The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 63: Persiapan



Hari-hari segera berlalu dalam sekejap, setelah pemilihan Tim untuk memasuki Dungeon Hitam di Gurun Sahara, segera hal itu diumumkan kepada Publik, terutama untuk menghilangkan kecemasan orang-orang saat ini.


"Guild yang akan terlibat dalam Ekpedisi ini, adalah


Guild Rank 2 Lunar Legionnaires yang akan di ikuti langsung oleh Master Guild, Li Wenhua, lalu ada Guild #3 Guild Starlight, dengan Guild Master yang akan terjun sendiri dengan Tim Elite nya, Kemudian Perwakilan dari Asosiasi Constellation Zodiak, ada #5, Mystic Trinity dan #8 Calestia Triad yang akan mengirimkan Tim Elitenya. Hanya ada empat Guild Besar dari 8 Peringkat Atas yang terlibat langsung, kami sengaja tidak mengirimkan begitu banyak Guild Ranking Atas, karena tidak akan ada yang tahu seberapa bahayanya tempat itu dan apa yang mungkin terjadi di dunia luar ketika mereka semua masuk. Namun kalian semua bisa tenang, masih ada beberapa Guild lainnya yang terlibat juga, Ada juga Satu Guild yang setara dengan 8 Besar, Guild Abyssal Horde. Dan Guild-guild lainnya, perwakilan beberapa negara, Dragon Reavers, Chaos Wardens, dan Cursed Blades. Asosiasi Hunter Dunia, juga mengirimkan beberapa Hunter Terbaiknya dan mengirimkan Tim Support untuk membantu kelancaran ekspedisi."


Seo Jun-Woo ini sedang menatap layar hologram di ponselnya, pengumuman yang di bacakan oleh Ketua Asosiasi Hunter, yang juga penanggung jawab tim ekspedisi, Lee Ji-Sung.


"Hah, jadi Li Wenhua dari Lunar Legionnaires benar-benar kesana? Namun masih ada Dua Guild dari Perwakilan Constellation Zodiak, Mystic Trinity dan Calestia Triad. aku mungkin harus lebih waspada kepada mereka dan mengawasi tindakan dan gerak-gerik mereka, siapa yang tahu apa yang mereka rencanakan nanti di dalam Dungeon."


Setelah mendengar Berita itu, Seo Jun-Woo memulai juga persiapan terakhirnya. Yaitu mendapatkan barang-barang bagus.


Ada beberapa keunggulan ketika dia bergabung dengan Channel Constellation. Salah satunya adalah barang-barang di Toko Constellation, yang biasa diperjualbelikan antar Constellation dengan poin.


Seo Jun-Woo sekarang bukan Constellation, hanya saja kebetulan bisa masuk ke Server itu, tentu saja jumlah Poinnya 0, dan tidak ada cara untuk bisa mendapatkan poin seperti Constellation lainnya. Namun masih ada beberapa cara untuk mendapatkan Poin, itu dengan melakukan transaksi jual beli di toko itu sendiri.


Atau mungkin bertransaksi secara Pribadi dengan beberapa Constellation, lewat jalur pertukaran barang juga bisa.


Seo Jun-Woo tahu sesuatu, tentang Constellation tertentu yang sangat hebat dalam membuat Senjata dan Armor, namun tentu saja harganya akan sangat mahal. Tapi Seo Jun-Hee pernah berkenalan dengan dia ketika masih menjadi Constellation, awalnya itu karena Seo Jun-Woo sebagai Constellation sering membeli Kotak Hadiah Random di Toko, dan yang keluar selau barang-barang bagus Mahakarya Constellation itu.


Karena pengaruh Sistem, membuat Constellation ini sangat marah, karena akhirnya barang-barang buatannya harus hilang dengan harga murah. Seo Jun-Woo ingin tertawa ketika mengigatkannya, hal itu jelas berkat Keberuntungan Kim Jung Hwa yang tinggi.


Seo Jun-Woo merasa gatal ingin membeli kotak itu, namun sadar diri dengan tingkat keberuntungan nya yang buruk.


"Constellation 'A Wise and Powerful King', Odin. Dia selain pemimpin kuat dari Kumpulan Constellation Nordik, juga terkenal hebat dengan senjata buatannya, sangat hebat jika bisa memiliki sesuatu seperti Gungnir, tombak legendaris itu, hah sayangnya itu tidak di jual. Jadi mari dapatkan beberapa barang berguna setidaknya,"


Seo Jun-Woo sudah mengeluarkan beberapa umpan sebelumnya di Forum Penawaran Channel Constellation, suatu barang yang berniat dia tukarkan dengan sesuatu, buatan Constellation 'A Wise and Powerful King'. Dan benar saja, umpannya sudah kena.


"Ternyata dia tidak berubah."


Salah satu barang yang Seo Jun-Woo dapatkan di sebuah Dungeon tertentu belakagan ini.


"Sepertinya semua persiapan sudah selesai,"


Setelah mendapatkan hal-hal yang dia inginkan, Seo Jun-Woo segera menyiapkan perbekalan lainnya seperti stok racun dan sejenisnya, Siapa yang tahu hal-hal yang mungkin ada di Dungeon?


Sampai akhirnya, hari yang di tunggu tiba, yaitu Hari Ekspedisi itu. Seo Jun-Woo saat ini baru saja tiba bersamaan Tim lainnya dari Asosiasi. Perjalanan menuju Gurun Sahara tentu saja merupakan perjalanan yang panjang yang harus ditempuh dengan pesawat lalu berikutnya harus menaiki mobil selama beberapa km.


Dan sekarang, tiba di kawasan perbatasan di mana Daerah setelah itu merupakan kegelapan yang sudah tidak bisa lagi dijamah oleh manusia. Bahkan letak gerbang Dungeon masih harus menyusuri dataran kegelapan di padang pasir itu.


Dari sini, Seo Jun-Woo paham, di dalam sana jelas saja lebih berbahaya daripada yang Seo Jun-Woo kira.


Namun itu artinya hadiah yang mungkin didapatkan juga sangat besar.


Di dekat perbatasan hitam itu, sudah ada beberapa orang berkumpul salah satunya adalah rombongan yang cukup Seo Jun-Woo kenal.


Ketika Seo Jun-Woo turun dari mobil, tatapannya sudah bertemu dengan tatapan beberapa gadis tertentu yang jelas sekali menatap kedatangannya dengan heran.


"Astaga, kamu ikut Ekspedisi ini?" Tanya Viona yang kaget melihat penampakan Seo Jun-Woo.


"Aku hanya bagian dari tim pendukung,"


"Tapi tetap saja kamu memiliki nyali untuk berani masuk ke sana,"


"Tidak ada yang aku takuti,"


Choi Hana yang melihat kedatangan Seo Jun-Woo hanya menyapanya ringan, tidak terlalu banyak bertanya.


Dan sekarang tatapan Seo Jun-Woo beralih pada seorang pria tertentu yang berada di samping Choi Hana, yang saat ini menatap Seo Jun-Woo dengan ekpersi tidak senang. Seo Jun Woo yang ditatap seperti itu jelas saja merasa tidak nyaman, lalu mencoba berbicara dengannya, untuk sekedar basa-basi.


"Salam Kenal Master Guild Starlight, Aku adalah Seo Jun-Woo, yang akan bergabung dengan Tim Support di Ekspedisi ini, Saya berharap tidak ada masalah dalam hubungan kita nantinya agar nanti bisa bekerjasama dengan baik,"


Seo Jun-Woo mengatakan itu dengan nada sopan sambil mengulurkan tangannya namun jelas saja disambut dengan tatapan dingin dan diabaikan. Seo Jun-Woo merasa harus bersabar tetap memasang senyumannya disana.


Sampai kemudian, ada seseorang yang sangat berani merangkul Pria Bertopeng itu.


"Hey, Hey, Phoenix, Kenapa kamu begitu dingin seperti ini? Lihatlah ada seseorang yang ingin berkenalan denganmu, atau mungkin salah satu penggemarmu, jangan kamu diamkan seperti itu,"


Pemuda yang berani merangkul Phoenix, memiliki mata sipit, rambut hitam panjang yang di ikat, dan membawa semacam tombak di punggungnya.


Tatapannya bertemu dengan Seo Jun-Woo, dan mengambil paksa tangan Phoenix yang terlihat memiliki ekspresi kesal juga ketika ada orang yang sok akrab dengannya itu.


Sampai Seo Jun-Woo berjabat tangan dengan Phoenix.


Dan kemudian, ada sebuah Pemberitahuan tidak terduga.