The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 180: Penjamuan Makan Malam (Part 1)



Seo Jun-Woo yang mendengar perkataan Loki itu segera menjawabnya,


"Hmm, aku juga sedikit bertanya-tanya. Di langit tempat bintang-bintang Zodiak berasal, selain Zodiak yang jatuh, beberapa Constellation disana menghilang secara misterius, ini tidak jatuh namun bergabung dan membentuk Constellation baru, apakah karena ini? Apakah kalian tahu sesuatu?"


Seo Jun-Woo tentu saja selalu penasaran dengan hal-hal ini. bintang-bintang di langit yang benar-benar sangat mengganggu nya. Namun dia juga tidak tahu jawabannya.


Jika Para Manusia, pasti tidak akan tahu jawabannya. Namun bagaimana dengan Para Constellation? Mereka setidaknya pasti tahu.


Seo Jun-Woo belum memiliki kesempatan untuk bertanya di Channel Constellation sebelumnya. Karena disana ada berbagai macam kehebohan tentang hal-hal lain yang terjadi.


Jadi mungkin ini saatnya untuk mendapatkan jawaban.


"Entahlah. Aku juga tidak tahu, itu memang aneh, ini jika pertama kalinya aku melihatnya."


Jawaban Loki barusan membuat Seo Jun-Woo kecewa. Sekarang tatapan mengarah pada Constellation paling tua yang berada di sini, Odin. Mungkin dia tahu jawabannya?


Terlihat bagaimana Odin tapi untuk gerbang Zodiak dengan ekspersi buruk. Terlihat sedang merenungkan sesuatu yang begitu dalam.


"Aku memiliki firasat buruk soal ini. Constellation yang ada di tempat bintang-bintang Zodiak ini, jelas bukan hal yang baik."


Kata-kata itu, malah makin membuat Seo Jun-Woo penasaran.


"Maksud anda?"


Odin lalu segera menghela nafas dan berkata,


"Aku juga tidak yakin untuk mengkonfirmasi, mari bicarakan ini juga di Perjamuan nanti. Ada Constellation lainnya, di tempat ini yang harusnya memiliki pengetahuan yang cukup luas juga,"


Kali ini Loki yang menjawab itu,


"Ayah pasti lupa, Perjamuan ini Perjamuan Pribadi, tidak semua Constellation di panggil."


"Para Archangel harusnya tahu sesuatu tentang hal ini juga. Mereka termasuk Constellation yang cukup tua. Sudah melewati berbagai macam Era,"


Dan begitulah akhir dari percakapan itu. Kereta kuda yang mereka naiki segera berbelok arah, dan menuju ke arah pintu tertentu, yang terlihat cukup mencolok juga.


Memiliki desain, ukuran bulu-bulu disekitarnya, dan memancarkan semacam cahaya misterius yang terlihat aneh.


Karena saat itu terburu-buru, Seo Jun-Woo tidak bisa melakukan apapun disana. Setidaknya, dia masih ingin mencoba untuk meningkatkan kekuatan Fregmen Cahaya disana.


Dan sekarang karena ada Kim Jung-Hwa disini juga, mungkin saja bisa mengingatkan kekuatan Fregmen Cahaya mereka setelah di gabungkan.


Ada hal-hal aneh yang terjadi ketika fragmen cahaya yang mereka berdua miliki dijadikan satu dan bersinkronisasi. Mungkin dengan ke sana, akan memberikan beberapa petunjuk.


Kereta Kuda segera bertemu dengan penjaga gerbang, lalu segera memberikan undangan penjamuan. Tidak lama untuk proses verifikasi mereka lalu segera diizinkan untuk masuk dan melewati pintu gerbang.


Dan yang mereka lihat adalah sebuah taman yang sangat indah. Seperti saat Seo Jun-Woo datang kesini sebelumnya, tidak ada yang berubah di sana.


Tidak, Seo Jun-Woo mulai memperhatikan lagi daerah sekitar. Jika melihat kesisi barat, dari Taman indah ini, terlibat pemandangan yang kurang menyenangkan. Apakah itu sebuah Istana yang terbakar habis?


Mereka hanya melihatnya samar-samar namun pemandangan istana yang rusak itu jelas merusak pemandangan sekitar.


Seo Jun-Woo merasa, Sepertinya itu arena bekas pertempuran sebelumnya. Melihat satu Arcangel jatuh, sepertinya pertarungan pertama berjalan dengan cukup serius.


Strategi serangan dari Raja Iblis sepertinya cukup bagus, mereka tidak terburu-buru menyerang namun memilih menunggu waktu yang tepat ketika lawan lengan.


Sebenarnya Bahkan dalam penjamuan ini, mereka tidak boleh lengah. Seo Jun-Woo melihat juga, ada banyak prajurit penjaga yang berada di sekitar sana lebih dari sebelumnya.


Sejak serangan pertama, pasti Para Archangel lebih waspada dari sebelumnya.


"Maaf, jika kalian harus melihat pemandangan yang tidak nyaman. Kami belum memiliki waktu untuk membereskannya. Silahkan lewat sini, menuju ke Aula Penjamuan," kata salah satu Penjaga yang ada disana.


Setelah turun dari kereta rombongan itu segera pandu kesebuah Istana yang cukup megah. Seo belum kesini sebelumnya.


Melihat sekelilingnya, istana itu terlihat lebih kosong daripada Istana Uriel, desain tempat itu juga minimalis, terlihat pemiliknya benar-benar tidak peduli dengan estetika tempat itu.


Seo Jun-Woo bisa menebak sepertinya milik siapa itu.


"Ini Istana milik Tuan Constellation, 'The True of Judgment' Mikaela."


Seo Jun-Woo sudah bisa menebaknya, ini juga Archangel yang baru saja kehilangan Avatar utamanya beberapa saat lalu.


Dan sekarang mereka sudah tiba di aula tempat Perjamuan. Dan ternyata sudah banyak yang datang.