
"Apa? Jangan bilang Para Raja Iblis terlibat dengan Para Constellation dari Dimensi luar? Tidak semua dari mereka baik, namun ada yang jahat. Sial, aku tidak menduga ini bahwa mereka akan meminta bantuan pada Para Outer itu," kata Uriel dengan ekspresi kesal setelah mendengar kabar tak terduga itu.
"Bukan meminta bantuan, aku merasa ini sepertinya sebuah kerjasama yang tidak menyenangkan."
"Tapi bukankah gerbang Dimensi baru terbuka belum lama ini? Tidakkah terlalu cepat untuk mereka menjalin kerjasama?"
Mikaela yang mendengar itu segera terdiam kembali memikirkan tentang hal-hal buruk yang mungkin saja terjadi. Dia ingat gerbang Dimensi yang di buat untuk menuju ke Heavenly Realm secara ilegal.
"Bukan hal yang tidak mungkin mereka sudah berhasil membuat portal menuju dimensi luar, mengingat mereka bahkan bisa menuju Dimensi Pribadi seperti ini,"
"Tidakkah ini terlalu berbahaya?"
"Sudahlah, tidak ada artinya kita terlalu banyak berpikir mari kita menyatukan kekuatan dan membuat lubang di prisai ini, bahkan walaupun itu kekuatan dari dimensi luar bukan berarti itu tidak bisa ditembus,"
DUARRR
Keduanya lalu mencoba menyatukan kekuatan mereka dan membuat gelombang serangan untuk memecahkan Prisai. Pertarungan yang terjadi memiliki skala lebih besar daripada yang mereka kira, karena hal-hal terduga seperti bantuan dari Dimensi Luar terjadi.
****
Di tempat lainnya, Seo Jun-Woo dan Kim Jung-Hwa kali ini mencoba menyatukan kemampuan mereka.
[Fregmen of The Light Beresonansi]
Keduanya kali ini lebih bisa mengendalikan kemampuan mereka untuk menyatukan kepingan cahaya yang di pisahkan itu, walaupun dalam waktu singkat mereka bisa melakukannya dan mengendalikan untuk beresonansi, setelah beberapa kali melakukan percobaan dan sempat gagal.
[Fregmen of The Light Beresonansi lebih dalam]
[Fregmen of The Light di perbaiki sementara]
[Kestabilan Energi diperlukan]
"Ternyata ini lebih rumit daripada yang Aku kira," kata Seo Jun-Woo dengan ekspresi lelah di wajahnya.
Benar, untuk bisa memperbaiki Fregmen Cahaya yang ada di dalam tubuh mereka, ini cukup sulit, apalagi jika tanpa menyerap satu sama lainnya, dan hanya meyatukan sementara.
Dari awal, Fregmen ini adalah satu, namun dibelah menjadi dua bagian. Mengambil satu bagian untuk benar-benar diserahkan pada pihak yang lainnya itu memang mudah namun untuk mempertahankan agar dia bagian itu sementara bisa bersatu dengan yang lainnya, tanpa menyerap dari salah satunya, itu lebih rumit.
Tentu, Seo Jun-Woo tidak bisa mengambil milik Kim Jung-Hwa dan begitu pula sebaliknya.
Tepat ketika pemberitahuan yang mereka tumbuh akhirnya tiba sekarang tangan mereka menuju ke arah bola kristal aneh sebelumnya. Dan benar saja, ketika dua Fregmen Cahaya itu saling beresonansi, baik Seo Jun-Woo dan Kim Jung-Hwa kali ini tidak mendapatkan penolakan dari bola kristal aneh itu malahan mereka mendapatkan hal-hal yang tidak terduga.
[Fregmen of The Light menemukan bagian yang hilang]
[Fregmen of The Light Beresonansi]
Sekarang, ada tiga kepingan yang saling memanggil satu sama lain seolah-olah ingin menjadi satu. Saling tarik-menarik, untuk menjadi satu, seolah bagian yang selama ini terpisah-pisah akhirnya bersatu.
"Ini...."
Seperti yang dia duga, bahwa Fregmen miliknya ada hubungannya dengan Fregmen milik Mantan Raja Iblis Lucifer. Setelah Pemberontakan pada Constellation of The Light, ada kemungkinan bahwa fragmen cahaya yang diberikan ditarik kembali dan disimpan oleh Constellation of The Light, dan setelah kejadian yang tidak terduga bernama Dungeon Outbreak 70 tahun lalu, kekuatan yang disimpan itu kemungkinan besar dibagikan, salah satunya adalah kepingan kekuatan cahaya milik mantan Raja Iblis.
Dan secara tidak terduga, Seo Jun-Woo dipilih oleh Sistem untuk bisa menampung kekuatan Fregmen Cahaya itu.
Keduanya, kali ini menjadi fokus pada bola kristal itu, mencoba untuk menguraikan energi yang ada di dalamnya.
"Hati-hati, jangan sampai hilang fokus. Lakukan seperti yang aku katakan sebelumnya, cobalah serap energi yang ada di dalamnya perlahan-lahan," kata Seo Jun-Woo mencoba memberikan instruksi.
Jelas, Kekuatan ini tidak akan bisa di dapatkan oleh hanya satu orang. Seo Jun-Woo merasa tidak bisa terlalu serakah untuk ini. Dan begitulah keduanya mulai perlahan-lahan menyerap energi yang ada di dalam kristal.
Butuh waktu cukup lama sampai keduanya benar-benar berhasil menyerap energi itu. Butuh konsentrasi yang sangat tinggi sampai seluruh energi benar-benar terserap pada bagian fragmen cahaya mereka.
Mereka mungkin terlalu fokus pada hal-hal yang mereka lakukan hingga tidak sadar dengan kekacauan yang terjadi di luar. Mereka bahkan tidak sadar jika ada energi kegelapan yang mulai mendekat.
"Akhirnya, ini selesai juga," kata Seo Jun-Woo yang saat ini berkeringat dan mulai duduk di lantai merasa sangat lelah setelah menjalani ritual panjang itu. Kim Jung-Hwa juga mulai duduk, dia sepertinya juga mengalami kelelahan yang sama.
"Namun ini terasa luar biasa aku benar-benar merasakan bahwa kemampuan yang ada dalam dirimu meningkat," kata Kim Jung-Hwa dengan ekspresi puas.
"Sungguh benar-benar keberuntungan,"
Ketika mereka baru saja akan beristirahat tamu yang tidak terduga menghampiri mereka. Membuat keduanya langsung menjadi waspada dan menatap ke arah pintu yang dimasuki oleh dua sosok makhluk.
Yang satunya, sosok mahluk wanita dengan pakaian yang cukup seksi, dengan dua tanduk kecil di kepalanya. Yang satunya, Pria yang cukup gemuk dan berbadan besar.
"Aku tidak mengira akan ada manusia di tempat seperti ini."
Suara itu jelas meremehkan ketika menatap kearah Seo Jun-Woo dan Kim Jung-Hwa.
"Tunggu, Greed, kamu lihat Cystal yang ada di tangan mereka? Mereka sepertinya bukan orang biasa! Bagaimana bisa mereka mengambil kristal itu yang seharusnya tidak bisa diambil kecuali oleh Kekuatan Tuan kita?"
Keduanya tentu saja sudah datang dengan persiapan yang cukup matang dan memiliki sebuah artefak khusus yang memiliki kekuatan Tuan mereka, untuk mengambil bagian dari Crystal itu.
Mereka jelas tidak akan mengira jika ada orang lain yang lebih dulu mengambil kekuatan itu. Hal-hal benar-benar di luar rencana.
"Tunggu? Apa maksudmu kristal itu diambil?"
"Kamu juga merasakannya sudah tidak ada energi yang tersisa di sana!"
"Lalu bagaimana dengan misi kita?"
Lust mulai berpikir sejenak namun segera sebuah senyuman licik muncul di wajahnya ketika menatap Seo Jun-Woo dan Kim Jung-Hwa.
"Bukankah mudah? Aku tidak tahu apa yang mereka berdua lakukan namun sepertinya, akan baik jika kita bisa menangkap keduanya, lihat wajah-wajah Tampan itu ... Ini benar-benar akan menjadi mangsa yang baik, Aku akan menjadikan mereka sebagai budak cintaku... Ah~"
Seo Jun-Woo yang menatap ke arah wanita yang menatapnya dengan ekspresi penuh napsu itu jelas merasa ngeri. Dia tidak boleh lengah, pada kehadiran tidak terduga yang baru saja datang itu.
"Hati-hati pada mereka."