The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 156: Kelicikan



Seo Jun-Woo saat ini merasa semakin terdesak ketika Hyde mulai menyerang ke arahnya dengan kuat. Alasannya, cukup simpel, Seo Jun-Woo saat ini hampir kehabisan energi dan mana miliknya berkat pertarungan sebelumnya yang benar-benar menguras mana.


Dan dia juga tahu bahwa Kim Jung-Hwa saat ini juga kekurangan mana. Sejujurnya pertarungan tambahan ini benar-benar tidak menguntungkan pihak mereka karena mereka sudah kelelahan sedangkan lawan yang baru saja datang itu jelas sekali dalam keadaan terbaiknya.


Namun yang bisa dia lakukan saat ini mencoba untuk mengakhiri ini secepat mungkin. Harusnya Leo akan bisa keluar dari tubuh Cha-Eun setelah ini.


Melarikan diri juga merupakan sebuah pilihan yang baik, namun jika mereka melarikan diri sekarang situasi mereka juga tidak menguntungkan karena lawan saat ini tahu tentang kemampuan mereka. Ini benar-benar situasi yang sulit.


"Mari kita coba menyeret Leo keluar dari tubuh Cha-Eun, dan kembalikan pada tubuh Kang Min-Hee," kata Seo Jun-Woo tiba-tiba.


"Tapi bagaimana caranya?"


"Ini memiliki batas waktu, sebentar lagi harusnya Leo akan keluar, dan di saat itu, Aku akan mencoba menariknya, jadi aku minta padamu untuk bisa meng lulur waktu dan bisa melawan Pria yang baru datang itu apakah tidak apa-apa?" Kata Seo Jun-Woo lagi.


"Aku akan mencoba melakukannya."


"ingat untuk jangan terlalu memaksakan diri apalagi menggunakan kemampuan kegelapan lagi."


"Baik Constellation-Nim."


Seo Jun-Woo memilih tidak berkomentar di situasi ini soal penyebutan namanya, dan hanya mengaguk. Keduanya lalu segera berpencar. Seo Jun-Woo tentu saja juga menyuruh Lee Chae-won untuk berurusan dengan Kang Min-Hee sementara.


Dan sekarang, tugas Seo Jun-Woo menarik perhatian Leo.


[Kemampuan Solarflare diaktifkan]


Segera, sinar laser muncul dan diarahkan pada Leo yang saat ini masih terluka kesulitan bergerak itu.


"Kurang Ajar!!"


Leo saat ini hanya bisa berteriak marah sambung mencoba untuk menghindari serangan serangan itu. Namun serangan menjadi semakin agresif, membuat dia semakin kewalahan.


DUARRR DUARRR DUARRR


Ledakan mulai muncul diarah sekitar sana, benturan dari berbagai kemampuan antara Kim Jung-Hwa dan Hyde, sampai pada pertarungan Seo Jun-Woo dan Leo.


Leo jelas sekali mencoba untuk menuju balap bantuannya itu. Sayangnya, Seo Jun-Woo tentu saja tidak akan membiarkannya terus menyerang membuat dua orang itu terpisah dalam jarak yang cukup.


Seo Jun-Woo mulai menggunakan kemampuan kegelapan.


[Kemampuan Dark Nova diaktifkan]


Gelombang letakkan kegelapan segera diarahkan kepada Leo, membuat dia menghindar dan terpaksa menjadi semakin jauh dengan Hyde. Darah segar segera muncul dari mulut Cha-Eun, efek dari serangan besar sebelumnya yang diterima. Seo Jun-Woo jika memperhatikan itu di mana tubuh Cha-Eun benar-benar terkena dampak yang sangat besar. Ini jelas sangat merugikan namun dia tidak memiliki pilihan.


[Kemampuan Dark Chain's diaktifkan]


Kali ini, sebuah rantai yang familiar keluar membuat Leo menjadi pucat dan takut.


"Kamu! Siapa kamu sebenanya?? Bagaimana bisa ... Kamu memiliki hal-hal itu!"


Leo jelas tidak bodoh, dan merasakan energi Fregmen of The Darkness yang sangat kuat dari Seo Jun-Woo, jelas yang paling kuat daripada semua pengguna kegelapan yang ada di Shadow Legion yang dia lihat.


"Bagaimana ya? Ini adalah sebuah hadiah dari sesuatu. Apakah itu penyelesaian Dungeon Alter Ego Dewa Kegelapan?"


Baru setelah mengatakan itu, Leo kembali menjadi pusat seolah wajahnya dipenuhi dengan rasa ketidak percayaan.


"Tidak mungkin! Tidak mungkin! Bagaimana bisa ... Dia ... Dia sudah mati!"


"Apa yang sudah mati? Apakah kamu melihat mayatnya sendiri?"


Leo terdiam, merasa tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


Rantai Seo Jun-Woo jelas segera diarahkan ke arah Leo untuk mencoba menangkapnya.


"Kamu bukan orang itu!!"


"Aku kembali dari neraka untuk menangkapmu!! Tidakkah kamu merasa terhormat?"


"Tidak! Tidak!! Aku jelas tidak akan berakhir seperti ini!"


Leo kali ini sekali lagi mulai mengumpulkan gelombang energi matahari yang sangat kuat, dan melapisi dirinya dengan aura seperti sebelumnya.


Bersiap mengeluarkan serangan besar lainnya walaupun tidak bisa sebesar sebelumnya.


Seo Jun-Woo tentu saja kali ini bisa menghindar, mungkin karena Leo juga menjadi semakin melemah berdasarkan waktu yang terus berjalan.


[Kemampuan Dark Heavenly Thunder diaktifkan]


Tombak dari petir hitam terbentuk dan diarahkan langsung pada Leo, yang disambungkan dengan rantai hitam di tangan Seo Jun-Woo. Tujuannya jelas untuk menangkap Leo, agar tubuh Cha-Eun tidak lagi mengalami begitu banyak luka.


Leo tentu saja memperhatikan sekarang bagaimana Seo Jun-Woo aku hati-hati dalam menyerang nya baru kemudian dia teringat kata-kata Kang Min-Hee, alasan kenapa dia mengambil alih tubuh gadis ini.


"Heh, ternyata kamu memang masih tidak ingin membunuhku bukan? Kamu khawatir dengan gadis ini?"


"Diam!"


Serangan itu segera diarahkan kepada Leo, namun kali ini Leo sama sekali tidak menghindar ataupun memasang penghalang di sekitarnya seolah-olah benar-benar berniat terkenal serangan itu jika sampai serangan itu benar-benar mengenai tubuhnya, tubuh Cha-Eun akan bisa dalam bahaya besar.


Dan benar saja, Seo Jun-Woo lagu di detik-detik terakhir dan menghentikan tombak petir itu.


"Hahahaha.... Ternyata begitu, aku katakan padamu jika kamu berani maju, Aku akan membunuh gadis ini!"


"Jangan hanya menggertak! Jika gadis itu mati kamu juga akan mati!"


Namun Seo Jun-Woo tidak menghentikan serangan nya karena hal-hal itu tujuannya adalah rantai hitam yang dari awal dia buat transparan. Rantai itu, segera mengarah pada tubuh Cha-Eun, dan akhirnya berhasil mengikat tubuh itu.


"Tidak!!!"


Leo mencoba memberontak untuk melepaskan diri dari rantai itu namun masih gagal.


Tepat saat itu, ada sebuah gelombang ledakan energi yang sangat besar mengarah kepada mereka. Jelas sekali dari mana asalnya, itu dari Hyde yang baru saja mengeluarkan mantra sihir jangka besar yang diarahkan pada Kim Jung-Hwa.


Serangan itu, menimbulkan ledakan yang sangat besar sampai-sampai mengenai tempat Seo Jun-Woo berada. Disana, Seo Jun-Woo juga melihat keadaan Kim Jung-Hwa yang saat ini terluka cukup parah dan keadaannya tidak begitu baik setelah menerima beberapa serangan Hyde.


Sial.


Apalagi serangan Hyde sekarang yang diarahkan kepada Kim Jung-Hwa sangat besar sekali jadi mau tidak mau sementara dia langsung pergi ke arah Kim Jung-Hwa, mencoba membantunya membuat perisai pelindung.


"Anda ... Anda jangan kesini!"


Disaat ini, Hyde masih mencoba memperkuat serangan sihirnya, bahkan tidak memperhatikan Leo yang sudah ditangkap oleh Seo Jun-Woo yang marah-marah itu.


DUARRR


Bersama dengan ledakan itu, ternyata Hyde mengeluarkan pedangnya dan menyerang baqarah mereka secara langsung, Seo Jun-Woo jelas panik, karena perisai picsay yaitu langsung ditembus bagaikan sepotong kertas.


Seo Jun-Woo kaget, bagaimana kemajuan pedang orang itu sekarang menjadi begitu kuat.


"Awas! Jangan sampai terkena serangan itu!"


Keduanya mencoba menghindar, namun hal yang mengejutkan adalah serangan itu ternyata tidak diarahkan pada keduanya, namun pedang itu diarahkan pada tubuh Cha-Eun dan Leo. Pedang hitam itu, berhasil menembus tubuh Cha-Eun, memberikan serangan yang sangat fatal pada tubuhnya.


Leo merasakan rasa sakit yang parah itu memiliki ekspresi gelap sambil menatap ke arah Hyde yang menusuknya itu.


"Akkkhhhh.... Kamu... Kamu ... Apa yang kamu lakukan?"


Hyde sendiri, segera memutus rantai yang mengikat tubuh itu. Dengan tangannya, dia mulai membaca sesuatu, semacam mantra tertentu.


Setelah itu bayangan bayangan hitam mulai muncul dari tubuh Hyde dan diarahkan pada tubuh Cha-Eun yang terluka parah itu.


Leo semakin berteriak kesakitan ketika bayangan bayangan itu mulai menggerogoti nya.


Seo Jun-Woo bahkan belum sempat bereaksi dengan benar karena serangan jarak jauh yang di tinggalkan Hyde sebelumnya untuk mengalihkan perhatian mereka. Dia tidak pernah mengira jika tujuan dari orang itu adalah Leo.


"Tidak!!!"


Seo Jun-Woo jelas merasakan bagaimana tubuh gadis itu sekarang tertusuk pedang, darah yang begitu banyak segera mengalir dari perut yang tertinggi situ membuat pemandangan yang terlihat sangat menyakitkan.


"Tidak! Jangan!"


Jelas yang paling Seo Jun-Woo takutkan, sekolah sedang terjadi, luka serius pada tubuh Cha-Eun.


Sayangnya, saat ini yang memiliki luka serius jelas bukan hanya Cha-Eun. Setelah melihat dari dekat, Seo Jun-Woo akhirnya menyadari juga bahwa Kim Jung-Hwa saat ini terluka parah juga, bagian perutnya juga sepertinya terkena tebasan pedang Hyde sebelum dia membantu barusan.


Hal-hal menjadi diluar kendali.


Namun hal yang paling tidak Seo Jun-Woo mengerti, kenapa orang itu menyerang Leo?


Bukankah mereka ada di pihak yang sama?


Tidak


Harusnya, Seo Jun-Woo yang paling paham dengan situasinya dan dengan orang itu.


Si penghianat yang akan selalu berkhianat.