The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 162: New Constellation



Merasakan hawa membunuh yang sangat kuat, itu beberapa Hunter segera mundur kebelakang, berhasil kembali ke realitas.


Beberapa Hunter yang cukup masuk akal segera berkata pada temannya,


"Ti-- Tidakkah kamu melihat orang itu sebelumnya memusnahkan seluruh Monster yang ada disana? Menurutmu masuk akal Hunter biasa seperti kita bisa mengalahkannya?"


Teman Hunter itu, jangan dengar penjelasan itu menjadi sedikit gemetar dan mengangguk.


"I-- Itu bener, bagaimana bisa Aku tadi sempat memiliki pemikiran gila untuk menyerang orang itu! Astaga, bukankah level Kemampuannya mungkin ada di sekitar Rank S? Hanya orang gila yang mau melawan monster semacam itu."


Namun Hunter disamping keduanya, masih memiliki mata keserakahan.


"Kalian berdua terlalu pengecut, Hunter yang ada di sekitar kita, kita semua ada banyak dan orang itu hanya satu, jika kita semua bekerja sama, dia juga pasti akan kalah. Bukankah ini kesempatan bagus untuk bisa mendapatkan kekuatan yang lebih hebat?"


"Kamu pikir Jumlah bisa mengalahkan kualitas? Jangan gila, kalau kamu cukup gila, kenapa tidak melawan Phoenix saja yang jelas akan meningkatkan populas,"


"Lupakan, kamu benar. Aku merasa melawan monster semacam itu tidak masuk akal. Yang Aku inginkan menjadi Hunter hanya agar bisa hidup tenang, tidak mau membuang-buang hidup untuk hal yang mustahil."


Pada akhirnya, setelah merasakan Aura mematikan itu, tidak ada seorangpun yang berani maju kedepan, apalagi melihat Choi Hana yang cukup terkenal itu ada di di pihak Hunter bernama Seo Jun-Woo itu.


Seo Jun-Woo merasa cukup puas dengan reaksi semua orang bahwa mereka semua sepertinya masih waras dan terkendali, tahu mana hal yang masuk akal.


[Constellation yang merahasiakan namanya sangat kecewa kepada semua orang! Kalian semua pengecut menyediakan!!]


Salah satu Hunter yang menerima pemberitahuan itu tiba-tiba saja menjadi marah dan tidak terima dipanggil pengecut, dia mulai berkata,


"Untuk Constellation yang bahkan tidak ingin menyebutkan identitasnya dan bersembunyi di belakang layar, apakah layak menyebut orang lain pengecut? Bukankah kamu pengecut itu sendiri?"


"Hey itu benar! Muncul tiba-tiba dan membuat Quest yang begitu aneh semacam itu!"


"Itu benar! Ini tidak masuk akal! Ini pasti semacam penipuan!"


[Constellation yang tidak menyebutkan namanya segera menjadi marah! Kalian tidak layak mengetahui namaku! Dasar orang-orang lemah!]


Seo Jun-Woo juga melihat pemberitahuan itu, memilih untuk tidak meresponnya. Baik, untuk sesaat mari hindari menarik begitu banyak perhatian dulu.


Dia segera pergi dari tempat itu diam-diam dalam bayangan setelah berpamitan dengan Choi Hana. Dia masih ingin berkeliling dan memeriksa keadaan kota saat ini.


Namun ada beberapa perasaan yang tidak nyaman ketika dia menatap kearah langit. Dimana Bintang-bintang milik Zodiak berada.


Disana, walaupun jumlahnya sudah berkurang, masih ada kumpulan bintang-bintang yang terang di sana.


Dia jelas merasa sedikit penasaran, setelah pemimpin Para Zodiak pergi, sekarang apa yang dilakukan oleh Zodiak sisanya?


Namun langit jelas tidak memberikan jawaban padanya.


####


Saat ini, di sebuah Istana yang sangat megah, dimana berdiri di tempat serba putih. Di depan Istana itu, terlihat sebuah patung besar berbentuk Singa Raksasa yang menawan. Melambangkan, Constellation Zodiak yang terkuat Leo.


"Desain tempat ini sangat norak."


Seorang Pria berambut pirang dengan baju penyihir, datang tantri jalan dengan tenang memasuki Istana itu. Sebuah istana megah yang saat ini kosong karena tidak memiliki penghuni.


"Para Zodiak sialan itu kabur Eh? Mereka benar-benar pengecut tanpa memimpin mereka."


Dia berjalan dengan tenang, mulai melihat-lihat sepanjang Yaman istana itu.


"Sekarang tempat ini milikku."


Aura kekuatan besar segera muncul, Aura yang berbentuk seperti Singa, segera dengan Aura itu, dia mengarahkan pada Pintu masuk Istana yang terkunci.


Dalam sekejap sekolah pintu itu mengenali pemiliknya, pintu itu segera terbuka.


"Kekuatan Baru ini benar-benar sangat mengagumkan."


Dia mulai berjalan masuk, dan mulai di sambut oleh boneka penghuni Istana.


Dia berlahan langsung ke singasana di Istana itu. Setelahnya, dia mulai duduk disana, dan beberapa layar muncul didepannya. Layar dimana, dia bisa memantau berbagai sudut belahan bumi disana.


[Selamat Datang di Channel Constellation. Sang Constellation Baru, "The One Who Take Over The Stars,"]


Dia mulai tertawa dengan nama barunya ini. Ini adalah kehidupan baru yang akhirnya dia dapatkan.


"Hahahaha.... Jadi begini rasanya menjadi Constellation?" Katanya sambil memandang Dunia dari atas, terasa sangat luar biasa.


Dan disaat ini juga, sebuah bintang baru mulai bertambah di langit, mengantikan Rasi Bintang Leo, dan sebesar milik Leo.


Seo Jun-Woo yang ada di bawah dan menatap langit, segera dikagetkan dengan pemandangan yang mengejutkan itu. Dia memiliki firasat buruk soal itu.


"Ada apa dengan bintang-bintang itu?"