
Seo Jun-Woo yang membaca chat di Channel Constellation menjadi segera menjadi terdiam. Disana tidak dijelaskan tentang Indentitas sebenanya dari Phoenix, orang-orang ini masih hanya mengatakan sebagian-sebagiannya tidak jelas.
Yah, jika di pikirkan lagi sekitar sepuluh tahun lalu, sebenarnya keberadaan Kim Jung Hwa tidak terlalu menarik perhatian pada awalnya sampai insiden dia membunuh salah satu dari Eksekutif Guild Zodiak Knight, Avatar Utama Leo kala itu. Tidak banyak yang tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Namun Insiden setelahnya dimana Kim Jung Hwa di tuduh. Jika dipikir-pikir lagi, bagaimana Cara Kim Jung Hwa lolos dari kejaran orang-orang sebelumnya?
Dia bahkan bisa membuat Guild yang cukup bagus sekarang. Seo Jun-Woo tahu, Kim Jung Hwa cukup kuat, namun hanya sekedar kuat bukan berarti bisa membuat Guild besar cukup kuat.
Dia pasti memiliki semacam dukungan di belakangnya.
"Tuan Seo Jun-Woo, apakah kamu baik-baik saja?" Kata Emiliana setelah menggunakan kemampuannya untuk menyembuhkan luka-luka Seo Jun-Woo.
"Ya, Aku baik-baik saja sekarang, Terimakasih banyak." kata Seo Jun-Woo yang baru saja tersadar dari lamunannya.
Seo Jun-Woo mulai tidak ingin terlalu dalam memikirkan kejadian di masa lalu. Kembali fokus pada keadaan sekarang, dimana Guild dari Zodiak mengguakan cara lama untuk memfitnah Phoenix.
Tidak, lebih tepatnya jika dipikir lagi Bukankah ini kesempatan untuk menjatuhkan Guild Zodiak?
Jika bisa membuktikan bahwa mereka mengatakan hal omong kosong dan fitnah?
Yang nantinya, akan membuat orang-orang kembali berpikir tentang tindakan masalalu Guild Zodiak yang asal menuduh orang, dan lagi, mungkin juga nama baiknya dimasalalu bisa di perbaiki!
Tidak ada kesempatan yang lebih bagus dari ini, dan lagi akan baik jika bisa membongkar hubungan antara Guild milik Zodiak dan Para Pengikut Dewa Kegelapan. Dan lagi salah satu dari Lima Pahlawan Aiden Will masih hidup, saksinya ta tentang insiden di masa lalu masih ada.
Dan sekarang, untuk bisa membongkar semua itu dia membutuhkan dukungan. Tempat inilah dimana dia bisa menemukan dukungan itu.
Seo Jun-Woo tiba-tiba merasa senang berada di tempat ini. Dia menatap kearah langit kuning keemasan. Heavenly Realm juga dulunya lokasi tempat tinggal Constellation of The Light.
Tidak ada tempat yang lebih baik dari tempat ini untuk mengungkapkan kekuatan Fregmen Cahaya.
"Kenapa kamu tersenyum tiba-tiba?" Emiliana benar-benar heran melihat dia yang ada di sampingnya dari tadi terus membuat berbagai macam ekskresi yang tidak bisa dia mengerti.
"Bukan apa-apa, aku hanya merasa lega setidaknya sekarang kita berada di tempat yang aman."
"Bagaimana kamu tahu jika ini aman?"
Seo Jun-Woo lalu segera berkata lagi, dengan santai,
"Coba panggilah Constellation mu. Kamu mungkin sudah bisa kembali menghubungi dia."
Emiliana tidak mengerti, namun segera melakukan perintah Seo Jun-Woo. Dan benar saja, Emiliana terkejut ketika mendengar kata-kata Constellationnya.
[Constellation 'Mother of Holy Fire' menunjukkan ekspresi kaget dan berkata, "Kamu akhirnya bisa dihubungi, dan bagaimana bisa kamu berada di tempat itu?"]
Pemberitahuan itu juga terlihat oleh Seo Jun-Woo, sepertinya Sang Constellation tidak berniat untuk menyembunyikan keberadaannya yang memantau sekitar tempat itu. Emiliana tentu segera menceritakan sebagain yang terjadi, bagaimana dia tiba-tiba di culik,lalu ketika sadar berada di dunia yang aneh, dan bagaimana dia bertemu Seo Jun-Woo.
[Constellation 'Mother of Holy Fire' mengucapkan Terimakasih padamu karena menyelamatkan Avatar miliknya, dia memberikan mu 'Holy Fire Blessing' sebagai hadiah, Api Suci ini bisa di gunakan sebanyak tiga kali.]
Kemampuan 'Holy Fire' biasanya merupakan skill eksklusif yang hanya diberikan kepada Avatarnya, jadi mendapatkan Kemampuan itu walaupun hanya sementara jelas sangat bagus. Api ini jelas memiliki begitu banyak kegunaan dalam pertarungan dimasa depan.
"Terimakasih Constellation-Nim." Kata Seo Jun-Woo sopan.
[Constellation 'Mother of Holy Fire' berkata, "Aku lihat kamu belum memiliki Constellation? Tertarik untuk menjadi salah satu anak-anakku?]
"Maaf jika kurang sopan Constellation-Nim, saat ini saya tidak berminat memiliki Constellation pendukung."
[Constellation 'Mother of Holy Fire' menunjukkan ekspresi kejutannya, dan berkata, "Kamu cukup aneh, namun kamu selalu bisa mempertimbangkan penawaranku, kamu bisa menyebut nama aku tiga kali dan aku akan muncul."]
"Terimakasih banyak Constellation-Nim Aku akan mempertimbangkan nya nanti."
[Constellation 'Mother of Holy Fire' mengaguk setuju, lalu mulai bertanya, "Apakah kalian tahu sekarang berada di mana?"]
Emiliana yang bingung itu hanya segera berkata,
"Kami juga tidak tahu. Apakah anda tahu Constellation-Nim?"
[Constellation 'Mother of Holy Fire' berkata dengan pelan, "Tapi tolong rahasiakan ini oke?" sambil menunjukkan ekspresi misterius.]
"Tentu saja."
[Constellation 'Mother of Holy Fire' berkata lagi, "Kalian sekarang berada di tempatku tinggal, Dimensi Heavenly Realm, tempat milik 12 Achagel Tinggal, jadi mari kita bertemu karena kamu sudah di sini. Soal cara pulang aku akan memikirkannya nanti.]
Emiliana segera menunjukkan ekspresi yang begitu terkejut dan begong menatap ke arah Seo Jun-Woo, sedangkan pria yang di tatap itu hanya menaikkan bahunya berpura-pura tidak tahu dan terkejut juga.
Dan begitulah, akhirnya mereka berdua di pandu menuju kesebuah Istana Tertentu di Wilayah itu.
Istana yang memiliki warna merah muda, dan memiliki tanda love dimana-mana.
"Ini... Kita benar-benar akan bertemu dengan Constellationku? Arcangel Uriel?" Tanya Emiliana dengan tidak percaya setelah melihat ke arah istana besar yang ada di depannya. Disana di jaga oleh beberapa Angel kelas rendah yang mengijinkan mereka masuk gerbang.
Seo Jun-Woo mau tidak mau, merasa cukup diri melihat kemegahan tempat ini. Semakin banyak poin yang dimiliki, semakin banyak fungsi yang bisa di gunakan. Salah satunya, yaitu membuat mahluk buatan untuk melayani. Angel-angel kecil itu adalah salah satunya.
Sayangnya, ketika mereka melewati gerbang, ada tatapan ganas menuju kearah Seo Jun-Woo.
Tidak, lebih tepatnya tiba-tiba kilat cahaya mengarah kearah Seo Jun-Woo dengan kecepatan penuh dari arah taman di Istana itu.
Sosok Pria berambut pirang dengan sayap putih, bisa terlihat di tengah-tengah tangan itu seseorang yang menatap Seo Jun-Woo dengan ekpersi tajam. Aura tajam dan mendominasi muncul dari Pria itu.
Tatapan Seo Jun-Woo bertemu dengan orang itu, ekpersinya buruk.
'Sial, kenapa ada dia disini?'