The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 151: Hanya Dia



[Kemampuan Holy Fire Strom diaktifkan]


Seo Jun-Woo jelas saja, tidak lagi memperhatikan notifikasi yang ada dihadapannya, soal perdebatan antara Uriel dan Mikaela, dia lebih kembali fokus untuk melawan orang yang ada di hadapannya saat ini.


Sayangnya, Cha-Eun yang dirasuki itu, semakin lama semakin menggunakan begitu banyak kekuatan. Sampai pada akhirnya, Cha-Eun terlihat mulai mendekati kearah Kang Min-Hee, keduanya terlihat sedang akan bekerja sama.


"Sial, Aku tidak bisa membiarkannya,"


Kali ini, dua lawannya itu, terlihat saling berbicara satu sama lain seolah sedang merencanakan sesuatu. Kim Jung-Hwa sendiri, baru saja terdorong mundur dan terjatuh ketanah akibat serangan Kang Min-Hee.


Seo Jun-Woo segera terbang kearah sana, mencoba melihat keadaan Jung-Hwa.


"Apakah kamu masih sanggup bertarung?"


Jung Hwa yang mendengar pertanyaan itu walaupun sedikit memuntahkan darah hitam, masih mencoba bangun, dan berkata dengan tenang.


"Ini bukan apa-apa, jika di bandingkan tempat itu."


"Sudah aku bilang jangan terlalu memaksakan diri."


"Cukup omong kosongmu! Lihat sekarang, lagi-lagi kamu ragu-ragu menyerang Cha-Eun? Aku merasa, tidak ada gunanya bekerja sama denganmu dari awal. Jika saja kamu tidak mengajak Gadis itu semuanya tidak akan berantakan seperti ini."


Seo Jun-Woo yang disalahkan itu sedikit menghela nafas memang benar, dia juga merasa menyesal mengajak gadis itu sebelumnya, tidak pernah mengira jika kejadian akan seperti ini, benar-benar kacau.


"Itu sudah terjadi."


"Biar Aku yang mengurusnya sekarang, aku melihat kamu dari tadi tidak mencoba memberikan serangan fatal padanya,"


Bahkan Kim Jung-Hwa tidak menunggu jawaban Seo Jun-Woo, hanya segera meluncur ke depan dengan pedangnya dan mengarahkan sebuah serangan pada Cha-Eun. Ekspresi Seo Jun-Woo jelas menjadi buruk mendengar hal-hal itu dan melihat bagaimana Kim Jung-Hwa menyerang dengan serangan penuh itu.


"Sial, bukan seperti aku tidak ingin menyerangnya namun aku memang tidak bisa menyentuhnya."


Dan benar saja, serangan Kim Jung-Hwa baru saja dipantulkan oleh Leo dengan Prisai anti tembusnya.


Pandangan Seo Jun-Woo segera menatap kearah Kang Min-Hee. Alangkah lebih baik jika membereskan satu sampah dulu. Dia segera menyerang Kang Min-Hee dengan serangan penuhnya.


Gabungan antara Kegelapan, Cahaya dan Holy Fire. Salah satu kemampuan yang baru saja dia dapatkan.


[Kemampuan Purgatory of Light and Darkness diaktifkan]


Segera, di tangan Seo Jun-Woo keluar gelombang energi Holy Fire, cahaya dan kegelapan, seolah tiga elemen itu perlahan-lahan mulai disatukan membentuk sebuah bola energi yang mengerikan.


Membutuhkan fokus yang sangat besar untuk membuat ketiga elemen itu bisa bersatu, saat ini Seo Jun-Woo belum bisa membuat Skill yang cukup stabil, namun setidaknya serangan ini sudah cukup mematikan, dia segera melemparkannya pada Kang Min-Hee.


Kang Min-Hee tentu saja, mengira itu masih sama seperti sebelumnya sehingga hanya memasang perisai cahaya biasa. Sampai akhirnya, dia cukup lengah, dan Prisainya tertembus, membuatnya terlempar ke belakang sekitar lima meter jauhnya, menghantam dinding bangunan.


Seo Jun-Woo lalu menatap kearah Kim Jung-Hwa yang masih bertarung dengan Leo yang ada di tubuh Cha-Eun. Jelas, disana posisi Kim Jung-Hwa terlihat buruk, namun harusnya itu sudah cukup?


Seo Jun-Woo memperhatikan jam tangannya, dimana dia pastinya memperkirakan jika Kemampuan Leo merasuki Cha-Eun akan segera berakhir. Ini sedikit lagi, dan semuanya akan baik-baik saja, Kim Jung-Hwa pasti bisa menahannya.


"Akhhhhhhh..... Kamu!! Kamu kurang ajar!!"


Mungkin karena efek bagi, Constellation yang tidak pernah merasakan sakit sekarang mulai merasakan sakit yang belum pernah dia bayangkan. Leo yang merasakan sakit itu tiba-tiba saja diliputi dengan kemarahan, segera mundur kebelakang, dan tubuhnya kali ini diselimuti dengan Aura energi yang bahkan lebih besar daripada sebelumnya.


Seolah-olah, setiap menit, kekuatan yang ada di sekitar tubuh Cha-Eun menjadi semakin meningkat dan semakin meningkat.


Sampai, Seo Jun-Woo tiba-tiba dikejutkan dengan Sebuah gelombang energi yang sangat besar membentuk semacam tombak raksasa yang muncul ditangan Cha-Eun.


[Kemampuan Zodiak Fury diaktifkan]


Dari tombak engeri itu, terlihat berbagai elemen yang ada didalamnya. Seolah gelombang energi itu merupakan gabungan kekuatan semua Constellation Zodiak, dan menjadi serangan pamungkas yang menghancurkan. Dengan menyatukan energi dari berbagai zodiak, Leo mulai melepaskan serangan yang melibatkan elemen-elemen langit, seperti api, petir, angin, dan tanah, dalam sekejap, dia melemparkan serangan itu kearah sumber kemarahannya, yaitu Kim Jung-Hwa.


Seo Jun-Woo tentu saja, cukup waspada dan mulai bergerak secepat mungkin ke arah Kim Jung-Hwa. Keduanya, lagi-lagi mulai menyelaraskan energi cahaya dalam tubuh mereka dan mulai membuat Infinity Shiled lapis tujuh.


Sayangnya, dalam sekejap saja, enam lapis pertahanan itu, segera ditembus oleh tombak gelombang energi itu, yang perlahan menuju kearah Kim Jung-Hwa langsung.


Ini terjadi sangat cepat, membuat Kim Jung-Hwa bahkan tidak bisa bereaksi ketika lapisan ketujuh dari Prisai itu mulai hancur.


Hal yang dia lihat adalah dimana, tombak energi itu, menancap pada bagian tubuh Seo Jun-Woo. Darah mulai muncul dari luka yang ada di perut Seo Jun-Woo bersama dengan darah yang keluar dari mulutnya.


Sesuatu yang sangat mengejutkan Kim Jung-Hwa, dan hampir membuatnya syok.


"Ke--- Kenapa?"


Seo Jun-Woo yang saat ini menahan rasa sakit yang ada di tubuhnya, ketika ditanya pertanyaan itu juga tidak tahu jawabannya. Hanya tubuhnya bergerak sendiri.


Sial, Seo Jun-Woo merasa penyakit 'Pahlawan' ini tidak sembuh juga, dan lagi-lagi melompat keluar untuk menyelamatkan seseorang. Namun lebih dari segalanya, dia jelas tidak ingin sesuatu hal buruk terjadi pada Kim Jung-Hwa.


Ada rasa bersalah di dalam hatinya, karena dirinyalah, Pria yang ada di hadapannya itu terlibat dalam semua kekacauan ini. Penderita sepuluh tahun yang orang itu alami...


"Ini terjadi begitu saja, yang penting kamu tidak apa-apa. Ini sudah tugasku melindungi mu, karena kamu telah Percaya padaku."


Seo Jun-Woo baru saja mengatakan omong kosong, jelas luka yang ada di tubuhnya sangat menyakitkan, itu untungnya berhasil sedikit dia tahan dengan kemampuan Fregmen Cahaya dan Kegelapan, sehingga bisa meminimalisir luka yang dia terima.


Kim Jung-Hwa benar-benar tidak mengerti kenapa orang yang ada di hadapannya itu dengan sangat berani menyelamatkannya. Dia cukup yakin, bahwa mereka berdua tidak benar-benar memiliki hubungan yang cukup untuk menyelamatkan satu sama lain atau mengorbankan nyawanya.


Sampai kemudian, sosok yang ada didepannya, menjadi tumpang tindih dengan keberadaan tertentu. Sebuah senyuman yang pernah dia lihat dari balik topeng itu.


Kim Jung-Hwa selalu merasa, ada berbagai hal aneh ketika orang yang ada dihadapannya muncul. Tentang bagaimana orang itu, sangat sok tahu soal dirinya.


Atau soal orang itu yang masih berani mengayuhkan pedangnya didepannya untuk melawannya. Lalu, orang itu yang tahu Indentitasnya sebenarnya, dia yang juga memiliki Elemen Fregmen Cahaya yang beresonansi pada Fregmen Cahaya dalam tubuhnya, seolah itu berasal dari sumber yang sama.


Dia juga yang tahu tentang, Constellationnya yang menghilang. Walaupun rasanya terdengar tidak mungkin dan tidak masuk akal, namun seolah jawabannya sudah pasti.


Seseorang yang akan melakukan segalanya untuk menyelamatkannya, sama seperti sepuluh tahun lalu, hanya ada satu, hanya dia.


"Constellation-Nim?"