harapan, Leo kali ini kembali dipenuhi dengan rasa percaya diri. Dia mendekat kearah sosok Ketua Shadow Legion itu.


Seo Jun-Woo jelas tidak membiarkan dua orang itu bergabung, mencoba untuk menyerang, mulai mengeluarkan tombak dari Inventorynya.


[Kemampuan Dark Heavenly Thunder diaktifkan]


Tombak petir hitam segera diarahkan kearah Hyde, namun dengan cepat, itu berhasil ditahan oleh beberapa lapis pertahanan yang dia lalu mulai memegang tombak itu dengan santai setelah kekuatan serangannya hilang.


"Heh, ini benar-benar menarik. Gaya bertarungmu benar-benar mengingatkanku kepada seseorang."


Seo Jun-Woo yang mendengar itu jelas saja menjadi marah, tepatnya orang yang ada di hadapannya saat ini adalah mantan teman setimnya dulu, yang pernah bersama-sama mengalami suka duka di dalam Dungeon. Seorang Juniornya yang dulu selalu mengikutinya kemana-mana, dan memanggilnya, 'Hyung'.


Luapan emosi segera menyelimuti dirinya, namun Kim Jung-Hwa yang melihat itu segera mencoba menenangkannya dan memegang bahunya.


"Benar, tidak bisa terprovokasi oleh sampah itu."


Dan disini pertarungan baru akhirnya dimulai.