Silence

Silence
eps.5 flashback



olive yang baru selesai mandi pun di kemudian oleh suara ketukan pintu


Tok Tok Tok... " ibu pulang "


ternyata ibunya yang mengetuk pintu dan membawa makan malam mereka.


lalu ibu pun langsung mengajak olive ke meja makan. dia tak ingin anaknya menunggu jadi dia langsung memutuskan untuk makan dahulu baru mandi.


suasana pun berubah karna tiba tiba olive menangis tanpa ada sebab yang jelas.


" nak kamu kenapa kog tiba tiba meneteskan air mata apa ada yang mengganggumu? " tanya ibu


olive pun menulis " aku tiba tiba keinget ayah bu.. dulu kan ayah sering sekali membawa makan malam siat ia pulang telat dan menunya juga sama seperti yang ibu bawa "


ibunya tiba tiba juga ikut sedih membaca tulisan anaknya itu, suasana Pun jadi haru.


" kamu inget ayah live?... ibu juga sama live, ibu selalu merasa bahwa ayah masih slalu di sisi kita, bahkan saat ibu tidur ibu selalu membayangkan ayahmu di isis ibu. " ucap ibunya dengan tangis


" ibu sudah jangan menangis maafkan olive bu karna sudah membuat ibu jadi inget ayah lagi " tulis olive


ibunya tiba tiba pergi ke kamar dan olive pun merasa bersalah telah membuat ibunya kembali bersedih mengingat sosok ayahnya.


keesokan harinya adalah hari libur olive tak di bangunkan ibunya " haaahhhh kog sudah terang banget apa sudah siang? " pikirnya


dia langsung keluar dari kamar, rumah kosong " apakah ibu ke kebun kenapa kalo ke kebun tidak memberitahu ku dahulu? " pikirnya


dia menuju kamar mandi. dan setelah mandi dia keluar rumah dan betapa terkejutnya dia melihat ibunya yang berada di depan rumah sedang duduk sendiri dengan tatapan kosong. sepertinya ibunya sedang memikirkan sesuatu.


olive menulis sesuatu dan mencoba mendekati ibunya.


" bu jangan melamun dong olive jadi sedih bila ibu seperti ini maafkan olive bu soal semalem "


" tidak live ibu memang akhir akhir ini sering kepikiran ayahmu ibu merasa belum iklas dengan kepergian ya karna pelakunya juga tak di temukan membuat ibu jadi tambah sedih setiap melewati bekas pabrik itu " kata ibunya sambil mengelus rambut putrinya.


" dulu saat libur seperti ini ayah dan ibu selalu berduaan di sini bahkan sampai siang hanya mengobrol dan menceritakan pertama kita bisa bertemu dulu. ayahmu itu orangnya sangat baik live dia selalu membantu temanya saat keadaan apapun dia bahkan tak perduli dengan dirinya sendiri asalkan dia bisa melihat orang terdekatnya bahagia dia juga terlihat sangat bahagia. " ucap ibunya


" ceritain kisah ayah dong bu soalnya kan dulu aku masih sangat kecil olive bahkan tak ingat terakhir kali ayah menggendongku " tulis olive


ibunya yang membaca tulisan olive merasa sangat sedih dan kasihan dengan olive karna saat di tinggal sang ayah olive masih sangat kecil dan wajar saja bila dia lupa kapan dia di gendong sang ayah


" baiklah ibu akan bercerita tentang semua kisah ayahmu dulu tapi yang ibu tau saja ya soalnya yang lebih banyak tau malah teman temanya " ucap ibunya


dulu sebelum kita menikah ibu belum pernah melihat dunia luar ibu dulu seperti di kurung di rumah karna keluarga ibu sangat ketat bahkan sekolahpun ibu di antar jemput kakek atau nenekmu mereka benar benar tak ingin putrinya pulang telat. ibu lebih sering di kamar dan menunggu teman ibu datang untuk bermain.


dan hanya ibu erin lah yang selalu bersama ibu dia lah satu satunya orang yang di perbolehkan bermain di rumah ibu. bahkan hingga remaja ibu hanya bermain dengan bu yuli.


sampai suatu ketika ibu merasa sudah muak dan memberanikan diri untuk keluar rumah saat itu ibu berusia 17 tahun saat itu pula saat ulang tahun ibu yang ke 17.


teman teman ibu ingin merayakan ulang tahun ibu di sebuah kafe yang sudah di sewa.


saat itu suasana sedang hujan karana tak mau ibu kecewa mereka sampai nekat datang. saat itu bu yuli menelpon ibu tepat pukul 8 malam dia sudah menunggu di depan rumah. dan tanpa sepengetahuan nenek ibu pun keluar lewat jendela belakang.


ibu sering melakukan itu live. setiap ibu jenuh ibu selalu keluar rumah diam diam walau hanya sekedar jalan jalan mengelilingi komplek.


kembali ke cerita tadi ya. saat itu cuaca masih mendung dan kami berjaga jaga membawa payung dan mantel, dan tak lama kemudian tiba tiba ada sekelompok pria ya g tengah berjalan mereka terlihat mabuk.


saat itu ibu dan bu yuli ketakutan. mereka semakin dekat dan tiba tiba salah seorang dari mereka menarik tangan ibu dan memaksa ibu. ibu langsung teriak saat itu sangat sepi dan tak ada satupun orang yabg keluar rumah karna cuaca yang masih mendung.


dia pun berkata " kamu baik baik saja kan? ..lagian malam malam gini kenapa malah jalan kaki cuma berdua lagi mari ku antar "


saat itulah ibu jatuh cinta kepadanya. akirnya dia mengantar ibu ke kafe dan ibu mengajaknya masuk tapi dia tak mau karna malu.


ibu memaksanya dan menariknya masuk ke kafe terlihat semua orang terkejut melihat ibu menggandeng pria itu.


bahkan mereka langsung mengira bahwa itu pacar ibu, ibu saat itu malu ibu tak tau harus berbuat apa tapi karna hari itu ulang tahunku ibu hanya mengiyakan yang di katakan mereka.


mereka seketika terkejut orang yang hanya terkurung di rumah tiba tiba mendapat sesosok pria tampan dan baik.


entah mengapa ayahmu juga mengerti keadaan ibu dia juga seolah olah sudah kenal ibu sejak lama, ulang tahun ibu begitu istimewa. ibu bahkan tak perduli dengan hadiah dari teman teman ibu dan ibu hanya memperhatikan ayahmu.


dan waktu berjalan begitu cepat tiba tiba sudah menunjukan pukul 11 malam ayahmu mengajak ibu pulang bersama bu yuli dia mengantar kita sampai rumah.


ibu sangat tertolong olehnya saat itu, ibu memberanikan diri meminta nomor teleponya tapi jawabnya " maaf ya mbak aku tak punya hp.. mungkin suatu saat nila kita ketemu lagi akan ku kasih kok " katanya dengan senyum


sejak saat itu ibu sangat penasaran dengan nya, bahkan bu yuli selalu menggoda ibu saat ibu melamun.


Hingga suatu saat ibu dia ajak nenek belanja di pasar tiba tiba tas nenek di jambret, nenek teriak minta tolong dan semua orang mencoba mengejar jambret itu.


nenekmu sangat sedih karna semua uang yang kebetulan baru dia ambil ada di tas itu.


akirnya tak lama seseorang datang dan membawakan tas nenek ibu sangat kaget saat itu ternyata dia adalah ayahmu.


" ini buk lain kali hati hati ya di tempat seperti ini banyak orang orang jahat " katanya


" terima kasih nak kamu baik sekali ini ambil karna telah membawa tasku kembali " ucap nenek


" ahh ndak usah lah buk aku iklas kog.. eh iya kamu olive kan kita ketemu lagi ya " kata ayahmu


ibu kaget dan bahagia melihatnya kembali. ibu tak tau harus berbuat apa saat itu.


" anu emm iya ya.. oh ya kamu tak lupa kan katamu dulu? " entah mengapa ibu tiba tiba bilang seperti itu.


" ohh itu ya kamu masih ingat saja.. ini silahkan di catat " ayahmu memberikan hpnya ke ibu. nenekmu terlihat diam saja dan ia nampak suka dengan sikap ayahmu itu yang sopan baik dan ramah.


setelah itu dia pun pamit mau pergi lagi. ternyata dia bekerja di pabrik sebelah pasar yaitu pabrik tekstil.


ibu sangat senang bisa mendapat nomor ayahmu, berbalas pesan telfonan pokoknya saat saat yang sangat indah live.


Hingg akhirnya dia telfon ingin ketemu ibu di taman, dan ibu langsung mengiyakan dan meminta ijin nenekmu untuk menemui ayahmu.


dia memberi ijin begitupula kakekmu.


ibu pun menemui ayahmu dan saat itu taman sepi hanya ada beberapa orang saja. saat itulah tiba tiba ayahmu berkata kalu dia suka dengan ibu dan ingin menikahi ibu. ibu saat itu tak mampu berkata kata lagi sampai tak sadar ibu menangis mendengar ucapan ayahmu itu karna bahagia.


akirny seminggu kemudian dia datang ke rumah ibu dan melamar ibu bapak dan ibuk juga setuju dengan hubungan kami akirnya kita pun menikah dan pindah ke sini. ayahmu itu orangnya rajin live dia menabung bertahun tahun untuk membeli ladang.


bahkan dia bisa membeli rumah sendiri dan semua ini adalah hasil keringat ayahmu dulu live kita bisa hidup seperti ini karna kerja keras ayahmu,


ayahmu juga seperti sudah memprediksi akan akhir hidupnya dan dia meninggalkan tabungan untuk ibu. ibu sangat bahagia bisa mengenal ayahmu ibu tak akan melupakan ayahmu itulah yang membuat ibu lebih memilih sebagai janda.


ibu ingin lebih fokus mengurusmu dan melihatmu tumbuh dewasa dengan kebahagiaan walau tanpa seorang ayah.


olive kamulah satu satunya cahaya pembawa semangat bagi ibu. terimakasih kamu sudah hadir live ibu akan berusaha untuk membuatmu bahagia.