Silence

Silence
eps.8 menjual



akhirnya bu shoko pulang dan langsung menghampiri olive di kamarnya.


" live nih ibu bawain kue buat kamu di makan ya,, " ucapnya


olive hanya menggaguk dan langsung mengambil sepotong kue yang di beri ibunya.


" ibu masak dulu live,, dahh " ucap bu shoko dan meninggalkan kamar olive


waktu menunjukan sudah mulai petang masakan bu shoko telah siap, setelah mandi bu shoko pergi ke kamar putrinya dan ternyata olive tengah tertidur pulas mungkin kecapean sehabis melukis.


" live bangun mari kita makan " kata bu shoko sambil membangunkan anaknya


shoko terlihat masih sangat ngantuk namun berusaha untuk bangun, dan akhirnya dia bangun dan langsung mandi setelahnya mereka makan malam bersama.


setelah makan bu shoko memberi tahu putrinya dan memintanya memilih lukisan yang ingin ia jual dan yang ingin dia simpan.


" live tadi ibu sudah bertemu bu yuli dia bilang ke ibu untuk membawa lukisan ya besok semakin cepat smakin bagus ucapnya, jadi nanti kamu pilih pilih dulu mana yang boleh ibu jual nanti ibu bantuin " ucap ibunya


olive menarik tangan ibunya ke kamar tempat ia menyimpan lukisan lukisan nya dan mulai memilih, terlihat ada beberapa lukisan di sana.


olive memilih tiga lukisan yang ingin dia jual, lukisan olive memiliki ciri khas tersendiri di bagian pojok selalu di beri tiga kupu kupu yang terbang beriringan berwarna biru.


lukisan pertama yang ia pilih berjudul kehangatan musim gugur, yang kedua ketenangan senja dan yang terakhir lukisan abstrak yang dia beri judul kerinduan.


bu shoko tampak takjub dengan lukisan anaknya yang terlihat begitu bagus dan banyak yang realistis.


setelah itu olive meminta ibunya untuk berdoa bersama agar lukisan lukisan olive cepat laku dan bisa membantu ekonomi keluarga kecilnya.


"bu mari kita berdoa bersama agar lukisan yang aku buat ini bisa laku dan bisa membantu keuangan ibu " tulis shoko


ibunya tak sanggup menahan air mata dan menangis membaca tulisan putrinya dia begitu bahagia memiliki anak seperti olive, setelah berdoa bu shoko membawa lukisan itu ke kamarnya dan olive di suruh cepat tidur karna besok sekolah.


keesokan harinya olive bangun dan di rumah tampak sepi terlihat sarapan sudah siap di meja makan namun ibunya entah pergi kemana.


dia mencari ibunya kebelakang namun tak ada dan di luar rumah juga tak ada, setelah itu dia mengecek ke kamar ibunya namun juga tak ada. " apakah ibu pergi ke kebun ya,,? " batin olive.


olive akhirnya langsung mandi karna takut telat, dan setelah dia mandi dia terkejut melihat ibunya dan bu yuli tiba tiba berada di meja makan bersama erin.


" pagi live maaf tadi ibu ke rumah yuli nggak bilang dulu sama kamu,, cepet ganti baju dan kita sarapan bareng " ucap bu shoko


olive langsung ganti baju dan menuju meja makan mereka sarapan bersama pagi itu, setelah itu langsung menuju sekolah karna olive dan erin sudah besar mereka hanya diantar sampai pinggir jalan untuk mencegat bis yang lewat.


" buq aqu beyangkat dulu " ucap olive sambil mencium tangan ibunya


begitu pula erin dan mereka langsung masuk bis dan menuju sekolah.


sementara itu bu shoko dan bu yuli tengah merencanakan sesuatu, yaitu ke pasar dan membeli beberapa peralatan untuk membungkus lukisan olive.


setelah pulang dari pasar mereka membagi tugas bu yuli bertugas memotret lukisan olive sedangkan bu shoko bertugas untuk membungkus lukisan yang selesai di foto tadi.


" ini kira kira laku berapa ya yul,,? " tanya bu shoko


" waahhh seriusan yul " ucap bu shoko yang kaget


" bener nanti aku mau lelang aja karna kita nggak tau juga harga aslinya berapa kan,, biar para pembeli yang kasih harga " ucap bu yuli.


setelah selesai mengemas semua lukisan bu yuli langsung melelang lukisan itu di internet, dan tak butuh waktu lama banyak yang mulai menawar dari ratusan ribu sampai ada yang berani menawar jutaan.


bu yuli dan bu shoko terlihat kaget karna banyak yang menawar dengan harga tinggi, dan lukisan pertama pun terjual dengan harga dua juta dan yang lain masih dalam proses pelelangan.


akhirnya bu yuli mengajak bu shoko pergi ke tempat pengiriman barang, mereka terlihat terburu buru karna tak sabar.


dan membeli langsung memberi alamatnya dan langsung mengirim uang ke rekening bu yuli karna bu shoko belum punya rekeningnya sendiri.


" ayo mbak buruan kita ke tempat pengiriman setelah itu ke bank bikin rekening " ucap bu yuli sambil menarik tangan bu shoko


" ehh yull tapi aku nggak ada duit nih,, " tanya bu shoko


" ahh gampang nanti pakai uang aku aja dulu " ucap bu yuli


dan akhirnya mereka sampai di pinggir jalan dan menunggu bis karna tempat pengiriman barang itu cukup jauh dari desa, dan akhirnya bis pun tiba.


" eh yul apakah sempet kita nanti sampai dan membuat rekening sebelum anak anak pulang,,? " tanya bu shoko


" emm sekarang udah pukul sepuluh,, perjalanan nanti setengah jam. mungkin sempet sih kita nanti langsung mampir di sekolah anak anak aja " jawab bu yuli


akhirnya mereka pun sampai di tempat tujuan dan terlihat sangat ramai di sana banyak yang mengambil atau mengirim barang.


karna bu yuli sering mengirim barang jadi dia sangat gagal tempat tempat di sana bahkan sampai ongkosnya sekalipun dia hafal.


" ayo mbak ikut aku,, tapi hati hati ya jngan sampai lukisanya rusak " ucap bu yuli


" iya yul ini juga aku udah hati hati " jawab bu shoko


mereka pun menyerahkan lukisan olive, dan langsung pergi ke bank yang jaraknya tak begitu jauh dari tempat pengiriman mereka memutuskan untuk jalan kaki.


sampai di bank bu yuli mengajak bu shoko untuk membuat rekening agar nantinya uang dari pembeli bisa langsung masuk di rekeningnya sendiri, selain itu bu yuli juga langsung menarik uang hasil penjualan tadi untuk isi saldo bu shoko.


waktu menunjukan sudah pukul sebelas mereka pun akhirnya bergegas kembali,, karna anak mereka sebentar lagi pulang sekolah.


" wahh udah jam sebelas nih yul,, ayo kita segera ke sekolah takutnya mereka udah pulang duluan nanti " ucap bu shoko


" iya mbak lagian kita juga belum masak kan nanti kita mampir aja ke warung biasa dan makan di sana " ajak bu yuli


" oke nanti aku traktir dek " jawab bu shoko yang terlihat senang.


mereka pun memutuskan untuk naik ojek ke sekolah, akhirnya mereka pun sampai di sekolah tak butuh waktu lama karna mereka naik ojek.


mereka tiba tepat waktu terlihat olive dan erin baru keluar dari kelas mereka, mereka terkejut melihat orang tua mereka yang tengah menunggu di depan gerbang sekolah krna tak seperti biasanya.