The Constellation Comeback To See The Hero

The Constellation Comeback To See The Hero
Episode 78: Rahasia di Balik Dungeon



Ketika Seo Jun Woo mulai mengajukan pertanyaan itu, Naga itu jatuh dalam keheningan tidak menjawab apapun. Ekpresi Seo Jun Woo jelas menjadi buruk dan mulai berpikir mungkin naga ini sebenarnya tidak tahu apapun.


"Apakah kamu tidak tahu?"


"Ketika jiwaku dikendalikan oleh energy Kegelapan dan di kirim ketempat ini, terkadang aku masih bisa merasakan kesadaran yang tersisa dalam diriku jadi samar-samar aku teringat ketika aku tiba di tempat ini. Tempat ini, sesuatu habitat yang dulu pernah kami tinggali, Dunia lama kami yang hilang dan di makan oleh kegelapan. Aku juga tidak benar-benar tahu bagaimana tempat ini terbentuk, namun ketika aku mulai memasuki tempat ini aku mendengarkan sebuah suara yang hangat,"


"Sebuah suara?"


Seo Jun Woo jelas menjadi semakin penasaran ketika mendengar hal-hal itu.


"Ya, suara yang begitu lembut, sesuatu itu berkata, 'Wahai Kalian Mahluk Kegelapan yang Jatuh, Kami tidak bisa benar-benar mengembalikan dunia kalian yang hilang, namun Kami masih bisa memulihkan sebagian kecil yang kami temukan, tinggallah di sana dan jangan pernah melewati gerbang dimensi milik Dewa Kegelapan,' Hal-hal semacam itu, Aku tidak pernah tahu siapa suara itu, tapi itu mungkin sesuatu yang kalian sebut sebagai 'Sistem',"


Mendegar semua ini, Seo Jun Woo mulai sedikit memahami tentang teka-teki Dungeon, dan alasan kenapa Dungeon terkadang memiliki lingkungan yang sangat nyata, seolah sesuatu dari Dunia Lain, jadi ternyata ini adalah Dunia Lain yang terisolasi, sebagian kecil dari dimensi yang hilang yang di telan Dewa Kegelapan. Mahluk isinya, ada yang benar-benar penghuni Dimensi Kegelapan, ada juga tawanan yang di kendalikan oleh Dewa Kegelapan.


Sesuatu yang mempertahankan semua Dunia kecil terisolasi ini adalah Fregmen Cahaya yang sepertinya di kendalikan oleh keberadaan Sistem. Sistem yang sama yang mengatur Para Awakening.


Jadi apa sebenarnya Sistem ini?


Seo Jun Woo yang melihatnya jelas, merasa ada sedikit perbedaan antara Sistem yang hanya dimiliki oleh Constellation dan Sistem milik manusia, walaupun ini terdengar sama namun ada beberapa perbedaan, apakah ini hanya memiliki semacam Administrator berbeda?


Seo Jun Woo masih benar-benar belum tahu dan sekarang petunjuknya masih terlalu sedikit.


"Hanya itu hal-hal yang bisa aku katakan padamu, sebagai ucapan terima kasih aku ingin memberi sesuatu, di bagian dasar dari Danau itu, ada sebuah portal kecil menuju sarang tempat aku tidur, di dalam sana ada sebuah pedang dan sisa-sisa Air Mata Naga, juga hartaku yang paling berharga, kamu bisa mengambilnya sebagai hadiah,"


"Aku merasa tidak melakukan apapun dan bahkan tidak benar-benar menyelamatkanmu,"


"Untuk kami, yang telah dikendalikan oleh dewa kegelapan merasa sangat benci dengan itu jadi membebaskan kami dari dekapan Dewa Kegelapan bahkan dengan kematian itu adalah hal yang cukup, Kami Para Mahluk Kegelapan sudah tidak bisa diselamatkan lagi hanya aku Dan mungkin sedikit keberadaan yang masih memiliki ingatan tentang dunia lama sebagian besar kehilangan ingatan lama mereka dan hanya dikendalikan oleh energi Dewa Kegelapan,"


Mendegar itu, ada sedikit penyesalan di dalam hati Seo Jun Woo, bahwa ternyata dewa pergelapan sudah menghancurkan beberapa dunia dan membuat mereka kehilangan tempat tinggal namun tidak hanya itu jiwa mereka bahkan dimanfaatkan untuk menyerang dan mencoba menguasai dunia lainnya. Benar-benar perbuatan yang sangat jahat dan keji.


Jika Bumi benar-benar jatuh, apakah mereka juga akan menjadi makhluk kegelapan seperti itu?


Hanya membayangkannya saja membuat dia merasa sangat ngeri.


Tidak, Seo Jun Woo benar-benar bersumpah tidak akan membiarkan hal-hal itu terjadi dan akan memastikan benar-benar membuat Dewa Kegelapan menghilang selamaya, baik dari dunia ini ataupun di seluruh dimensi, sehingga tidak akan pernah membuat kekacauan di mana-mana. Itu adalah sebuah tekad yang sudah lama dia miliki pula.


"Terimakasih atas hadiahmu, Aku harap kamu bisa Istirahat dengan tenang,"


Dengan sisa-sisa kesadaran yang hampir hilang, Naga itu segera berkata lagi,


"Terimakasih Pahlawan Muda. Dan ada satu hal lagi yang ingin aku katakan padamu sebelum kesadaranku menghilang,"


"Apa?"


"Frengmen Kegelapan yang ada dalam dirimu, sumber kekuatan itu sendiri merupakan milik Dewa Kegelapan, sama seperti Core yang Dewa Kegelapan tanamkan pada kami, jadi harap berhati-hati ketika menggunakannya jangan sampai kamu tenggelam terlalu dalam dan terpengaruh sampai akhirnya jatuh ke dalam genggaman dewa kegelapan,"


Mendengar peringatan itu, Seo Jun Woo jelas saja diliputi dengan rasa keterkejutan, sejak dia menerima fragmen kegelapan itu sendiri dia sudah merasa itu sangat aneh, dan itu pastilah sesuatu yang sangat beresiko. Namun apapun resikonya dia sudah siap.


"Aku pasti tidak akan terpengaruh oleh fragmen kegelapan yang ada di dalam tubuhku, Aku sudah menjadikan ini sebagai milikku dan tidak akan pernah membiarkan dewa kegelapan bisa mengendalikan ku,"


"Bagus, Aku hanya bisa berharap kamu memilikimasa depan yang baik, Selamat Tinggal."


"Satu hal yang akan aku janjikan padamu, aku pasti akan membalaskan dendammu dan seluruh dunia dengan cara mengalahkan Dewa Kegelapan, sampai keberadaan itu benar-benar musnah,"


Naga itu yang mendengar itu hanya segera tersenyum namun perlahan-lahan cahaya dalam tubuhnya juga menghilang dan mata itu segera tertutup.


[Selamat Kamu Berhasil Mengalahkan Oasis Leviathan! Atas Prestasimu kamu mendapatkan hadiah Bagian dari Fregmen of The Darkness!]


Seo Jun-Woo menatap pemberitahuan yang ada di hadapannya dan segera sebuah bola kristal yang terlihat familiar muncul di hadapannya. Ini sama seperti Fregmen of The Darkness yang pernah dia dapatkan dari Alter Ego Dewa Kegelapan. Walaupun energi kegelapan yang ada di dalamnya tidak sebesar itu.


"Ini masih Barang Rank A,"


Dia segera menutup pemberitahuan, lalu segera memikirkan cara bagaimana menyingkirkan mayat naga yang ada di hadapannya itu. Jika ada orang yang melihat mayat naga ini, nantinya pasti akan ada orang yang curiga.


Barang-barang dari Tubuh Naga sendiri merupakan sebuah harta Karun, setiap bagian tubuhnya jelas memiliki efek dan kegunaan yang baik.


Misalnya Tulang Naga, atau Gigi Naga, bahkan Kulitnya bisa menjadi bahan Armor yang baik.


"Akan sia-sia jika meninggalkan barang bagus seperti ini, Aku Pasti Bisa menyewa seseorang untuk membuat ini menjadi hal-hal bagus, tidak, Aku ingin mengupgrade senjataku dengan bahan-bahan ini, memiliki senjata dan Armor dari Constellation masih yang terbaik,"


Pertama-tama, Seo Jun-Woo Mulai mengambil tombak yang tadi sempat tertancap pada tubuh naga itu, memasukkan kembali ke bagian Inventorynya. Setelahnya, dia mulai mengeluarkan sebuah Pisau, dan secara perlahan-lahan, mengambil bagian-bagian dari Tubuh Naga. Tentu saja, itu tidak benar-benar pekerjaan manual.


Sistem menyediakan penjagalan otomatis, namun masih tetap membutuhkan beberapa waktu untuk memisahkannya, maka dari itu penting untuk adanya Tim Support dalam sebuah ekspedisi besar untuk melakukan hal-hal semacam ini dikala tim petarung akan sibuk bertarung, dan Tim Support untuk mengambil jarahan.


Di kala menunggu pemberitahuan Sistem, Seo Jun-Woo mulai mengecek Channel Constellation. Sekali lagi, Constellation tidak bisa melihat hal-hal yang ada di dalam Dungeon tanpa salah satu Avatarnya.


Tentu saja, Para Constellation adalah orang yang paling penasaran dengan Isi Dungeon Kegelapan ini. Di salah Channel Pribadi sebelumnya, Seo Jun-Woo mulai membaca beberapa pesan heboh di sana, dari beberapa saat lalu.


The Greatest One: Lihat, Akhirnya di antara Gurun gersang ini, Avatarku menemukan sebuah Bangunan Kastil Tua, tidak itu semacam Labirin.


Wise Knight: Itu benar, kami juga ingin melihat apa yang ada di dalam sana,


The Greatest One: LoL tidak ada gunanya memperlihatkan ini pada kalian yang tidak terlibat sama sekali!!


Ada banyak pesan pertengkaran disana, yang membuat Seo Jun-Woo menjadi terlalu malas untuk melihatnya. Hanya ada beberapa informasi penting yang dia dapatkan. Sepertinya, Panggilan Darurat sebelumnya bukan karena sebuah bahaya Namun karena mereka menemukan sebuah Labirin seperti Kastil yang kemungkinan besar merupakan tempat di mana Bos tinggal.


Tidak perlu membuang-buang waktu untuk melawan semua Monster, cukup kalahkan Bos, mungkin itulah kenapa tim ekspedisi dikumpulkan untuk serangan habis-habisan.


"Sepertinya Aku harus kesana,"


Namun Seo Jun-Woo merasa sekarang tubuhnya benar-benar lemah dan tidak bisa bergerak, bahkan hanya untuk duduk seperti ini masih menyakitkan. beberapa tulangnya sepertinya patah akibat pertarungan itu, belum lagi, beberapa luka dalam yang dia dapatkan, walaupun itu bukan luka yang sangat fatal namun tetap saja rasanya masih menyakitkan.


Dia mulai mengeluarkan beberapa Potion penyembuhan, namun efeknya tidak begitu besar dan hanya mengurangi setengah dari rasa sakit yang dimilikinya setidaknya bisa memperbaiki tulang-tulangnya yang patah.


"Seandainya saja ada Penyembuh ... "


Kemudian, Seo Jun-Woo menjadi teringat pada sosok gadis tertentu dan hatinya tiba-tiba terasa menyakitkan.


"Karena aku masih begitu lemah Aku akhirnya tidak bisa melindungi seseorang yang berharga,"


Seo Jun-Woo akhirnya merasa dirinya tidak berdaya, Karena rasa egoisnya ingin tetap menyembunyikan kemampuannya membuat dia tidak bisa melindungi sesuatu yang harus dilindungi. Seandainya saja Dia lebih kuat lagi mungkin dia tidak akan terkena jebakan di lubang Kalajengking, dia akan bisa juga membuat perisai pelindung yang lebih kuat.


Namun tidak ada artinya berandai-andai.


[Penanggalan Kaki Naga Selesai]


Seo Jun-Woo lalu mulai bergerak lagi dan melakukan penjagalan pada tubuh-tubuh lain setelah memasukkan hal-hal penting ke dalam Inventorynya.


Butuh waktu yang lebih lama dari pada yang Seo Jun-Woo kira untuk menyelesaikan semua ini. Yang benar-benar menguras energi dan Potion Energi miliknya.


Dan sekarang, setelah menyingkirkan sisa-sisa tubuh Naga yang tidak dia ambil dan dimasukkan ke dalam Oasis, Seo Jun-Woo mulai bersiap juga untuk mengambil beberapa hadiah yang naga itu tinggalkan.


Dia mulai kembali mengatur energi dalam tubuhnya dan mulai membuat semacam lingkaran Prisai Cahaya di sekitarnya. setelah merasa persiapan itu selesai Dia segera masuk ke dalam air. Bertahan dari tekanan air dengan Prisai buatannya itu, dia terus bergerak terbang menuju arah bawah dari Danau itu.


Dan ternyata itu lebih dalam daripada yang dia kira. Sangat pantas karena Danau ini juga menampung naga yang cukup besar.


Sampai akhirnya, Seo Jun-Woo menemukan sebuah portal berwarna biru di dasar Danau, portal yang sangat besar, yang kira-kira cukup untuk dilewati seekor naga besar. Dia segera melewati Portal itu, pandangannya sekilas dipenuhi dengan cahaya terang, sampai ketika dia kembali membuka matanya, dia berada di dalam sebuah gua.


"Ini... Apakah Sarang yang dia maksud?"


Seo Jun-Woo segera menatap ke sekeliling tempat itu dan benar saja di sebuah batu, terlihat sebuah Pedang yang memancarkan energi yang begitu besar tertancap di sana seolah-olah pedang itu menunggu untuk dicabut oleh seseorang, oleh Pahlawan yang terpilih.


Hal-hal itu, jelas langsung menarik perhatian Seo Jun-Woo, Dia segera mendatangi pedang itu dan memegang gagang pedang itu untuk melihat statistik yang dimilikinya.



Rank S+


Pedang yang dulunya milik Pahlawan Kesatria Naga, yang bertempur bersama naga hebat mengelilingi dunia untuk menyelamatkan dunia.


Di dalamnya, tersimpan sebuah tekad dari Pemilik Sebelumnya. Hanya orang-orang terpilih yang bisa mencabut pedang ini.


Seo Jun-Woo sangat kaget ketika melihat Rank dari Pedang itu.


"Ini... Rank S+? Ini jelas senjata legendaris yang hebat, tidak pernah mengira aku akan mendapatkan senjata sehebat ini di tempat seperti ini,"


Seo Jun-Woo jelas saja merindukan untuk memiliki senjata semacam itu mengingatkannya pada pedang lamanya yang hilang, kekuatannya akan bisa lebih efektif jika memiliki pedang yang hebat.


Namun ada sedikit masalah.


"Apakah aku akan bisa mengambil pedang ini?"


Dia bersiap untuk mengangkat pedang itu namun anehnya pedang itu benar-benar terangkat dengan mudah. Dan sebuah pemberitahuan segera muncul.


[Selamat kamu di pilih oleh Dragon Knight Sword! Kamu dianggap layak untuk memiliki pedang ini]


[Kamu baru saja mendapatkan sebuah Quest dari Dragon Knight Sword!]


[Kalahkan Raja Iblis Belial dan Para Heavenly Demon yang telah menghancur Dunia Tempat Tinggal Naga dan Kesatria.


Apakah kamu ingin menerima misi ini?


Tidak ada konsekuensi jika kamu tidak berhasil melakukannya.


Kamu akan mendapatkan 'Dragon Knight Blessing' jika berhasil melakukannya!


Balaskan Dendam Dunia Yang Hancur!]