
[Kemampuan Volid Slash diaktifkan]
Seo Jun-Woo sekarang mulai menebas monster berbentuk tentakel aneh yang dia temui. Kemudian tentakel-tentakel hitam meledak, menjadi cairan-cairan menjijikan yang mengenai baju Seo Jun-Woo.
"Sungguh, aku tidak mengira monster-monster yang ada di dalam sini bahkan lebih buruk daripada Zombie dan Undead." Keluhnya kesal.
Seo Jun-Woo tidak tahu, Sudah berapa lama dia berada di tempat yang aneh ini. Seberapa jauh dia menatap hanya ada kegelapan di mana-mana. Langit yang gelap, dan tahan yang gelap, tidak ada satupun bintang di langit yang menerangi tempat itu.
Belum lagi, hanya ada monster-monster aneh yang berada disana.
"Po! Po!!"
Vio Sang Naga, baru saja membakar beberapa Monster tentakel itu, terlihat bangga menunjukkan hasil kerjanya kepada Seo Jun-Woo. Melihat itu, Seo Jun-Woo tersemyum dan mengelus kepala Naga kecilnya itu.
"Kerja Bagus, Vio! Hmm, memang sangat efektif untuk membakar makhluk-makhluk menjijikan itu, jadi tidak perlu untuk mengotori diri dengan cairan-cairan aneh itu."
"Po! Po!"
Setelah mencoba membersihkan dirinya, Seo Jun-Woo lalu segera mulai berjalan lagi bersama dengan Vio.
"Baik, Mari kita terus menjelajahi tempat ini, tidak peduli makhluk apa yang muncul."
Seolah setuju dengan kata-kata itu, Vio segera terbang dengan penuh semangat menuju ke arah depan.
Keduanya, mulai terus menelusuri tempat itu, sambil kadang-kadang membunuh beberapa monster acak yang muncul. Sementara ini, yang muncul hanya monster-monster yang memiliki kemampuan rendah. Energi Kegelapan dari Monster-monster itu juga tidak begitu besar, jadi melawan monster-monster kecil semacam itu hanya membuat dia menjadi lelah, apalagi jumlah monster itu tidak ada habisnya.
Seo Jun-Woo memiliki keunggulan dalam hal ini karena kemampuan Fregmen of The Light yang dimilikinya.
[Kemampuan Radiant Burst diaktifkan]
Ini kemampuan untuk melepaskan ledakan cahaya yang sangat kuat, yang segera menghancurkan gerombolan Monster hitam yang berbondong-bondong kearah Seo Jun-Woo. Cahaya itu, benar-benar terlihat sangat terang di tengah kegelapan tanpa habis itu.
Benar-benar memusnahkan monster-monster yang sebelumnya datang berbondong-bondong itu.
"Sungguh? Efeknya ternyata lebih besar dari yang aku kira,"
Ya, Seo Jun-Woo juga tidak mengira kemampuan fragmen cahaya benar-benar sangat efektif di sini Padahal dia tidak mengeluarkan sebanyak itu kemampuannya, namun sudah menghasilkan efek sebesar itu.
Segera, setelah ledakan besar itu berakhir, Seo Jun-Woo mengunakan Light Manipulation untuk menyelimuti tubuhnya dan tubuh Vio. Tepat setelahnya, monster-monster lemah yang dari tadi mengeroyoknya itu mulai menjaga jarak sambil menunjukkan gemetar.
Jelas mahluk-mahluk kegelapan itu, merasa takut karena cahaya yang datang tiba-tiba. Seo Jun-Woo merasa puas dengan ini, dan mulai kembali menelusuri tempat itu.
Dia kembali menatap kearah langit.
"Sial, di tempat ini Aku merasa selalu diawasi."
Perasaan tidak nyaman sejak dia memasuki tempat itu. Seo Jun-Woo kurang lebih tahu dia ada dimana.
"Apakah ini Dimensi Kegelapan tempat Dewa Kegelapan berada?"
"Po!"
Naga kecil Vio, terlihat mengangguk ketika Seo Jun-Woo mengatakan itu.
"Hmm, Apakah kamu tahu sesuatu tentang tempat ini?"
"Po."
"Hah, lagi pula kamu baru saja menetas tidak mungkin tahu tempat semacam ini."
Seo Jun-Woo terus berjalan disana, mencoba mencari sesuatu yang mungkin bisa dia jadikan petunjuk untuk kembali pulang ketempatnya.
Atau...
"Apakah mencari keberadaan Dewa Kegelapan saja?"
Seo Jun-Woo kembali menatap ke arah langit di mana di sana hanya ada batu-batu di atas, melambangkan Constellation yang kehilangan Cahayanya.
"Tapi kenapa mereka tidak jatuh?"
Seo Jun-Woo tentu binggung, ketika Constellation mati, bintang-bintang yang mewakilinya akan jatuh dan menghilang. Namun benar-benar berbeda disini.
RORAAAARRRRR
Ketika Seo Jun-Woo mulai melamun, dia bertemu dengan sesosok mahluk yang memiliki energi yang sangat besar.
Itu adalah semacam Naga dengan tiga kepala.
"Heh, akhirnya aku bertemu dengan makhluk yang layak, Hydra kah?"
Gelombang energi Kegelapan, serangan dari Monster itu langsung menuju kearah Seo Jun-Woo.
"Menyingkir dari sini, Vio! Aku akan mengurusnya sendirin!"
Seolah mengerti, Vio segera menjauh dari tempat itu membiarkan Seo Jun-Woo bertarung disana.
Seo Jun-Woo segera mengeluarkan Tombak miliknya dari penyimpanan.
[Kemampuan Holy Smith diaktifkan]
Kali ini, Seo Jun-Woo tidak melemparkan tombak itu melainkan maju secara langsung, sudah lama tidak mengunakan tombak dalam pertarungan langsung.
Ujung tombak yang penuh dengan energi cahaya itu segera mengenai tubuh monster hydra itu. Namun, sisik Hydra yang sangat keras susah untuk di tembus.
[Kemampuan Radiant Burst diaktifkan]
Dia mengumpulkan lagi energi cahaya di tombaknya, mencoba untuk mengarahkan langsung sekali lagi kepada salah satu kepala Monster itu.
Dengan menambahkan lebih banyak Mana, Seo Jun-Woo berhasil menusuk monster itu.
ROARRR
Monster itu, terlihat mengamuk setelah menerima luka di lehernya itu, mencoba untuk bergerak menyingkirkan Seo Jun-Woo agar terlempar.
Namun Seo Jun-Woo tetap bertahan disana, tentu tidak akan dengan mudah melepaskan serangannya.
[Kemampuan Heavenly Thunder diaktifkan]
Segera, ledakan petir yang sangat kuat keluar dari tombak miliknya itu, dalam sekejap memotong salah satu kepala Hydra. Lalu, Seo Jun-Woo muncul menjajal jarak dari serangan Hyra yang marah.
Sepintas, Seo Jun-Woo mendegar sebuah suara di kepalanya.
[XXX berkata padamu, 'Pertunjukan yang hebat']