The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 69: Situasi Berbahaya



Setelah itu mulai muncul berbagai macam monster. Membuat orang-orang dalam ruangan itu menjadi panik.


"Tenang semua!! Jaga koordinasi tim dan lawan musuh dengan hati-hati!"


Phoenix mencoba untuk menenangkan tim penyelidik agar tidak panik dia sendiri mulai kamu kembali mengeluarkan pedang berlapis apinya untuk melawan patung besar yang ada di tempat itu.


Namun Patung Besar itu terlihat aneh, karena tidak ada pemberitahuan apapun di depan patung itu ataupun notifikasi sistem, seolah-olah hal-hal ini tidak bisa di baca oleh sistem.


Membuat orang-orang yang ada di sana bingung termasuk Seo Jun-Woo.


"Tunggu... Jangan bilang ini semacam Mahluk Summoning?"


Hanya ini penjelasan logis kenapa master patung besar yang ada di hadapan mereka itu tidak ada notifikasi nya.


"Jangan sok tahu! Jelas itu mungkin karena ini Dungeun Hitam! Siapa yang tahu makhluk aneh macam apa yang ada di Dungeon aneh ini?" Kata salah satu Anggota Mystic Trinity mencoba untuk menyangkal kecurigaan Seo Jun-Woo stand mulai meyakinkan orang orang, tentu saja orang-orang disana lebih percaya dengan kata-kata orang itu daripada Seo Jun-Woo.


Hanya Phoenix yang merasakan keanehan yang sama dengan Seo Jun-Woo juga, namun situsnya cukup buruk karena beberapa serangannya tidak mempan seolah-olah golem itu dibuat untuk menahan serangan api. Bahkan Monster sebelumnya yang ada di luar, walaupun bisa menahan serangan api tetap saja masih sedikit bisa dibakar dengan api namun Golem ini benar-benar berbeda.


Berbagai makhluk aneh mulai keluar dari tempat berbagai pintu masuk di ruangan itu. Membuat orang-orang yang ada di sana kewalahan.


Seo Jun-Woo juga mulai bertarung dengan monster aneh berbentuk seperti tentakel hitam yang ada di depannya. Monster itu tidak memiliki Inti, sangat licin dan bisa berubah bentuk seperti Smile.


Monster licin itu rupanya merupakan sejenis parasit yang menempel pada benda-benda atau patung-patung kecil yang ada di sekitar sana. Membuat patung patung yang harusnya dia menjadi bergerak.


Namun cukup aneh, melihat monster jenis itu berada di wilayah gurun semacam ini rasanya benar-benar tidak cocok.


Seo Jun-Woo tiba-tiba memiliki firasat tidak enak, lalu bagaimana dengan orang-orang yang berada di luar sana?


Bukan berarti tidak ada orang yang kuat di luar, masih ada Choi Hana, juga sepertinya ada beberapa Hunter level S lainnya selain dari Guild Starlight.


Tunggu...


Hunter level S milik Mystic Trinity juga ada di luar!!


Memikirkan hal ini, Seo Jun-Woo segera mencoba mendekati Phoenix yang masih bertarung dengan monster golem yang ada di depannya itu.


Phoenix yang tiba-tiba didekati itu jelas merasa kesal,


"Kenapa kamu malah ke sini! Ini lebih berbahaya daripada yang kamu kira bukan tempat untuk kamu mencoba untuk unjuk gigi!"


"Bukan begitu, aku menemukan beberapa keanehan dari tempat ini tidaklah kamu merasakannya?"


"Aku mengerti apa maksudmu tapi..."


"Di Luar, ada Hunter level S milik Mystic Trinity,"


Setelah Seo Jun-Woo mengatakan hal-hal itu ekspresi Phoenix segera menjadi cukup pucat.


"Maksud mu..."


"Aku juga tidak yakin..."


"Sial..."


Mereka berdua berdiskusi namun monster yang mereka lawan menjadi tumbuh lebih kuat seolah baru saja di pasok dengan energi baru.


Tepat setelah itu, ada Monster yang tiba-tiba muncul dari bawah tanah. Sesuatu yang memiliki tubuh berwarna merah, memiliki tanduk di kepalanya. Ada rantai di tangan dan Kakinya.


"Siapa yang berani mengacaukan Ruanganku!!"


Monster itu bisa berbicara dan berteriak dengan keras.


Berbeda dengan monster patung aneh yang ada disana, Monster yang baru saja muncul dari bawah tanah itu memiliki Bar nama.


One of Heavenly Demon Matrik


Rank S+


Phoenix dan Seo Jun-Woo segera saling menatap satu sama lain dengan ekspresi yang buruk.


"Aku sepertinya tidak bisa pergi dari sini,"


Seo Jun-Woo juga mengerti apa maksudnya, lalu segera berkata,


"Aku akan mencoba keluar dan menyelidiki hal-hal diluar, kamu selesaikan saja hal-hal itu secepatnya,"


Dan kenapa dia merasa terganggu dengan keberadaan hanter bernama 'Seo Jun Woo' ini?


"Itu... Akankah disaat seperti ini bukan saatnya membahas itu?" Kata Seo Jun-Woo segera memalingkan wajahnya karena tidak ingin di curigai, tidak mengira Phoenix ini jadi orang yang cukup paranoid, walaupun dulu dia pernah memberikan nasehat untuk tidak gampang percaya pada orang lain namun tetap saja.


Phoenix jelas tidak memiliki kepercayaan, dia segera menyuruh salah satu Member Guild Starlight untuk pergi mengecek keadaan orang-orang yang berada di luar bersama Seo Jun-Woo.


Seo Jun-Woo hanya bisa pasrah dan mencoba untuk melarikan diri dari tempat itu, sambil diam-diam menatap salah satu Member Zodiak yang ada disana, namun orang itu tidak menunjukan keanehan masih bertarung dengan Mosnter seperti dengan orang-orang lainnya.


Apakah dirinya yang terlalu berlebihan atau apa?


Tidak, harus waspada.


Seo Jun-Woo dan salah satu Member Guild Starlight itu, segera kembali menuju lorong tempat mereka berasal tadi. Mencoba kembali menuju jalan keluar.


Namun mereka jelas sekali merasakan ada yang aneh ketika ada di lorong itu. Dan benar saja, ketika mereka tiba di ujung lorong, yang mereka temukan adalah sebuah pintu keluar yang terlihat sangat berbeda dengan tempat yang mereka masuki.


"Apakah tadi mantra Teleportasi?" Kata Seo Jun-Woo binggung, Walaupun dia bisa mendeteksi sihir namun jika itu tidak ada hubungannya dengan elemen kegelapan atau cahaya dia tidak bisa mengetahuinya.


"Apakah kita harus kembali kepada Master?" Kata salah member Guild Starlight itu dengan cemas.


"Dia sedang sibuk sekarang Bukankah kamu memiliki cara untuk menghubunginya nanti? Kita harus menemukan lebih dulu orang-orang yang berada di luar tadi!"


"Kamu ada benarnya kita perlu mencari dan memastikan keadaan mereka dulu sebelum melapor, dan jika hal-hal gawat terjadi..."


"Kita mungkin sebaiknya bisa memanggil Tim yang dipimpin oleh Lunar Legionairess," kata Seo Jun-Woo, ya dia paham Phoenix akan sibuk dengan pertarungannya bersama orang-orang untuk sesaat, membiarkan dia pergi dari sana artinya membiarkan monster S+ mengamuk, itu juga situasi yang sangat berbahaya.


Dan lagi, apakah ini benar-benar ulah Guild dari Zodiak atau tidak, masih belum bisa dipastikan karena memang ini Dungeun Hitam yang penuh dengan misteri, tidak benar-benar ada yang tahu hal-hal apa yang tersembunyi di tempat ini.


Sangat beruntung, Seo Jun-Woo sempat meninggalkan beberapa tanda Dark Mark, sehingga dia bisa melacak dan kembali ke lokasi reruntuhan sebelumnya.


Ketika mereka tiba di atas, mereka ternyata ada di sebuah Reruntuhan, namun jelas berbeda dengan reruntuhan yang mereka masuk di sebelumnya. Reruntuhan ini memiliki beberapa pohon setidaknya dan juga sebuah danau kecil, semacam Oasis. Namun masih sangat gersang.


"Ini..."


Member Guild Starlight juga terlihat bingung dengan situasinya.


"Ujung sana! Sepertinya lokasi ini tidak begitu jauh dari tempat kita masuk tadi,"


"Bagaimana kamu bisa tahu?"


"Ini... Pihak dari Asosiasi, Tim Support memiliki beberapa Artefak pelacak khusus, aku hanya menggunakan salah satu alat untuk mendeteksi keberadaan member lain,"


Tentu saja Itu hanya alasan omong kosong yang Seo Jun-Woo katakan, dan untungnya orang itu percaya dan tidak bertanya lebih lanjut.


Keduanya jelas sekali sedang menuju kearah ujung sana sambil meninggalkan beberapa jejak agar jika pertarungan di bawah telah selesai mereka bisa segera menyusul. Member Guild Starlight ini benar-benar sangat berguna untuk hal-hal semacam ini.


Dan baru sekarang perjalanan di dalam gurun terasa sangat menyiksa dan lama untuk Seo Jun-Woo. setiap detik yang berlangsung berasa seperti setiap menit dan ujung Tempat yang mereka cari seolah tidak sampai-sampai.


Hanya ada dataran gurun yang sepi dan gersang, yang membawa aroma kematian.


Seo Jun-Woo hanya bisa berharap jika tidak ada apa-apa yang terjadi.


Setelah berlari dengan cukup lama, hal-hal yang mereka temukan di Reruntuhan adalah sebuah kekacauan. Dari jauh mereka bisa melihat ada banyak monster yang berkumpul di reruntuhan itu.


"Gawat! Cepat kamu gunakan Sinyal Darurat!!" Kata Seo Jun-Woo memberikan aba-aba.


Saat ini jarak mereka kalau runtuhan itu masih cukup jauh namun Aura kegelapan yang cukup banyak bisa terpancar dari lokasi keruntuhan yang mereka capai apalagi monster-monster di sekelilingnya sangat berbahaya Sudah bisa terlihat dari jarak yang jauh.


Seo Jun-Woo segera mempercepat langkahnya untuk menuju ke lokasi itu. Hal yang dia lihat adalah sebuah kekacauan, di ujung tempat itu, terlihat beberapa gadis sedang dikepung oleh Monster.


Walaupun disisi sebelah kanan ada monster, namun anehnya hanya sisi kiri di mana lebih banyak wanita atau lebih tepatnya lebih banyak member Guild Starlight yang di serang.


Salah satunya adalah Choi Hana, Yang sepertinya menjadi kewalahan itu mungkin karena kekuatannya benar-benar tidak cocok dengan gurun yang bersama ini.


Seo Jun-Woo mencoba mendekat ke sana setelah menebas monster dengan salah satu kemampuannya Dia merasa bahwa ini bukan saatnya untuk terlalu memilih-milih dalam menyembunyikan kekuatan. Dia mendekati Viona yang saat ini ada di tengah-tengah formasi mencoba menyembuhkan beberapa member Guild Starlight yang terluka.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Seo Jun-Woo panik.


"Kamu... Kamu sebaiknya jangan ke sini menjauhlah ke sisi kanan!!"


"Apa? Apa maksudmu?"


"Aku juga tidak begitu tahu, hanya saja... Tunggu! Seo Jun-Woo kamu jangan disana! awas!!" teriak Viona dengan panik.