The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 91: Dark Chain's



[Kemampuan Dark Chain's Fregmen of The Darkness di aktifkan]


Sebuah rantai hitam panjang mulai muncul di tangan Seo Jun-Woo, ini berbeda dari rantai biasa. Skill ini memiliki keunggulan yang hanya dimiliki oleh atribut kegelapan dan Fregmen of The Darkness milik Dewa Kegelapan. Mirip seperti bagaimana Dewa Kegelapan bisa mengambil cahaya dan menarik Constellation diatas sana untuk jatuh.


Hanzel masih tidak menyadari tentang situasinya mulai menggunakan cambuknya untuk menyerang ke arah Seo Jun-Woo, dengan kecepatan yang dia miliki dia berhasil memberikan beberapa luka pada Kaki Seo Jun-Woo. Dia lalu tertawa senang.


"Ini adalah akhirmu!"


Namun Seo Jun-Woo yang menerima serangan itu terlihat cukup santai. Tentu ada banyak pemberitahuan di hadapannya seperti bagaimana dia terkontaminasi oleh racun, namun dalam sekejap racun-racun yang masuk segera dihalau oleh kemampuan pasifnya yang kebal terhadap racun itu.


Hanzel yang melihat lawannya itu tidak terpengaruh oleh racun miliknya jelas saja menjadi panik, dia segera mengaktifkan salah satu kemampuannya yang lain.


[Toxic Manipulation di aktifkan]


Ini adalah kemampuan yang memiliki kendali penuh atas racun dan bisa mengubahnya sesuai keinginan. Kali ini Hanzel mengubah racun menjadi gas beracun, menutupi seluruh Arena sekiranya dengan racun.


Sayangnya, Seo Jun-Woo yang terkena gas beracun itu masih baik-baik saja dan mulai terus maju, kali ini dia mencoba untuk mengendalikan rantai yang ada di tangannya mengarahkannya kepada Hanzel. Cukup sulit untuk menangkap Hunter level S tentunya.


Keduanya, sekali lagi mulai beradu kecepatan dan saling mengejar satu sama lain. Hanzel masih belum menyerah dan mulai mengeluarkan pedangnya untuk menangkis serangan Seo Jun-Woo.


CRASSS


Serangan penuh Kekuatan Racun mematikan dan kekuatan Constellation Zodiak Scorpio mulai beradu dengan Pedang kegelapan milik Seo Jun-Woo. Di saat seperti ini dia berhasil membuat lawannya lengah, menggunakan tangan kirinya untuk melemparkan lantai dan mengenai tangan dari lawannya.


"Apa!! Kamu berani!!"


Hanzel kali ini mencoba untuk memotong rantai yang ada di tangannya. namun Ini adalah sebuah rantai bayangan yang tidak bisa dipotong secara fisik karena terhubung dengan jiwa seseorang.


Seo Jun-Woo segera mengaktifkan Rantai itu, setelah membaca beberapa mantra sihir Dewa Kegelapan yang dia pelajari sebelumnya.


Dalam sekejap sebuah ledakan terjadi didalam tubuh Hanzel, Hanzel tiba-tiba tubuhnya dipenuhi dengan kekuatan yang tidak bisa dia mengerti. Namun perlahan-lahan kesadarannya menghilang.


"A-- Apa ini... Akhhhhhhh"


Dia mulai berteriak ketakutan ketika kesadarannya tiba-tiba perlahan menghilang. Tepat ketika dia mulai kehilangan kesadaran, tidak lama setelahnya mata Hanzel kembali terbuka namun kali ini memiliki bola mata berwarna emas dan memancarkan kekuatan yang lebih misterius. Kekuatan cahaya dari seorang Constellation segera muncul menyelimuti tubuh itu.


"Ba... Bagaimana bisa!!"


Itu adalah sebuah suara yang bukan milik Hanzel lagi, namun milik Sang Constellation, Scorpio.


"Hallo, Scorpio," kata Seo Jun-Woo mencoba untuk menyapa lawannya itu dengan ramah.


"A--- Apa yang kamu lakukan padaku?"


Seo Jun-Woo yang ditanya itu hanya tersenyum dan berkata,


"Apa? Tentu saja aku ingin bertarung melawanmu secara langsung, sungguh membosankan kamu hanya menggunakan Avatar lemahmu itu bukan?"


Seo Jun-Woo yang baru saja menyelesaikan kata-katanya itu segera bergerak secepat kilat, mengunakan salah satu ilmu pedangnya, dan menggabungkan dengan Volid Slash, memfokuskan kekuatan kegelapan dan kekuatan cahaya pada pedangnya, untuk menebas lawannya.


DUARRRR


"KAMU! SUNGGUH BERANI!!"


Tentu saja, sebagai Constellation walaupun Scorpio sedikit bingung karena tiba-tiba dipanggil ke dunia manusia kemampuan dan respon miliknya masihlah sangat hebat dan segera menghalau serangan Seo Jun-Woo. Seo Jun-Woo juga tahu, bahwa melawan Constellation secara langsung jelas bukanlah hal yang mudah.


Kali ini dia mulai memfokuskan begitu banyak mana pada pedangnya, mengumpulkan lebih banyak dan lebih kuat kekuatan Cahaya dan Kegelapan.


[Kemampuan Dark Nova diaktifkan]


Bersama ketika dia maju ke depan mulai melemparkan gabungan energi kegelapan dan cahaya yang membuat ledakan yang sangat kuat pada musuh. Scorpio yang tidak pernah bertarung secara langsung sebelumnya memiliki indra yang cukup tumpul sehingga telat untuk merespon serangan itu.


Bagian tubuhnya terkena ledakan itu membuat tangan kanannya hilang dan dia mulai meraung ketakutan dan merasakan kesakitan.


"Akhhh... Tangan ku..."


Seo Jun-Woo menatap miris kepada Constellation yang ada di hadapannya itu. Dimana Constellation biasanya hanya melihat dari atas sana, mengunakan manusia seperti mainan mereka, terutama untuk Para Zodiak itu.


"Apakah itu menyakitkan? Namun itu tidak seberapa,"


[Kemampuan Solarflare diaktifkan]


Segera beberapa kilat energi kegelapan meluncur ke arah Scorpio dengan kecepatan tinggi. Namun Scorpio masih bisa mulai menghindari serangan itu.


[Venomous Aura di aktifkan]


Scorpio mengeluarkan aura yang memancarkan racun mematikan. Aura ini melindungi tubuhnya dari racun dan serangan energi negatif. Musuh yang berada dalam jangkauan aura ini secara bertahap diracuni dan melemah saat berada di sekitarnya sayangnya hal-hal ini tidak terlalu berpengaruh kepada Seo Jun-Woo, namun Aura ini cukup untuk menghalau beberapa serangan jarak jauh Seo Jun-Woo.


Scorpio tidak menyerah, dan masih terus melawan.


[Scorpion's Embrace di aktifkan]


Kali ini dia dapat memanggil sosok raksasa berbentuk kalajengking yang berada di belakangnya. Sosok ini memiliki serangan cakarnya yang tajam dan menyengat. Selain itu, sosok tersebut juga dapat meluncurkan serangan mematikan kepada musuh menggunakan ekor panjangnya.


Ukurannya cukup besar, dan bergerak dengan kecepatan tinggi, belum lagi cangkang yang dimilikinya sangat keras. Seo Jun-Woo yang tiba-tiba dihadapkan dengan makhluk yang familiar segera dipenuhi oleh kemarahan.


Dia teringat kejadian di dalam Dungeon, jika mahluk mirip semacam ini walaupun lebih lemah muncul di dalam Dungeon. Dan lagi hal-hal itu hanya menyerang Anggota Guild Starlight, jelas sepertinya ada dalang di baliknya, dan ternyata itu adalah Avatar atau Constellation Zodiak Scorpio itu sendiri. Dia mungkin memiliki kemampuan selain memanggil juga bisa mengendalikan hal-hal semacam itu.


Seo Jun-Woo kali ini mulai mengeluarkan senjata lain dari Inventorynya, yaitu sebuah tombak. Dia lalu mulai memfokuskan energi penghancur ke dalamnya.


[Kemampuan Dark Holy Smite diaktifkan]


Kemampuan untuk memanggil kekuatan cahaya suci dan Kegelapan, itu menyerang kalajengking itu bersama dengan tombak panjang itu. Kekuatan itu, cukup merusak setidaknya untuk bisa menembus langsung cangkang kuat kalajengking, dan menghabisi kalajengking itu dalam sekali Serang membuat sebuah ledakan besar di sana.


[Kemampuan Night Fall diaktifkan]


Di saat seperti ini dia segera mengaktifkan kembali kabut kegelapan untuk menutupi lokasi itu menjadi lebih kelam, memanfaatkan kurang responsifnya Scorpio, mulai membuat serangan kejutan.


[Kemampuan Shadow Blast diaktifkan]


Sekali lagi, dia mengarahkan kekuatan Kegelapannya pada Scorpio yang masih kebingungan karena makhluk Summonernya baru saja hancur. Kekuatan itu, berhasil untuk melukai Scorpio sekali lagi.


"Akhhh....."


Scorpio mulai berteriak kesakitan sekali lagi setelah tubuhnya terlempar dan terluka lagi. Seo Jun-Woo tentu tidak membiarkan kesempatan itu hilang begitu saja, segera mengaktifkan salah satu kemampuan terbaiknya untuk memberikan serangan akhir.


Dia memfokuskan Kemampuan Cahaya miliknya, menggunakan hampir semua mana miliknya.


[Kemampuan Dark Heavenly Thunder diaktifkan]


Ini adalah salah satu kemampuan terbarunya, pengembangan dari Heavenly Thunder sebelumnya yah hanya menggunakan kemampuan cahaya dia tambahkan kemampuan kegelapan sehingga menciptakan petir gelap yang sangat mengerikan.


Dengan itu, sebuah ledakan segera terdengar ketika petir hitam yang mematikan mulai menghantam Tubuh Hanzel bersama dengan Scropio, membuat tubuh itu benar-benar rusak terkena dampak petir itu, memberikan luka seperti luka bakar.


Namun Scropio masih memiliki kesadarannya.


"Akhhhhh"


Seo Jun-Woo mulai mendekat ke arah tubuh yang tidak berdaya itu, yang sekarang ini mulai terlihat ketakutan.


"To-- Tolong Jangan!! Kumohon Lepaskan Aku .... Aku akan mengabulkan semua keinginan mu!"


Seo Jun-Woo lalu segera tertawa,


"Kamu berani memohon untuk hidupmu? Lalu bagaimana denganmu, yang selama ini hanya mempermainkan nyawa manusia?"


"A-- Apa! Aku tidak pernah melakukannya!"


Seo Jun-Woo segera menggeleng-gelengkan kepalanya merasa heran kepada makhluk yang ada di depannya itu masih mengelak sampai akhir.


"Lalu kenapa kamu berkhianat dan membawa Dewa Kegelapan ke Dunia ini?"


Ekpersi Scorpio segera menjadi pucat.


"Apa-- Apa maksudmu! Si... Siapa kamu?"


Seo Jun-Woo mungkin sudah muak dengan makhluk yang ada di depannya itu segera menggunakan pedangnya, dan menebas tubuh Hanzel menjadi dua.


Namun tepat ketika dia baru saja merasa lega, sebuah seragan segera mengarah ke arah Seo Jun-Woo. Kali ini, kekuatan Api yang sangat besar.


Sangat beruntung, Seo Jun-Woo memiliki indra yang cukup baik sehingga berhasil menghindari serangan api itu.


Dan tepat di ujung sana, dia melihat sosok pria bertopeng yang terlihat familiar menatap tajam ke arahnya.