The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 45: Sedikit Lagi



Seo Jun-Woo mencoba meletakkan Viona di tempat yang aman, lalu mendatangi Choi Hana yang saat ini masih bertarung dengan Monster itu. Seorang Hunter level S, kadang tidak sehebat itu pula untuk bisa mengalahkan Bos Dungeon Level A++ yang hampir setara dengan Bos Monster Level S, dan lagi Monster itu Sekelas Bos, memiliki Level berbeda dari Monster biasa. Jika hanya Monster biasa, Choi Hana mungkin akan bisa mengalahkannya namun ini sedikit berbeda.


Seo Jun-Woo lalu mulai menatap kearah Status Monster itu.


Death Knight (Necromancer)


Rank A++?


Memang, ada sesuatu yang aneh tentang monster itu apakah mungkin karena Dungeon ini bermasalah?


Kekuatan yang menahan Dungeon ini, tiba-tiba menghilang apakah itu artinya bahkan level Monster juga jadi meningkat?


Keberadaan Dungeon itu sendiri, merupakan semacam segel untuk melemahkan Monster, ketika terjadi Dungeon Outbreak, dan Monster keluar ke Dunia Nyata, monster terkadang akan naik level dan bahkan lebih kuat dari sebelumnya, termasuk Bos Monster.


Seo Jun-Woo benar-benar memiliki firasat buruk tentang ini.


"Kamu? Kenapa kamu disini? Bagaimana dengan diluar?" tanya Choi Hana dengan bingung sambil menatap ke arah Jun Woo.


"Sepertinya monster itu fokus bertarung denganmu dan dia tidak memiliki sihir cukup untuk mengendalikan monster yang ada di luar jadi aku bisa masuk ke sini hanya saja, Viona pingsan setelah terkena beberapa serangan monster,"


"Jadi begitu, aku menyarankan padamu sebaiknya pergi dari sini, mencari tim bantuan,"


"Tidak, kamu adalah Level S, Jika kamu saja tidak bisa mengalahkan monster itu siapa nanti yang bisa mengalahkannya? Aku jelas tidak bisa meninggalkanmu sendiri di sini, bahkan walaupun Aku hanya level B, Aku akan berusaha membantumu sebisaku bahkan walaupun itu hanya sekedar mengalihkan perhatian monster itu selama beberapa menit,"


Choi Hana yang mendengar kata-kata itu segera terteguh mungkin menjadi terkejut dengan tekad dari pemuda yang ada di hadapannya itu.


"Kamu... Kamu benar-benar berani, mengigatkanku pada Master,"


"Namun sepertinya ini bukan saatnya untuk membahas hal-hal ini,"


Monster yang ada didepan, awalnya sedang memulihkan diri sedikit, dan sekarang sudah kembali bangkit dengan beberapa kulit dan dagingnya kembali.


"Sial, dia ternyata memiliki regenerasi yang cukup bagus,"


"Dia sepertinya tipe Undead, Jika saja tahu di mana intinya hal-hal ini pasti lebih mudah," kata Choi Hana, segera melancarkan serangan jarak jauhnya pada monster itu.


Seo Jun-Woo jelas saja mengerti beberapa orang biasa mungkin tidak bisa mendeteksi keberadaan inti dari monster terutama tipe-tipe Undead yang menyembunyikan keberadaan inti Monster mereka dengan baik.


Namun, Seo Jun-Woo memiliki kemampuan yang sangat cocok untuk mengetahui hal-hal itu. Dia segera mengaktifkan kemampuannya untuk mendeteksi energi kegelapan, dan benar saja Dia segera menemukan Di mana keberadaan core itu.


Tidak, keberadaan Core itu ternyata tidak ada di tubuh monster itu namun berada di sebuah singasana di belakang monster itu.


Di singgasana besar itu, tampak sebuah patung besar, seperti simbol seorang Raja.


Kesatria melindungi Raja.


Seo Jun-Woo akhirnya merasa mengerti kenapa pertarungan ini terlihat sia-sia karena ternyata hal-hal yang sepertinya Bos ternyata Bukan Bos, tidak, itu benar Bos, namun Bos Monster benar-benar hebat untuk menyembunyikan hal-hal yang penting.


Namun Seo Jun-Woo tidak tahu harus mengatakannya Bagaimana kepada Choi Hana yang saat ini masih bertarung dengan bos itu.


"Hey! Apakah kamu sudah mencoba menyerang ke tubuh Bos itu?" Kata Seo Jun-Woo dari belakang, jarak yang cukup jauh, namun masih bisa didengar oleh gadis itu.


"Ya! Aku sempat melukai kepala dan bahkan menusuk dadanya dengan pedang namun semuanya sia-sia!"


"Tidakkah kamu berpikir bahwa inti monster itu bisa saja berada di tempat lain?"


Choi Hana yang mendengar kata-kata itu segera terteguh dan merasa jika dirinya cukup bodoh untuk tidak memikirkan hal-hal ini.


"Kamu benar! Astaga kenapa aku tidak memikirkan ini! Namun dimana?"


Seo Jun-Woo berpura-pura berpikir untuk mencoba memberikan beberapa petunjuk.


"Apakah kamu tidak membaca pola gerakan monster? Misalnya ada sesuatu yang ingin dia lindungi?"


Choi Hana lalu segera menatap Singasana Besar yang ada disana, seolah benar-benar mengerti.


"Itu benar ... Aku sepertinya tahu itu di mana!"


Seo Jun-Woo lalu segera berkata lagi,


"Aku sebenarnya memiliki semacam ide, Aku akan mencoba menghancurkan patung itu, dan kamu Bertarung dengan Monster, buat dia tidak bisa berpaling darimu!"


"Tapi kamu tidak apa-apa?"


Dengan itu, rencana mereka berdua segera dimulai di mana, Choi Hana mengerahkan semua kemampuannya dan mulai menyerang habis-habisan kepada monster itu agar tidak memperhatikan Seo Jun-Woo yang sekarang berlahan perlahan kearah Singasana.


Namun Monster itu, sangat waspada dan memperhatikan gerakan Seo Jun-Woo, segera berpindah dan hendak menyerang Seo Jun-Woo, Choi Hana cukup waspada dan segera menghentikan dan menghadang serangan monster itu.


"Mau kemana kamu!" Kata Choi Hana sambil mulai mengayunkan pedangnya lagi, yang penuh energy elemen angin yang kuat dan tajam.


Dia juga segera membuat pusaran kuat dari angin, untuk mencoba meledakkan monster itu.


Merasa kewalahan, Monster itu mulai mengeluarkan beberapa Summoning Mosnter Tengkorak, hal-hal yang Choi Hana dan Seo Jun-Woo tidak duga.


Namun, Seo Jun-Woo jelas saja bisa mengatasi monster-monster itu dengan mudah. Choi Hana hanya bisa percaya padanya, karena dia sendiri sibuk bertarung dengan Death Knight itu, kekuatan bertarungnya benar-benar sangat mengerikan, apalagi monster itu abadi begitu terluka langsung segera pulih.


Jelas sekali sangat berbeda dengan monster tengkorak yang ada di luar.


Seo Jun-Woo menebas Monster-monster yang berdatangan ke arahnya itu dengan sangat mudah, dan bergegas menuju ke arah singgasana itu.


Namun sayangnya, ketika dia hampir sampai di sana dia melihat bagaimana monster Death Knight tiba-tiba ada didepannya, dan melihat Choi Hana terluka dan terlempar kebelakang.


"Awas!! Ma... Maaf...."


Choi Hana sepertinya memiliki luka yang cukup serius di bagian samping perutnya, membuat darah keluar cukup banyak dari sana, bahkan walaupun Gadis itu level S, itu tetap tubuh manusia. Karena Dia kehilangan banyak darah pandangan matanya sedikit kabur, rasa pusing dikepalanya mulai muncul yang bisa dia lihat hanyalah samar-samar Seo Jun-Woo yang sudah tiba di Singasana itu, hanya berharap bahwa pemuda itu bisa menghancurkan patung dengan tepat sebelum terlambat.


Seo Jun-Woo tentu segera mengeluarkan salah kemampuan terbaiknya untuk melawan dan menangkis pedang dari monster itu.


[Kemampuan Volid Slash diaktifkan]


Itu hanya mampu untuk menangkis monster itu namun tidak bisa membuat monster itu mundur, Seo Jun-Woo lebih dulu untuk memastikan keadaan Choi Hana Yang sepertinya hampir kehilangan kesadarannya.


Sepertinya tidak apa-apa untuk mulai menggunakan kemampuannya?


[Kemampuan Umbraflare diaktifkan]


Seo Jun-Woo kali ini memfokuskan dua energi cahaya dan kegelapan dalam satu titik, ini jauh lebih kuat dari Solarflare yang menyerang seperti sinar laser kegelapan, Kemampuan Umbraflare menyatukan kegelapan dan cahaya untuk menghasilkan ledakan energi yang menghancurkan lawan dengan tekanan dari cahaya dan kegelapan yang tidak bisa bersatu itu.


Dia segera melemparkan bola tidak stabil di tangannya itu ke arah musuh dengan kilat, membuat sebuah ledakan besar mengenai Monster itu.


[Kemampuan Dark Nova diaktifkan]


Seo Jun-Woo merupakan tipe petarung yang akan mengalahkan lawan dengan serangan bertubi-tubi yang mematikan, setelah terkena ledakan itu, dan monster itu terluka cukup parah bahkan sebelum bisa meregenerasikan tubuhnya dia sudah dihujani oleh kekuatan cahaya dan kegelapan lagi cukup mematikan, ledakan Dark Nova yang sudah diperkuat itu cukup untuk meremukkan Armor Armor yang dipakai oleh monster itu hingga berceceran dan beberapa bagian tubuhnya hancur.


Itu masih Monster level A++ yang sudah di perkuat, Seo Jun-Woo juga takjub dengan kemampuan penghancur yang dimilikinya saat ini, namun tidak bisa benar-benar bangga juga karena Monster itu sebelumnya sudah menggunakan begitu banyak energi saat bertarung melawan Choi Hana, mungkin monster itu sudah lebih melemah.


Seo Jun-Woo tidak mau terlalu memikirkan hal-hal semacam itu, dia segera mengambil kesempatan ini, saat tubuh monster berantakan dengan cara segera membelah patung yang ada di Singasana.


Jelas hal-hal itu, tidak akan bisa dipotong dengan pedang biasa.


[Kemampuan Shadow Manipulation di aktifkan]


[Kemampuan Light Manipulation di aktifkan]


[Kemampuan Volid Slash di aktifkan]


Tiga kekuatan besar segera difokuskan pada pedang miliknya jadi dalam satu tebasan, patung itu terbelah, bersama Core Monster yang ada di belakangnya.


Dan segera sebuah pemberitahuan yang cukup familiar terdengar.


[Selamat! Kamu telah mengalahkan Bos Dungeon Death Knight! Silahkan Periksa Hadiah di Inventorimu!]


[Karena Bos Dungeon telah di kalahkan, Jalan Keluar menuju Dunia Nyata telah dibuka! Harap tinggalkan Dungeun ini dalam waktu 1 Jam dari sekarang]


Seo Jun-Woo merasa sangat lega dengan pemberitahuan itu dan sekarang merasa tubuhnya benar-benar sangat lelah, jadi dia memilih mengambil Core Monster yang rusak itu kedalam Inventorynya, akan menyerapnya lain kali. Tubuhnya benar-benar terlalu lelah saat ini untuk menyerap kekuatan lagi.


Dan dengan ini, harusnya sudah aman Kemampuannya akan naik ke Level A!


Ya, Kemampuan Bawaan Fregmen of The Darkness dan Fregmen of The Light sendiri sudah termasuk di atas rata-rata, dan level A saja sudah sebanding dengan kemampuan level S yang biasanya.


Ya, tinggal sedikit lagi sampai Seo Jun-Woo mulai bisa menjalankan rencananya.


Melenyapkan Guild Milik Constellation Zodiak, menarik Para Zodiak turun, di mulai dari penghancuran Guild Wicked Wolves, lalu membongkar semua kejahatan mereka.