The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 166: Nama Baik



DUARRR


Terdengar sebuah ledakan, tanda dari sebuah pertarungan sengit di depan. Saat ini, Seo Jun-Woo sedang menuju kesalah satu portal misterius, untuk menghentikan Mosnter yang keluar dari sana.


Ini berbeda dengan Dungeon, Di mana mereka harus melawan Monster di arena tertutup, portal misterius ini akan muncul, dan Monster akan keluar dari dalam portal. Tidak ada yang berani lagi untuk masuk kedalam portal.


Karena tidak ada yang pernah kembali dari balik portal. Bahkan sistem memberikan peringatan keras agar tidak memasukinya. Sebuah dimensi yang tidak terbaca oleh Sistem yang manusia miliki.


Para Constellation juga memiliki begitu banyak pendapat tentang itu dan memperingatkan agar tidak memasuki tempat itu. Jadi yang bisa orang-orang lakukan adalah membunuh Monster yang keluar.


"Tim Support, segera buat garis pengamanan, Jangan biarkan ada monster yang melewati garis kalian berjaga di luar garis. Untuk Tim Penyerang, maju lebih dekat ke arah portal Mari kita blokir dan kita habisi begitu ada monster yang keluar." Kata Seo Jun-Woo memberikan perintah pada beberapa Hunter, mereka kebetulan adalah Hunter dari Guild Guardian of Calestial, dia saat ini sedang membantu Guild itu mengatasi krisis yang ada di negara mereka.


Pertarungan di bawah komando Seo Jun-Woo berjalan cukup bagus.


"Terimakasih Tuan Seo Jun-Woo, anda mau membantu kami. Saat ini kami benar-benar kekurangan tenaga," kata Emiliana yang juga disana untuk mengawasi penyerangan sebagai salah satu Tim Support bagian medis.


"Bukan apa-apa. Aku memiliki banyak hutang budi pada kalian juga, sudah pacarnya aku membayarnya dengan sesuatu yang layak."


"Itu bukan bantuan yang begitu besar. Lagi pula itu salah kami juga sampai bisa-bisanya Guild jahat semacam itu berada di wilayah pengawasan kami. Guild kami sangat ceroboh."


"Tidak, wajar untuk kalian tidak tahu karena orang-orang di balik ini semua jelas bukan hal yang biasa."


"Benar. Kami tidak mengira, bahwa Ketua dari Shadow Legion adalah Hyde Will, Cucu dari salah satu Lima Pahlawan, Aiden Will. Pahlawan kebanggaan Bangsa kami, tidak mengira bisa-bisanya dia menjadi komplotan Iblis, padahal Kakeknya merupakan teladan bagi Dunia. Aku benar-benar tidak mengerti."


Ekspresi Seo Jun-Woo ketika mendengar hal-hal itu jelas menjadi buruk. Tentu saja karena sebenarnya pelaku dari kejahatan itu, dan yang bersekongkol dengan Ibis adalah Aiden Will sendiri, seseorang yang dianggap dunia sebagai salah satu pahlawan.


Sungguh miris, seseorang yang dipuja-puja Namun nyatanya selalu melakukan hal-hal tercela. Wajah Asli, yang selalu disembunyikan dan tertutup rapat dalam bayang-bayang.


Kelima Pahlawan telah meninggal, hanya menyisakan sebuah cerita kepahlawanan yang heroik, itulah yang seluruh Dunia tahu. Seo Jun-Woo masih melihat, dimana-mana ada patung Para Pahlawan ini, salah satunya yang berada di hadapannya ini di pusat kota London, Patung Aiden Will, Pahlawan kebanggaan kota itu, Sang Penyihir Jenius.


"Bagaimana jika Kelima Pahlawan yang kamu pikirkan itu ternyata tidak sebaik yang kamu kira?"


Emiliana yang mendengar itu segera terteguh oleh pertanyaan yang tiba-tiba.


"Apakah ini karena gosip sebelumnya, soal Tuan Zhang Wei?"


"Ini bukan gosip. Namun merupakan sebuah kenyataan. Bukankah kamu sudah melihat Berita juga? Tenang kejatuhan Guild Zodiak? Tidakkah kamu berpikir akar dari semua masalah ini adalah Kelima Pahlawan yang kalian puji-puji itu? Termasuk Aiden Will itu."


"Namun bagaimana jika mereka tidak benar-benar menyelamatkan Dunia?"


"Eh? Maksud Tuan Seo Jun-Woo?"


Seo Jun-Woo tidak menjawab dan hanya tersenyum. Saat ini dia juga telah melakukan penyelidikan bersama dengan Kim Jung-Hwa. Tentu saja selain mengatur ulang dan melakukan Investigasi penuh pada Matan Guild-Guild milik Zodiak, mereka juga melakukan penyelidikan ulang kepada 5 pahlawan.


Kenyataan sebenanya, cepat atau lambat akan terungkap. Yah, walaupun itu masih butuh waktu karena saat ini masih harus menghadapi krisis.


Namun dari semua balas dendam yang Seo Jun-Woo lakukan, hal yang dia inginkan salah satunya adalah mengembalikan nama baiknya yang sudah hancur.


Sosok 'Seo Jun-Hee' yang dianggap sebagai penjahat dan menghianati Dunia.


"Ku rasa, kita tidak bisa membuang waktu untuk bicara lihatlah sepertinya sosok Bos sudah keluar dari sana," kata Seo Jun-Woo mulai menatap ke arah kota dan merasakan sebuah energi yang sangat besar.


Tugas utamanya adalah untuk mengalahkan Bos, dan hal-hal lainnya bisa diurus oleh Para Hunter lainnya.


Seo Jun-Woo disini juga sedang menguji kekuatan kegelapan miliknya yang saat ini dalam situasi aneh. Sejak di jendela seratus, ada tanda kerusakan dan beberapa masalah.


Mungkin ini ada hubungannya dengan Dewa Kegelapan, dan efek kerasukan tempo hari. Tatapan mata di langit yang seolah mengawasinya jelas masih menggunya.


Statistik miliknya memang sudah sekuat dia yang dulu, namun sebagian kekuatan miliknya adalah kegelapan.


Apakah ini bisa mengalahkan Dewa Kegelapan itu sendiri yang merupakan sumber dari kegelapan?


[Kemampuan Holy Fire Strom diaktifkan]


Seo Jun-Woo mulai mengunakan Kemampuan Api suci miliknya. Ingin Lebih mengoptimalkan kemampuan itu. Dia belakagan jarang mengunakan Kemampuan Kegelapan.


Sedikit perasaan takut.


Bagaimana jika dia diambil alih Dewa Kegelapan?


Apalagi hal-hal aneh belakangan terjadi, seperti kemunculan Constellation Zodiak baru di langit.