The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 189: Kuil Misterius



"Untuk menjadi lebih memperkuat Fregmen Cahaya?" Kata Seo Jun-Woo dengan ekspresi terkejut mendapatkan tawaran Mikaela tiba-tiba. Dia tahu, Mikaela sepertinya bukan tipe yang tertarik menawarkan bantuan, berbeda dengan sosok Uriel.


"Hmm, apakah kamu bisa bertambah kuat atau tidak, ini tergantung kamu. Jadi mari ikut Aku sebentar, kamu pasti menyadari kekuatan yang berada didalam lukisan? Sentuhlah itu, dan ikuti arah kekuatan itu,"


Seo Jun-Woo yang merasa penasaran, segera menyentuh lukisan yang memancarkan energi itu. Dan dalam sekejap mata, energi Seo Jun-Woo seolah tersedot. Gelombang cahaya segera memasuki pandangannya.


Hal berikutnya yang dia rasakan adalah, dia berada disebuah ruangan asing yang tidak diketahui. Itu adalah sebuah bangunan yang terlihat cukup mewah juga, sama seperti rumah kaca yang memiliki lukisan, seluruh penjuru ruangan itu juga memiliki lukisan, kali ini ada juga patung-patung yang ada disisi-sisi lorong.


"Apakah ini sebuah Kuil?"


Seo Jun-Woo ingat, tempat ini cukup mirip dengan hal yang dia liat di dalam Dungeon. Mirip dengan kuil misterius milik Constellation of The Light.


Seo Jun-Woo mulai melihat-lihat sekitarnya. Disana dia merasakan energi Fregmen Cahaya yang familiar ada disekitar sana. Dari patung-patung itu terpancar energi cahaya yang redup.


"Aku tidak merasa akan bertambah kuat hanya dengan menyerap hal-hal kecil ini,"


Seo Jun-Woo hanya melihat patung-patung itu begitu saja, yang sepertinya menggambarkan tentang Mantan Pemimpin Arcangel itu.


"Hmm, Aku masih tidak mengerti keserakahannya, sama seperti keserakahan Para Zodiak yang ingin menjadi yang terkuat dan ingin menguasai segalanya, apa artinya jika menjadi yang terkuat?"


Seo Jun-Woo juga masih tidak memahaminya, dia ingin menjadi kuat karena memiliki sesuatu yang harus dilindungi, namun orang-orang itu berbeda, mereka ingin kuat karena ego.


Dia mulai melangkah semakin kearah dalam, yang membuat terkejut, ketika dia mulai memasuki sebuah ruangan, dia melihat patung-patung yang ada disana yang awalnya diam, bergerak.


Itu menatap kearahnya, seolah memberikan ancaman.


"Apa-apaan tempat ini?"


CRASSS


Tiba-tiba patung-patung itu mulai terbang dan menyerang Seo Jun-Woo dengan kecepatan penuh. Seo Jun-Woo untungnya bisa menangkis serangan itu.


Dia segera mengunakan gelombang energi kegelapan untuk menghabisi langsung patung-patung mengganggu itu. Namun yang membuat Seo Jun-Woo kaget adalah karena serangan-serangannya tidak mempan!


Patung-patung itu, bahkan masih utuh setelah terkena Dark Nova. Seo Jun-Woo jelas menjadi heran. Dia mulai mendekatinya dan mencoba menebasnya dengan Volid Slash. Namun patung itu lagi-lagi tidak tergores.


Seo Jun-Woo melihat bagaimana patung-patung itu, memantulkan kemampuan kegelapan miliknya.


"Ini aneh, patung apa ini sebenarnya?"


Patung-patung itu memiliki bentuk seperti Angel dengan dua sayap, bergerak dalam berbagai senjata, dan berpakaian perajuri.


Seo Jun-Woo masih berusaha menghindari serangan-serangannya itu, masih mencoba mencari cara untuk menyerangnya. Namun patung itu masih begitu keras, dan kemampuan kegelapannya tidak mempan sama sekali.


Seolah-olah patung itu di desain untuk melawan kegelapan.


"Tunggu jangan bilang...."


[Kemampuan Lighting Manipulation diaktifkan]


Pedang Seo Jun-Woo dilapisi kekuatan cahaya, lalu menyerang patung itu.


Dan tepat, kali ini pedangnya berhasil mengenai patung itu. Cukup membuat beberapa goresan.


"Ini semacam tempat latihan?"


Seo Jun-Woo juga tidak tahu, dia mulai mengaktifkan kemampuan cahaya miliknya. Dia mulai membuat semacam ledakan besar dengan kemampuan cahaya maliknya untuk menyapu bersih patung-patung itu.


[Kemampuan Wave of The Light diaktifkan]