
Seo Jun-Woo sendiri yang beru saja mengalahkan Lust, tidak bisa langsung bernafas lega karena tiba-tiba pemberitahuan yang tidak menyenangkan muncul. Bahwa kestabilan Fregmen Kegelapan mulai hancur, dia juga mulai merasakan rasa sakit yang luar biasa ketika tato tato yang ada di wajahnya mulai menyebar.
Seolah menandakan bahwa kesadaran miliknya juga hendak diambil alih. Seo Jun-Woo sekarang mencoba untuk menekan kekuatan kegelapan yang berbisik dan mencoba mengandung alih dirinya itu.
Mana tahu, belum selesai dia melakukannya, sosok tidak terduga muncul dari lubang dinding akibat pertarungan.
"Lust? Ini..."
Kali ini, Pria dengan sosok gemuk yang familiar segera muncul di hadapan Seo Jun-Woo.
Seo Jun-Woo yang melihat kehadiran mengerikan itu segera mundur ke belakang untuk menjaga jarak. Karena efek yang dia terima dari menekan kekuatan kegelapan dan juga efek dari pertarungan sebelumnya, Seo Jun-Woo juga mengalami luka dalam yang cukup berat.
Dia sampai muntah darah, Seo Jun-Woo hanya merasa kesal dengan keberuntungan nya, bagaimana bisa dia terus menerus bertemu dengan ke sialan, baru saja dia selesai bertarung dan sebagian besar energinya sudah di kuras, dia masih harus di hadapan dengan lawan yang sama kuatnya.
Seo Jun-Woo mencoba berubah menjadi bayangan stand mulai bersembunyi di antara cermin cermin yang ada di ruangan itu. Berbeda dari sebelumnya di mana cermin cermin itu bisa membuatnya bersembunyi dengan baik, karena efek dari pertarungan cermin cermin menjadi berat akan di mana-mana, dan ada yang tergelak di lantai, benar-benar berantakan dan sulit untuk bisa menyembunyikan dirinya.
"Jangan pikir kamu bisa bersembunyi!"
Sebuah suara segera keluar dari samping Seo Jun-Woo, beserta sebuah pukulan energy yang benar-benar siap diarahkan ke wajahnya.
[Kemampuan Luminous Shield diaktifkan]
Namun karena kemampuan itu diaktifkan secara buru-buru, itu tidak memberikan pertahanan penuh pada Seo Jun-Woo, dia tetap terkena pukulan itu, kan terlempar ke belakang sampai membentur beberapa cermin dan membuat cermin cermin itu jatuh.
Untungnya tidak ada luka fatal akibat dari pukulan itu hanya melempar nya jauh ke belakang. Seo Jun-Woo sekarang mulai meminum minuman penambah energi yang ada di Inventorynya, mulai bersiap untuk pertarungan ini.
Dari Aura yang Seo Jun-Woo rasakan dari lawannya, lawan memang sangat kuat namun jika dibandingkan dengan Lust sepertinya tidak sekuat Lust. Walaupun begitu dia tidak boleh meremehkan lawan sedikitpun siapa yang tahu trik apa yang dia miliki.
[Kemampuan Dark Radiant Burst diaktifkan]
Seo Jun-Woo mulai mengaktifkan kemampuannya untuk melepaskan gabungan ledakan cahaya dan kegelapan yang langsung diarahkan pada lawannya kali ini.
DUARRRR
Segera ledakan besar terjadi, ketika benturan kekuatan milihnya bertemu dengan kekuatan melik Greed.
Greed yang melihat serangan hebat yang mampu untuk mengimbangi kemampuannya itu jelas memiliki firasat tidak senang. Dia juga yakin, merasakan energi Lust dari sekitar sini, namun di mana keberadaannya?
Bahkan jika Lust mati, bukankah ada mayatnya?
Setidaknya, walaupun Lust mati, Greed berniat untuk memanfaatkan mayatnya dan memakannya, untuk meningkatkan kemampuan miliknya menjadi lebih tinggi lagi. Sayangnya kesempatan itu sepertinya sudah hilang.
Greed juga mulai melihat ke sekeliling di mana ada potongan-potongan kecil dari sesuatu yang sepertinya itu tubuh Asli Lust. Cukup mengejutkan, dalam wujud Aslinya, Lust bisa kalah semacam itu, apalagi sampai tubuhnya hancur dan tidak bersisa, Greed mengakui Lust sedikit lebih hebat darinya.
'Sial, aku tidak boleh lengah di pertarungan ini aku tau aku akan bernasib sama seperti wanita gila itu,' pikir Greed mencoba waspada, kali ini dia hanya mencoba untuk menggunakan kemampuan jarak jauh nya. Mengunakan energy kegelapan untuk menyerang Seo Jun-Woo.
Seo Jun-Woo berhasil menghindari serangan Greed dengan susah payah, namun Seo Jun-Woo tahu tidak ada artinya jika dia terus menghindar seperti ini.
Seo Jun-Woo kali ini mulai masuk ke depan dan berniat memotong lawannya dengan pedangnya, akan lebih baik jika dia bisa menghemat energi sebanyak mungkin jadi menggunakan kombinasi dari serangan pedang akan lebih efisien.
CRASSS
Pedang Seo Jun-Woo bertemu dengan tongkat emas milik Greed. Kilau tongkat itu, sangat menyilaukan mata.
Seo Jun-Woo sedikit menjaga pandangannya dari senjata milik Greed. Sayangnya hal ini malah dimanfaatkan oleh Greed yang mulai mengaktifkan salah satu kemampuan andalannya.
[Kemampuan Fortune Drain diaktifkan]
Sebuah aura keunguan segera menuju kearah Seo Jun-Woo, tentu saja Seo Jun-Woo mencoba untuk menghindari aura keunggulan itu namun berapa kali pun dia menghindar aura itu tutup menuju ke arahnya bahkan setelah dia mengunakan Prisai Cahaya.
Hanya saja sebuah pemberitahuan yang sangat aneh muncul.
[Statistik Keberuntunganmu yang sudah buruk sedang diambil, namun karena keberuntunganmu memang sangat buruk, tidak ada yang bisa di ambil, Keberuntunganmu tidak bisa lebih buruk dari ini]
Disisi lain yang, Greed yang mengaktifkan kemampuannya itu, mengharapkan mendapatkan hal-hal yang berguna dan bisa mengambil keberuntungan lawannya sehingga, dia mungkin bisa memiliki kesempatan untuk menang lebih banyak. Namun tidak pernah mengira jika dia tiba-tiba mendapatkan pemberitahuan aneh yang tidak terduga.
"Sungguh, Aku tidak mengira, Akan bertemu dengan lawan yang memiliki keberuntungan seburuk ini sampai-sampai saking buruknya tidak ada yang bisa diambil. Ini adalah tanda kesialan, apakah kamu pembawa petaka atau apa?"
Seo Jun-Woo yang mendapatkan komentar itu dari lawannya jelas segera menunjukkan ekspresi buruk. Seo Jun-Woo tahu, jika dia memiliki keberuntungan yang buruk namun tidak mengira jika ini seburuk itu.
Apakah semua keberuntungannya sudah habis setelah hidup kembali beberapa kali?
"Jangan bicara omong kosong!"
Seo Jun-Woo yang marah, mulai mengaktifkan Shadow Flare yang diarahkan ke arah Greed.
Namun itu masih bisa dihindari dan malah tidak menghentikan ocehan dari Greed.
"Kemalangan, Apakah kamu tahu? Orang yang memiliki keberuntungan buruk sepertimu hanya akan membawa orang-orang di sekitar mu dengan kemalangan dan kesialan, pasti kamu pernah mengalaminya. Saat di mana keberadaanmu memberikan nasip buruk dan membawa kemalangan untuk orang yang berharga untukmu."
Seo Jun-Woo yang mendengar itu, mau tidak mau mulai berpikir tentang hidupnya di masa lalu.
Kemalangan...
Keluarganya yang meninggal karena menyelamatkan...
Teman-temannya yang di manfaatkan oleh Para Zodiak jahat demi keserakahan mereka sendiri...
Kim Jung-Hwa, Avatarnya yang terlibat dalam kemalangan dan harus hidup bersembunyi karena dirinya yang menjadi Constellationnya.
Dungeon menjadi begitu berbahaya setiap kali dirinya masuk...
Lalu sampai kematian Viona di Dungeon itu...
Kemudian....
Seo Jun-Woo yang mulai tenggelam dalam ingatan klang itu segera menggelengkan kepalanya karena merasa tidak berguna untuk memikirkan hal-hal itu.
Kemalangan...
Hal-hal yang sudah berlalu tidak akan pernah berubah berapa kali pun dia menyesalinya. Hal yang sudah tidak bisa di ubah.
Dan begitulah takdir yang dia alami.
Jika memang hal-hal itu bisa di rubah, bukankah dari pada Terlahir kembali menjadi Constellation atau mendapatkan kehidupan baru ini, lebih baik jika bisa Regresi ke masalalu dan menyelesaikan semua penjelasannya?
Karena tidak mungkin untuk memutar kembali waktu itu lah kenapa dia terus bergerak maju, dan hanya bisa bergerak maju menuju tujuannya, tidak bisa mundur.
"Kalau aku membawa kemalangan, aku juga akan membawa kemalangan padamu dengan memastikan bisa menghancurkanmu sampai tidak bisa di kenali lagi!"
Seo Jun-Woo tidak goyah dengan kata-kata lawannya itu, masih memiliki tekad kuat di dalam dirinya.
Dia masih bisa bertarung...
'Sedikit lagi, bertahanlah tubuhku...'