
Bersama dengan teriakan panik Seo Jun-Woo memanggil nama Cha-Eun, sekarang terpancar Aura yang sangat mengerikan dari tubuh gadis itu, bahkan lebih mengerikan dari pertarungan mereka saat Gadis itu bersama dengan William.
Seolah, ada keberadaan yang begitu kuat yang merasuki gadis itu.
Kemudian, sebuah suara yang terlihat bukan laki-laki atau perempuan mulai terdengar.
"Kalian para makhluk rendahan berani bermain-main denganku?"
Dengan suara itu, semacam Aura kuat membetuk seperti Singa muncul di sekitar tubuh Cha-Eun. Segera, sebuah gelombang energi yang sangat besar mulai muncul.
[Kemampuan Wave of Solstice Burst]
Gelombang energi Cahaya Matahari yang begitu panas, memenuhi langit, membentuk semacam bola matahari mini, keberadaannya saja cukup membuat arena sekitar menjadi sangat panas, cahaya yang dipancarkan membuat mata hampir terbakar, sekuat itulah Kemampuan itu, dan diarahkan langsung pada Seo Jun-Woo dan teman-temannya
Seo Jun-Woo jelas, tidak akan membiarkan serangan itu sampai padanya atau teman-temannya, dia segera menghampiri Kim Jung-Hwa, dan berkata,
"Aktifkan Prisai seperti sebelumnya! Bahkan yang lebih kuat! kita tidak mungkin menghindarinya setidaknya harus bisa menahannya selama mungkin!"
Kim Jung-Hwa yang mendengar kata-kata itu sempat tertegur sejenak namun segera mengangguk patuh dan mulai mengaktifkan kemampuannya. Begitu pula dengan Seo Jun-Woo, yang juga mengaktifkan Prisainya.
[Fregmen of The Light Beresonansi]
Lagi-lagi pemberitahuan yang familiar muncul didepan Seo Jun-Woo dan Kim Jung-Hwa. Awalnya, Kim Jung-Hwa cukup meragukan dengan pemberitahuan yang dia lihat sebelumnya, namun mengingat bahwa Fregmen Cahaya yang ada di dalam dirinya sepertinya memiliki hubungan dengan Seo Jun-Woo, membuat dia begitu kaget, menjadi semakin penasaran tentang siapa sebenarnya Seo Jun-Woo?
Dan lagi, energi yang dipancarkan Seo Jun-Woo juga menjadi begitu hangat, hal-hal yang terasa familiar, mengingatkannya kepada Constellationnya dulu ketika mereka bertemu lalu, ketika merasuki tubuhnya.
DUARRRR
Ledakan terjadi ketika Prisai dan serangan itu bertemu satu sama lainnya. Seo Jun-Woo melihat bahwa sepertinya Perisai itu masih tidak bisa bertahan terlalu lama.
Namun bagaimana cara memperkuatnya?
Dia membutuhkan energi cahaya yang lebih besar, lebih besar untuk menahan semua kekuatan itu.
Teringat sesuatu, Seo Jun-Woo segera memegang tangan Kim Jung-Hwa.
"Apa yang kamu lakukan?"
"Aku butuh kekuatan! Mari fokus pada kemampuan Prisaimu itu! Bantu Aku memperkuatnya!"
[Fregmen of The Light beresonansi dan menjadi semakin kuat]
[Infinite Luminous Shield membuat lapisan kedua]
[Infinite Luminous Shield membuat lapisan ketiga]
.
.
.
.
Pemberitahuan itu, terus muncul, sampai tujuh lapisan terbentuk, membentuk tujuh Prisai Cahaya yang sangat kuat yang menghalangi serangan mereka.
Prisai pertama, baru saja retak, namun jangkauan serangan itu masih bisa ditahan oleh perisai kedua, bersama dengan serangan itu yang semakin lama semakin mengecil.
Hal itu, terjadi dalam sekejap mata hingga akhirnya serangan itu menembus Prisai kelima, sampai akhirnya menghilang.
Baik Seo Jun-Woo dan Kim Jung-Hwa merasa lega melihat serangan yang diarahkan pada mereka akhirnya menghilang. Sekarang arena itu dipenuhi dengan asap efek ledakan.
Baik Kim Jung-Hwa dan Seo Jun-Woo segera mulai berpencar kedua arah. Seolah saling mengerti, dan mencoba mencari celah.
Tentu saja, Kang Min-Hee masih ada disana, menyaksikan kekuatan yang begitu kuat yang muncul, dia merasa sangat senang, melihat betapa kuatnya Constellationnya.
Kim Jung-Hwa jelas tidak membiarkan Kang Min-Hee mengambil kesempatan untuk menyerang dan membatu Constellationnya, segera menyerang orang itu dengan gelombang energi Api miliknya.
DUARRR
Disisi lainnya, Seo Jun-Woo menuju kearah Cha-Eun yang dirasuki, merasa hal-hal ini sangat familiar namun dia yakin bahwa kali ini jelas jauh lebih sulit daripada terakhir kali.
Leo jelas bukan lawan yang mudah sama sekali, Constellation yang kabarnya paling kuat saat ini, dengan jumlah pengikut yang paling banyak. Tidak perlu diragukan lagi seberapa kuat dan mengerikannya itu.
Seo Jun-Woo tentu saja sudah mempersiapkan bahwa suatu hari dia akan melawan Leo, namun tidak mengira jika ini akan menjadi begitu cepat.
Seo Jun-Woo segera mulai mengaktifkan energi kegelapan di dalam tubuhnya.
[Kemampuan Dark Heavenly Thunder diaktifkan]
Energi Petir hitam segera berkumpul dan diarahkan kepada Cha-Eun. Sial, dia tidak menyangka akan melawan Cha-Eun lagi dalam keadaan seperti ini.
Namun dia tidak bisa ragu-ragu untuk menyerang, karena sekali dia menjadi ragu, nyawa semua orang adalah taruhannya.
Dia ingin menyelamatkan Cha-Eun namun bagaimana?
Seo Jun-Woo tentu saja tahu, ada semacam durasi penggunaan Kemampuan Constellation yang merasuki Avatarnya. Jadi, yang bisa dia lakukan sekarang, yaitu untuk mengulur waktu sebanyak mungkin, menunggu durasi kemampuan itu berakhir.
Setidaknya dia masih cukup percaya diri untuk bisa menahan serangan Leo tanpa melukai Cha-Eun sementara.
[Kemampuan Dark Nova diaktifkan]
DUARRR
Tentu saja, kali ini serangan bertubi-tubi Seo Jun-Woo di halau oleh Leo. Bahkan, Seo Jun-Woo bisa melihat dengan jelas, perbedaan kemampuan mereka.
Seo Jun-Woo jadi ingat ketika dia melawan Raja Iblis Lucifer. Keduanya sama-sama memiliki kekuatan yang sangat mengerikan dalam arti yang berbeda.
Jika ditanya, apakah lebih kuat yang mana?
Seo Jun-Woo tidak yakin, namun jika itu pertarungan satu lawan satu, sejujurnya, lebih sulit melawan Raja Iblis Lucifer, mengingat kemampuan Necromancer miliknya, yang bisa memanggil pasukan mayat hidup.
DUARRR
Lagi-lagi serangan keduanya segera bertemu, dan membuat gelombang ledakan. Namun, Seo Jun-Woo perlahan-lahan mulai didorong mundur oleh serangan Cha-Eun, serangan ini tidak sekuat serangan yang sebelumnya, namun itu saja sudah cukup sulit untuk ditahan.
Jika orang itu, mengeluarkan serangan seperti sebelumnya, jujur Seo Jun-Woo tidak tahu apakah bisa menahannya atau tidak atau bahkan memiliki cukup waktu untuk bertahan, apalagi Kim Jung-Hwa sedang sibuk bertarung dengan Kang Min-Hee.
Situasi yang sangat tidak menguntungkan sama sekali. Ketika dia hampir menjadi putus asa, sebuah pemberitahuan mengejutkan segera muncul.
[Constellation 'Mother of Holy Fire' menjadi terkejut dengan situasi yang tiba-tiba, lalu berkata dengan nada pemasaran, "Apakah Leo benar-benar turun? Apakah kamu benar-benar akan bertarung dengan monster itu?"]
Mendengar pertanyaan yang tiba-tiba dengan penuh percaya diri, Seo Jun-Woo berkata,
"Jangan menanyakan hal-hal yang sudah begitu jelas jawabannya."
[Constellation 'Mother of Holy Fire' berkata, "Kamu cukup menarik, kamu bahkan sungguh berani ketika ada di hadapan Constellation, dan ini bukan Constellation biasa, namun Leo."]
"Aku tidak pernah takut pada apapun, bahkan Constellation Leo ataupun Dewa Kegelapan. Aku pasti akan mengalahkan semuanya, demi kebenaran."
[Constellation 'Mother of Holy Fire' berkata dengan takjub, "Aku suka kata-katamu, Aku sudah lama membenci Leo. Aku bisa memberikan beberapa bantuan, jika kamu mau menjadi Avatarku.]
"Aku tidak ingin menjadi bawahan siapapun."
[Constellation 'Mother of Holy Fire' tertawa dan berkata, "Aku sudah menduganya, namun tidak apa-apa, aku tetap akan memberimu bantuan. Jadi jangan mati oke?"]
Segera setelah itu sebuah energi menyelimuti tubuh Seo Jun-Woo. Ini energi cahaya yang sangat hangat dan lembut, mulai memasuki dirinya mengisi energi dalam tubuhnya membuatnya merasa sedikit lebih kuat.
[Kamu mendapatkan 'Uriel Blessing's]
[Mulai sekarang kamu bisa menggunakan, Holy Fire secara tidak terbatas.]
"Ini..."
Seo Jun-Woo tidak mengira akan mendapatkan bantuan yang tiba-tiba. Namun belum sempat dia merasa senang ada pemberitahuan lainnya lagi.
[Constellation 'The True of Judgment' berkata dengan marah pada Constellation 'Mother of Holy Fire', "Uriel! Cepat tarik kembali Blessing's mu! Kamu tidak bisa sembarangan membantunya! Lawannya kali ini adalah Constellation, kita tidak bisa memulai memulai Perang langsung seperti ini dengan Constellation lainnya, atau keseimbangan akan runtuh! Kamu harus paham kenapa kita selama ini menahan diri!"]