
Kurang lebih Seo Jun-Woo mengerti tentang apa yang ingin Kim Jung-Hwa katakan.
"Kamu ingin menyerang Guild Pemuja Dewa Kegelapan?"
'Bukankah sudah jelas? Aku merasa, tidak ada hal baik membiarkan mereka terus bertingkah seperti itu, Para Zodiak juga pasti ada di balik semua ini, jadi yang paling pas sebelum Para Zodiak bertindak lebih jauh, kami harus menyerang bala bantuan mereka dulu, yaitu Guild Shadow Legion, Para Pemuja Dewa Kegelapan, agar nantinya mereka tidak bisa mengelak atau lari ke mana-mana lagi.'
Mendengar kata-kata tegas dan penuh perhitungan itu, Seo Jun-Woo tersenyum, sudah dia duga dari Avatarnya, mereka memiliki pemikiran yang sama. Sebaliknya, menghancurkan Guild Shadow Legion dulu, untuk mengurangi kekuatan Para Zodiak.
Awalnya, dia ingin mengadu domba mereka, namun karena situasinya sudah seperti ini, ini akan cukup sulit. Tapi mungkin datang di sana ini juga bisa untuk membuat mereka terpecah belah?
Misalnya, tentang bagaimana Markas Guild Shadow Legion di sebarkan oleh Zodiak Knight?
Seo Jun-Woo tiba-tiba menemukan sebuah cara tentang bagaimana mengunakan Cha-Eun dengan baik, bukan berarti dia ingin memanfaatkan gadis itu namun ini merupakan kesempatan dan jika cara untuk membuktikan pada Cha-Eun bahwa Master dan Guild yang tadi itu percayai ternyata jahat.
Membunuh dua burung dalam satu kali lempar.
Ini terdengar bagus.
"Baik, aku suka ide mu itu mari kita bertemu besok. Lebih cepat lebih baik aku memiliki rencana, namun apakah keadaan mu sudah baik-baik saja?"
Ada beberapa keraguan dalam benak Seo Jun-Woo, akan baik jika Kim Jung-Hwa ikut, namun jika keadaan orang itu masih harus, dia tidak perlu memaksakan diri. Dan lagi, kondisi Cha-Eun juga belum benar-benar pulih.
'Kamu pikir Aku siapa?'
Setelah mengatakan kata-kata sombong dan arogan itu telepon segera ditutup dengan sepihak bahan sebelum Seo Jun-Woo berbicara lagi. Dia hanya ingin mengumpat dan kesal.
"Tuan Seo Jun-Woo ada apa?" Tanya Emiliana yang berada di sana menjadi penasaran tentang seseorang yang diajak bertelepon oleh Seo Jun-Woo, yang membuat Seo Jun-Woo memiliki berbagai macam perubahan ekskresi.
"Emiliana, aku ingin kamu ikut denganku kau suatu tempat."
Dan disinilah, semua rencana Seo Jun-Woo dimulai. Sayangnya, ketika hari H pelaksanaan rencana, saat dia berkumpul dengan anggota dadakan ekspedisi ini, suasana tegang terlihat didalam ruangan rapat.
"Kenapa kamu mengajak gadis ini? Ini jelas, bukan tempat untuk pergi berkencan." Kata Phoenix dengan ekspersi kesal sambil menatap ke arah Seo Jun-Woo dan Cha-Eun.
"Siapa yang kamu kira ingin pergi berkencan! Dan Seo Jun-Woo, kenapa kamu malah mengajak Master Guild Starlight? Aku tahu kamu pasti bersekolah dengan orang ini untuk menjebak ku bukan?"
Seo Jun-Woo sudah menjadi pusing tentang bagaimana dua orang itu sekarang terlibat pertengkaran. Namun situasi tidak hanya sampai disana.
Seorang tamu yang tiba-tiba datang juga mengagetkan semua orang.
"Selamat siang, Aku Charles Stingfied Ketua Guild Guardians of Calestial. Hari ini, Aku secara sukarela ini membantu kalian, aku sudah dengar semua ceritanya dari Emiliana, aku ingin membalas di kepada Tuan Seo Jun-Woo yang telah menyelamatkan adikku yang berharga ini, Emiliana Stingfied."
Lalu tatapan pemuda berambut pirang itu, mengarah ke para anggota lainnya, segera menunjukkan ekspresi terkejut melihat wajah-wajah familiar.
"Emm, Atau ... Kalian tidak butuh keberadaan ku? Ada Master Phoenix dari Guild Starlight dan Nona Cha-Eun dari Zodiak Knight, bahkan ada juga Putra Ketua Asosiasi Hunter Korea Selatan?"
Seo Jun-Woo yang melihat kedatangan orang baru itu tidak terkejut lagi.
"Tentu saja, keberadaan anda akan sangat membantu kami, Terimakasih atas pertisipasinya. Saya Seo Jun-Woo dari Asosiasi, soal menyelamatkan Adik anda, ini hanya kebetulan saja," kata Seo Jun-Woo menjabat tangan orang itu dan bersikap cukup sopan.
"Ya, adikku sudah bercerita banyak tentang kamu jelas orang yang baik."
Namun ketika Charles mengatakan itu, tatapannya pada Seo Jun-Woo sedikit memancarkan kebencian tertentu. Seo Jun-Woo tidak bisa menebaknya, apakah karena dia dekat dengan adiknya Emiliana?
Sungguh, Sister Compex?
Seo Jun-Woo mencoba melupakan pikirkan tidak penting lagi lalu menatap ke sisi kiri di mana ada seorang pemuda berambut hitam dan bermata biru, sedang duduk dengan arogan di sebuah kursi, seolah dia tidak peduli pada dunia, terlihat menyendiri dengan ponselnya.
Sebelumnya Asosiasi Hunter meneleponnya, karena Seo Jun-Woo sering menyalahgunakan nama asosiasi setiap kali dia bertindak, dia jadi kena marah terutama oleh Ketua Asosiasi, yang bilang dia seenaknya saja, jadi agar Seo Jun-Woo tidak seenaknya lagi dia sekarang di beri pengawas untuk tugas baru soal rencana menyerbu markas Shadow Legion, yaitu bernama Lee Chae-won, Hunter level S dari Asosiasi yang terkenal karena suka membuat masalah.
Sudah terlalu malas, dia harus menjadi bebysister dari Hunter bermasalah, belum lagi ada dua orang di Tim yang sepertinya akan terus bertengkar dan tidak setuju satu sama lainnya, Cha-Eun dan Kim Jung-Hwa. Ada juga tambahan Ketua Guild Guardians of Calestial, Charles Stingfied, yang Seo Jun-Woo tidak tahu orang macam apa itu.
Dan terakhir, ada Emiliana Stingfied, yang cukup mengejutkan Seo Jun-Woo soal identitasnya, tidak hanya dia seorang Saintess namun juga adik dari Master Guild Guardians of Calestial. Setidaknya, hanya gadis ini yang terlihat baik-baik saja, betapa leganya setidaknya ada orang yang cukup normal disini.
Tentu saja, ada juga Naga kecil dibelakang Kim Jung-Hwa, yang segera terbang ke pelukan Seo Jun-Woo, naga kecil yang menenangkan jiwa.
"Po! Po!"
"Aku juga merindukanmu Vio!" Kata Seo Jun-Woo lebih memilih berurusan dengan naga kecil.
Setelahnya, semua orang mulai berkumpul dan duduk di kursi pertemuan, untuk membahas rencana apa yang akan mereka lakukan.
"Pertama, karena ini misi diam-diam dan pengawasan, lebih baik sedikit orang yang terlihat, terlalu banyak orang yang terlibat memungkinkan informasi bocor," kata Seo Jun-Woo terlihat memulai rapat itu.
"Aku setuju dengan itu, terlalu banyak orang, hanya menjadi beban." Kata Phoenix setuju.
"Baik, Rencananya, kita akan pergi ke Inggris. Aku sebelumnya pernah menyelidiki bahwa salah satu markas mereka berada disana. Ini mungkin sedikit tidak nyaman untuk Guild Guardians of Calestial, namun nyatanya, Komplotan jahat itu membuat markas dengan tenang di wilayah kalian,"
Ekspedisi Charles terlihat tidak nyaman.
Terlihat ada nada penyesalan di sana merasa sedikit frustasi dengan informasi yang baru saja dia dapatkan. Musuh yang selama ini dicari dan dikejar Ternyata begitu dekat namun tidak menyadarinya, merasa dipermainkan oleh Para Pemuja Dewa Kegelapan.
"Itu cukup wajar, artinya Guild Shadow Legion, benar-benar sangat pintar untuk bersembunyi. Memilih arena paling dekat dengan musuh mereka, mereka cukup berani juga. Namun ini juga merupakan hal yang baik ini artinya kita bisa mendapatkan bala bantuan tepat waktu jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apakah begitu Master Charles?"
Charles yang mendengar itu segera menganggukkan kepalanya dengan kepastian.
"Tentu saja, Guild kami, siap menjadi bala bantuan kapan saja jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan."
Seo Jun-Woo cukup puas, setidaknya sekarang punya backup dan rencana cadangan jika ini gagal. Setelah semua tidak ada yang tahu apa yang mungkin saja terjadi nanti. Dan mereka memiliki bala bantuan yang sangat baik.
Seo Jun-Woo tahu, jika membicarakan soal Guild Pemuja Dewa Kegelapan yang juga Para Pengikut Raja Iblis yang termasuk didalamnya, musuh utama mereka adalah Constellation dari 12 Archangel. Kekuatan orang-orang dari Guild Guardian of Calestial, di khususkan untuk melawan kejahatan dan kekuatan kegelapan.
Butuh lebih banyak kekuatan untuk menghadapi hal-hal yang tidak diketahui nantinya.
Markas rahasia Shadow Legion cukup rumit, seolah benar-benar berada di dimensi berbeda. Belum lagi memiliki struktur yang hampir mirip dengan labirin. Di balik rumah mewah dan megah bagai Rumah Bangsawan, anda labirin yang sulit ditembus. Seo Jun-Woo yang sudah menyusup ke sana saja cukup mengalami kesulitan untuk mencari lokasi-lokasi atau ruangan-ruangan penting disana, dia hanya pasrah mengikuti instruksi anggota Guild, kalau tidak Dia mungkin akan tersesat.
Tempat paling merepotkan, dan jika Seo Jun-Woo memikirkan lebih dalam tentang siapa yang membuat labirin menyebalkan seperti itu jawabannya sudah jelas. Aiden Will, mantan rekan setimnya yang merupakan penyihir hebat yang tentu saja menyukai membuat hal-hal rumit semacam labirin.
Kenapa Seo Jun-Woo tidak sadar dari awal?
Jika itu adalah orang yang sama?
Bagaimana orang itu hidup?
Seo Jun-Woo yakin, sebelumnya pernah mendengar jika upacara pemakaman sudah dilakukan untuk Aiden Will. Tubuh, suara dan semuanya berbeda, seolah-olah memiliki tubuh baru.
Seo Jun-Woo tentu sempat mencari tahu soal Aiden Will semasa hidupnya dan menemukan bahwa dia memiliki seorang cucu bernama Hyde Will, yang dikabarkan sakit-sakitan. Keberadaannya tidak begitu diketahui orang, bahkan penampilannya ketika dewasa tidak pernah diposting di manapun hanya ada foto ketika masih kecil.
Seo Jun-Woo yang melihat foto Hyde Will ketika kecil, yang sangat mirip dengan sosok 'Aiden Will' yang dia temui di Shadow Legion jelas cukup terkejut.
Beberapa kemungkinan buruk mulai terbesit dalam pikirannya.
'Sihir Perpindahan Jiwa'
Karena Seo Jun-Woo pernah mengalami sendiri, walaupun bukan dia yang mengaktifkan kemampuan itu namun melewati sistem, jadi dia tahu secara teori sihir semacam itu bisa terwujud.
Hanya hal gila apa yang Aiden itu ingin capai?
"Itu bagus. Lalu Aku akan mulai menjelaskan rencana penyusupan kita," kata Seo Jun-Woo sekali lagi mulai akan memberikan penjelasan rencana pada semua orang, dimana mereka akan menyusup diam-diam mengunakan kostum yang mirip dengan seragam Guild mereka, yang sudah Seo Jun-Woo pesan secara mendadak.
Namun mendegar penjelasan Seo Jun-Woo di mana Dia mulai memperintah satu persatu orang-orang di sana serta peran-peran mereka ada seseorang yang terlihat tidak menyukai hal itu.
"Hah, Kenapa mesti melakukan rencana berbelit-belit seperti itu? Lebih baik, langsung datang dan hancurkan saja semuanya," kata Lee Chae-won dengan ekspersi malas.
"Tidak, kita tidak bisa gegabah masuk begitu saja."
Sekarang, Kim Jung-Hwa mulai mengapi.
"Aku juga merasa rencana itu terlalu berbelit-belit, serangan langsung sepertinya lebih baik."
"Kita tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi bisa saja orang-orang yang kita kejar lari jika kita memberikan serangan dadakan," kata Seo Jun-Woo lagi, mencoba untuk meyakinkan orang-orang itu.
Sungguh, sulit, dia tahu Kim Jung-Hwa tipe yang langsung, dia masih ingat bagaimana cara mengacaukan Gedung Guild Celestial Triad. Dan lagi, Lee Chae-won yang terlihat tipe impulsif yang akan melakukan hal yang dia suka, tanpa memikirkan rencana, itulah kenapa dia di sebut pembuat kacau.
Bagaimana cara menghadapi dua orang ini agar tidak berbuat gegabah?
"Kamu merencanakan taktik sembunyi-sembunyi itu karena kamu pengecut lemah bukan? Aku dengar kamu bahkan bukan Hunter Rank S. Orang-orang lemah hanya suka bersembunyi kalau begitu kenapa kamu tidak usah ikut saja?" kata Lee Chae-won lagi dengan ekspersi sedikit merendahkan.
Seo Jun-Woo yang mendengar itu segera menjadi marah.
"Aku yang merencanakan semua ini Bukankah seharusnya kamu saja yang tidak usah ikut jika tidak ingin mengikuti rencanaku?"
"Aku juga tidak ingin ikut Kalau Pak Tua itu tidak memaksaku!"
"Cih, orang impulsif sepertimu yang Hanay akan membuat semua orang mati!!"
"Hahaha, hanya orang lemah yang akan mati, itu jelas bukan salahku."
"Bregsek!"
Seo Jun-Woo benar-benar sudah kehilangan kesadaran, dan ingin menendang orang itu keluar.
Emiliana melihat suasana tempat itu menjadi kacau, mencoba menenangkan semua orang.
"Itu ... Jangan bertengkar, bagaimana jika kita membuat dua Tim saja? Yang satu membuat serangan kejutan untuk mengalihkan perhatian, dan yang sebagai menyusup? Aku rasa ini cukup lebih mudah?"