The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 170: Awal Perang



[Kemampuan Shadow Soul diaktifkan]


Kali ini, Seo Jun-Woo mencoba kemampuan barunya kepada salah satu anggota Guild Guardians of Calestial yang lainnya. Dia ingin melihat seberapa hebat kemampuan ini namun sayangnya hal-hal terduga terjadi.


[Kemampuan gagal diaktifkan, Syarat tidak terpenuhi]


Ekspresi Seo Jun-Woo menjadi buruk. Sepertinya kemampuan itu tidak mudah untuk digunakan. Seo Jun-Woo ingat, kondisi Charles adalah pengecualian mungkin karena tekad besar di jiwa orang itu, membuatnya bisa kembali mendapatkan kesadarannya bahkan walaupun sedikit.


Namun jelas hal yang sama tidak berlaku untuk semua orang. Tidak semua orang memiliki tekad sekuat itu untuk bisa kembali.


Seo Jun-Woo juga pernah merasakan bagaimana dirinya tenggelam dan dikendalikan oleh kegelapan. Bahkan sempat tidak yakin, bisa terbebas.


Setelah gagal, kali ini Seo Jun-Woo mulai menebas Inti jiwa yang terhubung dengan benang mana itu. Hal-hal ini, diperlukan untuk memutus ikatan antara mayat hidup dan Necromancer.


Kelemahan yang cukup vatal, namun bagi Mayat hidup level atas, kelemahan semacam ini bisa diatasi. Misalnya, salah satu dari Lima Pahlawan yang di kendalikan oleh Raja Iblis sebelumnya. Jelas, memiliki tubuh abadi, dan sangat sulit dilawan.


[Kemampuan Dark Nova diaktifkan]


DUARRR


Sebuah ledakan segera mulai di sekitar sana. Seo Jun-Woo mulai menghancurkan satu persatu mayat hidup yang ada disana. Karena ini masih baru jadi tingkat pengendaliannya dengan Master Necromancer ini cukup lemah. Masih mudah untuk dikalahkan.


Seo Jun-Woo juga merasa tidak nyaman melihat anggota Guild yang saat ini masih hidup harus melawan teman-teman mereka yang sudah mati itu. Hal yang terlalu menyedihkan untuk dilakukan.


Dia menatap bagaimana orang-orang di sana mulai menangis. Bisa dimengerti kemungkinan besar salah satu korban yang dikendalikan itu adalah orang yang berharga bagi mereka.


"Kita tidak boleh ragu-ragu dalam menyerang," kata Seo Jun-Woo pada salah satu anggota, yang saat ini terlihat ragu Ketika melawan mantan temannya itu.


"Kamu adalah orang luar yang tidak tahu apa-apa! Kamu jelas tidak mengerti perasaan kami!" Kata orang itu, terlihat ada wajah keputusan dan frustasi di sana.


Emiliana yang kebetulan ada di sana mendengar kata-kata itu dan segera berkata dengan marah,


"Kamu tidak bisa berkata seperti itu padanya! Aku tahu ini sulit. Namun Ini adalah cara terbaik untuk bisa membuat teman-teman kita setidaknya bisa pergi dengan tenang. Tidak akan menurutmu itu terasa menyedihkan melihat teman-teman kita bahkan setelah kematiannya harus dimanfaatkan seperti ini?"


Emiliana sendiri, masih memiliki perasaan yang sedih dan frustasi. Namun dia sadar Jika dia tidak bisa begini terus dan harus tetap melangkah ke depan.


Kakaknya sudah pergi, namun sangat beruntung Kakaknya berhasil di selamatkan, walaupun dia tetap tidak bisa kembali menjadi Kakaknya lagi dan Hidup sebagai Charles, namun cukup untuk Emiliana sekarang. Jadi saat ini dia mencoba berkata dengan lebih realistis tentang keadaan.


Untungnya, Anggota Guild lainnya, lalu mulai segera pergi dari sana setelah mendengar kata-kata Emiliana, sepertinya mulai bisa menenangkan diri.


Pertarungan penuh tragedi itu akhirnya berakhir. Namun jelas tidak ada jejak kemenangan atau kesenangan setelah semua itu berakhir. Hanya ada kesedihan dan air mata yang tersisa melihat kehancuran yang ada di depan mata mereka.


Saat ini, Seo Jun-Woo bersama dengan Emiliana dan bayangan dari Charles sedang berada di tenda darurat. Mereka mulai membicarakan tentang apa yang terjadi.


Charles, walaupun dalam bentuk bayangan masih memiliki banyak kekurangan namun dia masih bisa berbicara dengan lancar.


"Benar. Raja Iblis Lucifer tiba-tiba datang dengan Pasukannya. Itu benar-benar terjadi dengan sangat cepat, dia menggunakan sihir penghancur yang sangat kuat untuk membuat gedung Guild dan sekitar tempat ini menjadi rusak. Kami bahkan tidak sempat untuk bersiap siap dengan kedatangan yang tiba-tiba ini."


"Sial!! Bagaimana hal ini bisa terjadi..." Kata Emiliana terlihat memiliki wajah tidak nyaman.


Seo Jun-Woo terdiam masih mencoba memikirkan situasi. Dalam hal ini, Seo Jun-Woo merasa ada yang janggal dengan semua ini.


"Namun kenapa tiba-tiba mereka menyerang kalian secara terang-terangan seperti ini?" Tanyanya lagi.


"Apakah kamu ingat dengan gerbang portal yang kamu tunjukkan sebelumnya? Sepertinya mereka berniat untuk membuat Portal lagi, tidak juga tidak benar-benar tahu apa tujuan mereka. Namun menurut ku, ada kemungkinan mereka akan menyerang ke Wilayah Constellation, seperti yang sudah kamu katakan sebelumnya. Kenapa mereka menyerang Guild ini, jelas ingin melemahkan Para Constellation kami, kamu sendiri juga tahu bahwa Guild ini adalah pilar untuk Para Archangel kami. Kehilangan kami sama dengan beberapa kehilangan kekuatan mereka."


Charles mulai menjelaskan kesimpulan dan hipotesis yang dia buat kepada keduanya.


"Sepertinya kita salah langkah. Harusnya sejak awal kita menjadi waspada tentang semua ini namun bisa kecolongan seperti ini..."


Seo Jun-Woo juga merasa kesal dengan kejadian ini. Karena kekacauan yang sempat terjadi dia hampir melupakan fakta penting soal penyerangan Raja Iblis itu.


Ada delapan Guild Besar, dengan menghilangnya ke empat Guild Zodiak, membuat kekuatan menjadi semakin berkurang.


Dan sekarang kejatuhan Guild Guardian of Calestial. Ini merupakan hal yang sangat fatal.


"Permisi, bisakah saya masuk? Nona Emiliana, saya ingin menyampaikan hal yang penting."


Terdengar suara dari luar pintu tenda. Seo Jun-Woo segera memiliki firasat buruk soal hal hal ini.


Dan benar saja setelah membuat orang itu masuk, dia segera menerima hal yang tidak terduga.


"Kalian bisa segera keluar, hal-hal buruk benar-benar terjadi... Kalian akan mengerti setelah keluar."


Seo Jun-Woo yang sudah menyembunyikan keberadaan Charles, segera keluar dari tenda dan lagi-lagi disuguhkan dengan pemandangan yang familiar di langit.


Yaitu pemandangan bintang-bintang yang jatuh. Namun kali ini bukan lagi dari Constellation Zodiak. Seo Jun-Woo tentu, tidak hafal dengan Constellation yang lainnya. Namun jelek sekali ini bukan hal yang baik.


"Emiliana apakah kamu tahu itu bintang mana?"


Emiliana yang berada di samping Seo Jun-Woo itu segera bergetar, tiba-tiba diliputi dengan ketakutan.


"Tidak ... Itu... Berasal dari Constellation kami..."


Namun sayangnya, bintang-bintang yang jatuh tidak hanya dari arah sana. Ada lagi bintang dari arah barat.


Kali ini, Seo Jun-Woo sedikit mengenali rasi bintang yang jatuh itu.


"Constellation dari Asgard dari Nordik..."


Seo Jun-Woo mulai sedikit gemetar. Dia benar-benar tidak mengerti kenapa hal-hal ini terjadi sekarang.


Seo Jun-Woo tentu memiliki ingatan ketika dia menjadi Constellation. Dia tahu, bahwa beberapa Constellation dari awal memang tidak memiliki hubungan yang baik satu sama lain, beberapa di antaranya, bermusuhan secara terang-terangan.


Kejatuhan dari salah satu Constellation dari Heavenly Realm bisa di bilang, mungkin ulah salah satu Raja Iblis yang berhasil menyusup, mengigat tragedi yang terjadi hari ini di Guild Guardian of Calestial.


Namun, Asgard?


"Sial, apakah dia benar-benar serius memulai perang di saat seperti ini?"


Ekspresi Seo Jun-Woo jelas menjadi buruk, memikirkan Constellation tertentu.


Lalu ketika dia sibuk berpikir, Seo Jun-Woo mendapatkan sebuah telepon. Ini adalah suara yang familiar.


"Kamu selalu meneleponku di saat seperti ini, ada apa?"


'Constellation-Nim ah Maksudku, Hyung-Nim, bisakah anda membantu ku?'


"Tidak, Aku sibuk, sungguh sibuk!"


'Saya sebelumnya pernah bercerita soal beberapa orang yang sempat menyelamatkan saya....'


"Itu urusanmu!"


Seo Jun-Woo tentu tidak benar-benar serius dengan perkataannya hanya merasa pusing saja.


Belum urusan dengan Raja Iblis selesai?


Dan ini...


Sungguh sialan!