Silence

Silence
eps.3 pendaftaran



mereka pun tiba di rumah masing masing.


" pak berhenti di sini aja ya " teriak bu shoko


" baik bu.. " jawabnya


bu shoko pun membayar ongkos perjalanan mereka semua dan langsung turun untuk kembali ke rumah.


" besok kita barengan aja yul kumpul di sini aja ya "


" oke ko sampai bertemu besok ya " jawab bu yuli


olive tampak sangat senang, dia bahkan terlihat sudah tak sabar lagi untuk sekolah. namun itu berbalik dengan ibunya. justru ibunya malah kawatir dengan anaknya nanti apa kah akan baik baik saja saat di sekolah nanti.


akhirnya mereka pun sampai rumah olive tampak kelelahan.


" olive apa kamu lelah? " tanya ibu


olive pun mengangguk dan langsung pergi ke kamar untuk tidur karna dia tampak kelelahan


ibunya membiarkan anaknya tidur sembari memasak untuk makan siang.


" apakah olive akan baik baik saja ya nantinya.. semoga dia punya banyak teman baik di sekolah nantinya " dalam hati bu shoko


akhirnya masakan bu shoko pun sudah siap dia langsung membangunkan anaknya yang masih terlelap di kamar.


ibunya membangunkan olive " live bangun live makan siang sudah ibu siapin tuh "


olive terbangun dia langsung pergi mandi dan makan siang.


setelah makan siang dia mengajak ibunya untuk ke makam ayahnya.


" bu aku ingin ke makam ayah " tulisnya


" apa kamu kangen ayahmu live? " tanya ibunya


olive pun mengangguk. dan ibunya menyetujui permintaan anaknya itu mereka pun bersiap siap pergi ke makam naori ayah shoko


pemakaman dengan rumah tak begitu jauh hanya sekitar 20 menit perjalanan dari rumah mereka


" live kita beli bunga dulu yuk " ajak ibu olive


" ia bu " jawab olive


mereka pun membeli bunga di dekat pemakaman. " pak beli bunga dong sebungkus "


" lohh bu shoko rupanya lama tak berkunjung sibuk di ladang? " tanya penjual bunga


" iya nih kebetulan olive tadi katanya kangen ayahnya jadi aku juga sekalian mau bersihin makam naori " jawabnya


setelah membeli bunga mereka pun menuju makam naori yang terletak di bagian tengah tengah pemakaman tersebut.


saat sampai olive pun tampak begitu sedih karna di tinggal ayahnya. ibunya yang melihatnya tak kuasa menahan tangis.


" yah olip angen ayah " kata olive sambil mengelus batu nisan ayahnya


" sayang aku datang dengan anakmu dia besok akan sekolah lho. anak kita sudah besar dia bukan lagi bidadari kecil kita lagi " kata bu shoko sambil mencabut rumput dan membersihkan makam suaminya


setelah membersihkan makam mereka pun menabur bunga bersama sembari berdoa.


" live ayo pulang sudah sore nih ibu harus masak " kata ibunya


olive menyetujui permintaan ibunya. mereka pun pulang.


olive berhenti di lapangan karna melihat teman temanya bermain di sana dia pun ikut. sedangkan ibunya pulang untuk memasak.


" live pulangnya jangan terlalu malam ya " perintah ibu


" ia bu " jawab olive sambil berlari menuju teman temanya


setelah puas bermain olive pun pulang. ibunya masih sibuk memasak di dapur. olive pun membantu ibunya memasak.


" udah live ini tinggal nunggu sebentar lagi udah matang kog kamu mandi aja dulu " perintah ibu


olive pun langsung mandi.


selesai mandi olive membantu ibunya menyiapkan makanan.


" live ibu mandi dulu ya ini tolong di siapin di meja makan ya " kata ibunya


" ia bu " jawab olive sambil membawa masakan ke meja makan


mereka pun makan bersama. setelah itu olive diajarkan lagi beberapa kata. ibunya sangat sabar mengajari anaknya dan olive juga serius menirukan ibunya.


tak sadar sudah larut malam itu artinya olive harus segera tidur karna besok harus sekolah.


" live belajarnya di lanjut besok aja ya sudah malam nih kamu cepat tidur sana " minta ibunya


" Baiq bu " jawab olive sembari menuju kamar


" sudah siap live..? tak ada yang tertinggal kan? " tanya ibunya


olive pun menggelengkan kepala dan menarik tangan ibunya karana dia sudah tidak sabar lagi ingin segera ke sekolah.


mereka berdua pun berangkat menuju sekolah. di dekat jalan besar tampak erin dan ibunya menunggu bus.


" pagi rin.. " sapa bu shoko


" ehh bu shoko. aku pikir kamu sudah duluan tadi sama olive " jawab bu yuli


" enggak lah kita kemaren kan udah janjian masak lupa sih.. " kata bu shoko


" ohh iya ya aku lupa bu maaf ya... ehh itu ada delman kita naik delman saja yuk keburu siang nanti " Kata bu yuli


mereka pun berangkat ke sekolah naik delman karna terlalu lama menunggu bus akhirnya mau tak mau harus menaiki delman.


di desa itu sudah biasa anak anak sekolah naik delman karna bus hanya beberapa kali lewat. itulah mengapa delman lebih di sukai ketimbang naik bus.


akhirnya mereka pun tiba di sekolah di sana begitu banyak orang yang ingin mendaftar sekolah di sana.


" wahh ramai banget yang mau sekolah di sini ya " kata bu yuli


" iya ya rame banget.. sekolah juga bagus makanya ramai yang ingin mendaftar " kata bu shoko sambil menggandeng anaknya menuju sekolah


mereka pun menemui kepala sekolah untuk mendaftarkan anaknya.


" pak saya mau mendaftarkan putri saya namanya olive namun memiliki keterbatasan. yaitu tunarungu noleh sekolah di sini ndak ya? " tanya bu shoko


" anak saya juga sama pak bisa nggak ya sekolah di sini? " sahut bu yuli


kepala sekolah tampak kaget mendengar ucapan mereka.


" hahh.. apa kalian dari desa sebelah yang dekat pabrik itu? " tanya kepala sekolah


mereka hanya mengangguk.


" ohh.. aku turut berduka atas kejadian yang menimpa keluarga kalian " kata kepala sekolah


" iya bu makasih.. ini anak kita gimana boleh nggak sekolah di sini? " tanya bu shoko


" boleh bu.. ohh ya kenalin nama saya siti kepala sekolah di sini " kata kepala sekolah sambil berjavbat tangan.


" makasih bu.. aku pikir anak kita tak bisa sekolah di sini " kata bu yuli


" boleh kog.. lagian tadi juga banyak yang bernasib sama seperti yang menimpa kalian " jawab bu siti


bu siti pun memberi formulir kepada mereka dan meminta tanda tangan.


" saya akan berusaha mengawasi mereka.. dan menjaga mereka bu jadi tenang saja ya " kata bu siti


" makasih bu tolong ya anak anak kami di jaga.. mungkin akan sedikit merepotkan ibu " kata bu shoko


akhirnya mereka pun bisa sekolah di sana. sekolah itu memang salah satu sekolah terbaik di sana.


olive dan erin pun di bawa ke kelas oleh bu siti dan meminta mereka berdua memperkenalkan diri di depan semua siswa.


" anak anak ini adalah teman baru kalian.. yang ini namanya olive dan yang satunya namanya erin. " kata bu siti mengenalkan mereka berdua


" nah silahkan duduk di kursi yang kosong ya kita akan mulai pelajarannya " minta bu siti kepada mereka berdua


olive dan erin pun duduk sebangku. mereka kelihatan masih malu malu karna pertama kali masuk sekolah.


" nah anak anak sekarang kalian kluarin bukunya ya.. pelajaran hari ini adalah menulis nama kalian beserta kedua orang tua kalian " kata bu siti


olive dan erin pun tampak tak begitu kesulitan karna sejak kecil sudah diajarkan menulis oleh orang tua mereka. sedangkan teman teman mereka terlihat ada yang kebingungan.


Kringggg.......!!!!


bel istirahat pun berbunyi. " nah anak anak silahkan istirahat dulu nanti setelah istirahat di lanjutkan lagi ya " kata bu siti


" hallo namaku Nishi salam kenal ya kalian berdua..." kata salah seorang siswa


" aku asina.. ini adalah sodaraku namanya Emeli "


" aku silvi dan yang bersamaku namanya santi "


mereka berdua langsung mendapat banyak teman di sana.


" hallo semua salam kenal " tulis erin


" hahh kalian kog dari tadi nggak ngmong sih masih malu ya? " tanya santi


" nggak kog kami kesulitan bicara karna kejadian yang menimpa kami dulu " tulis olive di buku kecilnya


" hahhh kasian sekali kalian berdua.. kapan kapan critain ke kami ya kejadianya kayak apa " kata Nishi.


mereka berdua mengaguk sambil tersenyum. dan mengajak teman baru mereka untuk bermain bersama.