
" hemm enaknya main apa ya..? " tanya emili
" entah aku juga bingung.. mau main apa live? " tanya santi
" gimana kalo main monopoli aja nih aku bawa " kata Nishi
Nishi pun mengambil monopoli di tasnya dan mengajak bermain di halaman sekolah..
KRING.......!!!
bel masuk pun berbunyi dan menandakan mereka harus masuk kelas.
yahhhh.......
" baru juga mau main udah bel aja " kata Nishi yang kecewa
" hemm tak apa kog nanti aja sepulang sekolah kita main bareng " ucap santi
" tapi rumah kami jauh mau main dimana nanti? " tulis erin
" emm mainya di lapangan yang ada di desamu aja ya lagi pula itu nggak jauh kog dari rumah kami " usul Nishi
mereka pun masuk ke kelas dan mengikuti pelajaran banyak siswa yang bingung kenapa anak baru bisa dapat teman sebanyak itu dalam waktu sehari..
walau memiliki keterbatasan tapi mereka memiliki semangat yang tinggi untuk sekolah dan memiliki banyak teman.
Kring....!!!!
" horeeee.....!!! " teriak Nishi
" seneng banget sih shi padahal cuma bel pulang " kata silvi
" ya dong berarti kan kita bisa main bersama " ucap Nishi
olive dan erin pun membereskan buku mereka dan bersiap pulang.
" ehh live jangan lupa ntar sore ya di lapangan " ucap Nishi
mereka pun mengangguk dan langsung meninggalkan kelas terlihat kalo ibu mereka sudah menunggu di depan sekolah.
" live..rin sini !!! " triak bu shoko
tak lama mereka pun sampai rumah.
" live ini makan siangnya udah ibu siapin kamu mandi dulu gih " perintah bu olive
" ia bu " olive langsung mandi dan makan siang bareng ibunya..
" live gimana hari pertamamu? " tanya ibunya
" asik bu aku punya banyak temen baru lo.. nanti sore mau main bareng di lapangan " tulis olive
ibunya yang mendengar hal itu pun langsung kaget. " hahh apa iya sih yang di katakan anakku apa iya masih ada orang yang tak peduli dengan keterbatasan orang lain dan main bersama " fikirnya
" bu aqu mau tidur " kata olive
" hemm iya ini biar ibu yang beresin kamu tidur aja sono " jawab ibunya
bu shoko pergi ke tempat erin untuk menanyakan apa iya mereka dapat teman baru.
Tok Tok Tok ..
" ehh shoko sini masuk " ucap bu yuli
" ehh yul apa iya mereka punya teman baru di sekolahan..? " tanya bu shoko
" entah lah tadi erin bilangnya juga gitu sih " jawabnya
" iya juga sih kalo di pikir.. oh ya bentar ya aku bikinin teh udah lama lo kita nggak ngrumpi kek gini ko heheh " ucap bu yuli menuju ke dapur
bu shoko dan bu yuli adalah teman semasa kecil. dan suami mereka juga kerja di tempat yang sama dan mengalami nasib yang sama. membuat mereka harus berusaha sendiri mencukupi kebutuhan rumah mereka sendiri.
" ehh kata erin teman teman baru mereka akan datang sore ini gimana kalo kita ke lapangan aja untuk mastiin? " ucap bu yuli membawa segelas teh dan camilan
" aku stuju.. tadi olive juga bilangnya gitu " jawab bu shoko
" oke nanti sore aku ke rumahmu kita berangkat bareng " ajak bu yuli
akhirnya mereka pun memutuskan untuk memastikan apa yang di katakan anak mereka.
dan pukul 3:00 olive sudah tak ada di rumah itu berarti dia sudah ke lapangan dan menemui teman baru mereka.
bu shoko pun langsung menelpon bu yuli dan mengajak berangkat sekarang.
" Hall yul ayoh ini olive udah nggak ada di rumah "
" iy aku ke sana ko bentar ya " jawab bu yuli
bu shoko pun menunggu di depan rumah. dan tak lama bu yuli pun datang.
" ayo ko " katanya
" iya bentar aku kunci pintu dulu " jawab bu shoko sembari mengunci pintu
merek berdua pun pergi ke lapangan. akhirnya mereka benar benar terkejut melihat anak mereka bermain dengan teman baru bahkan bukan cuma satu atau dua orang namun benar yang di katakan sebelumnya bahwa mereka punya banyak teman baru di sekolah.
" kamu lihat itu yul? " tanya bu shoko
" iya ko aku lihat ternyata emang bener yabg mereka katakan aku pikir hanya bercanda " jawab bu yuli yabg terkejut
mereka terlihat sangat akur walau baru bertemu dan baru pertama kali main bersama. tapi sudah seperti teman yabg sudah saling kenal sejak lama.
bu yuli dan bu shoko pun lega melihat apa yang di ucapakan anak mereka itu ternyata nyata bukan kebohongan yang di buat.
mereka pun menunggu anak mereka dari kejauhan. hingga tak sadar hari sudah semakin gelap dan mereka juga terlihat sudah puas bermain dan akan pulang.
" yul kita pulang yuk aku lupa belum masak nih " kata bu shoko
" ehh bener juga ya.. aduh gimana nih " tanya bu yuli
" emm gimana kalo kita beli aja yul nanti kita berhenti di warung " usul bu shoko
" aku nggak bawa uang ko.. pinjem dulu ya " ucap bu yuli
" iya iya santai aja yul "
mereka pun pergi dari lapangan dan menuju ke warung makan yang searah dengan rumah mereka.
" ehh kita masuk ke dalam biar nggak ketahuan mereka ko " kata bu yuli
" iya juga ayo ke dalam.. " jawab bu shoko yang menuju ke dalam warung
mereka pun masuk ke dalam warung dan Berharap anak mereka tak melihat.
tak lama terlihat dua anak kecil tengah bernjalan bersama melewati warung itu. mereka adalah ive dab erin yang tengah menuju ke rumah.
" untung aja tadi kita cepat masuknya nadi mereka tak melihat kita ko "
" iya yul.. ayoh kita juga langsung pulang aja nanti kalo di tanya mereka kan bisa jawab dari kebun " ucap bu shoko
mereka langsung menuju rumah dengan membawa makan malam untuk di makan bersama anak mereka.