
"Sungguh, tidak! Percayalah padaku," kata Seo Jun-Woo sambil mencoba meyakinkan gadis muda yang ada di dalam tabung itu.
"Ti--- Tidak ... "
Seo Jun-Woo menjadi bingung bagaimana cara meyakinkan gadis itu.
"Sungguh, Aku akan kembali mengisi tabung ini jika kamu tidak ingin bekerja sama. Aku benar-benar sedang mencari informasi tentang tempat ini untuk bisa menyelamatkan mu dan juga semua orang,"
Gadis itu segera terdiam seolah sedang memikirkan kata-kata yang keluar dari mulut Seo Jun-Woo, apakah itu sebuah kebenaran ataukah hanya sebuah kebohongan namun setelah memikirkan beberapa saat gadis itu segera membuka suaranya.
"Kunci Tabung-tabung itu dimiliki oleh Para Ilmuwan, sebenarnya saat ini mereka mungkin sedang beristirahat, jadi bagaimana kamu bisa kesini? Tempat ini masih di jaga ketat,"
Seo Jun-Woo kesana tentu saja setelah membius beberapa penjaga dengan tenang, salah satu gas tidur, di seharusnya tidak membuat orang-orang curiga, stand mungkin hanya berpikir bahwa mereka tertidur karena lelah.
"Jadi begitu di mana ruangan milik Ilmuwan itu?"
Gadis itu segera menggelengkan kepalanya, namun mulai menujuk ke arah tertentu di pintu itu.
"Aku tidak tahu di mana itu namun aku selalu melihat Para Ilmuwan menuju ke arah pintu itu mungkin di sana tempat mereka menyimpannya? Aku juga tidak tahu,"
"Baik, aku akan kesana nanti,"
"Orang-orang yang ada di sini cukup kuat dan mengerikan,"
"Kamu mungkin tidak tahu namun aku sebenarnya juga cukup kuat,"
"Kamu tidak terlihat seperti itu," kata gadis itu ragu, lalu segera melanjutkan kata-katanya, "Kamu terlihat seperti salah satu peniru Hero Phoenix,"
Seo Jun-Woo menyadari topeng miliknya sudah diganti seperti topeng sebelumnya, yang memang mirip dengan topeng orang itu, hey desain ini memang paling nyaman dipakai oke?
"Terserah apa yang kamu pikirkan. Yang paling penting lagi, maukah kamu memberikan beberapa informasi tambahan?"
"Apa itu?"
"Apa yang sebenarnya orang-orang ini lakukan padamu?"
"Aku tidak begitu tahu namun berdasarkan pengamatan yang aku lihat ketika aku sadar, orang-orang ini mencoba menyerap energi sesuatu yang di sebut Fregmen Cahaya dalam tubuhku dan orang-orang disini, semacam mengekstraknya menjadi semacam batu tertentu,"
"Apa? Hal semacam itu mungkin?"
"Itu... Mengunakan Sihir dan teknologi tertentu, atau sebuah Artefak,"
"Untuk apa?"
"Tidak tahu ... "
"Lalu, apakah berhasil?"
Ketika ditanya lagi gadis itu segera gemetar terlihat ekspresi sedih memenuhi wajahnya.
"Tidak tahu, namun beberapa orang meninggal ketika percobaan berlangsung, mereka... Mereka..."
Gadis itu terlihat mulai menetapkan air matanya seolah-olah tidak tega dan menjadi begitu sedih ketika mulai mengingat ingatan tertentu.
Seo Jun-Woo tentu saja tidak ingin memaksa gadis itu berbicara lebih lanjut.
"Baiklah, aku mengerti kamu tidak perlu lagi mengingat hal hal buruk. Kamu hanya harus menunggu sebentar aku pasti akan menyelamatkan mu," kata Seo Jun-Woo, lalu menekan tombol tertentu.
Gadis itu tentu saja mengerti apa maksudnya setidaknya orang itu akan menemukan kunci dan sementara dia mencarinya, gadis itu harus kembali tertidur lagi di dalam tabung aneh itu.
"Aku mengerti, aku akan menunggumu. Kalau boleh tahu siapa kamu?"
"Aku adalah seorang Pahlawan, mungkin Aku sudah dilupakan namun tidak apa-apa, kamu masih bisa menyebutku, 'The Forgetten Hero',"
"Itu julukan yang aneh,"
"Bagaimana denganmu, gadis muda? Siapa namamu?"
"Aku akan memberitahukan nya setelah kamu berhasil menyelamatkan ku,"
"Tentu saja, ini adalah sebuah janji,"
Gadis itu tersenyum, lalu mulai perlahan-lahan kehilangan kesadaran nya dan kembali tertidur. Seo Jun-Woo segera pergi dari ruangan itu merasa sedikit menyesal meninggalkan gadis itu di sana dan orang-orang disini.
Namun Seo Jun-Woo masih belum terlalu berani untuk melakukan penyergapan sekarang terutama karena keberadaan dua orang sebelumnya, Wanita aneh itu dan Zhang Wei, juga Ketua Guild ini jang terlihat cukup buat jika diserang bersama-sama akan sangat merepotkan.
Apalagi jumlah orang di tempat ini cukup banyak. Hanya mungkin dirinya akan mencoba melakukan penyergapan satu persatu atau mungkin mencoba menghancurkan tempat ini?
Orang-orang disini pasti takut api bukan?
Sesuatu yang membakar habis Guild Infernal Impalers. Seo Jun-Woo merasa mungkin bisa memanfaatkan hal hal ini untuk sedikit memerah orang-orang yang ada di sini?
Apalagi, Seo Jun-Woo juga mengamati respon respon ketakutan dari orang-orang yang datang juga beberapa member yang mendengar soal kejadian itu.
Di Bakar Hidup-hidup sampai menjadi Abu, seberapa mengerikannya itu?
Hah, sungguh kelompok misterius itu benar-benar cukup berhati dingin dan brutal, sampai tidak menyisakan seorang pun.
Seo Jun-Woo yang telah menentukan rencananya itu segera berjalan memasuki ke arah pintu yang ditunjuk oleh gadis itu, di sana sepertinya ruangan lorong yang kosong, orang-orang mungkin masih beristirahat seperti yang tadi itu katakan.
Seo Jun-Woo lalu mencoba menggunakan kekuatan pendeteksi nya untuk mencoba merasakan energi yang ada di tempat itu. Segera dia merasakan sebuah ledakan energi yang sangat besar di suatu tempat.
"Ini... Energi ini..."
Seo Jun-Woo segera menggunakan kemampuan Shadow Step miliknya, namun tentu saja di antara lorong-lorong itu dia bertemu dengan beberapa orang. Seo Jun-Woo mencoba untuk menghindari orang-orang itu dengan kemampuannya dan untungnya bisa melewati orang-orang itu dengan cepat benar-benar merasa jika di saat-saat seperti ini, kemampuan kegelapan benar-benar sangat berguna.
Seo Jun-Woo yang berjalan terus melewati lorong itu sempat melewati beberapa ruangan-ruangan aneh di sepanjang Laboratorium. Sampai dia melihat sebuah ruangan di paling ujung yang terlihat paling mencurigakan.
Sangat beruntung sepertinya di sana tidak ada banyak kamera pengawas, mungkin karena informasi yang ada di dalam sini sangat rahasia?
Itulah kenapa, bukti atau rekaman sesuatu pasti akan sangat berbahaya.
Seo Jun-Woo mulai menatap ruangan yang mencurigakan itu dan tepat seperti yang dia duga itu di lindungi oleh sebuah sihir pertahanan yang kuat, memastikan siapapun yang tidak memiliki kuncinya, tidak akan bisa masuk ke ruangan itu.
Namun yang membuat Seo Jun-Woo terkejut, adalah, Bagaimana sihir itu ternyata bereaksi dengan fragmen Kegelapan dalam dirinya, membuat pintu itu terbuka dengan mudah, lalu segera tertutup lagi setelah Seo Jun-Woo masuk.
"Sungguh? Orang-orang sialan itu, jangan bilang mereka tidak hanya bermain-main dengan Fregmen Cahaya namun juga Fregmen Kegelapan?"
Ketika memasuki ruangan itu, ternyata ada sebuah batu crytal cahaya seperti yang Seo Jun-Woo lihat sebelumnya, namun sebelum dia terlalu banyak bergerak dia merasakan ada beberapa orang yang berniat untuk memasuki ruangan itu.
Untungnya, ruangan itu memiliki banyak tempat untuk bisa bersembunyi salah satunya adalah di dalam lemari di Laboratorium itu.
Dua orang segera masuk, mengenakan jas lab yang khas.
"Kita harus membawa hal-hal ini kepada Nona Laila dan Tuan Zhang Wei, mereka pasti bisa memecahkan cara untuk penanaman kekuatan Fregmen Cahaya, hah, jika benar-benar bisa melakukannya dengan sempurna itu pasti akan menjadi kekuatan yang sangat hebat,"
"Kamu benar, Mari kita segera membawanya seperti perintah Ketua,"
"Ya, setelah percobaan begitu lama kita Akhirnya bisa membuat Fregmen sebesar ini,"