The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 199: Refleksi (Part 2)



Seo Jun-Woo mulai menyadari bahwa keberadaan cermin cermin itu sepertinya sesuatu yang tidak biasa dan terkesan aneh.


DUARRR


Sebuah ledakan terjadi ketika dia melihat Lust menyerang salah satu cermin yang ada di ruangan itu. Mungkin karena susunan cermin yang membingungkan, membuatnya kesulitan untuk mencari keberadaan Seo Jun-Woo. Jelas, celah ini dia manfaatkan dengan baik.


Seo Jun-Woo sendiri, juga segera dikejutkan ketika cermin cermin yang diserang oleh Lust, ternyata tidak hancur dan malah memantulkan serangannya. Ledakan-ledakan beruntung juga segera terjadi ketika serangan Lust mulai terpantul kemana-mana.


Sebuah cermin di hadapan Seo Jun-Woo, membuatnya sedikit penasaran. Mungkin karena semua cermin yang ada di sana memiliki bentuk yang sama makanya dia sedikit tertarik dengan cermin yang memiliki bentuk sedikit berbeda. Itu tidak akan terlihat jika tidak dilihat dengan detail.


Cermin ini, memiliki sebuah ukiran unik yang ada dibingkainya. Sebuah ukiran berbentuk bunga mawar yang indah. Seo Jun-Woo tentu tidak bisa menyentuh cermin cermin ini secara sembarangan. Tidak ada yang tahu apa yang mungkin terjadi.


Apakah cermin ini jalan keluar?


Yang jelas, Seo Jun-Woo yang memfokuskan pandangannya pada cermin itu, juga mulai merasakan energi aneh yang terdapat dari cermin ini. Ada pantulan wajahnya yang terlihat persis sama. Wajahnya yang saat ini terlihat berantakan dan bajunya sedikit yang paling cantik efek pertarungan sebelumnya.


Ada luka di ujung pipi Seo Jun-Woo, dia tentu tidak tahu sejak kapan luka itu dan dari mana luka itu. Karena dia sempat tidak sadarkan diri ketika dia terpengaruh oleh sihir ilusi milik Lust.


"Keluar kamu! Dasar Bregsek! Kamu kira kamu bisa bersembunyi dariku?"


Terdengar nada emosi yang keluar dari Lust, mungkin karena dia dibuat kesal oleh cermin cermin aneh yang tidak bisa dihancurkan itu.


Seo Jun-Woo mulai memfokuskan energinya lagi, mencoba berkomunikasi pada bayangan yang dia tinggalkan pada Kim Jung-Hwa. Dia hanya bisa menghela nafas sedikit lega karena setidaknya bayangan miliknya berhasil membawa Kim Jung-Hwa ke tempat yang cukup aman.


Disisi lainnya, Seo Jun-Woo juga melihat pergerakan Shadow Charles yang seharusnya masih bertarung dengan salah satu musuh. Sepertinya, situasinya masih cukup buruk, jelas musuh lebih kuat dari Shadow Charles, membuat Seo Jun-Woo berpikir pantas aja musuh yang satunya sempat-sempatnya sampai pagi dan mengejarnya.


Sepertinya bukan hanya sosok wanita yang sangat kuat.


Mungkin Karena rasa penasaran yang dia miliki, Seo Jun-Woo mulai menatap kembali kearah cermin itu. Setelah berpikir sejenak akhirnya dia memberanikan diri untuk menyentuh cermin itu.


Dan benar saja, sepertinya terjadi sesuatu ketika dia menyentuh cermin itu. Ada sebuah pemandangan tidak terduga yang ditampilkan oleh cermin itu.


Itu adalah sebuah istana besar yang megah, namun saat itu istana besar itu Tengah diselimuti oleh api yang mengerikan di mana-mana. Beberapa bangunan hancur. Mayat-mayat Angel bergeletakan dimana-mana.


Seo Jun-Woo tentu saja mengenali bangunan itu.


'Ini Istana Uriel? Tapi kenapa?'


Segera jawaban dari pertanyaan itu segera terlihat ketika ditunjukkan sosok Dua Raja Iblis dan Tiga Acrhangel bertarung disana.


Satu Acrhangel terlihat terluka parah dan dipapah oleh sosok lainnya. Seo Jun-Woo mengenali itu,salah satunya adalah Uriel Sang pemilik Api Suci, dan yang satunya Mikaela, namun dia tidak begitu yakin tentang siapa yang terluka, karena wajahnya sedikit tidak terlihat.


Disana juga terjadi sebuah kerusuhan besar. Seo Jun-Woo melihat ada semacam monster aneh, yang belum pernah dia lihat sebelumnya.


Energi terdistorsi yang terlihat dari pantulan cermin itu.


Bentuk mahluk yang seperti tentakel, dengan banyak mata. Mata yang dimiliki monster itu memiliki beberapa kengerian tertentu ketika memandangnya.


Sebelum Seo Jun-Woo bisa mengetahui hal apa yang dilihatnya itu sebuah ledakan besar yang sepertinya terjadi di dalam pantulan cermin terjadi. Dan begitulah, cermin itu tiba-tiba menunjukkan pemandangan normal, yaitu wajah Seo Jun-Woo.


Yang menarik, cermin besar itu, tiba-tiba berubah ukuran menjadi bentuk kecil. Menjadi cermin seukuran tangan, yang terlihat seperti cermin rias dari zaman kuno.



Rank: SS


Cermin peninggalan Constellation of The Light, yang menyimpan kebenaran. Cermin ini, akan menunjukkan sesuatu kebenaran yang ingin pemiliknya lihat.


NB: Hanya bisa di gunakan oleh orang yang terpilih


Seo Jun-Woo mengira bahwa cermin ini kemungkinan bereaksi dengan fragmen cahaya yang ada di dalam dirinya. Cermin itu benar-benar aneh, lalu pemandangan yang dia lihat sebelumnya...


Memang, Seo Jun-Woo sempat mengkhawatirkan apa yang mungkin terjadi di luar. Dan pemandangan tadi terlihat, apakah sekarang Heavenly Realm diserang?


Jadi musuh yang datang tidak hanya dua orang aneh itu?


DUARRR


Lagi-lagi Seo Jun-Woo mendengar ledakan dari serangan Lust. Seo Jun-Woo akhirnya hanya mengabil cermin itu, dan hal mengejutkan terlihat ketika dia melihat sebuah gambar yang ada di balik cermin.


Disana ada sosok laki-laki dan perempuan yang terlihat saling menatap. Satu di selimuti cahaya dan satunya diselimuti kegelapan. Dengan bunga mawar yang ada di sekeliling keduanya. Wajah hal-hal yang ada di gambar itu terlihat samar-samar. Hal yang paling mencolok adalah ketika sosok keduanya, memegang tangan satu sama lainnya.


'Apa sih ini?'


Seo Jun-Woo masih tidak mengerti, namun segera memasukan cermin aneh itu kedalam Inventorynya. Mungkin barang itu akan ada gunanya nanti walaupun dia tidak tahu bagaimana cara menggunakannya saat ini.


Yang jelas karena ini salah satu peninggalan dari Constellation of The Light yang menghilang, ini pasti memiliki petunjuk berguna. Misalnya saja bagaimana cara mengalahkan Dewa Kegelapan?


Gambar dibalik cermin, sepertinya menimbulkan cahaya dan ke kegelapan.


Setelah menyimpan cermin itu, Seo Jun-Woo mulai memfokuskan diri untuk melawan musuhnya itu. Memang sepertinya tidak ada gunanya jika terus lari.


Namun bukan berati, dia diam saja. Setelah beberapa kali melihat serangan Lust sempat dipantulkan oleh cermin cermin itu, Seo Jun-Woo tiba-tiba memiliki suatu ide yang menarik yang memanfaatkan cermin cermin ini untuk memberikan efek serangan kejutan.


"Refleksi, ini memantulkan serangan, jika serangan di pantukan, lalu pantulannya mengenai cermin lainnya...."


Ini hanya sebuah teori, Seo Jun-Woo masih mencoba untuk melihat posisi-posisi cermin dengan baik, menyentuh salah satunya. Walaupun cermin-cermin itu tidak bisa dihancurkan namun sepertinya bisa digerakan dengan tangan.


Seo Jun-Woo melihat lagi lokasi Lust dengan sihir deteksi.


Dia tersenyum, lalu mengatakan lagi salah satu cermin itu. Posisinya bisa sedikit dirubah walaupun tidak bisa di bawa-bawa atau dipindahkan. Namun itu lebih dari cukup.


Seo Jun-Woo mulai bergerak perlahan-lahan.


[Kemampuan Shadow Blast diaktifkan]


Pertama yang Seo Jun-Woo lakukan, adalah memancing lokasi Lust.


Jika ini berhasil, mungkin dirinya bisa menghasilkan sebuah serangan terpusat yang mengerikan dengan bantuan cermin cermin ini.


Ini hal menarik yang patut dicoba.