The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 55: Di Tipu



Seo Jun-Woo segera mempercepat langkahnya, menuju kearah Zhang Wei melarikan diri, Seo Jun-Woo tahu, melawan orang tua semacam ini sungguh tidak ada asyiknya.


Berbeda dengan Zhang Wei ketika masa jayanya, namun tidak apa-apa, Seo Jun-Woo hanya ingin mendapatkan beberapa kata darinya, lebih tepatnya untuk mengumpulkan bukti-bukti kejahatannya. Mungkin, dengan beberapa kata dia bisa memancing Zhang Wei untuk berbicara?


Terkadang orang yang ketakutan Dan panik akan berkata dengan jujur.


Tidak lama sampai Seo Jun-Woo berhasil menyusul Zhang Wei, Yang sepertinya cukup kebingungan dengan lorong-lorong yang ada di gedung itu, yang memang terlihat cukup rumit seperti sebuah labirin.


Seo Jun-Woo tidak tahu siapa yang membuat tempat ini namun benar-benar cocok untuk dijadikan sebuah markas rahasia yang rumit. Dia segera mengeluarkan sebuah tombak dari Inventorynya, itu tentu saja hanya tombak biasa.


[Kemampuan Holy Smith di aktifkan]


Tombak itu, segera dipenuhi dengan cahaya, langsung dilempar menuju Zhang Wei seperti sebelumnya, Zhang Wei yang cukup terkejut itu hampir terkenal lemparan itu namun dia masih sempat untuk menghindarinya, dengan menangkisnya, mengunakan tombak miliknya.


Dari awal, Seo Jun-Woo tidak benar-benar ingin melukai orang itu hanya ingin menakut-nakuti saja.


"Kamu!! Siapa kamu sebenarnya?"


Seo Jun-Woo tidak menjawab, melainkan, mulai berjalan lebih dekat. Dia mulai mengeluarkan lagi beberapa Kemampuan miliknya, yang membuat Zhang Wei menjadi merinding.


Salah salah satunya adalah Light Manipulation, yang dia bentuk menjadi panah-panah kecil cahaya yang dia lemparkan pada Zhang Wei.


"Aku adalah seseorang yang kembali dari neraka untuk mengejar mu ... "


"Tunggu... Apa mau mu sebenanya?"


Seo Jun-Woo yang mendengar pertanyaan panik itu segera berkata dengan tenang,


"Kamu Wahai Sang Pahlawan, Aku tidak mengerti apa yang coba kamu capai, kamu sudah mendapatkan ketenaran yang kamu inginkan, kekuasaan yang kamu inginkan, dan segalanya, namun kenapa kamu masih terlibat percobaan ini?"


Seo Jun-Woo Tentu saja tidak mengharapkan jawaban dari pertanyaan miliknya itu, Namun ternyata orang yang ada di depannya itu malah menjawabnya dengan cuma-cuma, mungkin karena dia panik.


"Kamu tidak akan mengerti ... Kematian selalu menakutkan ...Menjadi Tua dan tidak berdaya seperti ini, Apa yang bisa dilakukan dengan tubuh tua seperti ini? Aku melihat bagaimana teman-teman ku menua dan mati perlahan-lahan, apa gunanya semua pencapaianku selama ini jika berakhir seperti itu? Jika penelitian ini berhasil Aku akan kembali mendapatkan tubuh mudahku, semua kekuatanku akan kembali... Dan Aku akan hidup abadi!!"


"Apakah itu yang dikatakan oleh Constellation mu padamu?"


Zhang Wei yang mendengar pertanyaan itu segera menunjukkan keterkejutannya,


"Ba... Bagaimana kamu tahu?"


Seo Jun-Woo yang mendengar itu lalu segera tertawa merasa bahwa pria yang ada di depannya itu mungkin bodoh.


"Awet Muda? Keabadian? Kamu telah di bohongi, kamu tahu di sini, sudah ada jelas Mahluk yang seperti itu, memiliki Awet Muda, Memiliki Keabadian, dan di Puja orang-orang lihatlah ke langit,"


Seolah ditampar oleh fakta, Zhang Wei menjadi pucat, lalu mulai melihat keatas juga, benar-benar mengerti apa yang dimaksud.


Sesuatu, yang tidak akan pernah dia pikirkan sebelumnya.


"Menurutmu Apa itu Constellation? Bagaimana mereka di bentuk?"


Zhang Wei yang mendengar hal-hal itu seolah-olah mendapatkan sebuah ledakan fakta yang tidak pernah dia kira.


"Apa maksudmu? Bagaimana mungkin ... "


"Bertanyalah pada Constellation milikmu, Namun sepertinya kamu tidak akan diberikan waktu,"


Seo Jun-Woo segera berlari kedepan mempercepat langkahnya dengan Shadow Step, segera mencekik Zhang Wei hingga dia terpojok di dinding.


Zhang Wei memiliki tubuh yang cukup tua, Sudah lama tidak bertarung lagi jadi wajar jika dia memiliki respon yang lemah. Tidak mengira mendapatkan serangan mendadak.


Seo Jun-Woo tentu saja tidak langsung membunuhnya, masih banyak hal yang ingin dia tahu dari orang ini. Seo Jun-Woo hanya memberikan beberapa obat khusus untuk membuat orang ini pingsan.


Dengan itu, Seo Jun-Woo segera kembali kebawah yang sekarang tengah sepi, sepertinya orang-orang segera melarikan diri menuju ke tempat lain karena takut markas itu akan dibakar dan dihancurkan, apalagi itu di Ruang Bawah tanah, jelas tidak ada yang mau jika harus terkubur hidup-hidup.


"Kamu! Apa yang kamu lakukan!!"


"Tidakkah, kamu melihat bagaimana penelitian ini bekerja?"


Ya, Seo Jun-Woo jelas tidak tertarik membuyarkan Zhang Wei mati dengan mudah.


Seo Jun-Woo sudah membaca di bagian arsip tentang bagaimana cara mengoperasikan alat itu, Sebuah alat yang digunakan untuk menyerap energi dari Fragmen Cahaya.


Seo Jun-Woo lalu menekan tombol tertentu, dan Zhang Wei mulai berteriak kesakitan seolah-olah energinya baru saja disedot.


"Akhhhhh.... Hentikan!!!"


"Kamu pikir Aku akan melakukannya? Kamu jelas harus merasakan kesengsaraan orang-orang disini!"


Ekpersi wajah Zhang Wei menjadi lebih pucat, tubuh Tuanya tidak sanggup untuk menerima rasa sakit yang begitu banyak. Bahkan beberapa rambut putihnya mulai rontok, namun orang itu tidak mati, masih sadar dengan Fregmen Cahaya mulai diserap sedikit demi sedikit, karena Fregmen Cahaya dalam tubuhnya banyak, rasa sakit yang dihasilkan ketika hal-hal itu disedot jelas saja semakin besar.


"Sungguh? Mereka benar-benar membuat Peralatan yang sangat mengerikan!"


"Akhhh... Ku... Ku... Ku mohon hentikan ini..."


Seo Jun-Woo melihat orang yang ada di depannya itu mulai memohon sambil ketakutan.


"Aku... Aku akan melakukan apa saja!" Katanya dengan nada gemetar.


Seo Jun-Woo menjadi terdiam memikirkan hal-hal apa yang sebaiknya dia tanyakan.


"Apa rencana Leo?"


"A... Aku tidak tahu!"


Seo Jun-Woo mulai menekan salah satu tombol itu untuk mempercepat penyerapan energi.


"To... Tolong jangan! Aku benar-benar tidak tahu apa yang ada di pikiran Para Constellation!!"


"Lalu kenapa kamu mematuhinya selama ini? Bahkan sampai menghianati temanmu!"


"A.. Aku tidak pernah mengkhianati siapapun!"


"Lima Pahlawan? Apa benar itu Lima Pahlawan? Hal-hal yang kamu katakan saat Pembukaan Museum?"


Ketika ditanyakan itu, wajah Zhang Wei menjadi semakin pucat.


"Kamu... Kamu... Tidak ... Dia ... Dia sudah mati ..."


Seo Jun-Woo hanya tersenyum dan berkata dengan santai,


"Ya, Seo Jun-Hee sudah mati, orang mati tidak akan pernah kembali, jadi pertanyaannya Siapa sebenanya Aku?"


"Siapa kamu?"


"Constellation yang kembali,"


Namun tepat ketika Seo Jun-Woo mengatakan itu, pintu ruangan percobaan itu segera terbuka.


Seo Jun-Woo juga merasa panik karena tidak menyadari kedatangan orang itu, yang benar-benar cukup pandai untuk menyembunyikan keberadaannya.


Atau dia mengunakan Kemampuan lain?


Wajah Seo Jun-Woo menjadi kaget ketika melihat Siapa yang masuk dari pintu itu.


Tatapan mereka segera bertemu.