The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 141: Percayalah Padaku (Part 1)



Saat ini, Seo Jun-Woo sedang berada di ruang pemeriksaan, menatap pria bertopeng yang terbaring di tempat tidur. Hanya ada mereka berdua di dalam ruangan itu sekarang.


Pertama, setelah memastikan tidak ada orang di sekitar, Seo Jun-Woo mulai melepaskan topeng yang Kim Jung Hwa pakai. Dan tepat seperti yang dia duga, tato yang berisi dengan energi kegelapan menutupi sebagian wajah dan lehernya. Dan ekspansi Kim Jung-Hwa juga menunjukkan ekspresi kesakitan dalam tidurnya.


Itu terlihat cukup mengerikan dan terkesan menyakitkan hanya melihatnya saja. Membuat Seo Jun-Woo tidak enak. Dia mulai penasaran, kira-kira mimpi semacam apa yang ditunjukkan oleh alam bawah sadarnya?


Seo Jun-Woo tentu ingat, ketika dia tengelam dalam kekuatan Kegelapan, sampai hampir lepas kendali dan kehilangan dirinya sendiri, dan berkeliaran tidak jelas di Dimensi Kegelapan.


Hal yang dia katakan pada Choi Hana sebelumnya, tentu saja bukan sebuah kebohongan. Jika terus menggunakan kemampuan kegelapan, bisa saja berubah menjadi seperti para Monster di Dungeon dan kehilangan akal, dan yang paling buruk dari semuanya bisa saja malah di bawah kembali Dewa Kegelapan.


Ini adalah sebuah kekuatan dengan dua sisi, satu sisi bisa membuat lebih kuat di sisi lain bisa membuatmu tenggelam dan memakanmu.


Seo Jun-Woo sejujurnya tidak bisa membayangkan jika saat dia di dimensi kegelapan, dia tidak sadarkan diri dan benar-benar tengelam dalam Kekuatan Kegelapan. Dia mungkin akan menjadi salah satu Monster penghuni Dimensi Kegelapan.


Memikirkannya saja membuatnya ngeri. Apa dulu yang dia sempat lakukan ketika kehilangan kesadaran?


"Sial, kamu tidak boleh sampai lepas kendali dan tengelam."


Jika bukan karena Fregmen Cahaya yang ada dalam dirinya yang bisa menyeimbangkan kekuatan kegelapan, itu akan buruk.


Seo Jun-Woo lalu mulai memegang tangan Kim Jung-Hwa baru saja memikirkan sebuah cara tertentu untuk menstabilkan kekuatan kegelapan dalam tubuh Kim Jung-Hwa.


[Kemampuan Darkness Draining diaktifkan]


Segera sebuah pemberitahuan segera muncul.


[Kemampuan dibatalkan. Hanya bisa di gunakan pada target yang bukan mahluk hidup]


"Sial, ini tidak bisa di serap?"


Seo Jun-Woo Tengah berpikir keras bagaimana cara menyembuhkan orang yang ada di tempat tidur itu.


[Kemampuan Lighting Draining diaktifkan]


Segera setelah itu, kekuatan cahaya mulai muncul di tangan Seo Jun-Woo dimana dia memegang tangan Kim Jung-Hwa, sebuah ledakan energi segera terjadi dalam jangka singkat.


[Energi Fregmen of The Light beresonansi]


[Perbaikan Fregmen of The Light sedang dilakukan]


Segera, Seo Jun-Woo merasakan gelombang energi yang ada di tangannya masuk ke dalam dirinya namun, Kim Jung-Hwa yang ada ditempat tidur segera kejang-kejang.


Seo Jun-Woo segera melepaskan tangannya, dan mundur kebelakang membatalkan kemampuannya.


"Sial, Aku memang sudah menebaknya, cara untuk memperbaiki Fregmen of The Light yang rusak. Ternyata benar-benar harus seperti ini. Jelas, ini hanya akan memperburuk keadaan."


Seo Jun-Woo segera di liputi sebuah dilema. Dia mulai berpikir sejenak dan kembali memegang tangan Kim Jung-Hwa.


"Mari coba lakukan beberapa kemampuan sederhana."


[Kemampuan Light Manipulation diaktifkan]


Gelombang energi kekuatan cahaya segera berkumpul di tangan kanan Seo Jun-Woo, itu secara perlahan-lahan dia coba alirkan kepada Kim Jung-Hwa.


[Fregmen of The Light Beresonansi]


Ada beberapa efek disana, namun bukan efek negatif setidaknya. Seo Jun-Woo terus mencoba mengalirkan energi dalam tubuhnya.


Dan benar saja, ketika dia memeriksa gelombang energi dalam tubuh Kim Jung-Hwa dengan Light Manipulation, dia menemukan engeri yang ada di tubuh Kim Jung Hwa sangat berantakan, terutama Kekuatan Kegelapan yang tidak beraturan, membuat keseimbangan energi dalam tubuh Kim Jung Hwa rusak, dan efeknya sudah terlihat dengan jelas bagaimana pria itu tidak sadarkan diri.


Seo Jun-Woo mulai berkeringat, ketika memfokuskan kemampuannya itu mencoba untuk memperbaiki gelombang energi yang tidak stabil itu. Mencoba mengendalikan energi kegelapan yang berantakan itu, dengan Fregmen of The Light.


"Fyuh... Aku rasa cukup sampai disini dulu."


Seo Jun-Woo melepaskan tangannya, dan menonaktifkan Kemampuannya. Berkat Fregmen of The Light dalam tubuh mereka berdua yang beresonansi, Seo Jun-Woo menjadi bisa mengendalikan energi cahaya dalam tubuh Kim Jung Hwa untuk melawan kekuatan kegelapan yang tidak stabil itu, mencoba menstabilkannya.


Sudah dua jam lebih berlalu ketika dia terlalu fokus.


"Baik, sekarang harusnya tidak apa-apa."


Seo Jun-Woo mulai kembali memasangkan topeng putih itu, sambil mengelus rambut Kim Jung-Hwa.


"Sekarang semua baik-baik saja, jangan hanya berbaring seperti ini saat hal gawat terjadi, Avatarku Kim Jung-Hwa. Constellationmu ada disini, untuk menyelamatkanmu, semua akan baik-baik saja."


Dengan itu, Seo Jun-Woo pergi tanpa menunggu Kim Jung-Hwa siuman.


Dalam ruang bawah sadarnya, Kim Jung-Hwa bermimpi buruk, tentang hal-hal dimasa lalu, hal-hal buruk yang dia alami. Sampai tiba-tiba sebuah energi hangat yang familiar memasuki dirinya bersama dengan suara familiar.


'Semuanya baik-baik saja, Aku ada disini.'


Sesuatu terdengar seperti itu, sebuah cahaya muncul, dengan wajah dan topeng yang akrab.


"Constellation-Nim ... "


Namun saat dia mulai membuka matanya, sudah tidak ada siapa-siapa di dalam ruangan itu. Hanya tangan kanannya, merasakan energi hangat tertentu, sesuatu yang sangat dia kenal. Dia menatap tangannya dengan ekpersi rumit.


"Apakah itu mungkin?"


Dia segera menggelengkan kepalanya.


"Ini mungkin karena mimpi saja."


####


Di tempat lainnya, setelah Seo Jun-Woo keluar dari tempat persembunyiannya sementara Guild Starlight, dia segera menuju ke sebuah rumah sakit. Ada pasien lain yang harus dia urus.


Itu adalah seorang gadis tertentu yang sebelumnya terlibat dalam kekacauan. Ketika Seo Jun-Woo memasuki ruang rawat gadis itu, Seo Jun-Woo melihat bahwa gadis itu sudah sadar.


"Kamu akhirnya bangun?"


Tatapan Lee Cha-Eun bertemu dengan tatapan Seo Jun-Woo.


"Kamu ... "


Melihat situasinya, Lee Cha-Eun sepertinya baru sadarkan diri, gadis itu masih memegangi kepalanya yang terasa sakit dan pusing.


"Jangan terlalu banyak bergerak dulu!"


Seo Jun-Woo mulai mendekat, dan kali ini memegang tangan Cha-Eun, berniat mencoba memeriksa energi yang ada di tubuh gadis itu, apakah sudah stabil atau belum.


Namun tangan Seo Jun-Woo segera ditepis.


"Apa yang coba kamu lakukan?"


Ekspresi Seo Jun-Woo menjadi buruk.


"Kenapa kamu tidak percaya padaku saja? Dan jangan banyak bicara."


Seo Jun-Woo sekali lagi, mengalami sakit kepala hanya memikirkan bagaimana cara berurusan dengan gadis yang ada di depannya ini. Cukup beruntung, Kim Jung-Hwa sebelumnya tidak sadarkan diri sehingga semua urusan berjalan dengan lancar tanpa terlalu banyak berdebat.


Dan sekarang, urusan dengan Lee Cha-Eun akan panjang. Dari mana harus memulai ini?